Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Bayi Tabung

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 16 ... 29, 30, 31, 32  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Tue Oct 15, 2013 11:14 am

REPRODUKSI BERBANTU, PILIH INSEMINASI ATAU BAYI TABUNG?
Penulis : Unoviana Kartika | Kamis, 21 November 2013 | 08:54 WIB
KOMPAS.com -Penantian momongan dalam kurun waktu yang relatif lama membuat kebanyakan pasangan suami istri mulai mencari solusinya. Salah satunya yaitu dengan program reproduksi dengan teknologi berbantu. Teknologi tersebut secara garis besar terdiri dari dua metode yaitu inseminasi dan in vitro fertilization (IVF) atau yang lebih dikenal dengan istilah bayi tabung. Meskipun terkesan hampir sama, namun ada perbedaan mendasar antara keduanya. Lalu manakah yang paling tepat, inseminasi atau bayi tabung? Kepala Morula IVF Indonesia Ivan Sini menjelaskan, prinsip inseminasi adalah dengan mengambil sperma dari suami, kemudian diproses di laboratorium seperti dicuci dan dipilih yang memiliki kualitas terbaik. Kemudian, sperma yang berkualitas terbaik tersebut dibantu dengan alat untuk dapat masuk ke dalam liang vagina hingga dapat membuahi sel telur sang istri. Sementara itu, lanjut Ivan, prinsip bayi tabung adalah pengambilan sperma suami dan sel telur istri. Keduanya sama-sama diproses di laboratorium, seperti dicuci dan dipilih kualitasnya, kemudian disatukan secara in vitro. Setelah menjadi embrio, barulah ditanamkan ke dalam rahim istri. "Prinsip yang berbeda itu akhirnya menghasilkan tingkat keberhasilan yang berbeda pula. Secara umum, tingkat keberhasilan bayi tabung lebih besar daripada inseminasi," papar dokter spesialis kebidanan di RS Bunda ini saat ditemui di sela-sela peringatan 15 tahun Morula IVF Indonesia, Rabu (20/11/2013) di Jakarta. Ivan mengatakan, untuk istri yang berusia di bawah 35 tahun, peluang keberhasilan inseminasi sekitar 10-15 persen. Sementara metode bayi tabung memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi yaitu sekitar 40-45 persen. Di sisi lain, biaya yang perlu dikeluarkan untuk inseminasi secara umum jauh lebih murah dibandingkan bayi tabung. Inseminasi memakan biaya sekitar Rp 5-7 juta, dan bayi tabung bisa mencapai puluhan juta rupiah. Menus Sudibyo, salah seorang pasien yang mencoba metode bayi tabung berpendapat, saat usia masih belum terlalu tua atau masih di bawah 35 tahun dan fisik relatif sehat, biasanya pasien ditawarkan untuk melakukan inseminasi dulu. Namun jika usia mendekati 35 atau lebih, dan segera ingin memiliki momongan, mungkin metode bayi tabung bisa menjadi pilihan yang paling tepat.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 4:51 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Tue Oct 15, 2013 2:28 pm

INSEMINASI & BAYI TABUNG SOLUSI MASALAH INFERTILITAS
Helmi Ade Saputra - Okezone RABU, 20 NOVEMBER 2013 16:30 wib
BANYAK pasangan suami-istri yang kesulitan memeroleh keturunan, meskipun sudah lama menikah. Lantas, bagaimana mengatasi permasalahan ini? Salah satu cara dalam mengatasi permasalahan infertilitas melalui program reproduksi dengan teknologi berbantu atau inseminasi dan IVF/bayi tabung. Morula IVF Indonesia adalah rantai klinik bayi tabung pertama di Indonesia yang terbukti telah sukses mengembangkan program reproduksi dengan teknologi berbantu. Direktur Morula IVF Indonesia sekaligus Komisaris Utama PT. Bundamedik, dr. Ivan R. Sini, SpOG mengatakan bahwa penanganan infertilitas modern telah berkembang pesat. Selain itu, menurutnya, teknologi kedokteran dan laboratorium sangat berperan dalam peningkatan hasil program. "Ada beberapa program teknologi reproduksi berbantu, termasuk inseminasi Intra Uterina dan Fertilisasi InVitro (IVF/bayi tabung). Program seperti ini merupakan gold standard pelayanan infertilitas di luar negeri," jelasnya di RSU Bunda Jakarta, Menteng, (20/11/2013). Sementara itu selama 2013, Morula IVF Indonesia telah melakukan sekira 843 program inseminasi. Hal ini menambah total sebanyak 3.328 program bayi tabung/IFV yang telah dilakukan mereka. "Kesehatan dan tingkat kecerdasan anak-anak bayi tabung juga terbukti tidak berbeda dengan anak-anak yang datang dari kehamilan natural," terangnya.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 4:53 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Sat Nov 02, 2013 7:58 pm

APA SYARAT PROGRAM BAYI TABUNG?
Helmi Ade Saputra - Okezone RABU, 20 NOVEMBER 2013 17:17 wib
ADA beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kesulitan memeroleh keturunan, salahnya dengan bayi tabung. Lalu, berapa lama proses bayi tabung hingga menjadi hamil dan apa saja syarat program bayi tabung? "Proses bayi tabung sampai hamil biasanya sampai tiga bulan. Tetapi, sekarang proses dari bayi tabung sampai hamil hanya dua pekan," jelas Direktur Morula IVF Indonesia sekaligus Komisaris Utama PT. Bundamedik, dr. Ivan R. Sini, SpOG di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2013). Lantas, adakah syarat-syarat atau ketentuan-ketentuan dari pasien bila ingin menjalani proses bayi tabung tersebut? Untuk persoalan itu, dr. Ivan R. Sini mengatakan bahwa memang ada beberapa skrining yang dilakukan, tetapi pada umumnya itu merupakan tes-tes standar. "Untuk mencari tahu apakah pasiennya ada hepatitis atau tidak, atau ada HIV atau tidak. Itu adalah standar baku yang harus kita lakukan," terangnya. "Biasanya kalau skrining itu sudah ada, pasien sudah bisa memulai program, jadi pada dasarnya itu," jelasnya.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:04 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Sat Nov 02, 2013 8:01 pm

BERAPA BIAYA PROGRAM BAYI TABUNG?
Merry Wahyuningsih - detikHealth Kamis, 21/11/2013 11:17 WIB
Jakarta, Saat pembuahan natural sulit terjadi karena pasangan suami istri mengalami gangguan kesuburan, prosedur bayi tabung pun menjadi salah satu solusi. Untuk mencobanya, berapa biaya yang diperlukan? Program bayi tabung adalah salah satu teknik rekayasa reproduksi yang disebut juga In Vitro Fertilization (IVF). Proses IVF ini mempertemukan sperma suami dengan ovum atau sel telur istri di luar tubuh dengan media kultur hingga tercapai pembuahan. Teknik ini tidaklah mudah, pun dengan risiko kegagalan hingga mencapai 50 persen lebih. Karena itulah biaya yang dibutuhkan untuk menjalani prosedur ini terbilang cukup mahal. "Untuk program promo kita mulai dari Rp 41 juta, memang ada beberapa obat-obat yang kita pakai dengan minimal. Tapi itu sangat case by case, karena ada pasien yang tidak bisa dengan dosis obat seperti itu. Paling tinggi biasanya range sampai Rp 60 juta," jelas dr Ivan Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG, CEO Morula IVF Indonesia, saat ditemui disela-sela acara Media Gathering 'Pencapaian Bayi Lahir ke-1.000 Melalui Program Fertilitas dengan Teknologi Berbantu di Klinik Morula IVF Indonesia' di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (20/11/2013). Dalam pembuatan bayi tabung, sel telur dan sperma dipertemukan dalam sebuah cawan. Sel telur diletakkan dicawan kemudian disemprot sperma lalu cawan dimasukkan dalam inkubator yang mempunyai suhu dan kelembaban seperti di dalam rahim. Baru kemudian pembuahan berupa embrio akan terjadi setelah disimpan 2-3 hari. Embrio itu selanjutnya dipindahkan ke rahim ibu melalui vagina sebanyak 2-3 embrio. Dalam proses penanaman embrio inilah yang kerap terjadi kegagalan karena penanaman embrio di rahim tergantung kemampuan rahim menangkap embrio. Komunikasi embrio dengan rahim kadang tidak berjalan karena ada beberapa faktor, seperti adanya infeksi atau mioma uteri, polip, dan kista. Nah, kalau sudah begitu biasanya pasien dianjurkan untuk mengulang. Proses mengulang ini juga salah satu yang membuat biaya membengkak. Belum lagi si ibu harus minum obat-obatan hormon. Jika biaya rata-rata Rp 41-60 juta, bisa jadi karena proses mengulang itulah yang membuat biaya jadi bertambah.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:03 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Mon Nov 04, 2013 7:08 pm

PROGRAM BAYI TABUNG, PERHATIKAN DULU KUALITAS SPERMA
Helmi Ade Saputra - Okezone KAMIS, 21 NOVEMBER 2013 14:56 wib
INOVASI teknologi kedokteran, terutama di bidang reproduksi telah banyak membantu mengatasi persoalan infertilitas, termasuk bayi tabung. Namun, apa permasalahan yang sering terjadi pada program bayi tabung? Direktur Morula IVF Indonesia sekaligus Komisaris Utama PT. Bundamedik, dr. Ivan R. Sini, SpOG mengatakan, kebanyakan program bayi tabung di Morula IVF Indonesia dilakukan dengan teknik Intra-Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI). Hal ini dikarenakan permasalahan yang sering terjadi pada program bayi tabung adalah masalah sperma. “Jadi, seringkali kualitas spermanya tidak bagus. Ini mungkin karena kualitas hidup, kurang olahraga, kebiasaan merokok, dan lain-lain. Itu yang menyebabkan banyak sekali permasalahan sperma,” jelas dr. Ivan Sini di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2013). Dengan kata lain, kualitas sperma dapat memengaruhi kesuburan seorang pria. Lalu, apakah bertambahnya usia juga memengaruhi kesuburan seorang pria? Menurut dr. Ivan Sini, pada kenyataannya pertambahan usia tidak terlalu memengaruhi kesuburan. “Pada pria kenyataannya tidak terlalu, tetapi pada wanita itu cukup jelas. Di atas usia 35 tahun akan turun, di atas 38 akan semakin turun, lalu di atas 40 tahun semakin turun lagi,” tutupnya.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:02 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Mon Nov 04, 2013 7:10 pm

PENYEBAB SERING GAGALNYA PROSEDUR BAYI TABUNG
Merry Wahyuningsih - detikHealth Kamis, 21/11/2013 10:02 WIB
Jakarta, Bagi pasangan suami istri yang kesulitan untuk memperoleh keturunan, prosedur bayi tabung bisa menjadi salah satu cara untuk menimang buah hati. Sayang, tingkat keberhasilannya belum cukup besar dan sering terjadi kegagalan. Bayi tabung atau yang biasa dikenal dengan In Vitro Fertilization (IVF) adalah proses pembuahan dibantu dengan teknik rekayasa oleh manusia dengan cara menggabungkan sel telur dan sel sperma dalam suatu kultur yang dilakukan dalam laboratorium embryologi. Pada prinsipnya keberhasilan program bayi tabung sekitar 40-50%, tetapi hal ini akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Pada wanita di bawah 30 tahun peluangnya bisa mencapai 50%, sedangkan usia 30-35 tahun peluangnya 35%, usia 40 tahun keberhasilan program bayi tabung menjadi sekitar 10-15%, sementara di atas usia 40 tahun peluangnya tinggal 8%. "Terjadi kegagalan biasanya karena multifaktor," ujar dr Ivan Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG, CEO Morula IVF Indonesia, disela-sela acara Media Gathering 'Pencapaian Bayi Lahir ke 1,000 Melalui Program Fertilitas dengan Teknologi Berbantu di Klinik Morula IVF Indonesia' di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (21/11/2013). dr Ivan menyebutkan beberapa faktor penyebab gagalnya prosedur bayi tabung, antara lain:

1. Kualitas embrio yang tidak bagus karena pengaruh kromosom
2. Usia wanita di atas 35 tahun
3. Adanya kista, polip atau mioma
4. Adanya infeksi rongga panggul
5. Kelainan kekentalan darah.

Dalam pembuatan bayi tabung, sel telur dan sperma di pertemukan dalam sebuah cawan. Sel telur diletakkan dicawan kemudian disemprot sperma lalu cawan dimasukkan dalam inkubator yang mempunyai suhu dan kelembaban seperti di dalam rahim. Baru kemudian pembuahan berupa embrio akan terjadi setelah disimpan 2-3 hari. Embrio itu selanjutnya dipindahkan ke rahim ibu melalui vagina sebanyak 3-4 embrio. Dalam proses penanaman embrio inilah yang kerap terjadi kegagalan karena penanaman embrio di rahim tergantung kemampuan rahim menangkap embrio. Komunikasi embrio dengan rahim kadang tidak berjalan karena berbagai faktor, salah satunya ada infeksi atau mioma uteri, polip dan kista.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:03 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Mon Nov 04, 2013 7:50 pm

Y


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:07 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Tue Nov 05, 2013 10:07 am

Y


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:08 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Thu Nov 07, 2013 6:24 am

MAKANAN PENINGKAT KESUBURAN
Dwi Indah Nurcahyani - Okezone - RABU, 6 NOVEMBER 2013 22:33 wib
KESUBURAN yang terjaga bisa didapatkan dengan selektif memilih asupan. Lantas, apa saja yang perlu Anda perhatikan? Nutrisi tepat perlu dipersiapkan sebelum Anda meraih kehamilan. Layaknya wanita hamil, Anda pun perlu mengonsumsi makanan kaya gizi demi kehamilan yang Anda inginkan. Pastikan Anda mencukupi kebutuhan di bawah ini, seperti dilansir Whattoexpect.

Kalsium
Kalsium dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk hamil, selain untuk menguatkan tulang. Anda dapat menemukannya tak hanya dalam produk susu, tetapi juga dalam makanan harian, seperti tofu, produk kedelai, termasuk camilan lezat edamame, brokoli, sayuran berdaun hijau, biji wijen, dan salmon.

Mangan
Penuhi kebutuhan mangan sekira 2 mg per hari, di mana kandungan ini sangat penting untuk fungsi reproduksi yang baik. Penuhi kebutuhan tersebut dengan mengonsumsi bayam, wortel, brokoli, biji-bijian, kacang-kacangan, pisang, dan kismis.

Zinc
Zat ini sangat penting untuk pembuahan. Apalagi kekurangan zinc dapat merusak kesuburan. Penuhi zinc melalui suplemen atau dengan mengonsumsi kalkun, daging sapi, domba, ayam, almond, kacang-kacangan, biji gandum, yoghurt, oatmeal, jagung, telur, roti yang diperkaya sereal, kerang, dan tiram.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Bayi Tabung   Sat Nov 09, 2013 11:03 pm

FAKTOR ETNIS PENGARUHI KEBERHASILAN BAYI TABUNG
Penulis : Wardah Fajri | Sabtu, 9 November 2013 | 10:51 WIB
KOMPAS.com - Penelitian di Inggris mengungkapkan wanita Asia dan kulit hitam yang menjalani In vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung berpeluang kecil untuk hamil ketimbang wanita berkulit putih. Nottingham University mengaku belum mengetahui pasti apa penyebabnya. Namun dikatakan bahwa ini ada kaitannya dengan faktor genetik, sosial, dan lingkungan. Hasil penelitian ini didapat dari tingkat kesuksesan IVF di klinik mereka, dari 1.517 pasien wanita. Studi di Inggris ini dipublikasikan di International Journal of Obstetrics & Gynaecology, BJOG. Secara keseluruhan, jumlah wanita berkulit putih yang berhasil melahirkan lewat bayi tabung lebih banyak dibandingkan etnis lain. Perbandingannya, 44 persen untuk kulit putih, dan 35 persen untuk etnis lain. Data ini dapatkan dari wanita yang dirawat di klinik Nottingham University antara 2006 dan 2011. Tingkat kelahiran juga berbeda berdasarkan tiga sub-kelompok etnis. Kelahiran untuk wanita Asia- Timur Tengah 21,4 persen, wanita Afrika-Karibia, tingkat kelahirannya 23,3 persen , sedangkan untuk wanita Asia Tenggara, 38 persen. Ketua tim peneliti, Dr Walid Maalouf mengatakan alasan di balik temuan ini masih belum bisa dipastikan. "Dibutuhkan penelitian lanjutan terutama terkait faktor genetik sebagai penentu potensial dari hasil bayi tabung, selain juga pengaruh faktor lain seperti gaya hidup, faktor budaya pada masalah reproduksi," ungkapnya. Meski begitu, para peneliti meyakini temuan ini bisa bermanfaat untuk membantu pasangan saat konsultasi bayi tabung, demi mengetahui peluang yang realistis akan keberhasilan program bayi tabung. Wakil Pemimpin Redaksi BJOG, John Torp mengatakan, temuan ini juga bisa mendorong wanita dengan berbagai latar belakang etnisnya, untuk mencari perawatan lebih dini yang lebih tepat demi meningkatkan peluang hamil.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 1:56 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
 
Bayi Tabung
View previous topic View next topic Back to top 
Page 30 of 32Go to page : Previous  1 ... 16 ... 29, 30, 31, 32  Next
 Similar topics
-
» Nama Bayi Islami Untuk Perempuan
» obat campak bagi anak bayi
» adab menyambut kelahiran bayi
» Nama bayi Islami untuk Laki-Laki
» BLOG REPORT: "Little hands" (Down's syndrome)

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: