Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Susu dan A S I

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : 1, 2, 3 ... 15 ... 29  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Susu dan A S I   Thu Jun 14, 2012 3:00 pm

S U S U
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia betina. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia. Dewasa ini, susu memiliki banyak fungsi dan manfaat. Untuk umur produktif, susu membantu pertumbuhan mereka.[rujukan?] Sementara itu, untuk orang lanjut usia, susu membantu menopang tulang agar tidak keropos.[rujukan?] Susu mengandung banyak vitamin dan protein.[rujukan?] Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan minum susu. Sekarang banyak susu yang dikemas dalam bentuk yang unik. Tujuan dari ini agar orang tertarik untuk membeli dan minum susu. Ada juga susu yang berbentuk fermentasi.

Sejarah Susu
Pada zaman dahulu, susu telah dipakai sebagai bahan pokok pangan manusia. Manusia mengambil susu dari hewan yang memiliki kelenjar susu, seperti sapi, kuda dan domba. Sapi dan domba mulai dijinakkan sejak 8000 SM untuk diambil daging, bulu dan susunya. Di Timur Tengah, susu bahkan terfermentasi menjadi keju oleh para pengembara gurun di sana.[rujukan?] Diperkirakan susu mulai masuk ke dataran Eropa pada abad 5000 SM melewati daerah Anatolia.[rujukan?] Sementara, susu mulai masuk ke Inggris pada periode Neolitik. Penggunaan keju dan susu dari Timur Tengah lewat Turki mulai dikenal oleh bangsa Eropa pada zaman Pertengahan.[rujukan?] Kemudian, pada abad ke-15, para pelaut mulai membawa sapi perah untuk dipelihara dan diternakkan di dataran Eropa untuk konsumsi susu. Susu sapi sendiri baru dikenal oleh bangsa Indonesia lewat penjajahan Hindia Belanda pada abad ke 18.

Nutrisi hewan mamalia
Sebagian besar hewan mamalia, termasuk manusia, susu diberikan oleh induk melalui kelenjar susu induk. Beberapa kebudayaan meneruskan kebiasaan memberi air susu kepada bayi nya hingga umurnya mencapai 7 tahun.

Gizi untuk manusia
Di beberapa bangsa, terutama bangsa Eropa, meminum susu telah menjadi kebiasaan yang lumrah dilakukan setiap sarapan. Susu terus diproduksi dengan cara mendirikan peternakan sapi perah. Pada zaman ini, susu tidak hanya diminum, melainkan diubah bentuknya menjadi margarin, yogurt bahkan es krim. Susu pun terus dikembangkan seiring dengan kemajuan zaman. Di Eropa, industri susu sangat maju dalam hal teknologi dan kualitas susu itu sendiri. Susu-susu yang diproduksi di Eropa, rata-rata mengandung kandungan gizi yang tinggi. Ini sangat baik bagi kesehatan dan pertumbuhan kita. Hal ini yang menyebabkan, tinggi rata-rata orang Eropa jauh dari tinggi rata-rata orang Asia.[rujukan?] Susu mengandung banyak sekali kalsium yang dapat menguatkan tulang.

Sumber susu
Susu tidak hanya dari sapi, tapi juga dari beberapa hewan mamalia lainnya. Diantaranya:
- Domba
- Kambing
- Kuda
- Keledai
- Unta, termasuk unta di Amerika Selatan, seperti Ilama
- Yak
Di Rusia dan daerah Laplandia, sejenis peternakan rusa perah dibuat untuk logistik susu di beberapa daerah di lingkar kutub utara[2]. Susu kuda dan keledai mengandungi lemak sekitar 50% lebih rendah dari susu sapi. Susu paus mengandung kandungan lemak terbesar, yaitu 50% dari kadar susu tersebut.[rujukan?] Namun, susu paus tidak dikonsumsi oleh manusia.

Syarat susu yang baik
Saat masih berada di dalam kelenjar susu, susu dinyatakan steril. Namun, apabila sudah terkena udara, susu sudah tidak bisa dijamin kesterilannya. Adapun syarat susu yang baik meliputi banyak faktor, seperti warna, rasa, bau, berat jenis, kekentalan, titik beku, titik didih, dan tingkat keasaman. Warna susu bergantung pada beberapa faktor seperti jenis ternak dan pakannya. Warna susu normal biasanya berkisar dari putih kebiruan hingga kuning keemasan. Warna putihnya merupakan hasil dispersi cahaya dari butiran-butiran lemak, protein, dan mineral yang ada di dalam susu. Lemak dan beta karoten yang larut menciptakan warna kuning, sedangkan apabila kandungan lemak dalam susu diambil, warna biru akan muncul. Susu terasa sedikit manis dan asin (gurih) yang disebabkan adanya kandungan gula laktosa dan garam mineral di dalam susu. Rasa susu sendiri mudah sekali berubah bila terkena benda-benda tertentu, misalnya makanan ternak penghasil susu, kerja enzim dalam tubuh ternak, bahkan wadah tempat menampung susu yang dihasilkan nantinya. Bau susu umumnya sedap, namun juga sangat mudah berubah bila terkena faktor di atas. Berat jenis air susu adalah 1,028 kg/L.[rujukan?] Penetapan berat jenis susu harus dilakukan 3 jam setelah susu diperah, sebab berat jenis ini dapat berubah, dipengaruhi oleh perubahan kondisi lemak susu ataupun karena gas di dalam susu.[rujukan?] Viskositas susu biasanya berkisar antara 1,5 sampai 2 cP, yang dipengaruhi oleh bahan padat susu, lemak, serta temperatur susu.Titik beku susu di Indonesia adalah -0,520 °C, sedangkan titik didihnya adalah 100,16 °C. Titik didih dan titik beku ini akan mengalami perubahan apabila dilakukan pemalsuan susu dengan penambahan air yang terlalu banyak karena titik didih dan titik beku air yang berbeda. Susu segar mempunyai sifat amfoter, artinya dapat berada di antara sifat asam dan sifat basa. Secara alami pH susu segar berkisar 6,5–6,7. Bila pH susu lebih rendah dari 6,5, berarti terdapat kolostrum ataupun aktivitas bakteri.

Produk susu
Berdasarkan kandungan lemak yang terdapat di dalamnya, produk susu dapat dibedakan menjadi beberapa tipe yaitu susu murni (whole milk), susu kurang lemak (reduced fat milk), susu rendah lemak (low fat milk), dan susu bebas lemak (free-fat Milk) atau susu skim (skim milk). Susu murni harus mengandung sekurang-kurangnya 3,25% dari lemak susu dan 8,25% padatan susu bukan lemak (protein, karbohidrat, vitamin larut air, dan mineral). Penambahan vitamin A dan D pada susu ini bersifat fakultatif. Susu kurang lemak banyak dipilih orang orang-orang yang ingin mengurangi konsumsi lemak di dalam susu. Sesuai dengan namanya, kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 2%. Untuk konsumen yang menginginkan konsumsi lemak lebih sedikit lagi, diciptakanlah susu rendah lemak. Kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 1%. Pada susu skim, kadar lemaknya dikurangi hingga hampir tidak ada sama sekali (0,1%), namun residu dari lemak susunya boleh tersisa hingga maksimum 0,5%.[5] Karena vitamin A dan D yang larut dalam lemak ikut hilang pada proses penghilangan lemak, pada susu kurang lemak, susu rendah lemak, dan susu skim umumnya ditambahkan kedua vitamin tersebut. Susu murni yang dipanaskan selama beberapa waktu akan terubah menjadi evaporated milk. Susu ini terbentuk melalui pemanasan susu dengan menggunakan pompa vakum untuk menghilangkan kira-kira 60% kadar airnya. Selain penghilangan air, dalam pembuatan evaporated milk ini juga dilakukan penambahan vitamin D serta standardisasi nutrisi. Selanjutnya susu ini akan dipanaskan pada suhu 115,5-118,5 °C selama 15 menit untuk sterilisasi. Hasilnya, evaporated milk akan berstruktur lebih pekat dibandingkan susu murni, dan mengandung kira-kira 25% padatan susu bukan lemak .


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:01 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 7:28 am

KONSUMSI SUSU RI 5 TETES / ORANG / HARI
Sabtu, 02 Juni 2012, 16:59 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Sekalipun konsumsi susu di Indonesia tergolong rendah, Indonesia belum bisa swasembada susu. ''Konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya lima tetes per orang per hari atau sekitar 11 liter per orang per tahun dan ini paling rendah dibandingkan konsumsi susu di negara ASEAN maupun Eropa. Sementara sekitar 70 persen bahan baku susu masih dari luar negeri terutama New Zeland,''kata Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan dalam sambutan Puncak Acara Peringatan Hari Susu Nusantara 2012, di Gedung Jogja Expo Centre, Sabtu (2/6). Diakui Rusman, walaupun volume susu sapi perah di Indonesia cukup banyak tetapi sebagian besar susu terbuang percuma, karena industri susu tidak mau menerima susu petani sapi perah. Karena itu harus ada pencitraan besar agar produksi susu nasional bisa ada jaminan dikonsumsi dan konsumsi susu segar masyarakat Indonesia juga meningkat yakni dengan program susu di sekolah.

Untuk itu Kementerian Pertanian dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana melakukan kerjasama untuk meningkatkan konsumsi susu segar pada anak usia dini. Karena susu murni merupakan sumber protein yang bernutrisi tinggi. Sehingga anak yang minum susu segar, tubuh bugar dan otak pintar. ''Dengan demikian nantinya di sekolah ada program minum susu seperti halnya ketika saya masih SD tahun 1960-an ada program susu gratis di sekolah. Padahal waktu zaman dulu hidupnya susah, makan nasi saja harus dicampur bulgur, tetapi masih bisa mengonsumsi susu gratis,''kata Rusman. Di samping itu, dia menambahkan, di tingkat Posyandu juga perlu adanya pemberian susu sapi segar, karena susu penyumbang kecerdasan bangsa. Rusman mengatakan untuk meningkatkan produksi susu, maka perlu peningkatan populasi sapi perah. Saat ini di seluruh Indonesia baru ada sekitar 600.000 sapi perah. Hal ini tentu saja belum memadai. Rencananya tahun ini pemerintah akan mengimpor sebanyak 2.300 sapi perah untuk meningkatkan produksi untuk merespon konsumsi susu dalam negeri.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:02 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 7:32 am

KONSUMSI SUSU NASIONAL RENDAH
Laporan wartawan KOMPAS.com Lusia Kus Anna Selasa, 29 Juni 2010 | 11:34 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Susu segar secara alami mengandung mineral dan zat gizi penting. Konsumsi susu setiap hari bisa memperbaiki status gizi anak. Sayangnya, konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah. Konsumsi susu nasional saat ini baru mencapai 10,47 liter perkapita pertahun. Jumlah itu masih jauh di bawah Malaysia 27 liter, Jepang 37,8 liter atau Amerika 83,9 liter. "Indonesia masih berada di urutan kedua dari bawah" kata Prof.Zaenal Bachrudin, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian. Zaenal menambahkan, faktor utama yang jadi penyebab rendahnya konsumsi susu adalah tingginya harga susu olahan, serta belum membudayanya kebiasaan minum susu di kalangan masyarakat. Dilihat dari jenis susu yang dikonsumsi, susu bubuk merupakan jenis yang paling banyak dikonsumsi yakni mencapai 43,3 persen. Sedangkan bentuk UHT 4,6 persen, susu steril 2,7 persen dan susu pasteurisasi 1,2 persen. "Di negara maju susu segar lebih banyak dikonsumsi karena susu segar lebih banyak mengandung protein aktif," kata Zaenal dalam acara seminar dalam rangka Hari Susu Nusantara di Jakarta, Selasa (29/6/2010).


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:34 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 8:13 am

AYO, BUDAYAKAN MINUM SUSU
Tuesday, 12 June 2012 - Seputar Indonesia
Susu memiliki kandungan nutrisi lengkap dan mudah diserap oleh tubuh. Namun sayang konsumsi susu di Tanah Air masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil Survei Euromonitor & Internal Tetra Park 2011, konsumsi susu Indonesia hanya 12,8 liter per kapita per tahun.Jumlah ini jauh di bawah Malaysia yang mencapai 50,8 liter per kapita per tahun, India 47,1 liter,bahkan Vietnam 14,3 liter. “Jika dirata-ratakan,orang Indonesia hanya minum susu sembilan hari sekali.Konsumsinya masih rendah,padahal kandungan gizinya sangat banyak,”ujar dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr dr Fiastuti Witjaksono MSc MS SpGK . Fiastuti memaparkan,susu mengandung semua zat gizi bahan pembangun tubuh.Karbohidrat misalnya,berbentuk laktosa yang tidak terlampau manis.Selain sebagai sumber tenaga,laktosa susu tidak merusak gigi.Ada protein,yang penting untuk pertumbuhan anak, mengganti bagian sel yang rusak,serta memproduksi hormon dan enzim dalam tubuh. Susu juga mengandung lemak.

Lemak susu adalah sumber vitamin larut lemak,seperti vitamin E,A,D, dan sumber asam lemak esensial serta hormon.Minuman berwarna putih ini kaya vitamin B1,B2,B6,dan niacin.Susu juga mengandung vitamin C yang penting untuk mencegah kerusakan pembuluh darah,tulang rawan,otot,dan tulang. Masih banyak kandungan gizi lain yang penting dalam susu.Sebutlah kalsium dan fosfor yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi.Magnesium yang penting untuk pembentukan tulang,protein,dan fungsi syaraf. Zincmineral penting untuk pertumbuhan,meningkatkan daya tahan tubuh,dan mempercepat penyembuhan luka. Dengan begitu ”membeludaknya” zat gizi penting dalam susu,dia menuturkan, tidak benar jika mengonsumsi susu membuat gemuk.”Dalam 100 gram susu,kalorinya hanya 65 kkal. Sementara,tempe bisa sampai 200 kkal.Tidak tepat jika susu memicu kegemukan,mungkin makanan lain yang membuat naiknya berat badan,” ucap Fiastuti. Intinya,kata Fiastuti,susu diperlukan semua kelompok umur atau life cycle,mulai bayi hingga kakek-nenek. Bayi yang baru lahir misalnya,minum susu penting untuk pembentukan dan perkembangan fisik dan otak.Bagi anak-anak,remaja,orang dewasa, dan lanjut usia,susu menjadi sumber protein,kalsium,dan vitamin B12.

Dia mengungkapkan,susu bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis karena kandungan kalsiumnya.Diketahui, kepadatan tulang manusia akan berangsur memudar seiring usia. Setelah mengalami puncak pada usia 30 tahun,tubuh tidak cukup mampu lagi membentuk tulang baru. Bisa juga karena penyerapan tulang yang sudah berusia tua terlalu banyak,maka terjadilah osteoporosis. Meski terlihat super,susu juga punya kelemahan.Minuman sehat ini mudah mengalami kerusakan karena paparan bakteri.Pada suhu kamar, susu hanya bertahan maksimal empat jam setelah pemerahan. Karena itu,untuk memperpanjang daya simpan dan keamanan pangan, susu perlu perlakuan khusus. Misalnya didinginkan,dipanaskan, dipasteurisasi atau disterilkan,serta pengemasan yang tidak mudah rusak. Ada juga proses UHT (ultra high temperature).Ini adalah proses pemanasan susu hingga 135–140 derajat Celsius selama 2–4 detik saja. Tindakan pemanasan ini efektif untuk mensterilkan susu dengan membunuh semua bakteri,baik patogen maupun pembusuk,tanpa merusak kandungan gizi susu tersebut. ”Susu UHT yang disimpan secara aseptik dapat bertahan lama di suhu ruangan selama enam sampai sepuluh bulan selama kemasan belum dibuka.Jika sudah kemasan sudah dibuka,harus di simpan di lemari pendingin,”imbuh Fiastuti. ● rendra hanggara


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:34 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 9:11 am

MANFAAT SUSU SEPANJANG HAYAT
Rabu, 15 Desember 2010 | 06:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Ridwan Setiawan kecil sangat suka susu. "Pokoknya, kalau nangis karena apa pun--jatuh, berantem, atau dimarahin bapaknya--diamnya ya cuma dikasih susu," kata Eti Nurbaeti, ibu Ridwan. Dua adik Ridwan, Rizki dan Rinto, juga minum susu, meski tak sebanyak sang kakak. Eti, 50 tahun, masih ingat, 20 tahun lalu, dia terpaksa mencampur susu dengan tepung agar susu kaleng 2,5 kilogram bisa cukup untuk sebulan. "Kalau enggak dicampur, anggaran rumah tangga habisnya buat susu si Ridwan doang," kata Eti, mengenang. Kini Ridwan, 26 tahun, tumbuh menjadi lelaki bertubuh besar dan atletis. Tingginya 182 sentimeter dan berbobot 80 kilogram. Ridwan paling tinggi dan besar di antara dua saudaranya yang lain. Hingga saat ini Ridwan masih mengkonsumsi susu, meski tak sebanyak waktu kecil dulu.

Banyak dari kita menyadari manfaat susu bagi pertumbuhan anak. Namun, menurut Dr Samuel Oetoro, SpGK, susu tak hanya dibutuhkan selama masa tumbuh-kembang anak. "Seumur hidup manusia membutuhkan susu," kata dosen konsulen gizi klinis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu dalam peluncuran kampanye "Raih Esokmu" di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jumat lalu. Pada tahun-tahun pertama kehidupannya, seorang bayi membutuhkan air susu ibu. Di usia balita, anak, dan remaja, susu dibutuhkan untuk mendukung proses tumbuh-kembang, membantu anak memiliki ingatan yang lebih baik, serta mengurangi jumlah anak tumbuh pendek. Minimnya konsumsi susu pada anak akan menyebabkan pertumbuhan yang lambat. Di usia ini, susu juga bermanfaat untuk menabung kalsium. "Di usia 30 tahun, kemampuan tulang dalam menyerap kalsium berkurang, dan kalsium dalam tulang mulai dikeluarkan," kata Samuel.

Kalau kadar kalsium dalam tulang berkurang, bukan mustahil pengeroposan tulang (osteoporosis) terjadi. "Di Indonesia, insiden osteoporosis cukup tinggi," kata Samuel. Data Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Kementerian Kesehatan menunjukkan 41,8 persen laki-laki dan 90 persen perempuan Indonesia memiliki gejala osteoporosis. Sedangkan 28,8 persen laki-laki dan 32,3 persen perempuan di Indonesia terserang osteoporosis. Di Indonesia, jumlah konsumsi susu masih rendah, meskipun terus meningkat. Data South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) 2008 menunjukkan konsumsi susu di Indonesia sebanyak 7,7 liter per kapita per tahun. Pada 2010, data Kementerian Pertanian menunjukkan konsumsi susu di Indonesia sebanyak 11,7 liter per kapita per tahun.

Namun konsumsi susu itu masih cukup rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand dengan 31,7 liter per kapita per tahun, dan bahkan Vietnam dengan 12,1 liter per kapita per tahun. Finlandia sendiri merupakan negara dengan konsumsi susu tertinggi di dunia dengan 130 liter per kapita per tahun. Hendro H. Poedjono, Trade Marketing Director Frisian Flag Indonesia, menyebutkan, pertumbuhan konsumsi susu cair meningkat lebih dari 20 persen per tahun di Indonesia. "Ini menunjukkan kecenderungan gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin praktis," kata Hendro. Menurut Samuel, salah satu cara mencukupi kebutuhan gizi harian adalah dengan mengkonsumsi susu setidaknya dua gelas sehari. Segelas susu mengandung sumber nutrisi terbaik. Bukan cuma kalsium, tapi juga karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin B1, B6, B12, A, serta D. Selain itu, ada laktofenin, yaitu zat yang sangat penting untuk menstimulasi kekebalan, dan osteoprotogenik, yang berfungsi mentransfer kalsium untuk masuk ke dalam tulang serta matriks tulang yang membentuk tulang sempurna.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 9:23 am

MANFAAT SUSU BAGI KESEHATAN TUBUH
Tuesday, 12 June 2012 - Seputar Indonesia
Sebagai sumber kalsium, fosfor, magnesium, dan protein, susu sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi.

Mengurangi tekanan darah
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga gelas susu setiap hari, disertai dengan lima porsi buah dan sayuran, terbukti dapat mengurangi tekanan darah.

Memperkecil risiko diabetes
Kebiasaan minum susu low fat dapat membantu mengurangi risiko terserang penyakit diabetes yang bisa menyerang orang dewasa, remaja, ataupun anak-anak.

Mencegah kanker
Penelitian terkini di Swedia menunjukkan bahwa laki-laki yang minum dua gelas susu atau lebih, memiliki risiko terkena kanker 35% lebih kecil daripada mereka yang mengonsumsi susu lebih sedikit. Kalsium dan lemak alami pada susu yang disebut Conjugated Linoleic Acid (CLA) juga telah diakui sebagai komponen pelindung tubuh dari bahaya kanker kolon.

Mempercantik kulit
Susu dapat menjaga kelembutan dan kehalusan kulit. Susu sangat baik bagi Anda yang memiliki jenis kulit kering. Kandungan asam laktat dalam susu dikenal bisa menghilangkan sel kulit mati sehingga dapat meremajakan kulit.

Penetral racun
Susu dapat menetralkan racun, seperti logam, timah, dan cadmium dari bahan makanan lain yang diserap oleh tubuh.

Mencegah insomnia
Kandungan susu dapat merangsang hormon melatonin sehingga mata akan cepat mengantuk.

Menjaga kesehatan pencernaan
Susu bisa dijadikan sebagai minuman pembuka yang baik dengan semua kandungan nutrisi di dalamnya. Buat Anda yang sering terlambat makan, bisa mengawalinya dengan segelas susu hangat agar kesehatan pencernaan tetap terjaga. (rendra hanggara)


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:03 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 9:23 am

MANFAAT SUSU BAGI KESEHATAN TUBUH
SABTU, 23 JULI 2011, 13:47 WIB Anda Nurlaila, Lutfi Dwi Puji Astuti
VIVAnews - Tak hanya berperan menyehatkan tulang, vitamin D juga diklaim mampu melindungi tubuh dari bahaya penyakit kronis seperti diabetes, kanker, hipertensi, dan penyakit jantung. Minuman berwarna putih ini juga bermanfaat meningkatkan kekebalan tubuh. Mengandalkan pancaran sinar matahari pagi saja tidak cukup memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Untuk itu perlu suplemen ataupun tambahan makanan yang mengandung banyak vitamin D. Susu adalah salah satu produk pangan mengandung tinggi kandungan vitamin D. Seperti dikutip dari laman Times of India, susu merupakan bagian dari menu diet sehat dan diyakini sebagai sumber utama vitamin D. Tak hanya itu, susu juga mengandung hampir setengah dari semua vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh.

Sebuah penelitian baru mengatakan, tidak ada makanan lain yang memiliki kandungan vitamin D lebih dari susu. Menggunakan data konsumsi nasional lebih dari 16.000 orang Amerika mulai dari usia dua tahun, peneliti menyelidiki kontribusi dari setiap kelompok makanan dengan asupan vitamin D keseluruhan. Hasilnya menyatakan, tidak ada makanan dengan kontribusi vitamin D lebih dari susu. Bahkan, untuk anak-anak berusia dua sampai 18 tahun, susu menyediakan hampir dua-pertiga kebutuhan vitamin D dalam makanan. Keith Ayoob, ahli diet dan ahli gizi pediatrik menyatakan, “Tanpa susu dalam menu diet, sulit untuk memenuhi sejumlah kebutuhan gizi terutama vitamin D," tambahnya.

Selain dikenal berperan menjaga tulang yang kuat, vitamin D sekarang sedang dipuji karena mengandung banyak khasiat lain antara lain meningkatkan kekebalan tubuh. Para ahli dari Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB) merekomendasikan 400 IU vitamin D setiap hari, setara dengan jumlah empat gelas susu bebas lemak atau rendah lemak sangat dibutuhkan tubuh. Hasil temuan yang disajikan pada Experimental Biology di Anaheim, California ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih banyak mengonsumsi susu.(ren)


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:04 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 9:27 am

MANFAAT SUSU SAPI
Jumat, 12 September 2008 | 10:31 WIB
Kompas.com - SUSU sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam segelas susu terdapat antara lain:

1. Potasium, yang menggerakkan dinding pembuluh darah agar tetap stabil, menghindarkan Anda dari penyakit darah tinggi dan jantung.
2. Zat besi, mempertahankan kulit tetap bersinar.
3. Tyrosine, mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak.
4. Kalsium, menguatkan tulang.
5. Magnesium, menguatkan jantung dan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah.
6. Yodium, meningkatkan kerja otak besar.
7. Seng, menyembuhkan luka dengan cepat.
8. Vitamin B2, meningkatkan ketajaman penglihatan.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:05 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 9:28 am

PENDAPAT 4 AHLI SEPUTAR MANFAAT SUSU
Penulis : Bramirus Mikail | Rabu, 4 Juli 2012 | 10:03 WIB
KOMPAS.com - Meskipun banyak penelitian telah membuktikan sejumlah manfaat susu untuk kesehatan, namun tidak semua orang sepakat bahwa susu benar-benar baik untuk kesehatan. Bahkan beberapa ahli gizi ada yang mengklaim susu dapat memicu kropos tulang dan bahkan mengandung zat berbahaya pemicu kanker. Mitos susu sebagai penyebab kanker juga sempat muncul ketika FDA menyetujui departemen peternakan Amerika untuk menggunakan hormon pertumbuhan (bovine growth hormone/rBGH) pada hewan ternak pada 1994. Praktik tersebut menyebabkan produksi susu sapi meningkat pesat di AS sehingga harga susu pun bisa ditekan. Namun penggunaan hormon rBGH pada sapi dilarang di beberapa negara lain seperti Kanada, Jepang, Uni Eropa, Australia dan Selandia Baru. Lantas pertanyaannya adalah apakah susu benar-benar memberi manfaat bagi kesehatan? Untuk menjawabnya, berikut adalah keterangan beberapa ahli terkait pandangan terhadap minuman yang kaya akan protein, minreal dan vitamin ini, seperti dikutip Myhealthnewsdaily:

Vandana Sheth, juru bicara untuk Academy of Nutrition and Diabetetic
Satu gelas susu mengandung 150 kalori dan sekitar delapan gram lemak. Kadar lemak jenuh dalam segelas susu memang cukup besar yakni sekitar 5 gram. Jumlah kalori dan lemak yang Anda peroleh akan semakin tinggi bila dalam sehari Anda menenggak tiga gelas susu. Tapi tidak perlu khawatir, Anda dapat menyiasati lemak jenuh dengan minum susu rendah lemak atau tanpa lemak. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi asupan lemak dan kalori, namun masih mendapatkan semua nutrisi dalam susu. Sebagai contoh, jika Anda minum delapan ounce (sekitar 235 ml) susu skim (rendah lemak), berarti Anda mendapatkan 90 kalori. Susu sapi secara alami merupakan sumber yang kaya kalsium, vitamin D dan potasium. Yogurt akan menjadi pilihan yang baik untuk menggantikan susu sapi jika Anda menyukainya, terutama yogurt tanpa lemak seperti yogurt Yunani, yang dari sisi jumlah karbohidrat lebih rendah dan tinggi protein.

Keith Ayoob, profesor klinis, Departemen Pediatrik di Albert Einstein College of Medicine:
Beberapa isu seperti adanya dugaan penggunaan hormon pertumbuhan (rBGH) pada hewan ternak atau bovine somatotropin untuk mendorong produksi susu sapi, sempat membuat reputasi susu anjlok dan membuat banyak orang khawatir. Namun penelitian telah membuktikan bahwa mengonsumsi susu yang berasal dari sapi yang diberi hormon tidak serta merta mentrasfer bahan aktif kimia ini ke dalam tubuh. Dengan kata lain, rBGH baru bisa menyebabkan kanker jika disuntikkan langsung ke tubuh manusia.

Dr Amanda Powell, dari Medicine Endocrinology, Diabetes and Nutrition Department di Boston Medical Center:
Dalam hal kesehatan, susu sapi adalah sumber protein yang lengkap. Susu memiliki delapan gram protein dan 12 gram karbohidrat dalam setiap gelasnya. Susu sapi murni - tanpa fortifikasi - mengandung 300 miligram kalsium, yang dapat mencukupi 30 persen dari jumlah asupan harian yang direkomendasikan untuk kebanyakan orang dewasa. Selain itu segelas susu memiliki setengah asupan harian vitamin B12 yang direkomendasikan. Susu sapi biasanya juga diperkaya dengan vitamin D, dan setiap orang membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium. Namun, serat tidak bisa Anda dapatkan dalam susu sapi. Jumlah lemak pada susu bervariabel, termasuk lemak jenuh. Perlu diingat, ada sedikit kandungan lemak dalam susu rendah lemak seperti susu skim yang kandungan lemaknya hanya 1-2 persen saja. Tapi susu juga memiliki kandungan laktosa, sehingga dapat menyebabkan gastrointestinal atau masalah pencernaan untuk orang yang memiliki kekurangan enzim laktase.

Meagan Mohammadione, ahli diet klinis di Emory Bariatric Center Emory, Atlanta
Susu sapi memiliki kandungan protein dua kali lipat lebih banyak ketimbang susu kedelai. Akan tetapi, baik susu kedelai dan sapi, keduanya merupakan sumber makanan yang kaya kalsium, kalium, fosfor, vitamin D dan nutrisi lainnya. Kedelai dan susu sapi memiliki berbagai jenis protein. Protein dalam susu sapi disebut kasein. Tubuh manusia umumnya lebih mudah memproses dan menggunakan nutrisi yang bersumber dari hewan ketimbang yang bersumber dari nabati. Bagi para vegetarian, konsumsi susu kedelai dapat menjadi alternatif terbaik. Susu memiliki kandungan gula, dan beberapa orang yang bermasalah dengan kadar gula darah biasanya mencemaskan hal ini. Tetapi kandungan gula pada susu atau laktosa, tidak memiliki efek besar terhadap kenaikan gula darah dibandingkan gula pasir. Selain itu juga ada perbedaan antara intoleransi lactosa dan alergi susu. Alergi terhadap susu sebenarnya sangat jarang, dan yang terjadi sebenarnya adalah seseorang alergi terhadap kasein pada susu. Jika Anda alergi terhadap susu, Anda akan merasakannya. Bila Anda mengalami intoleransi laktosa pun akan mengetahuinya; di mana perut Anda terasa sakit dan terasa kembung. Jika seseorang menyukai susu tetapi tidak mampu memtoleransi laktosa, maka disarankan untuk mengonsumsi susu bebas laktosa.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:38 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Susu dan A S I   Fri Jun 15, 2012 9:29 am

SUSU, MINUMAN PENUH GIZI
Penulis : Abdi Susanto | Sabtu, 18 Oktober 2008 | 16:59 WIB
SUSU sangat berperan dalam kesehatan dan kesejahteraan manusia karena mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia untuk tumbuh dan berkembang. "Susu juga mengandung senyawa ’bioactive’ yang juga dibutuhkan untuk kesehatan orang dewasa," kata Ir Budi Rustomo, M.Rur.Sc, Ph.D., Dosen Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, di Purwokerto, Sabtu. Menurut dia, di negara-negara maju, minum susu dan menyantap produk-produk susu sudah menjadi bagian dari pola makan mereka sehari-hari. Bahkan, kata dia, di negara-negara "welfare state" seperti Eropa Barat, pemenuhan kebutuhan susu bagi anak-anak telah dihayati sebagai hak asasi atau "fundamental right". Susu mempunyai pengaruh positif terhadap berbagai macam organ tubuh manusia, seperti jantung dan ginjal. Kalsium yang dikandung dalam susu mempunyai pengaruh positif terhadap kedua organ ini. Menurut Budi, suplai kalsium yang cukup sangat penting untuk mencegah batu ginjal, karena meningkatkan oksalat, menurunkan absorbsi serta sekresi dalam urin. Selain itu, kata dia, kalsium yang tinggi dalam susu juga berfungsi untuk kesehatan gigi."Protein susu sangat bermanfaat, seimbang, mudah dicerna, mempunyai nilai biologis yang tinggi, dan mengandung berbagai komponen yang sangat bermanfaat bagi tubuh," katanya.

Menurut dia, produksi susu harus dikembangkan di Indonesia, karena dapat membantu perekonomian rakyat di pedesaan, membantu mengentaskan kemiskinan dengan memberi pendapatan harian dari hasil penjualan susu, serta membantu mengatasi masalah ketahanan pangan. Namun sayang, lanjutnya, ada kendala yang menghambat perkembangan industri persusuan di Indonesia, di antaranya terbatasnya pasokan bibit sapi perah unggul. "Selama ini tidak ada perusahaan atau investor yang tertarik untuk berinvestasi membangun industri pembibitan sapi perah, karena perputaran modal yang lama, serta suku bunga bank yang masih cukup tinggi, sekitar 14-16 persen," katanya. Oleh sebab itu, lanjutnya, pemerintah harus mulai mendorong permodalan melalui skema kredit Ketahanan Pangan dan kemudahan untuk membuka usaha pembibitan sapi perah dengan bunga yang rendah, serta penyediaan fasilitas, sarana dan prasarana, dan kemudahan lainnya. "Untuk menurunkan impor susu, pemerintah pusat maupun daerah, bersama dengan stakeholders lainnya harus meningkatkan produksi susu dalam negeri," katanya. Hal ini dapat dilakukan dengan skema kemitraan pemodal besar dengan peternak rakyat, atau usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi. Dia memberi contoh India, sebagai negara penghasil susu nomor satu di dunia, dengan populasi sapi sebanyak 193 juta ekor, industrinya digerakkan oleh para peternak rakyat dan koperasi."Untuk itu, sudah saatnya kita membangkitkan ’revolusi putih’ berupa sebuah gerakan perubahan yang mendasar dalam bidang persusuan di Indonesia," katanya.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 05, 2012 9:38 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
 
Susu dan A S I
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 29Go to page : 1, 2, 3 ... 15 ... 29  Next
 Similar topics
-
» Susu Yang Cocok Untuk Pertumbuhan Umur 19 Tahun Ke Atas
» MENYUSUI LELAKI DEWASA MENURUT ISLAM
» kristen mempertanyakan silsilah lengkap jalur keturunan muhammad dari nabi ismail
» Siswa SMP di Aceh Harus Sebutkan Ukuran Kelamin
» .Geledah Rumah Ibrahim, Densus 88 Ngembat Susu Kambing

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: