Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 A l k o h o l

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Sep 04, 2012 2:27 pm

PENGGUNAAN ALKOHOL LEBIH BURUK KETIMBANG NARKOBA
Sabtu, 20 Maret 2010 | 09:44 WIB
SYDNEY, KOMPAS.com - Penyalahgunaan alkohol menjadi masalah yang lebih besar bagi masyarakat Pasifik dibandingkan dengan narkotika, demikian laporan Australia, yang mengaitkan minum dengan kekerasan dalam rumah tangga dan masalah luas kesehatan. Survei Burnet Institute, yang dipimpin oleh Australian National Council on Drugs, mendapati bahwa alkohol adalah bagian utama keprihatinan di Pasifik, yang sebagian masyarakat terpencilnya termasuk di antara yang paling miskin di dunia. "Itu dengan jelas mengidentifikasi alkohol sebagai bahan utama keprihatinan di wilayah Pasifik dan memperlihatkan kanabis adalah obat terlarang utama yang paling memprihatinkan di wilayah itu," kata penulis bersama studi tersebut, Robert Power, pekan ini. "Ini adalah untuk pertama kali kami memperoleh gambaran yang jauh lebih jelas mengenai bahaya besar yang menyebar di banyak negara yang menjadi tetangga kami. Alkohol dipandang sebagai faktor utama penyumbang bagi sejumlah masalah kesehatan yang menyerang rakyat di Pasifik," katanya. Laporan itu menyeru pembuat minuman di Australia dan Selandia Baru, yang produk mereka digunakan secara luas di Pasifik, agar membantu menghapuskan masalah tersebut. Rekomendasi meliputi penyediaan program perawatan dan peningkatan pengumpulan data. "Kami menyaksikan terus-menerus bahaya jelas yang ditimbulkan oleh alkohol bagi masyarakat Australia," kata John Herron, pemimpin dewan Australia. "Peningkatan masalah yang berkaitan dengan alkohol dan pontesi peningkatannya di Pasifik sangat besar --terutama jika kita tak bertindak sekarang," katanya.


Last edited by gitahafas on Tue Sep 11, 2012 2:53 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Sep 04, 2012 2:28 pm

ANAK MENGENAL ALKOHOL MELALUI FACEBOOK
Penulis : Wawa | Kamis, 18 Maret 2010 | 08:37 WIB
KOMPAS.com — Kasus kejahatan melalui internet semakin marak dan berkembang ke berbagai bisnis ilegal, termasuk jual-beli alkohol. Jika di Indonesia kasus yang terjadi adalah trafficking, penipuan, fitnah, dan penculikan, di Inggris Facebook disalahgunakan sebagai sarana jual-beli minuman keras. Richard Wright (28) dari Carlton di Nottinghamshire, Inggris, memalsukan identitasnya menjadi Booze Monkeys di situs jejaring sosial sejak 2008. Kepolisian setempat menemukan bahwa pria ini menjual alkohol kepada anak di bawah umur melalui internet. Identitas pelaku tertera jelas di akun Facebook-nya. Hal ini memudahkan sasaran pasar untuk menghubunginya kapan pun. Modusnya adalah anak usia belasan memesan alkohol melalui Facebook dan pelaku mengantarkannya langsung. Bahkan tertulis, "Bir akan diantarkan langsung ke rumah Anda setiap Jumat dan Sabtu mulai pukul 23.00 hingga 04.00". Kabar baiknya, pelaku tertangkap 13 Februari lalu dengan bantuan remaja usia 15 tahun yang pura-pura memesan sebotol vodka dan dua krat bir. Pelaku dikenai tuntutan hukum karena menjual alkohol kepada anak di bawah 18 tahun dan berbisnis tanpa izin. Sanksi hukum yang harus dijalaninya adalah melakukan kerja tanpa bayaran selama 100 jam dan membayar denda sebesar 85 poundsterling. Pihak Facebook sendiri sudah menghapus akun pelaku dari situsnya. Juru bicara Facebook mengatakan, situs ini sangat mengandalkan penggunanya untuk mengatur siapa yang boleh masuk dalam akunnya atau tidak. Sebaiknya pengguna akun melaporkan jika menemukan sesuatu yang mencurigakan. Facebook juga secara reguler bekerja sama dengan penegak hukum untuk memberantas bentuk kejahatan internet semacam ini. Jika pengelola jejaring sosial sudah berkolaborasi dengan polisi, rasanya kontrol dari keluarga, terutama orangtua, juga punya peran untuk melawan kejahatan di internet.


Last edited by gitahafas on Tue Sep 11, 2012 2:54 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Sep 04, 2012 2:30 pm

PRIA GAMPANG KECANDUAN ALKOHOL
Penulis : Lusia Kus Anna | Rabu, 20 Oktober 2010 | 15:52 WIB
Kompas.com- Siapa saja bisa ketagihan menenggak alkohol. Namun pada pria kemungkinannya dua kali lebih besar dibanding pada wanita. Hal itu terutama karena setelah mengonsumsi bir atau wine otak pria mengalami kesenangan lebih tinggi dibanding wanita. Walaupun prosesnya kompleks, namun sejak lama para ahli menduga risiko seseorang untuk menderita alkoholisme bergantung pada sejumlah faktor, termasuk riwayat keturunan dan jenis kelamin. Pada pria, kemampuan alkohol untuk merangsang dikeluarkannya dopamin lebih besar dan memengaruhi bagian otak yang berperan dalam mengatur rasa senang dan kecanduan. Bahkan meskipun jumlah alkohol yang diminum sama, namun efeknya tetap lebih dahsyat pada pria sehingga risiko pria untuk meneruskan kebiasaan minumnya menjadi lebih besar. Dalam penelitiannya, para ahli dari Columbia dan Yale University membandingkan efek konsumsi alkohol pada sekelompok mahasiswa pria dan wanita yang suka minum alkohol. Mereka diminta menenggak minuman beralkohol kemudian para ahli melakukan pemindaian PET (positron emission tomography), teknik yang bisa mengukur jumlah alkohol yang bisa merangsang dilepaskannya hormon dopamin. Dopamin memiliki banyak fungsi di otak. Ketika seseorang mengalami pengalaman yang menyenangkan, seperti berhubungan seks atau mengonsumsi narkoba, bagian otak tertentu mengeluarkan hormon dopamin.


Last edited by gitahafas on Tue Sep 11, 2012 2:52 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Sep 04, 2012 2:30 pm

BAHAYA ALKOHOL
Senin, 12 April 2010 | 06:42 WIB Kompas.com/Josephus Primus
Adik saya laki-laki berumur 25 tahun tinggal bersama saya, suami saya, dan anak saya yang berumur 3 tahun. Adik saya pintar dan menjadi harapan keluarga. Dia memilih kuliah di teknik arsitektur. Adik saya tampaknya akan menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Namun, ada hal yang mengkhawatirkan saya, yaitu dia mulai minum alkohol. Dia memang belakangan ini sudah punya uang sendiri karena membantu proyek temannya sehingga dia mampu pergi ke kelab malam dan kemudian minum alkohol. Kebiasaan minumnya sudah berlebihan. Hampir setiap hari dia minum, ini tercium dari bau mulutnya jika saya ajak bicara. Adakalanya saya agak sukar bicara dengan dia karena dia kelihatan mabuk. Suami saya mulai mengeluhkan perilaku adik saya. Suami saya takut anak kami yang sedang tumbuh akan terpengaruh. Adik saya sebenarnya tak pernah berbuat yang tak baik kepada kami sekeluarga, dia tak pernah mencuri atau membohongi kami. Jika minum di rumah, dia akan minum di kamar tidurnya. Jika minum di luar rumah, dia biasanya minum bersama kawan-kawannya. Tugas fakultas yang menjadi syarat kelulusannya tampaknya terbengkalai. Jika saya tanyakan, dia selalu menjawab sibuk dalam proyek temannya padahal saya lihat dia punya cukup waktu luang. Ada hal lain yang mengkhawatirkan saya adalah setiap hari dia mengendarai motor. Kendaraan tersebut merupakan pilihan untuk menghemat biaya transportasi. Saya amat khawatir dia akan mengalami kecelakaan karena pengaruh alkohol. Pertanyaan saya, apakah kecanduan alkohol sudah sering dijumpai di negeri kita. Apa yang harus saya lakukan karena saya tak ingin mengambil keputusan yang merugikan masa depan adik saya. Apalagi dia selangkah lagi akan tamat kuliahnya. Apakah bahaya alkohol bagi kesehatan dan di mana saya dapat meminta pertolongan untuk menghentikan kebiasaan minum alkohol adik saya? Terima kasih dokter.

Jawab
Kebiasaan minum alkohol cukup meluas di negeri kita. Kebiasaan ini memang banyak dijumpai di kota besar, tetapi dalam kunjungan saya ke daerah cukup banyak remaja di pedesaan yang sudah menggunakan alkohol. Belakangan ini media juga memberitakan kematian remaja akibat penggunaan alkohol dengan cara meracik sendiri atau menambahnya dengan campuran lain. Jadi, kita harus peduli pada masalah alkohol ini sebelum masalah ini menjadi masalah besar. Alkohol dapat mengganggu kesehatan apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus. Salah satu dampak yang harus diketahui adalah alkohol dapat mengganggu hati dan dalam jangka panjang dapat menimbulkan sirosis hati. Di negeri kita, sirosis hati biasanya terjadi akibat infeksi hepatitis virus B atau hepatitis virus C. Namun, di luar negeri, sirosis hati sering disebabkan oleh kebiasaan minum alkohol yang berkepanjangan. Kebiasaan alkohol pada perempuan juga akan berpengaruh pada kehamilan. Anak yang lahir dari ibu peminum alkohol dapat mengalami berat badan rendah, kelainan kongenital seperti otak yang mengecil, kelainan jantung, dan gangguan tidur. Bahkan, pengaruh alkohol yang kuat dapat menyebabkan bayi meninggal atau cacat mental. Selain berdampak pada hati dan sistem reproduksi, alkohol juga dapat menimbulkan pengaruh buruk pada jantung, otak, dan lambung.

Aspek psikis
Alkohol juga berpengaruh pada aspek psikis. Konsentrasi belajar atau bekerja menurun dan pola hubungan sosial juga akan terganggu. Peminum alkohol akan cenderung berkumpul dengan sesama peminum dan dia mudah untuk juga menggunakan narkotik. Jangan dilupakan sebagian kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh penggunaan alkohol pengemudi. Kepedulian Anda terhadap adik Anda amat beralasan. Pendekatan yang Anda lakukan dengan tetap menyayangi adik Anda adalah amat tepat. Anda tentu kecewa terhadap perilakunya, tetapi Anda perlu menyadari dia dalam keadaan sakit dan memerlukan pertolongan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan membawanya berkonsultasi ke dokter (sebaiknya psikiater). Dokter dapat menilai apakah kebiasaan minum alkohol adik Anda masih ringan atau sudah berat. Dokter juga dapat merencanakan intervensi yang tepat bagi adik Anda, baik itu berupa obat atau intervensi psikiatri. Di masyarakat juga ada lembaga swadaya masyarakat yang menolong orang yang kecanduan alkohol. Salah satu di antaranya Alcohol Anonymous. Lembaga ini dapat membantu pengguna alkohol mengurangi sampai menghentikan kebiasaan minum alkohol. Salah satu cara melindungi anak Anda dari kebiasaan yang memengaruhi kesehatan adalah dengan mengajaknya berbicara sehingga dia mampu membedakan kebiasaan yang baik dan buruk untuk kesehatan. Kebiasaan mencuci tangan harus dilatih sejak kecil begitu pula membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan lain dapat dibicarakan dan dilatih sesuai dengan perkembangan anak. Saya amat berharap Anda dan keluarga dapat membantu adik Anda. Semoga dia akan dapat melepaskan kebiasaan minum alkoholnya dan sudah tentu saya juga berharap dia dapat menyelesaikan studinya.

Dr Samsuridjal Djauzi


Last edited by gitahafas on Tue Sep 11, 2012 2:51 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Sep 04, 2012 2:44 pm

STUDI: ALKOHOL TAK MAMPU ATASI KEGELISAHAN
Wuri Handayani, Indrani Putri Selasa, 4 September 2012, 10:46 WIB
VIVAlife - Pemulihan psikologis pasca mengalami trauma berat seringkali memakan waktu yang lama. Terlebih bagi mereka yang mengkonsumsi minuman beralkohol. Berdasarkan studi yang dimuat dalam jurnal Nature Neuroscience, hal ini disebabkan oleh paparan alkohol yang merekonstruksi ulang sirkuit syaraf pada otak. Akibatnya, pusat kognitif otak yang mengontrol emosi tidak mampu bekerja secara normal. "Konsumsi alkohol dalam jumlah besar akan mengganggu mekanisme pemulihan trauma. Akibatnya, resiko mengalami post-traumatic stress disorder (PTSD) menjadi berlipat ganda," kata Andrew Holmes, salah satu peneliti. Menggunakan tikus sebagai obyek, para peneliti membagi mereka menjadi dua kelompok, yakni kelompok tikus yang diberi alkohol dosis tinggi dan tidak diberi alkohol. Setelah itu, kedua kelompok akan diberi terapi listrik ber-voltase rendah dan dilatih untuk takut terhadap suara singkat. Hasilnya, tikus yang tidak diberi alkohol perlahan-lahan akan berhenti dari ketakutan, saat nada diputar. Berbeda halnya dengan tikus yang diberi alkohol, yang tampak takut dan gelisah. Penelitian ini menunjukkan bahwa alkohol menyebabkan para pasien tidak mampu mengatasi traumanya. Mereka juga lebih rentan gelisah sehingga kurang dapat merasakan kapan keadaan bahaya sudah lewat.


Last edited by gitahafas on Tue Sep 11, 2012 2:49 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Mon Sep 10, 2012 9:05 pm

WASPADAI EFEK ALKOHOL SAAT MENGEMUDI
Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 10 September 2012 | 11:26 WIB
Kompas.com - Penyalahgunaan alkohol atau narkotika bisa dialami siapa saja. Ketagihan barang haram tersebut bukan saja merusak kesehatan tapi juga membahayakan jiwa. Menurut penelitian, separuh kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pengemudinya melibatkan alkohol atau narkotika. Data dalam penelitian itu memang berasal dari Amerika Serikat yang menggunakan data National Highway Traffic Safety Administration mengenai kematian di jalan raya di 14 negara bagian. Namun, pengemudi yang mabuk juga banyak ditemukan di seluruh dunia. "Lebih dari separuh kecelakaan fatal di AS disebabkan karena pengemudinya memakai alkohol atau obat-obatan lain," kata Joanne Brady dari Universitas Columbia. Dari sekitar 20.150 kecelakaan fatal yang terjadi antara tahun 2005-2009, sekitar 57 persen positif menggunakan satu jenis obat terlarang. Penggunaan alkohol memang berada di urutan pertama, diikuti oleh mariyuana dan stimulan lain termasuk amfetamin. Sekitar 60 persen pengemudi pria yang menggunakan alkohol atau narkoba tewas dalam kecelakaan, sedangkan pengemudi wanita hanya separuhnya. Pada umumnya kecelakaan yang terjadi di malam hari atau akhir pekan. "Kaitan antara penggunaan alkohol dan narkotika terhadap gangguan perilaku pada pengemudi sangat jelas dan nyata," kata Brady. Minum berlebihan diketahui akan menyebabkan kebingungan, melambatnya kemampuan reaksi, kaburnya penglihatan, hilangnya konsentrasi dan koordinasi otot, yang semuanya bisa membuat seseorang cedera atau mengalami kecelakaan fatal.


Last edited by gitahafas on Tue Sep 11, 2012 2:55 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Sep 11, 2012 3:05 pm

AWAS, MINUM ALKOHOL PERCEPAT PERDARAHAN OTAK
Selasa, 11 September 2012, 13:10 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, PARIS--Bagi mereka yang doyan mengonsumsi alkohol akan beresiko menderita pendarahan otak secara dini dibandingkan dengan orang yang tidak. Berdasarkan penelitian di Universitas Lille Nord de France, Prancis, orang yang minum alkohol sedikitnya empat gelas sehari akan beresiko terkena pendarahan otak. Hasil penelitian itu telah dipublikasikan dalam jurnal Neurology. Penelitian tersebut dilakukan pada 540 pasien dimana seperempatnya adalah peminum berat dan tidak menderita stroke. Hasil riset itu menunjukkan para peminum berat mulai terserang pendarahan otak di usia yang lebih muda. Para peminum menderita pendarahan otak pada usia 60 tahun. Sementara itu, orang yang tidak minum alkohol mulai terserang penyakit ini pada usia 74 tahun. ''Asupan alkohol berlebih dapat meningkatkan risiko perdarahan pada usia yang sangat muda," kata peneliti senior, Charlotte Cordonnier, di University of Lille Nord de France. Sementara itu, ahli syaraf lainnya, Larry Goldstein, direktur Stroke Center Duke di Durham, North Carolina kurang setuju dengan hasil penelitian itu. Dia mengatakan hasil temuan tersebut tidak dapat membuktikan minum alkohol sebagai penyebab penyakit stroke pada usia lebih dini. ''Mungkin ada hal lainnya yang mempengaruhi itu contohnya merokok,'' kata Goldstein. Namun, terlepas dari riset itu, Goldstein sependapat dengan Charlotte bahwa alkohol tidak baik untuk kesehatan. Minum alkohol terlalu banyak bisa memicu tekanan darah tinggi, mempengaruhi kemampuan darah untuk membeku sehingga kemungkinan terserang stroke juga tinggi. ''Intinya, konsumsi alkohol berlebih tidak baik bagi otak,'' pungkasnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Tue Oct 09, 2012 9:50 am

ALKOHOL DITAMBAH MINUMAN ENERGI? INI EFEK BURUKNYA
Vera Farah Bararah - detikHealth Selasa, 09/10/2012 08:59 WIB
Jakarta, Minuman alkohol memang bisa menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Jika alkohol ini dicampur dengan minuman energi maka efeknya bisa berbahaya bagi tubuh. Apa saja dampaknya? Para peneliti mengklaim pencampuran antara alkohol dengan minuman energi memiliki efek yang merugikan bagi kesehatan seseorang. Pencampuran minuman ini biasanya dilakukan saat pesta-pesta. Sebagian besar orang yang melakukannya tidak menyadari efek bahaya yang disebabkan dari minuman ini. Umumnya mereka hanya mengetahui campuran ini bisa meningkatkan energi dan membuatnya semakin bersemangat atau bergairah. Penelitian yang dilakukan secara ekstensif telah menunjukkan hasilnya energi meningkat, kewaspadaan bertambah serta aktivitas di otak juga turut meningkat. Namun orang yang mengonsumsi campuran ini berisiko lebih tinggi melakukan perilaku sembrono seperti penggunaan narkoba, kekerasan, risiko kecelakaan saat menyetir agresif dan perilaku seksual. Efek yang muncul tak hanya sebatas pada perilaku saja, karena secara fisiologis menyebabkan jantung berdebar tak teratur, 4 kali lebih mungkin mengalami iritabilitas, tremor, kesulitan tidur dan kelelahan. Untuk itu minuman energi yang dikombinasikan dengan alkohol berpotensi meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke karena darah lebih lengket dan tekanan darah meningkat, seperti dikutip dari Medindia, Selasa (9/10/2012). Kafein yang ada dalam minuman energi bertindak sebagai diuretik yang menyebabkan tubuh kehilangan air sehingga memicu dehidrasi. Jika minuman ini dikonsumsi dalam jangka waktu lama bisa mengakibatkan penyakit berat yang berkaitan dengan kardiovaskular dan sistem saraf. Berdasarkan hasil studi ini peneliti merekomendasikan bahwa dalam kemasan minuman energi harus diberikan label bahwa minuman ini tidak boleh dicampur dengan alkohol.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Sat Oct 13, 2012 12:38 pm

BAHAYA ALKOHOL UNTUK PENDERITA DIABETES
Sabtu, 13 Oktober 2012 | 07:43 WIB
KOMPAS.com — Jika Anda menderita diabetes, sebaiknya berhati-hati untuk mengonsumsi alkohol. Pasalnya, alkohol dapat memengaruhi kadar gula darah (glukosa) jatuh pada tingkat yang lebih tinggi. Berikut ini adalah beberapa pengaruh buruk yang mungkin muncul ketika Anda memutuskan untuk mengonsumsi alkohol, utamanya bagi mereka yang menderita diabetes:

* Memperburuk kesehatan
Alkohol dapat memperburuk penyakit, seperti hati, ginjal, dan pankreas. Kondisi ini dapat membuat kerusakan pada saraf atau mata. Jika Anda memiliki masalah kesehatan ini, dokter mungkin tidak akan pernah menyarankan Anda untuk minum alkohol.

* Meningkatkan risiko hipoglikemia
Hipoglikemia adalah suatu keadaan di mana kadar gula darah (glukosa) secara abnormal rendah. Umumnya, hati akan membantu mencegah terjadinya penurunan gula darah dengan melepaskan glukosa ekstra ke dalam darah. Hipoglikemia akan terjadi jika Anda minum alkohol ketika perut kosong atau selama dan setelah berolahraga. Adapun situasi lain yang dapat memicu hipoglikemia di antaranya menggunakan insulin atau obat yang membantu menurunkan gula darah.

* Meningkatkan risiko hiperglikemia
Minuman beralkohol banyak mengandung karbohidrat, termasuk di antaranya bir, anggur manis, dan minuman jus buah atau gula. Karbohidrat meningkatkan kadar gula darah menjadi tinggi dan lebih cepat naik ketimbang jenis makanan lainnya. Dengan kata lain, alkohol akan menyulitkan Anda untuk memonitor jumlah asupan karbohidrat.

* Pengaruh berat badan
Alkohol merupakan minuman yang tinggi kalori, tetapi tidak ada nilai gizi. Jika Anda berencana minum alkohol untuk alasan mengontrol berat badan, perlu bagi Anda untuk menghitung jumlah asupan kalori per hari. Alkohol bisa membuat Anda merasa lapar daripada biasanya. Hal ini membuat Anda lebih mungkin untuk makan berlebihan, yang dapat memengaruhi berat badan dan tingkat gula darah.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: A l k o h o l   Wed Oct 17, 2012 8:05 pm

KECANDUAN ALKOHOL LEBIH MEMATIKAN BAGI WANITA
Rahma Lillahi Sativa - detikHealth Rabu, 17/10/2012 18:26 WIB
Jakarta, Minum minuman beralkohol saja sudah tak baik bagi kesehatan, apalagi sampai kecanduan. Parahnya lagi, sebuah studi baru menemukan bahwa wanita yang kecanduan alkohol bisa terkena dampak yang lebih fatal ketimbang pecandu pria. Lewat studi yang digelar selama 14 tahun itu, tim peneliti asal Jerman bisa memastikan jika wanita pecandu alkohol lima kali lebih cepat meninggal ketimbang wanita biasa atau bukan pecandu. Padahal pada pria pecandu alkohol peluang kematiannya hanya dua kali lipat daripada pria biasa. Bahkan partisipan yang sempat menjalani pengobatan khusus atau program detoksifikasi tak lebih lama bertahan hidup ketimbang partisipan yang tidak mencari pengobatan apapun. "Sistem pengobatan terhadap kecanduan alkohol sejauh ini belum mampu meningkatkan tingkat keberlangsungan hidup penderitanya," tandas peneliti Ulrich John, seorang pakar epidemiologi dari University of Greifswald Medical School. Untuk memperoleh kesimpulan itu, peneliti melibatkan 4.070 orang biasa yang tinggal di Jerman utara untuk ditanyai tentang kadar konsumsi alkoholnya. Dilihat dari kriteria pecandu alkohol menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 153 partisipan didefinisikan sebagai pecandu alkohol. Namun hampir seperlima pecandu alkohol telah meninggal dalam kurun waktu 14 tahun yaitu 7 orang dari 30 partisipan wanita dan 21 orang dari 119 partisipan pria. Dari situ peneliti dapat menyimpulkan bahwa tingkat kematian tahunan wanita pecandu alkohol mencapai 1,67 persen padahal pada wanita bukan pecandu tingkat kematian tahunannya hanya sebesar 0,36 persen. Sedangkan bagi pria pecandu alkohol, tingkat kematian tahunannya mencapai 1,26 persen padahal pada pria biasa tingkat kematian tahunannya hanyalah 0,66 persen. "Wanita pecandu alkohol juga cenderung mengalami lebih banyak risiko kesehatan. Dengan usia yang lebih pendek wanita pecandu lebih berisiko menderita sejumlah penyakit seperti sirosis hati," tutur John seperti dilansir dari nbcnews, Rabu (17/10/2012).

Diantara partisipan yang didefinisikan sebagai pecandu alkohol, 34 partisipan telah menjalani pengobatan yang disediakan pemerintah Jerman untuk membantu para pasien agar dapat sembuh dari kecanduannya seperti dengan konseling dan terapi berkelompok. 10 partisipan lainnya pernah menjalani program detoksifikasi dimana pasiennya berhenti minum tapi terus diterapi selama gejala-gejala penarikannya (withdrawal) muncul. Kendati begitu, tingkat kematian pada pecandu alkohol yang sempat berobat nyatanya sama saja dengan pecandu yang tidak berobat sama sekali. Bahkan tingkat kematian partisipan yang menjalani detoks justru lebih tinggi ketimbang partisipan yang tidak didetoks. Menanggapi studi yang dipublikasikan dalam jurnal Alcoholism: Clinical & Experimental Research ini, Susan Foster, direktur riset kebijakan dan analisis dari National Center on Addiction and Substance Abuse, Columbia University menyatakan, "Kecanduan itu merupakan penyakit yang melibatkan berbagai aspek karena biasanya pecandu alkohol juga kecanduan hal lain seperti narkotika. Jadi pengobatannya harus dapat mengakomodir berbagai aspek itu. Justru jika kita hanya memberikan pengobatan untuk kecanduan alkoholnya saja, hal itu dapat membatasi efektivitas pengobatan itu sendiri." Namun yang lebih penting lagi adalah mencegah munculnya kecanduan alkohol karena itu dapat menurunkan angka kematian misalnya dengan melatih dokter keluarga agar dapat melakukan tes kecanduan alkohol mandiri berikut berbagai masalah kesehatan yang terkait dengan kondisi itu, ungkap Jürgen Rehm, direktur riset episdemiologi dan sosial dari Centre for Addiction and Mental Health di Toronto.
Back to top Go down
 
A l k o h o l
View previous topic View next topic Back to top 
Page 5 of 9Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: