Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 L a n g s i n g

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 26 ... 49, 50, 51  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Tue Sep 17, 2013 8:37 am

LATIHAN KARDIO TERLALU BANYAK BUKAN JAMINAN CEPAT LANGSING
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth Selasa, 17/09/2013 07:24 WIB
Jakarta, Mitos kerap kali berseliweran di tengah kehidupan masyarakat, termasuk mitos tentang fitness. Seringkali orang melakukan fitness lantaran mendengar mitos-mitos yang beredar. Salah satunya tentang latihan kardio, di mana jika latihan kardio terlalu banyak maka akan cepat langsing. Berikut 6 mitos tentang fitness yang sering diyakini banyak orang, sebagaimana dikutip dari Asia One, Selasa (17/9/2013):

1. Gerakan Tertentu Langsung Menghilangkan Lemak
Ini adalah raja dari segala mitos mengenai fitness. Banyak yang menyarankan agar melakukan gerakan tertentu untuk menghilangkan lemak pada daerah tubuh tertentu. Padahal lemak baru bisa dihilangkan melalui metode sedot lemak atau liposuction. Ketika berolahraga, tubuh akan membakar lemak di beberapa bagian tubuh, dalam tempo dan jangka waktu yang berbeda. Jadi bukan menghilangkan lemak dalam waktu singkat, yang benar adalah membakar lemak. Untuk mengurangi timbunan lemak, tentu cara yang paling tepat adalah menjalankan fitness atau olahraga secara rutin. Cara ini akan menggerakkan berbagai otot dan sendi, sehingga akan memperkuat otot dan membakar lemak di seluruh tubuh.

2. Banyak Melakukan Kardio Agar Lemak Cepat Berkurang
Memang benar bahwa latihan kardio adalah cara yang tepat untuk 'mengusir' lemak dari tubuh. Akan tetapi jika dilakukan secara berlebihan atau di luar batas kemampuan, hal ini malah menjadi malapetaka. Melakukan latihan kardio terlalu banyak akan 'memakan' otot. Kelangsungan metabolisme tubuh ditentukan oleh massa otot. Apabila kehilangan banyak massa otot, tubuh membutuhkan kalori yang lebih sedikit. Ini justru bisa jadi tanda-tanda kenaikan berat badan. Solusi untuk mengurangi berat badan yang lebih baik adalah olahraga rutin, latihan kardio yang cukup, dan asupan nutrisi yang cukup.

3. Angkat beban membuat wanita lebih 'besar'
Yang membuat wanita lebih besar adalah dengan memakan cupcake, bukan angkat beban. Tubuh besar dan berotot yang dimiliki body-builder professional wanita diidentikkan dengan angkat beban. Padahal tubuh wanita tidak mempunyai hormon testosteron yang cukup untuk dapat memperoleh jumlah massa otot yang diinginkan. Wanita yang berlatih angkat beban tetapi tidak menjalani training khusus untuk menambah massa otot, akan mendapatkan bentuk badan yang langsing dan fit seperti Jessica Biel. Riset membuktikan latihan angkat beban berat membantu mempertahankan massa tulang, terutama pada masa menjelang menopause.

4. Otot akan berubah menjadi lemak
Ini sama saja dengan menyebut daging kerbau bisa berubah menjadi daging sapi wagyu. Perlu Anda ketahui, otot dan lemak adalah tipe jaringan yang berbeda. Adalah mustahil jika salah satu di antaranya berubah menjadi salah satu lainnya. Ketika berhenti berolahraga atau fitness, Anda akan kehilangan massa otot. Semakin lama Anda beristirahat dari fitness, semakin banyak massa otot yang hilang. Ini menyebabkan perubahan pada metabolisme tubuh. Lebih parah lagi, lama kelamaan otot Anda akan menggelambir. Munculnya gelambir ini bukan berarti otot Anda berubah menjadi lemak.

5. Olahraga Cukup, Diet Tidak Perlu
Bagaimana pun juga, menjalankan gaya hidup aktif dan olahraga rutin tidak serta merta membuat Anda berhenti menjalani diet yang sehat dan seimbang. Jalani gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, juga mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

6. Mengurangi asupan karbohidrat
Sejak munculnya diet Atkin yang menggencarkan metode diet rendah karbohidrat-protein tinggi-lemak tinggi di awal tahun 2000-an, karbohidrat kehilangan reputasi di kalangan para pediet. Bagaimanapun juga, karbohidrat mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi normal. Mengindari makanan berkarbohidrat akan membuat tubuh lemas dan cepat lelah, yang pada akhirnya berpengaruh pada penampilan. Cara yang terbaik adalah mengonsumsi karbohidrat yang tepat, yang kaya akan serat, seperti oatmeal dan roti gandum. Dengan begitu, Anda dapat mempertahankan berat badan sekaligus kesehatan tubuh.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Wed Oct 09, 2013 11:20 am

BISAKAH LANGSING DENGAN LATIHAN BEBAN?
Penulis : Unoviana Kartika | Selasa, 8 Oktober 2013 | 09:25 WIB
KOMPAS.com - Latihan beban merupakan jenis latihan yang bertujuan untuk membentuk otot. Namun jika tujuannya untuk mengurangi berat badan, apakah jenis latihan ini akan efektif? Pakar fisiologi dr Grace Judio-Kahl mengatakan, latihan beban sebenarnya dapat digunakan untuk mencapai tujuan mengurangi berat badan. Prinsipnya, semakin banyak massa otot dalam tubuh seseorang, semakin tinggi kalori yang dapat dibakar oleh tubuh. Ini berarti semakin sedikit kemungkinan kalori yang diasup bakal disimpan dalam bentuk lemak. Manusia, jelas Grace, memiliki laju metabolisme basal (BMR), yaitu energi yang dibutuhkan untuk melakukan mempertahankan kehidupan, seperti  bernapas, denyut jantung, sistem pencernaan, kerja otak, dan lain-lain. Semakin tinggi massa otot, maka semakin besar BMR yang dimiliki oleh manusia. Artinya, saat tidak berkegiatan, orang yang memiliki BMR lebih tinggi dapat membakar kalori lebih banyak daripada yang BMR-nya lebih rendah. Maka menurut Grace, latihan beban yang menambah massa otot tersebut efektif dalam menurunkan berat badan. "Makanya, metode diet seperti Obsessive Corbuzier Diet (OCD) hanya menganjurkan latihan beban saja, tujuannya untuk meningkatkan BMR," jelas Grace saat dihubungi Kompas Health beberapa waktu lalu. Kendati demikian, supaya lebih efisien, latihan beban juga perlu diimbangi dengan pengurangan jumlah kalori yang diasup. Peningkatan kalori yang dibakar tidak akan berarti dalam mengurangi berat badan saat kalori yang dimasukan tidak dikurangi atau bahkan bertambah banyak. "Mengatur pola makan dengan berdiet itu penting dalam menurunkan berat badan. Faktanya dengan berdiet berat badan lebih cepat turun," ungkap dokter pemilik Klinik lightHOUSE ini. Sementara itu, menurut Grace, latihan kardio juga sebaiknya tidak ditinggalkan. Ini karena latihan kardio penting untuk menyehatkan sistem sirkulasi, membuat oksigen lebih mudah masuk ke dalam tubuh, hingga membantu mengurangi massa lemak tubuh. Serta, untuk membakar kalori lebih banyak, seseorang juga perlu meningkatkan jumlah aktivitas fisik sehari-hari, seperti banyak berjalan, mengurangi duduk, dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan fisik lainnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Thu Oct 24, 2013 9:19 am

DIET RENDAH KARBOHIDRAT CARA TERBAIK UNTUK LANGSING?
Rabu, 23 Oktober 2013 | 12:03 WIB
Kompas.com — Kepopuleran Diet Atkins tampaknya belum akan berakhir. Beberapa selebriti mengakui mereka mendapatkan tubuh langsingnya setelah melakoni diet yang mewajibkan mengurangi karbohidrat ini. Salah satu selebriti, Kim Kardashian, mengatakan, pola diet itu membantunya langsing kembali setelah melahirkan. Belum lama ini penelitian yang dilakukan tim dari Swedia juga menyebutkan bahwa cara terbaik untuk langsing adalah membatasi asupan karbohidrat. Namun, para pakar diet mengatakan bahwa diet rendah karbohidrat seperti diet Atkins hanya efektif untuk jangka pendek. "Jika Anda tak ingin gemuk dan mulai membatasi asupan kalori, cara ini dalam jangka pendek memang efektif mengurangi berat badan," kata Jonas Lindblom ketua peneliti dari Swedia. Ditambahkan oleh Rebecca Scritchfield, pakar diet, membatasi karbohidrat saja tak akan membantu Anda memiliki tubuh langsing dalam jangka panjang. "Sebenarnya diet rendah karbohidrat justru memicu berat badan naik turun atau disebut dengan diet yo-yo. Dalam jangka panjang ini justru mengganggu metabolisme," kata Scritchfield. Ia menjelaskan, saat berat badan turun, massa otot dan juga lemak juga akan berkurang, tetapi saat berat badan naik kembali, yang bertambah hanyalah lemaknya. Jika Anda ingin menurunkan berat badan yang efektif dalam jangka panjang, ia menyarankan agar Anda mulai menerapkan pola makan sehat. "Ini berarti mengisi setengah piring dengan buah dan sayur, seperempat protein, dan seperempatnya karbohidrat, pada setiap waktu makan," katanya. Imbangi juga dengan rutin berolahraga dan membatasi camilan yang tinggi kalori. Diet rendah karbohidrat boleh saja dilakukan, terutama jika Anda butuh turun berat badan dalam waktu singkat. Misalnya dalam 3 bulan akan menikah. Namun, menjalankan gaya hidup sehat adalah yang kita butuhkan dalam jangka panjang.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Mon Oct 28, 2013 3:56 pm

INGIN LANGSING, HINDARI MAKAN SALAD
Wuri Handayani, Ananda Putri Laras Senin, 28 Oktober 2013, 12:50 WIB
VIVAlife - Saat menjalani program penurunan berat badan, banyak wanita menjatuhkan pilihan pada salad sebagai pengganti nasi. Terdiri dari buah-buahan dan sayur, salad terbilang hidangan menyehatkan. Namun, makanan ini ternyata tidak dianjurkan untuk diet. Dikutip Times of India, ahli gizi Rima Goswami menyatakan bahwa salad yang dihidangkan bersama saus dan bahan lainnya, memberikan efek buruk untuk tubuh. Lelehan saus pendampingnya mengandung 1.000 kalori, yang menyebabkan tumpukan lemak pada tubuh.

Tidak percaya? Beberapa orang membagi pengalamannya.
Amisha Sinha, wanita yang berdomisili di India, menyantap salad di pagi hari, dengan tambahan wortel dan selai kacang di atasnya. Untuk makan siang, Amisha hanya makan sedikit. "Saya tetap gemuk. Saya sadar ternyata selai kacang berpengaruh tak baik untuk tubuh," kata Amisha. Begitu pun yang terjadi pada Vikam Ramani. Ia menjalani program diet dengan rutin membeli salad di kantin kantornya. Salad segar ditambahkan mayonaisse dan saus barbeque. Lambat laun, Vikam pun sadar. Ia sering mengantuk dan semakin gemuk karena itu. "Salah jika orang berpikir salad selalu sehat. Seringkali salad dikombinasikan dengan campuran daging ayam, keju dan lainnya. Inilah yang harus dihindari," kata ahli gizi Rima Goswami. Bahkan, menurut Rima, salad dengan bahan-bahan di atas bisa memicu tekanan darah tinggi. (one)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Mon Oct 28, 2013 4:04 pm

DIET JAMUR, CARA BARU PARA SELEB UNTUK LANGSING
Penulis : Unoviana Kartika | Kamis, 12 September 2013 | 06:21 WIB
KOMPAS.com — Sebuah diet baru diklaim dapet mengurangi lemak di bagian-bagian tertentu dalam tubuh, seperti pinggang, pinggul, dan paha. Uniknya, metode diet tersebut juga diklaim tidak akan menyingkirkan lemak di payudara. Adalah diet jamur, metode yang sedang digandrungi sejumlah pesohor, seperti Katy Perry atau Kelly Osbourne, yang mengklaim demikian. Untuk melakukan metode diet tersebut, seseorang hanya butuh mengganti satu waktu makan dalam sehari dengan jamur. Karena kemampuannya menurunkan berat badan di bagian-bagian tertentu tersebut, diet jamur dikatakan sebagai metode diet "ajaib". Wanita dengan bentuk tubuh buah pir yang memiliki panggul dan paha yang besar pun cenderung tertarik mencoba metode ini. Sementara itu, seorang pakar diet tersertifikasi, Katherine Tallmadge, mengatakan bahwa tidak ada yang ajaib dari diet jamur. Para pakar sejak dulu telah menyatakan, mengganti salah satu waktu makan dengan hanya makan sayuran memang memiliki kemampuan untuk mengurangi berat badan. Namun, kemampuan metode tersebut untuk mengurangi lemak secara selektif di bagian-bagian tubuh tertentu dikatakan bertentangan dengan ilmu pengetahuan. "Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan sebuah metode diet dapat mengurangi berat badan hanya di bagian tubuh tertentu," ujar Tallmadge. Dia mengatakan, pengurangan dan penambahan berat badan ditentukan sebagian besar oleh faktor keturunan. Namun, faktor lain seperti usia dan kebiasaan merokok juga berpengaruh. Sejumlah studi menunjukkan, wanita yang lebih tua cenderung mengalami kenaikan berat badan yang terkonsentrasi di perutnya. Sementara itu, kebiasaan merokok juga dikaitkan dengan penambahan berat badan di bagian tubuh bagian tengah. Menurut Tallmadge, cara paling efektif untuk mengurangi berat badan di bagian tubuh tertentu yaitu dengan cara olahraga. Gerakan-gerakan olahraga yang terkonsentrasi dapat mengurangi lemak dan menambah massa otot di bagian tubuh tertentu yang mengurangi berat badan secara keseluruhan. "Misalnya berjalan yang terbukti efektif membantu mengurangi tumpukan lemak di perut," ujarnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Tue Oct 29, 2013 3:39 pm

KEKELIRUAN DIET DEDDY CORBUZIER
Wuri Handayani, Marlina Irdayanti Minggu, 27 Oktober 2013, 10:10 WIB
VIVAlife - Obsessive Corbuzier's Diet. Tak hanya ramai dibicarakan, metode diet ala Deddy Corbuzier ini juga mewabah ditiru banyak orang. Wajar, perubahan bentuk tubuh Deddy yang signifikan setelah ia melakoni diet ini, sungguh memotivisi banyak orang. Atas keberhasilannya itu, Deddy tak mau menyimpan ilmunya. Ia lalu membuat e-book yang bisa diunduh secara gratis. Dalam waktu singkat, tercatat lebih dari delapan juta orang membacanya. Di dalamnya juga bertebaran testimoni dari para pengikut yang menyatakan keberhasilan menjajal diet yang mengedepankan "jendela makan" tanpa harus mengkalkulasi kalori yang masuk dalam tubuh. Namun tak semua pihak, terutama medis setuju akan diet ini. Salah satunya pakar nutrisi dan pemerhati diet, yang juga ahli strength and conditioning untuk atlet, dr. Phaidon Toruan. Sejak awal Deddy Corbuzier memperkenalkan diet itu ia menolak. Menurutnya, diet Deddy ini tidak tidak berorientasi pada kesehatan. Ia menuturkan bahwa Deddy hanya memperkenalkan cara untuk membuat tubuh menjadi kurus, bukan untuk tubuh sehat. "Sayangnya dia nggak tahu kalau mau kurus itu harus dilihat dulu penyebab kegemukannya. Jadi bukan sekedar diet," ujarnya saat dihubungi VIVAlife.

Phaidon mencontohkan dengan wanita yang mengalami kegemukan karena mengonsumsi pil KB. Saat ia ingin kurus dengan menerapkan diet OCD tapi tetap mengonsumsi pil tersebut, ia tidak akan menjadi kurus. Karena penyebab kegemukan ada pada pil KB yang memancing hormon gemuk dalam tubuh. Yang juga disayangkan oleh Phaidon adalah: diet yang diterapkan Deddy sama sekali tidak mempedulikan konsumsi kalori yang masuk ke dalam tubuh. Menurut Phaidon dengan menyebutkan boleh makan apapun, artinya dalam diet OCD ini karbohidrat bisa didapat dari mana saja, termasuk dari lemak trans yang sudah jelas terbukti tidak sehat. Sehingga jika metode diet ini diterapkan dan lalu berhenti, kemungkinan besar berat badan akan kembali naik.  Bukan hanya soal kebebasan kalori, diet yang melarang pelakunya untuk sarapan ini juga berimbas buruk pada tubuh. Efek yang paling jelas: kerja otak melemah. Meskipun begitu Phaidon mengakui bahwa beberapa menu sarapan memang dapat memperlambat metabolisme, seperti yang pernah diungkapkan oleh Deddy Corbuzier. "Kalau sarapannya dengan menu yang tidak sehat seperti nasi goreng. Memang benar. Tapi kalau sarapannya dengan menu yang sehat, seperti roti gandum atau buah itu efeknya bagus sekali untuk kerja otak jadi maksimal," ujarnya.

Dokter yang juga dikenal sebagai pakar gaya hidup sehat ini menyatakan bahwa diet yang diterapkan Deddy belum tentu bisa diterapkan juga pada orang lain. Sebelum melakukannya, harus dilihat dulu seperti apa gaya hidup Deddy sebelum menjalani diet tersebut. Dalam konteks Deddy yang sebelumnya sudah terbiasa menjalani olahraga berat dan sering menjalani fitnes, tidak sulit baginya untuk berolahraga ketika puasa. Begitupun dengan pola makan, Deddy yang terkenal sebagai perokok berat ini, jelas lebih mudah menahan lapar dalam waktu yang lama.  Phaidon menegaskan, diet sehat adalah diet yang mengatur menu makan sehat. Seperti dengan karbohidrat kompleks dan makanan yang tidak digoreng. Seperti nasi merah, gandum, dan mengganti gula pasir dengan gula aren atau madu. "Gula pasir itu bahayanya banyak sekali. Dia itu bisa menyebabkan gangguan usus, kanker usus besar, gangguan pembuluh balik tungkai, wasir dan banyak lagi," ujarnya.  Diet dengan pola makanan sehat memang membutuhkan waktu lama. Karena menurutnya bukan berat badan yang harus diperhatikan, tetapi lebih kepada perubahan komposisi tubuh. Diet yang baik adalah dengan mengurangi lemak dan menambah masa otot. Sayangnya, banyak pelaku diet yang justru mengurangi masa otot, bukan mengurangi lemak. "Begini, kalau lemak berkurang 50 persen, dan masa otot naik 50 persen. Berat badan sama, tapi lingkar pinggang pasti mengecil. Jadi perubahan komposisi tubuh yang harus diperhatikan, bukan berat badan," ujarnya. Dalam hal pembentukan otot, Phaidon menyarankan untuk pelaku diet melakukan olahraga angkat beban. Tetapi harus diikuti dengan suplai makanan yang sehat dan istirahat yang cukup. Karena sebenarnya pembentukan otot akan lebih maksimal ketika tubuh dalam keadaan istirahat. Penggunaan suplemen pun sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Namun dianjurkan jika ingin membantu pembentukan otot lebih cepat. Dalam wawancara dengan VIVAnews.com beberapa waktu lalu, Dedy menyampaikan bahwa metode diet sudah menolong banyak orang.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Thu Oct 31, 2013 2:06 pm

LANGSING TANPA DIET?
Kamis, 31 Oktober 2013 | 13:57 WIB
KOMPAS.com - Diet untuk menurunkan bobot tubuh dan membentuknya jadi lebih seksi terkadang sangat menyiksa. Tidak boleh makan ini, makan itu, harus ini, harus itu, semuanya serba dilarang. Tak aneh kalau banyak orang yang bilang diet itu menyiksa. Tapi apakah diet dengan mengurangi porsi makan, menghindari makanan tertentu ini benar-benar tepat sasaran? Sebenarnya, ada kok cara yang lebih mudah dan lebih enak untuk menurunkan berat badan tanpa harus diet. Ini triknya.

1. Katakan "ya" untuk sayuran
Penelitian mengungkapkan bahwa saat ditawari berbagai jenis makanan, maka Anda akan makan lebih banyak. Nah kalau sudah tahu begini, kenapa tak juga melakukannya terhadap sayuran? Gantilah beberapa jenis hidangan berlemak tinggi dalam menu Anda dengan sayuran yang lebih banyak. Pilih beberapa jenis sayuran hijau (lebih dari satu) dan Anda akan tetap merasa kenyang dan puas, namun mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

2. Makan perlahan
Jangan merasa kesal kalau teman Anda makan dalam waktu yang lama. Karena sebenarnya cara makan inilah yang harusnya dilakukan untuk mendapatkan bobot tubuh yang ideal. Ambil jeda dari kecepatan makan Anda. Kunyah makanan perlahan-lahan dan sadarilah setiap gigitan yang Anda makan. Makan terlalu cepat malah akan membuat Anda makan lebih banyak daripada saat makan perlahan.

3. Konsumsi biji-bijian
Beras merah, barley, gandum seharusnya bisa menjadi sahabat perut. Kandungan serat yang tinggi akan membantu Anda untuk merasa lebih cepat kenyang.

4. Fokus pada target
Apakah Anda punya celana jeans favorit yang kini sudah tak muat lagi dipakai karena bobot tubuh yang melonjak? Dibanding angka timbangan, benda-benda ini lebih cocok dijadikan motivasi untuk menurunkan berat badan.

5. Bawa bekal
Tak ada salahnya loh, membawa bekal makanan dari rumah. Selain bisa menghemat pengeluaran, Anda juga bisa hidup lebih sehat dan menjamin kebersihan makanan yang disantap. Tak perlu makanan yang terlalu ribet jika Anda tak sempat memasaknya, potongan buah dalam boks, roti, atau yogurt rendah lemak juga bisa jadi teman ngemil di kantor.

6. Minum teh hijau
Beberapa studi menunjukkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar kalori lebih banyak. Hal ini disinyalir karena kandungan catechin yang tinggi.

7. Jalan kaki
Oke, Anda tak harus jadi pejalan kaki marathon atau pelari marathon yang kuat untuk membakar kalori lebih banyak. Namun, penelitian mengungkapkan bahwa berjalan selama 20 menit sehari bisa membantu membakar 100 kalori lebih dari biasanya.

8. Makan di piring yang lebih kecil
Semakin besar ukuran piring biasanya jumlah makanan yang diambil jadi lebih banyak. Lantas mengapa tak berpikir sebaliknya? Ambil makanan dalam ukuran piring yang kecil. Cara ini akan membantu Anda untuk berpikir bahwa Anda makan dengan normal, padahal sebenarnya Anda baru aja mengurangi 100-200 kalori dalam makanan.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Nov 02, 2013 7:19 pm

DIET DENGAN BERPUASA SEHATKAH?
Laporan: Prita DaneswariSabtu, 02 November 2013 | 06:52 WIBIst
Metrotvnews.com: Tuntutan untuk memiliki penampilan prima dan tubuh yang ideal memang menjadi sebuah hal wajar. Terutama bagi mereka yang memiliki profesi yang mengharuskan bertemu banyak orang. Penampilan tentulah menjadi sebuah prioritas. Namun, tubuh yang ideal tentu tidak bisa didapatkan dalam sekejap. Butuh disiplin dan ketekunan mulai dari menjaga pola makan hingga rutin berolahraga. Sayangnya, kini tidak sedikit orang yang mencari cara instan untuk mendapatkan tubuh sesuai keinginan mereka. Berbagai upaya pun dilakukan, mulai dari meminum suplemen yang dipercaya dapat menurunkan berat badan hingga diet puasa yang makin ngetren akhir-akhir ini. Diet puasa yang dipopulerkan selebritas Deddy Corbuzier yang memperkenalkan obsessive corbuzier diet (OCD). Diet ini mengklaim bisa membuat orang turun berat badan hingga 4 kilogram seminggu. "Padahal secara medis seseorang boleh turun berat badan hanya 1 kg per bulannya," kata Dr Samuel Oetoro MS SpGK dalam seminar bertajuk Nutrition Perspective of Intermittent Fasting Diet di FKM UI, Kamis (31/10). Menurutnya, diet berpuasa dalam pandangan nutrisi terutama yang tidak memperbolehkan seseorang untuk makan lalu boleh memakan apa saja tidaklah sehat, sebab terdapat pengaruh pada kondisi protein pada otot kita. "Proses diet dengan berpuasa akan menyebabkan respons metabolisme tubuh yang melibatkan berbagai adaptasi metabolisme mulai dari hormon hingga otot," katanya mengutip hasil penelitian yang dikutip dari Jurnal Diabetes edisi Januari 2001. Selain otot, juga bisa berpengaruh pada peningkatan serum GH dan hormon stres seperti glucagon, cortisol, dan epinephrine. Diet berpuasa memang berfokus pada pembakaran lemak dan pembentukan otot. Namun, pembentukan otot yang dicapai melalui olahraga dan dilakukan kala tubuh sedang berpuasa dikatakan tidak baik karena justru melatih otot dengan merusaknya, padahal pembentukan otot akan terjadi saat orang beristirahat. Bila tubuh tidak bisa beradaptasi dengan baik saat melakukan diet tersebut, kita bisa pingsan karena level gula darah yang menurun drastis.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Thu Nov 07, 2013 6:07 am

EFEK DIET TINGGI PROTEIN TERHADAP KESEHATAN TUBUH
Ajeng Annastasia Kinanti - detikHealth - Rabu, 06/11/2013 17:28 WIB
Jakarta, Apapun akan orang lakukan untuk bisa menurunkan berat badan, termasuk mencoba berbagai macam diet. Salah satu diet yang banyak dilakukan adalah diet tinggi protein. Meskipun bisa membantu menurunkan berat badan, diet ini juga bisa memberikan pengaruh lainnya bagi tubuh. Diet tinggi protein menurunkan berat badan lebih cepat karena berkurangnya asupan karbohidrat menyebabkan hilangnya juga cairan tubuh. Selain itu, diet tinggi protein juga menyebabkan substansi yang disebut keton dilepaskan ke dalam aliran darah. Keton sendiri memiliki fungsi untuk menurunkan nafsu makan. "Bagi kebanyakan orang sehat, diet tinggi protein umumnya tidak berbahaya jika dilakukan dalam waktu yang singkat, misalnya 3-4 bulan. Dalam jangka waktu tersebut memang bisa membantu penurunan berat badan. Namun diet protein tinggi untuk jangka panjang mungkin bisa menimbulkan masalah kesehatan," ujar Katherine Zeratsky, ahli diet dari Mayo Clinic, seperti dilansir Livescience, Rabu (6/11/2013). Mereka yang melakukan diet protein biasanya tidak mendapatkan serat yang cukup. Akibatnya, kondisi seperti sembelit dan radang usus mungkin terjadi. Tak hanya itu, dalam jangka panjang juga bisa meningkatkan risiko kanker. Konsumsi terlalu banyak daging merah dan lemak sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Faktanya, The American Heart Association (AHA) tidak merekomendasikan diet tinggi protein untuk menurunkan berat badan karena mereka yang melakukan diet ini dianggap tidak mendapatkan cukup vitamin dan mineral untuk menghadapi risiko kesehatan yang potensial. AHA juga menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan pada efektivitas diet ini untuk menurunkan berat badan jangka panjang. AHA mendesak orang-orang untuk menggunakan metode yang aman dan terbukti bisa menurunkan dan mempertahankan berat badan. Diet yang tepat harus selalu memperhatikan makanan bergizi seimbang. AHA mengatakan diet sehat mencakup adanya variasi makanan, serta kaya akan buah-buahan dan sayuran segar. "Jika Anda tetap ingin melakukan diet tinggi protein, lakukan hanya sebagai alat bantu penurunan berat badan jangka pendek. Selain itu, pilihlah protein Anda dengan bijaksana," tutur Katherine. Katherine merekomendasikan bagi Anda yang ingin melakukan diet tinggi protein untuk memilih menu seperti ikan, daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, dan produk susu rendah lemak. Disarankan juga untuk Anda tetap mengonsumsi karbohidrat yang kaya akan serat, seperti biji-bijian, sayuran, dan buah. "Sementara mereka yang memiliki penyakit ginjal, penyakit hati atau diabetes, dan mereka yang sedang minum obat untuk penyakit kronis, harus berkonsultasi dengan dokter mereka masing-masing sebelum memulai diet tinggi protein," tegas Katherine.


Last edited by gitahafas on Fri Nov 08, 2013 7:16 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Thu Nov 07, 2013 6:25 am

8 TIPS DIET YANG SEBAIKNYA TAK DIPERCAYA
Rabu, 6 November 2013 | 12:51 WIB
KOMPAS.com — Kita memang tak bisa memercayai semua hal yang dibaca. Meski begitu, tetap saja kita takut mengonsumsi kuning telur karena tak mau kolesterol naik atau takut makan malam di atas pukul 08.00 malam. Coba kita lihat apa saja tips diet yang sebenarnya sudah usang dan mana fakta yang benar.

1. Lemak membuat gemuk
Sebenarnya ini tergantung jenis lemaknya. Lemak di keripik, cookies, dan makanan yang berminyak memang dapat meningkatkan kolesterol. Namun, lemak baik, seperti kacang-kacangan, avokad, dan salmon, justru melindungi jantung dan menyehatkan. Selain itu, jika dipadankan dengan pola makan yang sehat, maka lemak baik justru sangat dianjurkan.

2. Berhenti ngemil biar langsing
Justru makan dalam porsi kecil tetapi sering adalah cara yang efektif untuk mengatasi lapar dan memudahkan kita mengontrol porsi makan. Ngemil asupan sehat seperti buah, yoghurt, atau kacang-kacangan akan membantu kita tetap berenergi sepanjang hari.

3. Pantang karbohidrat
Konsumsi karbohidrat seperti roti putih dan nasi putih memang bisa menyebabkan kegemukan. Namun, karbohidrat yang berasal dari sumber nabati, seperti biji-bijian utuh, sayur, dan buah, akan menyehatkan.

4. Perbanyak protein
Sayangnya memperbanyak protein bukanlah kunci untuk mendapatkan penurunan berat badan yang sehat. Mengapa? Tubuh membutuhkan tiga makronutrien, yakni protein, karbohidrat, dan lemak. Sangat tidak dianjurkan jika hanya fokus pada protein. "Anda bukan saja menjadi kekurangan serat dan antioksidan lain yang terdapat dalam karbohidrat sehat dan sayuran, tetapi juga berisiko mengonsumsi kelebihan lemak akibat terlalu banyak makan daging. Ini akan menyebabkan kolesterol dan trigliserida naik," kata Rania Batayneh, ahli nutrisi dan penulis buku The One One One Diet.

5. Olahraga dengan perut kosong
Berolahraga dengan atau tanpa perut kosong tidak berpengaruh banyak pada pembakaran kalori. Namun, menghindari makan sebelum berolahraga akan menyebabkan kekuatan otot berkurang. Hindari juga mengonsumsi sport drink karena mengandung zat-zat tambahan yang buruk.

6. Boleh "libur" di akhir pekan
Kebanyakan orang yang menerapkan diet akan menyisihkan satu atau dua hari di akhir pekan akan untuk libur diet dan membebaskan diri makan apa saja. Padahal, hal ini akan mengurangi konsistensi dan berakibat pada berat badan naik turun.

7. Makan sesedikit mungkin
Jika kita mengurangi asupan kalori seminimal mungkin, maka tubuh akan bertindak seperti ketika kita kelaparan sehingga metabolisme melambat. Jika ingin mengurangi kalori, maka gantilah jenis asupan dengan sayur atau buah dan tingkatkan intensitas olahraga.

8. Melewatkan sarapan
Kebiasaan ini justru akan membuat kita makan berlebihan saat makan siang dan malam. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang sukses menurunkan berat badan adalah mereka yang tak pernah melewatkan sarapan. Namun, sebaiknya konsumsi lebih banyak protein saat sarapan.
Back to top Go down
 
L a n g s i n g
View previous topic View next topic Back to top 
Page 50 of 51Go to page : Previous  1 ... 26 ... 49, 50, 51  Next

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: