Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Bayi Tabung

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 18 ... 32  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Thu Jul 05, 2012 9:05 pm

MEMILIH 'BIBIT UNGGUL' DIANTARA JUTAAN SPERMA
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth - Rabu, 02/06/2010 13:19 WIB
New York, Dalam proses pembuahan, sel telur hanya memilih satu sperma terbaik lalu menolak jutaan lainnya. Peneliti di Amerika menemukan cara untuk memisahkan sperma unggul, untuk meningkatkan keberhasilan inseminasi buatan. Selama ini, analisis cairan semen untuk melihat kesuburan hanya didasarkan pada konsentrasi dan mobilitas sel sperma. Asumsinya, pria dikatakan subur jika memiliki jumlah sperma yang banyak dengan mobilitas yang aktif. Cara ini tidak memberikan informasi yang cukup, sperma manakah yang memiliki kesuburan paling tinggi. Sebab hanya satu sperma terbaik yang akan dapat menembus pertahanan sel telur, untuk kemudian membuahinya. Ini menjadi masalah ketika pria dengan jumlah sperma sedikit melakukan inseminasi buatan atau in vitro fertilization (IVF) atau dikenal dengan bayi tabung untuk mendapat keturunan. Ketika menyuntikkan sperma yang hanya sedikit itu, dokter tidak tahu apakah sperma itu unggul atau tidak. Dikutip dari Dailymail, Rabu (2/6/2010), peneliti dari Yale University mengembangkan penanda biokimia untuk menyeleksi sperma, sehingga hanya sperma unggul saja yang disuntikkan ke sel telur. Untuk uji coba, peneliti menggunakan sampel sperma dari 50 pria. Idenya didasari oleh teori bahwa sperma unggul akan mengikatkan diri pada asam hialuronat. Sedangkan sperma yang rusak, cacat, dan tidak subur, tidak akan terikat oleh senyawa tersebut. Selain tidak subur, ternyata sperma juga tidak akan terikat pada asam hialuronat ketika memiliki penyimpangan kromosom. Biasanya penyimpangan tersebut terkait dengan penyakit keturunan. Peneliti mengklaim, teknik ini dapat memisahkan sperma dengan integritas DNA paling baik. Efektivitasnya sama dengan seleksi alami yang terjadi pada sel telur. Penelitian tersebut akan dipublikasikan dalam Journal of Andrology edisi Juni atau Juli.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Thu Jul 05, 2012 9:06 pm

JUTAAN PASANGAN KESULITAN PUNYA ANAK
Penulis : Lusia Kus Anna | Rabu, 31 Oktober 2012 | 16:09 WIB
Kompas.com - Sekitar 12 persen pasangan suami-istri mengalami kesulitan memperoleh keturunan atau infertilitas sehingga memerlukan bantuan medis untuk mendapatkan kehamilan. Menurut dr.Ivan Sini, Sp.OG, CEO Morula IVF Indonesia, demografi infertilitas atau ketidaksuburan di seluruh dunia hampir sama. "Di Indonesia, dari populasi reproduksi yang mencapai 40 juta diperkirakan terdapat 4 juta pasangan yang sulit mendapat keturunan," katanya dalam acara media edukasi mengenai teknologi terkini bayi tabung di RS.Bunda Jakarta, Selasa (31/10). Kendati jumlah penduduk Indonesia saat ini sudah lebih dari 240 juta jiwa, namun menurut Ivan gangguan kesuburan menjadi problem yang dianggap penting bagi tiap pasangan. "Orang yang sulit punya anak sering menarik diri dari pergaulan sosial karena merasa inferior," imbuhnya. Ada beberapa penyebab gangguan kesuburan, di klinik bayi tabung Morula IVF Indonesia, kebanyakan disebabkan karena endometriosis atau kista, saluran telur tersumbat, atau infeksi radang panggul. Penyebab dari pihak pria antara lain jumlah dan kualitas sel sperma rendah, serta azoospermia alias tidak punya sel sperma. Namun menurut Ivan berbagai masalah kesuburan itu kini lebih mudah diatasi. Salah satunya dengan program bayi tabung (in vitro fertilization/IVF). Menurut penjelasan Prof.Arief Boediono, direktur laboratorium embriologi Klinik Morula IVF, teknologi yang semakin mutakhir berpengaruh besar pada perbaikan diagnosis dan pendekatan klinis masalah kesuburan. "Ada beberapa teknologi terbaru dalam terapi bayi tabung yang bisa meningkatkan angka kehamilan," kata Arief dalam kesempatan yang sama. Ivan menambahkan bahwa kemajuan teknologi bayi tabung di Indonesia tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri. "Dari segi biaya di luar negeri hampir tiga kali lipat lebih mahal tapi hasil akhirnya hampir sama dengan di tanah air," kata Ivan. Ia menjelaskan, menurut standar internasional angka kehamilan program bayi tabung berkisar 35-36 persen, namun di klinik Morula IVF Indonesia angkanya bisa mendekati 40 persen.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 1:34 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Thu Jul 05, 2012 9:07 pm

TERAPI HOLISTIK PERBESAR PELUANG KEHAMILAN
Penulis : Lusia Kus Anna | Rabu, 18 Mei 2011 | 10:02 WIB
KOMPAS.com - Menjalani terapi kesuburan memang bisa menimbulkan stres tersendiri. Padahal, stres sering dituding menjadi salah satu pengganjal kesuburan. Bagi Anda yang berencana melakukan program bayi tabung, kini ada bukti ilmiah yang menemukan cara untuk memperbesar peluang kehamilan. Studi teranyar yang dimuat dalam edisi online jurnal Fertility and Sterility diketahui, wanita yang berpartisipasi dalam latihan keseimbangan tubuh dan jiwa memiliki angka kejadian kehamilan lebih tinggi dibanding yang tidak ikut latihan tersebut. Perbedaannya cukup signifikan, 52 persen berbanding 20 persen. "Ini adalah indikasi yang sangat kuat bahwa mempelajari manajemen stres sebelum dan selama program bayi tabung memiliki dampak positif bagi terjadinya kehamilan," kata Alice Domar, peneliti di bidang bayi tabung. Para dokter yang menangani program bayi tabung (in vitro fertilitization/IVF), menurut Domar, sering merasa semua aspek dalam siklus program IVF berada dalam kontrol medis, sehingga tidak ada ruang untuk stres. "Kenyataannya, tetap ada rasa stres bagi pasangan yang melakukannya," imbuhnya. Domar telah melatih lebih dari 100 praktisi bidang keseimbangan tubuh dan jiwa mengenai berbagai hal seputar kesehatan holistik ini mulai dari meditasi, rileksasi otot, yoga dan olah pernapasan. Ia juga mengajarkan strategi pengendalian pikiran untuk mengubah pikiran negatif dan rasional. "Seringkali pasien IVF datang dan mengatakan mereka tidak akan bahagia sebelum memiliki anak biologis dan sering juga mengatakan saya melakukan segalanya untuk bisa hamil," katanya.

Gaya hidup juga didiskusikan karena penelitian menunjukkan nikotin, olahraga, kafein dan alkohol memiliki pengaruh pada keputusan yang akan dibuat seseorang. "Tidak seluruh teknik cocok untuk setiap orang. Seperti halnya es krim, tidak semua orang suka semua rasa karenanya disediakan berbagai varian rasa," ungkapnya. Pada studi awal yang dilakukan pada seluruh pasien yang kurang subur didapatkan hasil 55 persen pasien yang melakukan latihan holistik sukses hamil, sedangkan pada grup kontrol hanya 20 persen yang berhasil. Karena studi tersebut dikritik terlalu heterogen, maka Domar memfokuskan risetnya pada pasien IVF dengan melibatkan 143 wanita di Boston yang sudah tiga kali siklus terapi kesuburan gagal dan akhirnya disarankan dokter untuk melakukan bayi tabung. Responden dibagi dalam dua kelompok, yang mengikuti latihan holistik dan kelompok kontrol atau tidak mengikuti latihan. Pada siklus pertama IVF, di mana hanya 9 persen pasien yang mengikuti sesi pelatihan holistik, tidak ada perbedaan angka keberhasilan kehamilan. Pada siklus kedua, sekitar 76 persen pasien mengikuti sesi latihan secara lengkap dan ditemukan angka keberhasilan kehamilan 52 persen, sementara pada kelompok kontrol hanya 20 persen. "Program pelatihan holistik membantu pasien merasa lebih baik secara fisik dan mental, dan kini terbukti meningkatkan peluang kehamilan pada pasien IVF," katanya.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 1:35 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Thu Jul 05, 2012 9:08 pm

INGIN PUNYA ANAK KEMBAR?
Senin, 7 September 2009 | 09:19 WIB
KOMPAS.com - Tren bayi kembar di Hollywood sudah beberapa waktu lalu berlangsung. Angelina Jolie, Jennifer Lopez, Marcia Cross, Rebecca Romijn, adalah beberapa di antara para selebriti yang mempunyai bayi kembar. Anda yang sudah lama menanti-nantikan kehadiran seorang anak, akhirnya ikut berharap diam-diam supaya dianugerahi bayi kembar. Harapannya, supaya tidak perlu repot mengusahakan kehamilan lagi karena sudah langsung mendapatkan dua anak. Selain itu, bayi kembar tentu lucunya juga dobel. Kemungkinan terjadinya bayi kembar memang meningkat secara dramatis selama dua dekade ini. Namun tentu, tak semua ibu bisa memenuhi harapannya ini. Ada yang mengatakan bahwa kehadiran bayi kembar hanya terjadi dalam 1 dari 33 kehamilan (ada yang mengatakan 1 dari 80 kehamilan). Namun bila ditinjau secara ilmiah, ada 3 hal yang meningkatkan kemungkinan terjadinya bayi kembar:

Faktor usia.
Satu alasan meningkatnya kelahiran bayi kembar di Amerika adalah tren dalam menunda kehamilan. Kehadiran bayi-bayi kembar ini meningkat di kalangan wanita berusia di atas 35 tahun. Kesempatan Anda memiliki bayi kembar jika usia Anda di bawah 25 tahun kurang dari separuh daripada jika Anda berusia di atas 35 tahun. Kemungkinan kembar dihadirkan oleh teknologi reproduksi. Anda mungkin belum pernah mendengarnya, namun obat-obatan yang mendukung terjadinya ovulasi (untuk menyuburkan) maupun in-vitro fertilization (IVF) ternyata meningkatkan kemungkinan hadirnya bayi kembar. Selama tahun 1973 hingga 1990, kelahiran kembar meningkat dua kali dibandingkan bayi tunggal, dan kembar tiga dan selebihnya juga meningkat tujuh kali lipat.

Keluarga dekat Anda kembar.
Anda bisa memprediksi bahwa Anda mungkin punya kesempatan melahirkan bayi kembar sebelum Anda dinyatakan hamil, jika keluarga Anda memiliki keturunan kembar fraternal (dizygotic). Kebalikan dengan apa yang diyakini oleh sebagian orang, Anda tidak perlu melewati satu generasi dulu untuk mendapatkan kesempatan tersebut. Jika ibu atau nenek Anda kembar, Anda pun mungkin mewarisi gen yang menyebabkan Anda melepaskan lebih dari satu telur dalam sekali waktu, sehingga memungkinkan untuk mendapatkan bayi kembar.

Program bayi tabung dan risikonya
Seperti yang telah disebut tadi, bayi kembar juga bisa diperoleh dari program bayi tabung, atau IVF. Salah satu pasangan yang disebut-sebut menjalani prosedur ini adalah Angelina Jolie dan Brad Pitt. Dilaporkan oleh majalah US Weekly, bayi mereka yang lahir setahun lalu di Nice, Perancis, yaitu Knox dan Vivienne, merupakan hasil program IVF. Angelina dikabarkan ingin meminimalisasi kesulitan yang dihadapi saat hamil. "Dengan IVF, Angelina tidak perlu menghadapi stres saat berusaha untuk hamil," ujar sebuah sumber dari US Weekly. Angelina, yang selalu mengatakan ingin punya banyak anak, menyangkal laporan tersebut. Program bayi tabung kini memang tidak lagi dijalani oleh wanita yang sulit memiliki anak, tetapi juga oleh pasangan yang ingin punya anak kembar. Yang menjadi pertimbangan adalah, usia sudah semakin beranjak naik, program kesuburan tak juga membuahkan hasil, sekalian saja membayar prosedur IVF yang mahal untuk mengusahakan kehadiran bayi; tak cuma satu, tetapi dua. Kalau si ibu ternyata melahirkan satu bayi, atau dua bayi (kembar), ongkosnya tetap sama (biaya bervariasi, di kisaran Rp 30-60 jutaan). Namun menurut para dokter, program ini juga berisiko. Dibandingkan dengan satu bayi, mengandung dua bayi atau lebih juga menyimpan risiko masalah kesehatan, termasuk kelahiran prematur, bayi dengan bobot kurang, dan cacat pada bayi. "Pasien biasanya hanya fokus pada usaha menjadi hamil dengan segala cara dan bentuk, sehingga apa yang berkenaan dengan (risiko) kembar tidak begitu dipikirkan," ujar Alan Peaceman, MD, profesor dan kepala pengobatan janin di Northwestern University Feinberg School of Medicine. "Kadang-kadang, mereka juga tidak memahami bahwa risiko itu bisa sangat buruk." Karena itu, banyak dokter yang menolak mengusahakan janin kembar karena faktor risikonya. Ingin tahu apa saja risikonya:

* Kematian bayi: Bayi kembar lima kali lebih berpotensi meninggal dunia setelah usia 1 bulan daripada bayi tunggal.
* Lahir prematur: Menurut Centers for Disease Control (CDC), 60% bayi kembar di Amerika yang lahir pada tahun 2006 dilahirkan prematur. Sedangkan bayi tunggal hanya 11% yang lahir prematur. Ada pun 12% bayi kembar lahir sangat prematur (saat kehamilan berusia 32 minggu), dibandingkan dengan bayi tunggal yang hanya 2%.
* Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah): CDC melaporkan bahwa sekitar 58% bayi kembar di Amerika yang lahir tahun 2006 mengalami BBLR, sedangkan bayi tunggal hanya 6%. Kemudian 10% bayi kembar mengalami BBLR sangat rendah, sementara bayi tunggal hanya 1%.
* Bayi dengan cacat otak, termasuk cerebral palsy, adalah risiko yang dialami bayi lahir prematur.
* Risiko untuk ibu: Wanita dengan bayi kembar berisiko tinggi mengalami preeklamsia, diabetes semasa kehamilan, dan pendarahan sebelum dan sesudah melahirkan, dibandingkan dengan wanita yang melahirkan bayi tunggal.

Survei juga menunjukkan bahwa ketika pasien yang pertama kali datang ke klinik atau rumah sakit untuk menjalani program bayi kembar via IVF adalah sebanyak 29%. Namun setelah berkonsultasi dengan dokter dan mengetahui risikonya, pasien yang tetap menginginkan program bayi kembar via IVF menurun menjadi 11%. Tentu, melalui konsultasi kita juga bisa mengetahui apakah diri kita memenuhi persyaratan untuk menjalani program ini. Pada akhirnya, semua keputusan ada pada Anda dan pasangan.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 1:32 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Thu Jul 05, 2012 9:09 pm

BUAH HATI 8 TAHUN DINANTI
Selasa, 24 Juli 2012 | 09:34 WIB
Empat anak berusia tiga tahun berkejaran mengitari sang ibu, Vitta Ike Nur. Malik, Luvena, Jasmin, dan Zahran, nama keempat anak itu, lahir pada tanggal bersamaan, 31 Oktober 2008, di Rumah Sakit Efarina Etaham, Purwakarta, Jawa Barat. Vitta melahirkan keempat anak kembar itu melalui bedah caesar. Saat dilahirkan dalam kondisi prematur, berat badan anak-anak itu di bawah normal. Paling berat adalah 1,7 kg dan yang paling kecil 1,2 kg. Untuk menangani mereka, Vitta, yang menjadi dokter di klinik kecantikan, meminta bantuan pengasuh. Seorang pengasuh untuk satu anak. Perkembangan anak-anak itu harus diawasi ketat mulai penggunaan lampu selama tidur hingga asupan nutrisi. Masa krusial pada usia satu tahun pun terlewati. Empat bocah itu tumbuh seperti anak seusianya: lincah, polos, dan menggemaskan. ”Delapan tahun saya menanti mereka,” ujar Vitta yang menikah dengan Didit Widagdo, seorang dokter bedah, pada 3 April 2000. Karena ingin segera memiliki momongan, segala cara pun dicoba pasangan ini, baik berobat medis maupun alternatif sejak menikah. Delapan tahun terlewati. Vitta, yang berusia 34 tahun, sadar harus bergegas. Metode reproduksi berbantu pun mereka pilih dengan pembuahan in vitro atau di luar tubuh. Dibantu dokter di Klinik Aster RS Hasan Sadikin, Bandung, pembuahan Vitta dan Didit dilakukan terpisah. Empat embrio yang dihasilkan kembali diimplantasi ke rahim Vitta. Mereka beralasan, semakin banyak embrio semakin menjamin keberhasilan pembuahan. Peluangnya kian banyak. Tak disangka, empat embrio itu semuanya berkembang menjadi bayi. Delapan bulan kemudian Vitta menjadi ibu bagi empat bayi sekaligus.

Bayi tabung
Kisah Vitta adalah satu keberhasilan program pembuahan in vitro yang kerap disebut bayi tabung. Embriolog, Harris Harlianto, beberapa saat lalu, menuturkan, istilah bayi tabung itu muncul dari praktik lama pembuahan in vitro yang dilakukan pada tabung reaksi. Sel telur dalam tabung ditetesi sperma. Pembuahan berlangsung dalam tabung. Metode itu kini sudah ditinggalkan. Pembuahan in vitro kini memakai cawan petri. Pembuahan di luar tubuh sangat berkaitan dengan usia perempuan. Semakin tua peluang keberhasilannya semakin tipis. Hal ini berkaitan dengan kualitas sel telur yang terus menurun seiring usia. Harris menyebut perempuan dengan usia 30 tahun ke bawah peluang keberhasilannya mencapai 52 persen. Lebih dari 30 tahun tinggal 40 persen. Klinik Aster adalah satu dari 20 klinik fertilitas yang tersebar di delapan kota di Indonesia. Mereka menawarkan jasa reproduksi berbantu, membantu pasangan suami-istri untuk mendapatkan anak dengan cara medis. Setiap tahun Klinik Aster bisa menangani sekitar 50 pasangan yang ingin mendapatkan buah hati. Tak semuanya berhasil pada kesempatan pertama. Menurut Kepala Klinik Aster Wiryawan Permadi, beberapa metode digunakan, mulai pemberian obat, inseminasi intra uterin atau memasukkan sperma ke rahim ibu dengan bantuan alat, pembuahan in vitro, hingga vitrifikasi atau penyimpanan sel telur beku. Dua prosedur penanganan disiapkan, jangka panjang bagi pasangan muda dan jangka pendek bagi pasangan yang memasuki usia rawan. Menurut Wiryawan, masalah sulit hamil yang dialami pasangan disebabkan berbagai faktor, mulai dari jumlah sperma kurang dari 20 juta sel per mililiter, saluran telur tak normal, hingga kelainan pada indung telur. Klinik fertilitas ingin mengubah stigma mandul bagi pasangan yang belum dikaruniai anak. Sesuai metodenya, pembuahan in vitro tidak murah. Selain peralatan dan tenaga ahli yang dilibatkan, tarif untuk satu siklus sebesar Rp 49 juta. Harris menilai, angka itu itu lebih ringan dibandingkan bila mengikuti program pembuahan in vitro di luar negeri, seperti Singapura. Wiryawan menjelaskan, saat ini tengah dipersiapkan program pembuahan in vitro yang berbiaya murah. (eld)


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 1:30 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Mon Jul 09, 2012 5:18 pm

AGAR TERHINDAR GANGGUAN KESUBURAN
Pipiet Tri Noorastuti Selasa, 13 November 2012, 08:06 WIB
VIVAlife - Gaya hidup memengaruhi kesuburan. Bagi Anda yang tengah mendamba momongan, terapkan gaya hidup sehat melalui pemilihan makanan bernutrisi, sembari tetap melakukan olahraga secara teratur. Standard American Diet (SAD) mengungkap terjadinya peningkatkan kasus wanita infertilitas sebanyak 30 persen dalam 50 tahun terakhir. Ini diduga akibat pola makan tinggi lemak dan gula dengan kandungan nutrisi yang buruk. Juga asupan bahan kimia berbahaya dalam makanan, gaya hidup tak sehat yang rentan memicu stres. Karenanya, agar bisa merencanakan kehamilan yang sehat, lakukan diet seimbang yang menunjang tingkat kesuburan. Di antaranya:

• Menghindari makanan yang dicurigai tercemar pestisida karena dapat mengganggu kestabilan hormon.
Sebaliknya pilihlah makanan alami dan organik.

• Mengonsumsi makanan tidak melalui proses berulang-ulang.
Pilihlah makanan yang masih segar atau baru dimasak, jangan sudah dipanaskan beberapa kali.

• Batasi konsumsi kafein di bawah 300 mg per hari (300 mg kafein = 3 cangkir kopi atau 6 kaleng minuman soda).

• Ingat, bahwa kafein tidak cuma terdapat pada kopi, tapi juga makanan lain seperti cokelat, soft drink, teh, dan aspirin.
Yang dicurigai sebagai biang keladi infertilitas adalah efek stimulan atau daya rangsang pada kafein menyebabkan perubahan kadar hormon yang bisa mengganggu fertilitas.

• Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.
Makanan produk hewani yang cenderung berlemak dapat meningkatkan kadar estrogen secara dramatis ke dalam darah. Sedangkan makanan nabati mampu menstabilkan hormon, yang bisa membuat kacau siklus menstruasi. (art)


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 11:05 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Sat Jul 14, 2012 6:40 am

9 MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN KESUBURAN
Oleh Realbuzz | Yahoo She – Rab, 11 Apr 2012 16:25 WIB
Makanan sehat berperan besar dalam meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Bila Anda mengalami ketidakseimbangan hormon, atau memiliki laju produksi telur yang lambat, ada sejumlah makanan yang bisa membantu masalah yang Anda hadapi.

UNTUK WANITA

Daging merah.
Kandungan zat besi dalam daging merah amat mampu menurunkan risiko kemandulan yang timbul dalam proses ovulasi. Zat besi membantu meningkatkan sel darah merah juga mengurangi ancaman anemia. Daging merah juga mendukung ovulasi dan efisien mempertahankan pembelahan sel.

Kacang.
Kacang almond bisa menjadi solusi kemandulan yang sangat lezat. Kacang almond mengandung vitamin E yang tinggi yang mampu meningkatkan gairah seks wanita, sementara secara bersamaan bisa melindungi embrio dari keguguran.

Tiram.
Memakan tiram mungkin terlihat tidak menarik bagi sebagian orang, tetapi mereka yang ingin meningkatkan kesuburan tentu harus berselera. Tiram mengandung zat besi yang amat penting bagi kesehatan ovulasi dan produksi sel telur yang stabil. Selain tiram, zat besi juga terkandung dalam telur, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Kentang panggang.
Kentang panggang mengandung vitamin B yang sangat tinggi. Ini sempurna untuk semangat bercinta. Kandungan vitamin B dan E ditemukan dalam makanan ini, yang juga bisa meningkatkan pembelahan sel serta meningkatkan peluang produksi ovum yang sehat.

UNTUK PRIA

Buah segar.
Ini merupakan pilihan terbaik bagi pria yang ingin meningkatkan kehebatan mereka. Kandungan vitamin C yang tinggi amat membantu mencegah sperma menggumpal — menjamin potensi dan meningkatkan kualitas sperma. Tingkatkan pasokan gizi harian Anda dengan mengonsumsi kiwi, mangga, stroberi, atau grapefruit (sejenis jeruk).

Kacang Brazil.
Kami tidak bercanda, makanan ini benar-benar bisa membantu meningkatkan jumlah sperma. Kaya akan selenium, kacang Brazil terkenal meningkatkan hormon testosteron serta kinerja testis Anda.

Bawang putih.
Meski sering dicap sebagai obat pembunuh vampir, beberapa dosis bawang putih sebenarnya amat meningkatkan kesuburan Anda.

Minyak ikan.
Salmon, mackerel, dan sarden bisa sangat membantu Anda menjadi sehat dan subur. Minyak ikan mengandung asam lemak esensial (EFA) yang membantu meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh sistem reproduksi dan meningkatkan pembentukan kualitas sperma.

Cabe.
Memakan masakan cabai benar-benar membuat gairah Anda meningkat, dengan cara apa pun! Dengan mempercepat aliran darah ke daerah reproduksi, cabe sangat bisa meningkatkan keampuhan produksi dan kualitas sperma Anda.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 11:03 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Tue Jul 24, 2012 9:51 am

SEL TELUR BEKU ALTERNATIF TERAPI KESUBURAN
Penulis : Lusia Kus Anna | Sabtu, 20 Oktober 2012 | 09:32 WIB
Kompas.com - Membekukan sel telur manusia untuk kemudian dipakai dalam terapi kehamilan selama ini masih digolongkan sebagai sebuah eksprerimen. Tapi sebentar lagi terapi itu akan dianggap sebagai alternatif baru. The American Society for Reproductive Medicine yang terdiri dari para dokter bidang kesuburan menyebutkan, seorang wanita muda memiliki peluang kehamilan yang besar jika mereka menggunakan sel telur beku atau yang sudah dicairkan. Peluang kehamilannya hampir setara dengan penggunaan sel telur segar. Panduan ini diharapkan bisa membantu pasien kanker yang ingin melestarikan kesuburannya sementara mereka menjalankan terapi pengobatan kanker. Meski begitu tetap ada kekhawatiran kemajuan teknologi sel telur beku ini justru dipakai oleh para wanita dewasa yang ingin menyimpan sel telurnya karena belum bertemu dengan jodoh yang tepat. Apalagi sejauh ini belum dikeluarkan panduan pasti mengenai siapa kandidat yang paling tepat untuk melakukan penyimpanan sel telur. "Wanita yang tertarik dengan teknologi ini adalah mereka yang berusia akhir 30-an tahun atau awal 40 tahun," kata Dr.Samantha Pfeifer dari Universitas Pennsylvania, ketua perhimpunan. Ia menjelaskan, siapa pun yang berminat membekukan sel telurnya harus melakukan konseling mengenai peluang keberhasilan jika kelak mereka akan menggunakan sel telur tersebut dalam terapi bayi tabung. Pembekuan sel telur atau dalam istilah medis disebut oocyte cryopreservation saat ini sudah bisa dilakukan di berbagai rumah sakit dan klinik, termasuk di Indonesia. Meski begitu pembekuan sel telur lebih rumit dan sulit dibanding membekukan sel sperma atau embrio. Hal itu karena sel telur mengandung banyak air dan metode awal pembekuan dan pencairan membuat kristal es merusak sel telur. Pada awalnya teknologi membekukan sel telur ditujukan untuk para gadis penderita kanker atau penyakit serius lain yang bisa merusak ovarium mereka. Dengan membekukan sel telur diharapkan peluang mereka untuk hamil tetap terbuka setelah terapi pengobatan dilalui. Metode pembekuan ini dimulai dengan penyuntikan hormon dalam kadar tinggi selama seminggu untuk menghasilkan ovulasi sebanyak mungkin. Kemudian dokter akan melakukan skrining sel telur dan mulai mengambilnya untuk segera disimpan. Selama proses pembekuan yang berada dalam suhu minus 196 derajat itu seluruh metabolisme sel terhenti sehingga sel telur terhindar dari kerusakan folikel. Sejauh ini belum ada data pasti mengenai jumlah wanita yang memanfaatkan sel telur beku untuk terapi kesuburan. Tetapi diperkikan 1.500 kelahirkan di dunia berasal dari sel telur beku.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 11:04 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Tue Jul 24, 2012 10:01 am

KONSUMSI KOPI, PENGARUHI KESUBURAN WANITA
Friday, 13 July 2012 Seputar Indonesia
Minum sebanyak lima atau lebih cangkir kopi dalam sehari bisa mengurangi setengah kesempatan keberhasilan wanita yang sedang menjalani pengobatan fertilisasi in vitro untuk hamil. Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa tingkat konsumsi kafein mengurangi tingkat kelahiran hidup setelah fertilisasi in vitro (IVF) sebesar 40%. Para peneliti dari Denmark ini mengemukakan bahwa efek kebiasaan mengonsumsi kopi lima kali sehari serupa dengan efek negatif dari merokok. “Meskipun kami tidak terkejut bahwa konsumsi kopi tampaknya memengaruhi tingkat kehamilan di IVF,kami terkejut dengan besarnya efek tersebut,

”kata Dr Ulrik Schioler Kesmodel dari Klinik Kesuburan di Aarhus University Hospital, Denmark,dalam siaran berita dari the European Society of Human Reproduction and Embryology. Penelitian baru menemukan hubungan yang jelas antara konsumsi kopi dan keberhasilan perawatan kesuburan,tetapi tidak membuktikan adanya hubungan sebab-akibatnya. Penelitian sebelumnya menyelidiki hubungan antara kafein dan kesuburan telah menghasilkan hasil yang tidak konsisten. Para peneliti tersebut mengikuti perkembangan hampir 4.000 wanita yang menjalani IVF atau pengobatan injeksi sperma intracytoplasmic untuk infertilitas. Informasi tentang berapa banyak kopi yang diminum perempuan dikumpulkan pada awal pengobatan dan pada awal setiap putaran tambahan pengobatan. Setelah memperhitungkan faktor-faktor lainnya yang dapat berdampak pada kemampuan perempuan untuk hamil,seperti usia, kebiasaan merokok,konsumsi alkohol,

penyebab indeks infertilitas dan massa tubuh (ukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat).Penelitian menunjukkan terjadinya penurunan kemungkinan untuk hamil sebesar 50% pada wanita yang melaporkan minum lima atau lebih cangkir kopi setiap hari pada awal pengobatan. Para peneliti mencatat bahwa efek tidak ditemukan ketika pasien melaporkan konsumsi kopi kurang dari lima cangkir. “Ada bukti terbatas tentang kopi dalam literatur.Jadi,kami tidak berharap ada kekhawatiran pasien IVF yang tidak perlu,”kata Kesmodel. Namun,menurut Kesmodel, hal tersebut tampaknya masuk akal.Berdasarkan hasil penelitian dan bukti yang dia miliki tentang konsumsi kopi selama kehamilan.Perempuan tidak harus minum lebih dari lima cangkir kopi sehari ketika sedang menjalani program bayi tabung. healtday/dyah ayu pamela


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 11:06 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Tue Jul 24, 2012 4:23 pm

PENGARUH USIA PADA TINGKAT KESUBURAN
Senin, 14 Juni 2010, 13:42 WIB Petti Lubis, Mutia Nugraheni
VIVAnews - Sebagai wanita, kita sering mendengar makin bertambah usia, kesuburan akan makin menurun. Hal itu tak hanya berlaku pada wanita, tapi juga pada kaum adam. Penelitian terbaru membuktikan pertumbuhan pada tubuh pria juga berpengaruh pada tingkat kesuburannya. Selain itu, jika menjadi ayah di usia lanjut juga berisiko pada kesehatan bayi yang dilahirkan. Jadi, bukan hanya kesehatan ibu yang berpengaruh pada perkembangan janin, tetapi sperma dari ayah juga sama berpengaruhnya. Beberapa penelitian menemukan masalah kesehatan yang serius pada anak yang lahir dari ayah yang berumur pertengahan 30-an. Yaitu, gangguan seperti autisme dan skizophrenia. Para peneliti dan ahli kesehatan masih mencari penyebab mengapa pria yang menjadi ayah pada usia matang atau di atas 35 tahun, dapat menyebabkan permasalahan kesehatan serius pada anak-anaknya kelak. Dan ternyata, menurut Dr. Harry Fisch, ahli kesehatan dari Columbia University, masalah fertilitas pada pria dimulai pada pertengahan usia. "Setelah usia 30 tahun, level testosteron berkurang 1% tiap tahunnya," kata Fisch, yang juga penulis buka 'The Male Biological Clock'. Menurut Dr. Narendra P. Singh, penelitian di University of Washington, Amerika Serikat menemukan terjadinya kerusakan DNA pada sperma pria usia tua.

Fisch dan beberapa peneliti lainnya menemukan jika wanita dan pria menikah sekitar atau diatas 35 tahun, ada kemungkinan sang anak akan terkena down syndrome. Dan, penyebabnya kemungkinan besar adalah sperma dari sang ayah yang telah mengalami kerusakan. Hal itulah yang banyak ditemui pada wanita usia 40 tahun yang memiliki anak down syndrome, yang 50 persen penyebabnya adalah kerusakan sperma. Penelitian lain menemukan anak yang lahir dari ayah berusia 45 tahun atau lebih memiliki kemampuan bersosialisasi yang rendah. Lalu, anak yang lahir dari pria berusia 55 tahun atau lebih, memiliki kecenderungan bipolar disorder pada usia antara 20 hingga 24 tahun. Penelitian yang dilakukan peneliti dari Mount Sinai School of Medicine di New York juga menemukan anak yang lahir dari pria berusia 40-an, memiliki resiko terkena autisme enam kali lebih besar. Lalu, penelitian lainnya, anak yang lahir dari ayah yang berusia 50 tahun atau lebih, tiga kali lebih beresiko terkena skizophrenia. Dr. Fisch memfokuskan penelitiannya untuk mendorong kaum pria agar lebih memperhatikan jam biologis mereka. Selain itu, pria yang memiliki berat badan berlebih cenderung memiliki permasalahan dalam kesuburannya. "Dengan berat badan berlebih, akan membuat jumlah sperma berkurang," kata Fisch.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 11:07 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
 
Bayi Tabung
View previous topic View next topic Back to top 
Page 5 of 32Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 18 ... 32  Next
 Similar topics
-
» Nama Bayi Islami Untuk Perempuan
» obat campak bagi anak bayi
» adab menyambut kelahiran bayi
» Nama bayi Islami untuk Laki-Laki
» BLOG REPORT: "Little hands" (Down's syndrome)

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: