Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 M e r o k o k

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 11 ... 18, 19, 20
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: M e r o k o k   Wed Apr 22, 2015 8:07 pm

PEROKOK SERING REMEHKAN RISIKO MEROKOK
Senin, 20 April 2015, 10:48 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Penelitian menunjukkan banyak perokok yang meremehkan risiko dari kebiasaannya merokok, meskipun kampanye kesehatan waspada rokok sudah dilakukan selama puluhan tahun. Penolakan untuk berhenti merokok di kalangan masyarakat saat ini masih lazim. "Orang yang merokok cenderung meremehkan risiko kesehatan mereka. Bagi saya, sangat disayangkan bahwa mereka seperti kurang pengetahuan," kata Ahli Onkologi dari Nord Hospital di Marseille, Prancis, Dr Laurent Greillier, dilansir dari Science Daily, Senin (20/4). Greillier menganalisis data survei 1.602 warga Prancis berusia 40-75 tahun. Sebanyak 1.463 orang di antaranya tidak memiliki riwayat kanker, di antaranya 481 mantan perokok dan 330 perokok yang masih aktif sampai saat ini. Mereka mengonsumsi rata-rata 14,2 batang rokok sehari. Sebanyak 34 persen responden menganggap bahwa mengonsumsi hingga 10 batang rokok sehari tidak terkait dengan risiko kanker paru-paru. "Hasil temuan ini sangat mengancam. Mereka menganggap konsumsi rokok yang relatif rendah masih aman bagi kebanyakan perokok," ujar Greillier. Hanya setengah dari responden yang menganggap diri mereka berisiko tinggi terkena kanker paru-paru. Hanya 40 persen yang menyadari bahwa risiko kanker paru-paru ini akan tetap ada meskipun mereka berhenti merokok. Anggota the International Association for the Study of Lung Cancer (IASLC), Carolyn Dresler menambahkan risiko kanker paru-paru tergantung pada durasi merokok, baru jumlah rokok yang mereka konsumsi setiap hari. Risiko penyakit serangan pernapasan atau kardiovaskular dimulai dengan kebiasaan satu batang rokok per hari. "Survei ini menunjukkan bahwa faktor edukasi masih dibutuhkan (di kalangan perokok)," ujarnya. (Mutia Ramadhani)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: M e r o k o k   Thu Apr 30, 2015 7:50 pm

ANDA PEROKOK? RONTGEN PARU PARU ANDA SEKARANG!
Kamis, 30 April 2015 | 17:00 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi paru-paru seseorang yang merokok dan tidak merokok tentunya berbeda. Banyak bahaya kesehatan yang mengintai para perokok, utamanya kanker paru-paru. Kanker paru sering kali tidak terdeteksi sejak dini sehingga sering disebut "silent killer". Pada stadium awal, kanker paru kerap tidak menimbulkan gejala apapun. Cara deteksi dini yang dianjurkan adalah melakukan rontgen paru. "Kanker paru paling banyak menyerang laki-laki karena ini berhubungan erat dengan kebiasaan merokok," ujar dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Persahabatan, Agus Dwi Susanto di Jakarta, Rabu (29/4/2015). Agus mengatakan, 90 persen kasus kanker paru di RS Persahabatan terjadi pada perokok. RS Persahabatan sendiri memang merupakan rumah sakit rujukan untuk penyakit paru sehingga pasiennya cukup banyak. Ironisnya, mereka yang tidak merokok tetapi sering terpapar asap rokok juga bisa terkena kanker paru. Kanker paru baru menunjukkan gejala saat sudah stadium lanjut sehingga peluang kesembuhan pun lebih kecil. Gejala kanker paru antara lain batuk terus menerus hingga batuk darah, sesak napas, sering merasa lelah, hingga penurunan berat badan. "Jangan tunggu sampai gejalanya muncul karena itu artinya kondisi kanker sudah parah atau stadium lanjut," terang Agus. Bagi Anda yang perokok, Agus pun menyarankan agar melakukan pemeriksaan dengan rontgen. Jika Anda tetap merokok, rontgen harus dilakukan rutin setiap satu tahun sekali. Pencegahan merupakan langkah yang paling baik, yaitu berhenti merokok. Bagi mereka yang tidak merokok, hindarilah paparan asap rokok.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: M e r o k o k   Wed May 13, 2015 8:00 pm

BERHENTI MEROKOK DI USIA TUA JUGA BERMANFAAT
Selasa, 12 Mei 2015, 23:49 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Mau hidup lebih lama? Berhentilah merokok. Bahkan jika berhenti di usia 60 tahun pun, orang bisa punya umur lebih panjang. Begitu kata para peneliti dari German Cancer Research Center, di Jerman. Dikutip dari www.parentsindonesia,com, para peneliti mengkaji 25 studi berbeda yang melibatkan 503 ribu orang lebih dari Eropa dan Amerika Serikat yang berusia 60 tahun. Dari jumlah itu, 37.952 meninggal akibat serangan jantung. Peneliti berkesimpulan bahwa perokok punya kemungkinan meninggal akibat serangan jantung dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan nonperokok. Setelah perokok menghentikan kebiasaannya merokok, risiko tersebut menurun. Peneliti menemukan bahwa usia perokok yang meninggal akibat penyakit jantung adalah 5,5 tahun lebih muda dari orang nonperokok. Berita baiknya, risiko orang yang berusia 60-an pun menurun drastis dalam 5 tahun pertama setelah berhenti merokok. Penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat berhenti merokok ada di semua usia, kata peneliti, jadi tidak pernah terlalu terlambat untuk membuang kebiasaan buruk itu.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: M e r o k o k   Sat May 23, 2015 8:17 pm

ROKOK MUNCULKAN BANYAK PENYAKIT
Diana Rafikasari Sabtu, 23 Mei 2015 − 09:20 WIB
JAKARTA - Berdasarkan data WHO setiap 6,5 detik satu orang meninggal karena rokok. Riset memperkirakan bahwa orang yang mulai merokok pada usia remaja dan terus menerus merokok sampai dua dekade atau lebih akan meninggal 20-25 tahun lebih awal dari orang yang tidak menyentuh rokok. Rokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit jantung, namun berbagai gangguan kesehatan lainnya yang serius. Berikut efek samping akibat rokok berdasarkan keterangan resmi yang diterima Sindonews dari Kementerian Kesehatan RI.

1. Rambut rontok
Rokok memperlemah sistem kekebalan, sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit seperti lupus erythematosus yang menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut, erupsi cutan (bintik merah di wajah), kulit kepala dan tangan.

2. Katarak
Merokok dipercaya dapat memperburuk kondisi mata, seperti katarak. Katarak terjadi pada 40% perokok. Rokok dapat menyebabkan katarak dengan cara mengiritasi mata dengan terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang aliran darah dibawa sampai ke mata.

3. Kulit keriput
Penuaan dini pada kulit dapat disebabkan karena rokok. Hal ini terjadi karena rusaknya protein yang berguna untuk menjaga elastisitas kulit, terkikisnya vitamin A dan terhambatnya aliran darah. Perokok umumnya memiliki kulit yang kering dan keriput terutama didaerah bibir mata.

4. Hilangnya pendengaran
Tembakau menyebabkan timbulnya endapan pada dinding pembuluh darah. Keadaan ini dapat menghambat laju aliran darah ke dalam telinga bagian dalam. Bahkan, perokok dapat kehilangan pendengaran lebih awal daripada orang yang tidak merokok atau lebih mudah kehilangan pendengaran karena infeksi telinga atau suara yang keras.

5. Kanker kulit
Perokok berisiko menderita cutaneus squamus call cancer, sejenis kanker yang meninggalkan bercak pada kulit. Bahkan, perokok beresiko dua kali lebih besar terkena kanker tersebut dibandingkan yang tidak merokok.

6. Karies
Rokok memengaruhi keseimbangan kimiawi dalam mulut sehingga kondisi mulut lebih asam, membentuk plak yang berlebihan, membuat gigi menjadi kuning sehingga mempercepat terjadinya karies. Perokok beresiko kehilangan gigi mereka 1,5 kaki lipat.

7. Emphysema
Emphysema merupakan pelebaran dan rusaknya kantung udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitas paru-paru untuk menghisap oksigen dan melepaskan CO2. Pada kasus yang parah, pasien membutuhkan tracheotomy untuk membantu pernapasan.

8. Osteoporosisada
Karbon monoksida yaitu zat kimia beracun yang banyak terdapat pada gas buang mobil dan asap rokok lebih mudah terikat dalam darah dari pada oksigen. Keadaan ini membuat kemampuan udara untuk mengangkay oksigen turun 15% pada para perokok. Akibatnya, tulang orang yang merokok kehilangan densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak dan penyembuhannya lebih lama.

9. Penyakit jantung
Satu diantara tiga kematian di dunia diakibatkan penyakit kardiobaskuler. Pemakaian tembakau merupakan salah satu faktor resiko terbesar untuk penyakit ini. Rokok menyebabkan jantung akan berdenyut lebih cepat, menaikan risiko terjadinya hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

10. Tukak lambung
Konsumsi tembakau menurunkan resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tukak lambung. Tidak hanya itu, tembakau juga meminimalisasi kemampuan lambung untuk menetralkan asam lambung setelah makan sehingga akan menggerogoti dinding lambung.

11. Disklori jari-jari
Tar yang terdapat pada asap rokok terakumulasi pada jari-jari dan kuku yang meninggalkan warna kuning dan kecoklatan.

12. Kanker uterus
Merokok dapat meningkatkan resiko kanker serviks, uterus hingga menyebabkan timbulnya masalah keseburan pada wanita dan berbagai komplikasi selama masa kehamilan serta kelahiran bayi. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah dan masalah kesehatan sesudahnya.

13. Kerusakan sperma
Rokok dapat menyebabkan deformasi pada sperma dan kerusakan pada DNA, sehingga menyebabkan aborsi atau anomaly congenital. Beberapa studi menemukan bahwa pria yang merokok berisiko memiliki anak yang berbakat kanker. Rokok juga memperkecil jumlah sperma dan mengakibatkan infetilitas atau kemandulan.

14. Psoriasis
Berkembangnya psoriasis atau inflamansi noncotegeous pada kulit yang menyisakan bercak-bercak merah beraih dan gatal. Keadaan ini dua sampai tiga kali lebih besar terjadi pada perokok.

15. Penyakit beurger
Penyakit yang juga dikenal dengan throaboanginosis obliteran ini merupakan terjadinya inflamansi pada arteri vena dan syaraf utama kaki. Keadaan ini megakibatkan terhambatnya aliran darah dan bila dibiarkan tanpa perawatan akan mengarah ke gangren (matinya jaringan tubuh) sehingga pasien perlu diamputasi.

source: http://lifestyle.sindonews.com/read/1004345/155/rokok-munculkan-banyak-penyakit-1432344358/1

source: http://lifestyle.sindonews.com/read/1004345/155/rokok-munculkan-banyak-penyakit-1432344358
Back to top Go down
 
M e r o k o k
View previous topic View next topic Back to top 
Page 20 of 20Go to page : Previous  1 ... 11 ... 18, 19, 20

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: