Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Susu dan A S I

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 15 ... 27, 28, 29  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Wed Jul 10, 2013 4:58 pm

5 KEKURANGAN SUSU RENDAH KALORI
Qalbinur Nawawi - Okezone RABU, 10 JULI 2013 11:14 wib
KATA siapa mengonsumsi susu skim atau susu rendah kalori tak memiliki efek negatif bagi tubuh. Nyatanya, susu itu juga memiliki kelemahan dan mungkin berakibat tak baik pada kesehatan tubuh. Maraknya aneka makanan dan minuman kemasan, terutama susu membuat sebagian orang beralih mengonsumsi susu skim karena berpikir itu sehat. Tetapi, apakah susu skim benar-benar sehat? Apakah susu ini tak memiliki kelemahan? Di bawah ini beberapa penjelasan yang dapat menjawab pertanyaan tersebut, seperti dilansir Magforwomen.

Rendah vitamin A
Ketika lemak tak ada pada susu skim, jumlah kandungan vitamin A menurun drastis. Hal ini terjadi karena vitamin A ikut larut bersama lemak.

Miliki kandungan lemak yang rendah
Bila Anda wanita yang sedang menginginkan datangnya kehamilan? Susu skim merupakan pilihan yang kurang tepat untuk Anda konsumsi. Pasalnya, susu jenis ini memiliki kandungan lemak yang rendah, di mana tak menyediakan nutrisi yang cukup untuk membantu wanita mendapatkan kehamilan.

Menyebabkan peradangan di arteri
Susu skim mungkin memiliki kandungan manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh. Namun, padatan susu skim menghasilkan nitrat bisa menyumbat pembuluh darah arteri dan akhirnya terjadi blok. Alhasil, sangat mungkin menyebabkan peradangan.

Kurang vitamin K
Salah satu kelemahan dari susu skim ialah tak memiliki nutrisi vital, yakni vitamin K. Di mana kandungan itu sangat diperlukan bagi seorang yang sedang mengupayakan penurunan berat badan. Namun tak usah cemas, Anda tetap bisa mendapatkan kandungan vitamin K pada susu skim, asal menambahkan sedikit mentega dan keju.

Mengarah ke penyakit jantung
Tak adanya lemak jenuh pada kandungan susu skim mengakibatkan kolesterol bersarang di pembuluh arteri tubuh Anda. Sehingga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke dan serangan jantung. (tty)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Mon Jul 15, 2013 4:38 pm

MINUM SUSU TAK MERUSAK GIGI
Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 15 Juli 2013 | 14:54 WIB
Kompas.com - Untuk memiliki gigi yang sehat ternyata tak harus memusuhi makanan manis atau pun susu. Bahkan, minum susu adalah cara terbaik untuk melindungi gigi dari kerusakan. Ketika dibandingkan antara minum air putih, susu, dan jus apel, sebelum dan setelah makan, para peneliti menemukan bahwa minum susu adalah pilihan terbaik dalam hal kesehatan gigi. Susu sapi ternyata lebih baik dalam mencegah pertumbuhan bakteri pemakan gula menghasilkan asam yang bisa menyebabkan gigi berlubang. Hal tersebut dibuktikan dalam studi berskala kecil di Chicago. Para peneliti meminta 20 orang relawan masing-masing makan semangkuk sereal mengandung gula sebelum minum segelas kecil susu, air, atau jus apel. Kemudian para peneliti mengukur kadar asam dalam gigi mereka. Kadar asam paling tinggi yang dihasilkan oleh bakteri pemakan gula merupakan indikator dari kerusakan akar gigi secara bertahap. Ternyata, susu merupakan minuman yang paling bisa mencegah terbentuknya asam di gigi. "Konsumsi produk susu yang dikombinasikan dengan makanan ringan mengandung gula di akhir waktu makan mungkin bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah gigi berlubang," kata peneliti. Setelah mengonsumsi sereal, kadar asam dalam mulut para partisipan meningkat. Tetapi dengan cepat diturunkan oleh efek perlindungan dari susu. Para peneliti juga mengukur efek dari air dan jus apel setelah konsumsi sereal. Ternyata susu adalah yang terbaik, sementara jus apel paling buruk. Selain menurunkan kadar asam dalam mulut, susu juga membantu menguatkan gigi yang semakin lemah karena asam. Sementara itu jus apel dan jus buah lain justru mempercepat kerusakan gigi. Oleh karena itu para ahli menyarankan agar orangtua membatasi konsumsi jus buah atau sereal manis pada anak-anak mereka. Kadar asam dalam mulut biasanya turun diantara waktu makan. Namun jika kita sering ngemil, kadar asam akan terus meningkat sehingga risiko gigi berlubang terus meningkat. Sebuah studi tahun 2008 menemukan, risiko kerusakan gigi paling besar ditemukan pada anak-anak yang sering mengonsumsi minuman bersoda, jus buah, tetapi jarang minum susu. Tetapi jus buah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah yang mendapat tambahan gula.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Wed Jul 17, 2013 8:47 am

KONSUMSI SUSU BERLEBIHAN PICU PENYAKIT GINJAL
Rabu, 17 Juli 2013, 03:41 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengonsumsi susu melebihi jumlah kebutuhan yang dianjurkan akan membahayakan kesehatan. Salah satunya adalah memicu penyakit ginjal. "Susu adalah sumber kalsium yang memang diperlukan oleh tubuh, tapi terlalu banyak konsumsi kalsium dapat membebani kerja ginjal," ujar dokter spesialis gizi klinik dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, Selasa. Terlalu banyak asupan kalsium memang akan memicu masalah pada ginjal seperti timbulnya batu ginjal. Kalsium yang tidak terserap tubuh, akan terbuang melalui saluran kencing untuk mempertahankan keseimbangannya di dalam tubuh. Namun, sebelumnya kalsium akan mengendap pada saringan ginjal, inilah yang menyebabkan pembentukan batu kristal pada ginjal yang disebut kalsium oxalat atau kalsium phosphate. "Jadi memang sebaiknya konsumsi susu cukup satu atau dua gelas per hari untuk orang normal, karena ada sumber kalsium yang berasal dari bahan makanan lain selain susu," jelas Saptawati. Berdasarkan kebutuhan pada umumnya, laki-laki hanya membutuhkan 1.000mg sampai 1.200mg kalsium setiap harinya. Sementara perempuan membutuhkan sekitar 1.200mg hingga 1.500mg kalsium perhari, dan anak-anak membutuhkan 1.300mg kalsium per hari. Asupan kalsium terbanyak yang boleh dikonsumsi per hari adalah 2.500mg.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Wed Aug 14, 2013 9:51 am

SUSU FORMULA BIKIN BAYI TUMBUH TERLALU CEPAT
SELASA, 13 AGUSTUS 2013 | 14:48 WIB
TEMPO.CO, California – Bayi yang mengkonsumsi susu formula akan menjadi lebih gemuk dan berisiko terkena penyakit kronis ketika mereka tumbuh dewasa. Peneliti dari Universitas California mengungkapkan, bayi yang mengkonsumsi susu formula akan tumbuh lebih cepat--bahkan terlalu cepat--dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi ASI. “Tentu saja, setiap orang tua ingin bayinya tumbuh dengan cepat. Namun, tumbuh terlalu cepat bukanlah suatu hal yang baik,” ujar Carolyn Slupsky, kepala penelitian ini, seperti dikutip laman Daily Mail, Senin, 12 Agustus 2013. Penelitian ini dilakukan pada 10 ekor monyet rhesus. Monyet jenis ini merupakan hewan yang memiliki kekerabatan terdekat dengan manusia. Selama tiga bulan, lima ekor monyet diberi susu formula, sedangkan lima ekor lainnya diberi ASI. Hanya dalam waktu empat minggu, bayi monyet yang diberi susu formula akan jauh lebih besar dibandingkan dengan bayi monyet yang diberi ASI. Slupsky mengatakan, ini terjadi karena kelebihan protein dalam kandungan susu formula. ASI mengandung sekitar 8 persen protein, sedangkan susu formula dalam penelitian ini mengandung 11,6 persen protein. Sementara itu, susu formula yang biasa dikonsumsi bayi mengandung 18,3 persen protein. Temuan kami mendukung pendapat bahwa asupan gizi bayi pada awal pertumbuhan akan mempengaruhi pola makan dan perkembangan penyakit metabolik pada kemudian hari. Oleh sebab itu, Slupsky menyarankan ada baiknya susu formula dibuat lebih mirip dengan ASI. Meskipun demikian, sumber nutrisi dalam ASI tidak akan bisa diduplikasi.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Wed Aug 14, 2013 10:42 am

MENGENAL KANDUNGAN GIZI ASI
Rabu, 14 Agustus 2013 | 07:39 WIB
KOMPAS.com - Satu-satunya makanan sekaligus minuman sebagai sumber zat gizi yang paling sempurna bagi bayi usia 0-6 bulan adalah Air Susu Ibu. ASI mengandung zat gizi yang sangat lengkap, antara lain karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serta zat-zat gizi lain. Semua zat ini terdapat secara proporsional dan seimbang satu dengan lainnya. Seperti dikatakan, dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi Sp.A., MARS., seluruh zat gizi ini berguna untuk memenuhi pertumbuhan, perkembangan, dan kebutuhan energi bayi. Ya, ASI dapat menyediakan zat-zat gizi yang lengkap dan mendukung tumbuh-kembang optimal bayi selama enam bulan pertama kehidupannya.

Ragam kandungan gizi ASI
ASI mengandung zat-zat gizi penting sebagai berikut.

*Karbohidrat
Karbohidrat utama dari ASI adalah laktosa (gula susu) yang sesuai dengna kondisi biologis atau sistem pencernaan bayi. Laktosa berperan penting sebagai sumber energi. Laktosa mudah diurai menjadi glukosa dan galaktosa dengan bantuan enzim laktase yang sudah ada dalam mukosa saluran cerna bayi sejak lahir. Ya, pada pencernaan bayi terdapat enzim yang mencerna laktosa tersebut. Glukosa dan galaktosa berperan dalam perkembangan sistem syaraf dan pertumbuhan otak, mielinisasi dan pematanagn otak agar otak tumbuh optimal. Selain itu, zat gizi ini juga membantu penyerapan kalsium dan magnesium di masa pertumbuhan bayi. Bahkan, membantu pertumbuhan bakteri usus yang baik (lactobacillus bifidus) dan menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya

*Protein
Kandungan protein ASI seimbang dengan kebutuhan bayi. Pada ASI, jenis proteinnya adalah whey yang memiliki ukuran molekul lebih kecil. Protein jenis whey ini mempunyai sifat mudah dicerna. Komponen dasar dari protein adalah asam amino yang berfungsi sebagai pembentuk struktur otak. Protein berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem kekebalan tubuh dan untuk pertumbuhan otak serta menyempurnakan fungsi pencernaan. Protein juga memberi lapisan pada dinding usus bayi baru lahir yang masih permeabel terhadap protein, serta berperan sebagai proteksi terhadap berbagai risiko infeksi bakteri/virus yang dapat masuk melalui pencernaan. Ya, protein dalam ASI dapat membantu menghancurkan bakteri dan melindungi bayi dari infeksi.

*Lemak
Kandungan zat gizi terbesar di dalam ASI adalah lemak. Lemak merupakan sumber kalori atau energi utama yang terdapat dalam ASI. Kadar lemak ASI berubah-ubah secara otomatis sesuai dengan kebutuhan gizi bayi dari hari ke hari. Lemak dapat diolah, dicerna dan diserap baik karena dalam ASI sekaligus terdapat enzim lipase yang bertugas membantu proses metabolisme lemak.
Ada sekitar 200 jenis asam lemak, yakni 80 persen asam lemak tak jenuh ganda, antara lain asam linolenat omega 3, EPA dan DHA serta asam linoleat omega-6 ARA yang berperan penting dalam tumbuh-kembang otak, pertumbuhan sel-sel otak, mielinisasi jaringan saraf, serta ketajaman penglihatan. Lemak rantai panjang atau long chain poly unsaturated fatty acid (LC-PUFA) merupakan jenis lemak yang sangat diperlu kan dalam perkembangan otak bayi.

*VITAMIN DAN MINERAL
ASI mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan bayi. Zat gizi mikro penting itu antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin D, zat besi, tiamin, riboflavin, kalsium, fosfor, fluor.

-Vitamin
Misalnya, vitamin D membantu bayi menggunakan kalsium dari ASI untuk tumbuh-kembang tulang.Vitamin K yang diperlukan untuk proses pembekuan darah terdapat dalam ASI dengan jumlah yang cukup dan mudah diserap.

-Zat Besi
Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, bagian dari sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, zat besi pun esensial untuk tumbuh-kembang otak bayi. Zat besi yang terkandung dalam ASI juga mudah diserap.

-Fluor
Fluor membantu membentuk gigi yang kuat dan mencegah gigi berlubang di kelak.

Zat protektif dalam ASI

1. Laktobasilus bifidus
Laktobasilus bifidus berfungsi mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat. Kedua asam ini menjadikan saluran pencernaan bersifat asam sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri E.coli yang sering menyebabkan diare pada bayi. Laktobasilus mudah tumbuh cepat dalam usus bayi yang mendapat ASI.

2. Laktoferin
Laktoferin adalah protein yang berikatan dengan zat besi. Laktoferin bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dan jamur kandida.

3. Antibodi
ASI terutama kolostrum mengandung immunoglobulin yaitu secretory IgA (SIgA), yang berguna untuk pertahanan tubuh bayi.

Susunan zat makanan dalam 100 gram ASI :
Zat makanan Kandungan gizi
Kalori 68 kalori
Protein 1,4 gram
Lemak 3,7 gram
Karbohidrat 7,2 gram
Zat kapur 30 mg
Fosfor 20 mg
Vitamin A 60 SI
Thiamin 30 mg
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Wed Aug 14, 2013 10:53 am

EFEK NEGATIF MEMBERI ASI LEBIH DARI 2 TAHUN
Qalbinur Nawawi - Okezone SELASA, 13 AGUSTUS 2013 10:43 wib
IBU yang komitmen memberikan ASI eksklusif pada anak memang sangat baik. Tetapi sejauh anak itu tak menyusui lebih dari dua tahun. Mengapa?"Hal ini karena bila anak tidak disapih, kemandirian anak bisa terganggu. Di mana anak nantinya bisa tidak bisa jauh dari ibunya, dan malah menghambat segala potensi si anak," ujar Dr. Piprim B. Yanuarso SpA(K) seorang dokter spesialis anak RS. Cipto Mangunkusumo kepada Okezone dalam acara yang bertema SOHO Group #Better U: Optimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil, Gedung Koran SINDO, Jakarta Pusat, belum lama ini. Bila anak Anda mengalami kondisi demikian, para bisa mencari kesibukan lain untuknya dan umumnya efektif, tambah Dr. Piprim. Menurutnya upaya ini juga berlaku untuk anak yang masih ngempeng di usia-nya yang sudah besar, dicari aktivitas yang membuatnya tenang. "Pada dasarnya anak suka ngempeng itu untuk penenang mereka. Karenanya para harus bisa mencari aktivitas lain yang menenangkannya. Bisa dicari dengan hal-hal yang disukainya atau para bisa menceritakan cerita-cerita dari sebuah buku untuknya," imbuh Dr. Piprim. Sementara itu, kata dia, dianjurkan untuk menjauhi pilihan gadget dan televisi. Sebab hal itu hanya membuatnya malas, tetapi pilihlah kegiatan yang bisa mengstimulasi mereka agar makin membentuk jadi anak life ready. (tty)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Wed Sep 18, 2013 11:02 am

MANFAAT PENTING MINUM SUSU
Qalbinur Nawawi - Okezone - RABU, 18 SEPTEMBER 2013 09:47 wib
SUSU merupakan asupan pelengkap yang sangat baik untuk kesehatan tubuh seseorang. Pasalnya, susu memiliki kandungan yang membantu kebutuhan tubuh menjalani aktivitas fisik harian. Karenanya, setiap orang perlu minum susu secara teratur untuk menyempurnakan nutrisi dalam tubuh. Adapun hal itu diungkap Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp. GK, ahli spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dia menjelaskan bahwa susu mengandung semua zat gizi bahan pembangun tubuh yang bisa membantu kesehatan tubuh anak-anak sampai dewasa. Tak heran, susu masuk dalam salah satu formula untuk menjaga kesehatan, yakni empat sehat lima sempurna. "Mengonsumsi susu secara teratur bagi anak-anak di atas umur setahun bisa membantu pembentukan dan perkembangan fisik dan otak. Selain itu bisa membantu pertumbuhan tulang secara maksimal," katanya. Ditambahkannya, bagi anak-anak dan remaja, mengonsumsi susu juga bisa membantu pertumbuhan, mengganti sel-sel yang rusak dan pertumbuhan tulang. Sementara untuk orang dewasa dan orang yang lanjut usia bisa mengganti sel-sel yang rusak dan menjaga kepadatan tulang yang sering menjadi masalah saat umur seseorang tak lagi muda. "Pada saat anak tumbuh, biasanya mereka sangat membutuhkan kalsium untuk tumbuh berkembang. Dengan mengonsumsi susu, kebutuhan kalsium mereka bisa dipenuhi," tutupnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Thu Sep 19, 2013 5:56 pm

SUSU UHT, JANGAN BIARKAN TERBUKA TERLALU LAMA
Penulis : Unoviana Kartika | Rabu, 18 September 2013 | 12:37 WIB
KOMPAS.com — Salah satu cara untuk mendapatkan nutrisi optimal dari susu adalah dengan mengonsumsi susu yang diproses melalui teknik ultra high temperature (UHT). Selain nutrisinya optimal, susu UHT juga praktis karena umumnya tersedia dalam kemasan kotak. Hanya saja, kita perlu memahami aturan mengonsumsi susu UHT dalam kemasan kotak. Menurut Communications Manager Tetra Pak Indonesia Elvira P Wongsosudiro, salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah tempat penyimpanan susu UHT setelah membuka kemasannya. Menurutnya, kemasan susu UHT yang sudah dibuka sudah tercampur dengan mikrobakteri. Karena itu, begitu membuka kemasan susu UHT sebaiknya habiskan dengan segera. Susu UHT dengan kemasan terbuka hanya bertahan beberapa jam di suhu ruang. "Kalaupun mau disimpan, susu UHT harus disimpan di lemari pendingin yang bersuhu empat derajat celsius, dan itu juga hanya bisa maksimal tiga sampai empat hari," terangnya dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Selasa (17/9/2013). Namun, sebelum membuka kemasan, imbuhnya, penyimpanan susu UHT di suhu ruang terbilang aman dan tahan berbulan-bulan. Untuk itu, Elvira menyarankan agar selalu memilih ukuran kemasan sesuai kebutuhan. Misalnya, jika hanya tinggal sendiri, sebaiknya pilih kemasan susu UHT yang ukurannya 200-250 ml karena cukup untuk sekali minum. Sementara, jika dibutuhkan untuk satu keluarga, sebaiknya pilih kemasan yang ukurannya satu liter agar lebih hemat dan cepat dihabiskan. Pakar teknologi pangan dari Instutut Pertanian Bogor (IPB) Profesor Purwiyatno Hariyadi mengatakan, susu UHT telah melewati serangkaian proses untuk menghasilkan kualitas susu dengan nutrisi maksimal dan mikroba minimal. Selain itu, kemasan susu UHT juga turut mendukung pertahanan kualitas susu. Jika kemasan dibuka di lingkungan yang tidak steril, jelas dia, mikroba rentan masuk ke dalam susu. Mikroba kemudian berkembang biak dengan cepat karena susu merupakan penyedia nutrisi yang baik. Oleh karenanya, pastikan kemasan susu UHT dalam keadaan baik sebelum membelinya. Kemasan yang rusak, robek, atau penyok bisa saja merusak kualitas susu di dalamnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Thu Sep 19, 2013 6:00 pm

KONSUMSI TAK BIKIN GEMUK, ASALKAN......
Penulis : Unoviana Kartika | Rabu, 18 September 2013 | 14:01 WIB
KOMPAS.com — Susu merupakan bahan pangan terlengkap karena mengandung semua zat gizi pembangun tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, kalsium, zat besi, seng, dan lain-lain. Oleh karena itu, susu bukan hanya baik untuk anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Hanya saja, tak sedikit orang dewasa yang takut mengonsumsi susu lantaran alasan takut gemuk. Padahal menurut dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), rutin mengonsumsi susu tidak akan membuat gemuk. "Yang membuat gemuk itu kalau terlalu banyak mengasup kalori, bukan karena konsumsi susunya," ungkapnya dalam sebuah diskusi kesehatan Selasa (17/9/2013) di Jakarta. Susu, imbuhnya, memang mengandung kalori, begitu pula makanan lain. Namun, kalori pada susu maupun makanan lain tidak akan sampai mengakibatkan kegemukan jika diimbangi dengan pembakaran. Pembakaran dapat dilakukan dengan olahraga ataupun melakukan aktivitas fisik yang cukup untuk membakar kalori masuk. Misalnya satu gelas susu mengandung 122 kalori. Untuk membakarnya, kita perlu melakukan aktivitas fisik seperti berjalan cepat selama 25 menit. Faktanya, orang Indonesia masih kurang mengonsumsi susu. Fiastuti menyampaikan, orang Indonesia rata-rata baru mengonsumsi satu gelas susu per minggu, atau sekitar 52 gelas per tahun. Padahal, menurutnya, jumlah yang direkomendasikan adalah satu hingga dua gelas per hari. "Susu mengandung banyak keunggulan yang menyempurnakan pemenuhan gizi sehari-hari," tandasnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Sat Sep 21, 2013 11:22 am

KEBIASAAN MINUM SUSU SEJAK USIA 2 TAHUN CEGAH INTOLERANSI LAKTOSA
Penulis : Unoviana Kartika | Jumat, 20 September 2013 | 17:11 WIB
KOMPAS.com - Intoleransi laktosa atau ketidakmampuan tubuh dalam mencerna karbohidrat susu (laktosa) umum dialami orang dewasa. Ini karena tubuh orang dewasa tidak lagi memproduksi enzim laktase yang dapat mencerna laktosa. Meski begitu, intoleransi laktosa bisa diminimalisasi dengan kebiasaan minum susu setelah penyapihan di atas dua tahun. Kendati demikian, menurut pakar gizi klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, intoleransi laktosa bisa diminimalisasi. Caranya yaitu dengan terus mengonsumsi susu meski telah menyapih air susu ibu (ASI) selepas usia dua tahun. ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, namun setelah menyapih, susu masih diperlukan untuk melengkapi kebutuhan gizi. "Seperti semboyan lama mengatakan, empat sehat lima sempurna, baru sempurna kalau ada susu," kata Fiastuti saat ditemui Kompas Health beberapa waktu lalu di Jakarta. Setelah menyapih, lanjut dia, anak bisa dikenalkan dengan jenis susu lainnya, seperti susu sapi. Menurutnya, pemberian susu sapi dengan segera setelah anak menyapih akan meminimalkan potensi intoleransi laktosa. "Segera saja dikenalkan jenis susu lainnya. Semakin lama dikenalkan akan semakin rentan anak mengalami intoleransi glukosa," paparnya. Saat dikenalkan lebih dini, tubuh tetap memproduksi enzim laktase seperti saat masih menyusu. Jika ada jeda dari masa menyapih hingga dikenalkan susu jenis lain, tubuh akan mengurangi produksi enzim laktase. Fiastuti menuturkan, susu diperlukan untuk pembentukan dan perkembangan fisik dan otak, serta pertumbuhan tulang. Ini karena susu mengandung semua zat gizi bahan pembangun tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, kalsium, zat besi, seng, fosfor, dan lain-lain.
Back to top Go down
 
Susu dan A S I
View previous topic View next topic Back to top 
Page 28 of 29Go to page : Previous  1 ... 15 ... 27, 28, 29  Next
 Similar topics
-
» Susu Yang Cocok Untuk Pertumbuhan Umur 19 Tahun Ke Atas
» MENYUSUI LELAKI DEWASA MENURUT ISLAM
» kristen mempertanyakan silsilah lengkap jalur keturunan muhammad dari nabi ismail
» Siswa SMP di Aceh Harus Sebutkan Ukuran Kelamin
» .Geledah Rumah Ibrahim, Densus 88 Ngembat Susu Kambing

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: