Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 L a n g s i n g

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 27 ... 51  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 2:13 pm

SUSU JUSTRU MELANGSINGKAN?
Senin, 11 Juni 2012 12:12 WIB
MITOS yang beredar di masyarakat justru menyebutkan bahwa susu membuat tubuh seseorang menjadi gemuk. Namun fakta sebenarnya, nicotinamide riboside yang terkandung dalam susu dipercaya jutru mampu melangsingkan. Menurut Johan Auwerx dari Ecole Polytechnique Federale de Lausanne, temuan ini sangat bermanfaat dan juga menjadi peluang untuk suplemen jenis baru yang mampu meningkatkan metabolisme. Tidak hanya itu, nicotinamide riboside juga mampu meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh yanglebih kuat. Penelitian tersebut meneliti sekelompok tikus yang diberikan senyawa nicotinamide riboside. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kandungan dalam susu tersebut mampu melindungi tikus terhadap obesitas, bahkan meski tikus tersebut menjalani diet tinggi lemak. Untuk itu lanjut Auwerx, diperlukan pengujian terhadap manusia untuk melihat efektivitas Nicotinamide riboside dalam membantu menurunkan berat badan dan juga membantu menjaga daya tahan tubuh. Peneliti menyarankan, untuk mendapatkan hasil terbaik, konsumsilah susu murni tanpa tambahan gula, krim, maupun sirup agar manfaat dalam susu bisa lebih terasa. Demikianlah kesimpulan dari penelitian dikutip dari Zeenews, Senin (6/6).(*/OL-06)


Last edited by gitahafas on Thu Aug 23, 2012 6:02 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 4:46 pm

7 SEBAB TAK KUNJUNG LANGSING
Sabtu, 10/7/2010 | 16:34 WIB
KOMPAS.com - Demi tubuh cepat langsing, Anda rela menghapus makanan favorit, juga olahraga sepanjang hari. Yakin akan berhasil? Simak 7 kesalahan upaya penurunan bobot tubuh.

1. Tidak Makan Sama Sekali
Begitu terobsesi dengan diet, melompati jam makan menjadi sebuah kebiasaan baru. Sampai-sampai semua jam makan terlewatkan. Cara ini cukup ampuh menurunkan berat badan. Tapi sayangnya, hal ini malah akan membuat bobot Anda naik. Melompati jam makan membuat sistem metabolisme terganggu. Hasilnya? Anda akan merasa lapar sepanjang hari dan makan lebih banyak. Di samping itu, selain pencernaan terganggu, tubuh Anda menjadi lebih mudah lelah dan tak bergairah karena kekurangan gizi.

2. Makan Banyak dalam Satu Waktu
Ada trik lain selain tak makan sama sekali, yaitu dengan makan yang banyak dalam sekali makan. Pola ini akan membuat tubuh memasok kalori yang lebih besar dan menimbun lemak. Tubuh membutuhkan energi sepanjang hari. Makanan yang Anda makan dengan pola tadi akan mudah dibakar oleh tubuh, jika Anda membaginya dalam tiga waktu makan, dengan porsi yang sama. Lebih efektif jika Anda makan sedikit namun sering dibanding makan banyak hanya satu kali.

3. Percaya Pada Obat Pelangsing
Obat pelangsing mampu menurunkan berat badan secara cepat. Namun perlu Anda ingat, cara mudah ini dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan, seperti dehidrasi, gagal ginjal dan kerusakan hati, jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Obat pelangsing biasanya akan membuat Anda ketagihan. Setelah penggunaan dihentikan, tubuh akan kembali gemuk seperti sediakala atau bahkan lebih. Cara ini tidak dapat diandalkan untuk mendapat tubuh sehat dan ideal secara permanen.

4. Banyak Minum untuk Menghilangkan Lapar
Untuk mendapatkan efek kenyang, kebanyakan orang menyiasatinya dengan minum air putih. Minum air putih sesuai kebutuhan memang baik, namun jika mengkonsumsinya secara berlebihan akan menjadi bumerang untuk diet. Minum banyak sepanjang waktu malah akan memperbesar kapasitas lambung, dan merusak sistem enzim. Kapasitas lambung yang besar akan membuat Anda lebih mudah lapar. Satu buah apel di sore hari bisa menjadi siasat yang baik bagi lambung.

5. Olahraga Berlebihan
Demi menjadi langsing, Anda pun rela mengorbankan waktu dua jam tiap harinya untuk berada di tempat fitnes. Efektifkah? Olahraga yang berlebihan justru membuat Anda kelelahan, di samping dapat membuat otot dan perut cedera. Ingat, tubuh memerlukan istirahat. Untuk menghindari hal ini, pilihlah olahraga tanpa beban, seperti lari-lari kecil, menggerakkan kedua tangan, lompat tali, atau sekadar berjalan kaki selama satu jam. Anda cukup melakukan latihan ini tiga kali seminggu secara rutin.

6. Tidak Makan Daging
Daging mengandung protein dengan kadar asam amino yang paling baik dibandingkan makanan lainnya. Protein merupakan unsur gizi yang sangat penting untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Jadi, jangan sampai Anda meninggalkan makanan penting ini. Kekurangan protein menjadi salah satu alasan timbulnya penyakit seperti kanker payudara, kanker usus besar, penyakit jantung, dan osteoporosis. Selipkan seporsi daging pada menu makan siang, bersama dengan nasi dan sayuran. Makanlah sebanyak setengah porsi dari porsi biasa.

7. Menghindari Makanan Favorit
"Bye-bye" kini tak usah lagi Anda ucapkan kepada makanan favorit Anda seperti pizza, cokelat, dan ice cream. Bisa memakan makanan yang Anda sukai dapat memberikan motivasi dan kepuasan batin. Mengidam-idamkan makanan yang tak bisa dimakan malah akan membuat Anda tak bahagia. Tak ada salahnya memberikan hadiah pada lidah seminggu sekali. Diet yang rasional dan tidak terlalu ekstrem adalah kunci sukses mendapatkan tubuh ideal yang bertahan lama.


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 7:59 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:02 pm

KUNCI TETAP SEHAT DAN LANGSING SELAMA PUASA
Rabu, 25 Juli 2012 15:10 WIB Media Indonesia
BANYAK yang beranggapan bahwa puasa merupakan salah satu metode diet yang paling ampuh. Faktanya, tidak sedikit orang yang justru berat badannya bertambah meski telah berpuasa. Bukan tanpa alasan, kenaikan berat badan justru biasanya didapat dari pola makan yang seenaknya, meski siang harinya telah berpuasa. Misalnya, banyak yang seringkali justru menumpuk makanan saat malam tiba. Biasanya kebanyakan orang justru memiliki makan berat setelah melaksanakan Tarawih.

Hal tersebut tidaklah salah, namun kebiasaan tersebut justru keliru jika Anda langsung tidur sesaat setelah makan besar. Ada baiknya, setelah makan malam, Anda lakukan sedikit aktivitas ringan. Dikhawatirkan, tidur setelah makan besar, akan memicu timbunan lemak dalam perut yang pada akhirnya justru tidak sehat dan membuat badan Anda akan bertambah gemuk. Tidak lepas sampai di situ, pemilihan beragam es buah dengan kuah susu dan air gula justru menjadi incaran saat berbuka puasa. Meski menghilangkan dahaga, es campur dan sejenisnya hanya mengurangi rasa haus sementara. Sebaiknya, tetaplah untuk cukupi asupan air putih selama rentang waktu berbuka hingga batas akhir sahur tiba.

Mengonsumsi air putih yang sesuai akan mencegah Anda dehidrasi berlebih pada siang hari. Selain itu juga membuat kulit tetap lembap dan cerah. Kemudian, berpuasa bukan alasan untuk tidak berolahraga. Anda bisa mengatur waktu untuk melakukan latihan. Olahraga saat puasa bisa dilakukan dalam beberapa pilihan waktu. Pertama, Anda bisa berolahraga satu hingga dua jam sebelum saat berbuka tiba. Kedua, Anda juga melakukan latihan setelah berbuka, sebelum makan besar. Pilihlah jenis olahraga dengan intensitas yang ringan hingga sedang seperti bersepeda, jalan cepat, berlari atau yoga. (Aljazeera/*/OL-06)


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 8:45 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:06 pm

GARA GARA OBAT PELANGSING
Sunday, 29 April 2012, 15:23 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Keinginan Dian Kristiana Handayani untuk bisa lebih langsing begitu besar. Penyelia pemasaran di perusahaan properti itu pernah mencapai bobot 95 kg setelah melahirkan putri pertamanya pada 2007 di Oman. “Berat badan saya turun 15 kg hanya dengan meminum teh hijau Cina.” Pulang ke Tanah Air pada 2008, Dian beralih ke diet karbohidrat dan berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan saran pengaturan pola makan. Hanya saja, ia tak merasakan hasil yang signifikan. “Pada 2010, saya datang ke dokter ahli kecantikan untuk mendapatkan resep obat pelangsing.” Dalam seminggu, Dian dua kali mendapatkan suntikan penghancur lemak dan mendapatkan obat-obatan pelangsing. Biaya sekali suntik sekitar Rp 200 ribu. Biaya obat-obatannya mencapai Rp 1 juta untuk sebulan. “Suami mempertanyakan biru-biru di kulit badan saya,” tutur istri dari Sunu Prabowo ini. Tiap hari, secara berturut dari pagi hingga malam, Dian minum pil penahan lapar, pil penghancur lemak, dan pil pembersih perut. Hasilnya, berat badannya turun menjadi berkisar antara 53-55 kg. Tetapi, efek buruknya makin terasa oleh Dian. “Saya kehilangan nafsu makan, lemas, menstruasi tidak teratur, dan mudah terpancing emosi.”Ketika hamil anak kedua, di akhir 2011, Dian menghentikan obat pelangsingnya. Tetapi, efeknya masih tersisa. Dia mengalami keguguran. Dokter kandungan menduga kejadian itu terkait efek obat pelangsing yang dulu rutin ditenggaknya. “Sejak mengikuti terapi kehamilan pada Januari 2012, beratnya saya naik jadi 62 kg,” ungkap Dian yang bertekad mengawal kehamilannya dan kembali berdiet usai melahirkan dengan menjaga pola makan dan olahraga.

Berhenti Diet
Moniqca Eka Restu tak lagi bisa berpetualang mencoba aneka jenis diet. Penyakit radang lambung membuatnya harus sering makan. Dia pun harus puas dengan bobot 70 kg. “Sebelumnya, berbekal informasi dari majalah atau internet, saya diet dengan tidak mengonsumsi nasi atau karbohidrat lain, diet sesuai golongan darah, dan menggunakan suplemen seharga Rp 200 ribu,” kenang perempuan dengan tinggi badan 155 cm yang berdomisili di Bali ini. Agar beratnya tak naik lagi, lima tahun terakhir Moniq melewatkan makan malam, tidak makan berlebihan, dan makan tepat waktu. Perempuan berusia 25 tahun ini juga rajin berolah raga. “Dari pengalaman, saya sebetulnya cocok dengan diet nasi dan daging serta membatasi konsumsi gula dan garam.”


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 9:52 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:07 pm

LANGSING DENGAN MINYAK KELAPA
Senin, 9 Agustus 2010, 11:17 WIB Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila
VIVAnews - Banyak orang menyangka segala jenis lemak mengacaukan diet dan memicu gemuk. Studi terbaru menunjukkan, diet kaya lemak atau minyak kelapa justru memberi perlindungan terhadap resistensi insulin penyebab diabetes, sekaligus merampingkan tubuh. Penelitian sebagaimana dilansir Times of India menyebutkan, orang yang mengasup minyak kelapa dapat mengurangi lemak tubuh. Selain itu, lemak rantai medium penyebab diabetes tipe 2 berkurang dengan asupan minyak kelapa. Nigel Turner dan Jiming Ye dari Sydney Garvan Institut Riset Medis membandingkan metabolisme lemak dan resistensi insulin pada tikus yang mendapat asupan minyak kelapa dan lemak babi. "Asam lemak rantai menengah dalam minyak kelapa berbeda dengan lemak yang umumnya ditemukan dalam makanan kita," kata Turner, kepala peneliti. "Berbeda dengan rantai panjang pada lemak hewan, lemak rantai menengah merupakan bahan bakar yang langsung digunakan sebagai energi." Meskipun demikian, temuan yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes ini memiliki kekurangan. Lemak rantai menengah bisa menumpuk di bagian hati. Saat mengasup makanan kaya lemak, tubuh akan mengompensasi dengan melakukan pembakaran lebih banyak. "Orang yang kelebihan berat badan menggunakan 40-50 persen kalori sebagai lemak. Tikus membakar 45 persen kalori mereka sebagai lemak," kata Turner.


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 10:15 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:08 pm

5 ATURAN MAKAN UNTUK PERUT LANGSING
Jumat, 12 November 2010 | 09:15 WIB
KOMPAS.com — Untuk membentuk perut yang langsing, tak cukup hanya mengandalkan olahraga. Anda juga perlu lebih cermat memilih jenis makanan yang bisa membuat perut Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tak tergoda untuk makan berlebihan. Berikut di antaranya:

1. Camilan: Kacang almon
Ketika hasrat ngemil datang, jangan membeli biskuit atau keripik. Sebaliknya, coba ambil kacang-kacangan. Hasil studi terbaru dari UCLA menunjukkan bahwa wanita yang mengemil kacang-kacangan ternyata dapat menyusutkan ukuran lingkar pinggangnya 50 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak. Itulah sebabnya, ngemil kacang almon jauh lebih baik ketimbang ngemil biskuit, keripik, atau popcorn.

2. Lebih kenyang: Protein
Alih-alih menyantap makanan berlemak, lebih baik pilih protein. Jumlah kalori di dalam protein 50 persen lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kalori yang ada di dalam lemak (dalam porsi yang sama). Jumlah kalori yang ada pada protein sama dengan karbohidrat. Akan tetapi, protein lebih lambat dicerna oleh lambung sehingga kita akan merasa kenyang lebih lama. Selain itu, protein juga mampu menurunkan produksi hormon ghrelin yang memicu nafsu makan. Penelitian di Denmark terhadap 60 relawan membuktikan bahwa mereka yang porsi makanannya mengandung 25 persen kalori per hari dapat meluruhkan lebih banyak lemak hingga 12 persen. Sertakan sumber protein tanpa lemak, seperti dada ayam rebus tanpa kulit, yogurt, atau ikan laut, setiap kali makan.

3. Wajib: Serat
"Pencernaan yang lambat menyebabkan sirkulasi glukosa ikut melambat dan produksi insulin lebih sedikit. Walhasil, lemak yang menumpuk di perut bagian bawah juga jadi tidak banyak," kata Marie Saverd, MD, penulis buku The Body Shape Solution to Weight Loss and Wellness. Studi terhadap 2.900 relawan membuktikan bahwa relawan yang makan 25 gram serat setiap hari dapat menurunkan berat badan lebih banyak dibandingkan dengan relawan yang menyantap serat kurang dari 25 gr per hari.

4. Jauhi: Pemanis buatan
Penelitian Purdue University membuktikan bahwa pemanis buatan lebih berisiko menyebabkan kegemukan ketimbang pemanis alami. Menurut data peneliti, pemanis buatan dapat menurunkan kemampuan tubuh mengenali rasa manis. Akhirnya, kita justru jadi terdorong makan yang manis-manis dalam jumlah lebih banyak.

5. Buang: Makanan tinggi kalori
Olahraga akan memberi hasil maksimal jika diikuti dengan pola makan yang baik. Dengan menyingkirkan makanan tinggi kalori, seperti cafe latte favorit, nasi, dan keju, otomatis jumlah asupan kalori kita jadi lebih sedikit. Padukan dengan program latihan secara teratur, maka berat badan akan turun sebanyak 15-22 kilogram dalam setahun.


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 11:29 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:14 pm

AGAR LANGSING, DIETLAH DUA HARI SEKALI
Jumat, 4 Maret 2011 | 10:41 WIB
KOMPAS.com - Metode diet bagi satu orang kadang-kadang belum tentu cocok untuk orang lain. Nah, bila Anda belum menemukan metode yang pas untuk Anda, cara ini mungkin bisa Anda coba.
Berkaitan dengan asupan kalori makanan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa membuat variasi asupan bisa membantu menurunkan berat badan dan baik untuk kesehatan. Caranya adalah dengan mengurangi jumlah kalori setiap dua hari. Bila hari ini Anda mengonsumsi 1.500 kalori, esok bisa dikurangi menjadi 1.100 kalori. Jadi, ada hari-hari dimana Anda makan besar, ada pula hari "puasa" dimana Anda mengurangi makan.

Menurut American Journal of Clinical Nutrition, diet dua hari sekali tanpa membatasi kalori akan sama efektifnya dengan membatasi kalori secara keseluruhan untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes mellitus tipe 2. Jurnal ini juga meyakini bahwa secara intuitif orang pasti akan merasa lebih mudah untuk berpuasa atau mengurangi asupan makanan setiap dua hari, daripada mengurangi makanan mereka setiap hari.

Kita memang disarankan untuk mengonsumsi jumlah kalori tertentu setiap hari. Metode diet seperti The Warrior Diet, Eat Stop Eat, dan diet QOD, memberikan cara yang berbeda dalam mengonsumsi lebih banyak makanan dalam satu hari, dan menguranginya pada hari yang lain. Pada dasarnya tekniknya sederhana saja, yaitu dengan menentukan jumlah kalori yang Anda butuhkan untuk mengurangi berat badan, dan kemudian mencari cara untuk tetap mengasup dalam jumlah tersebut atau untuk satu minggu.

Situs seperti freedieting.com, misalnya, akan mencatat usia, berat badan, dan tingkat aktivitas Anda, lalu menyediakan metode diet untuk tujuh hari. Untuk perempuan yang butuh makan sebanyak 1.460 kalori untuk menurunkan berat badan, dalam seminggu berarti harus makan 10.220 kalori. Situs ini lalu akan mengubah jumlah asupan tersebut sehingga Anda tidak akan mengonsumsi 1.460 kalori setiap hari, tetapi lebih banyak atau lebih sedikit untuk menghindari kekurangan kalori.

Dalam seminggu, yang Anda butuhkan bisa saja seperti ini:
Senin: 1.460 kalori
Selasa: 1.168 kalori
Rabu: 1.752 kalori
Kamis: 1.460 kalori
Jumat: 1.314 kalori
Sabtu: 1.607 kalori
Minggu: 1.460 kalori

Meskipun demikian, setiap metode diet bisa punya kekurangan. Begitu juga dengan diet dua hari sekali (biasa disebut alternate-day fasting, atau ADF) ini. Brad Pilon, pencipta metode Eat Stop Eat, yang menyarankan puasa dua hari selama 24 jam per minggu, memperingatkan agar kita tetap memilih makanan yang bergizi. Sedangkan The Warrior Diet dan QOD menekankan agar kita banyak mengonsumsi buah-buahan segar, sayuran, dan protein rendah lemak pada hari-hari dimana kita puasa. Hal ini dilakukan untuk menyimpan cadangan mineral dan menyeimbangkan asupan makanan pada giliran makan besar.

Pada akhirnya, yang lebih penting memang memilih makanan yang sehat dan seimbang.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:15 pm

MAKANAN INSTAN DIET, EFEKTIF MELANGSINGKAN?
Kamis, 17 Maret 2011 | 07:23 WIB
Kompas.com — Bila Anda termasuk orang yang ingin menjaga berat badan tapi tidak mau repot menghitung jumlah kalori yang diasup, kini tersedia banyak produk makanan dan minuman diet. Namun, benarkah produk semacam ini efektif membuat tubuh langsing? Menurut dr Inge Permadhi Sp.GK, ahli gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, untuk menurunkan berat badan jumlah kalori yang masuk setiap hari harus dibatasi. Karena itu, menurutnya, makanan atau minuman instan untuk diet bisa membantu menakar kalori karena di dalam kemasan sudah tercantum jumlah kalorinya.

"Produk diet instan biasanya bersifat sebagai pengganti makanan (meal replacement) dan sudah memenuhi komponen gizi yang dibutuhkan. Mengonsumsi produk semacam itu lebih baik daripada kita makan sembarangan atau ngemil yang sebenarnya jumlah kalorinya tinggi," katanya. Kendati begitu, menurut dr Inge, produk diet instan tidak bisa dipergunakan sendiri atau harus dicampur dengan makanan. "Kita tetap butuh makanan lain, tergantung jumlah kalori minimal yang dibutuhkan," katanya.

Ia juga mengingatkan proses penurunan berat badan yang ideal harus disertai dengan aktivitas fisik. "Pembatasan kalori bisa melalui diet dan olahraga untuk membakar lemaknya," katanya. Penurunan berat badan yang sehat, imbuhnya, harus dilakukan dengan pola makan yang seimbang. "Kebutuhan karbohidrat, lemak, protein, dan zat gizi lain harus tetap terpenuhi, tapi porsi lemaknya dikurangi dan diganti dengan lemak yang sehat. Imbangi dengan olahraga, maka hasilnya tubuh akan langsing dengan bagus dan berat badan tidak mudah naik lagi," paparnya.


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 11:30 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:17 pm

LANGSING KILAT DENGAN SATU JENIS MAKANAN
Wuri Handayani Kamis, 2 Agustus 2012, 10:28 WIB
VIVAlife - Tidak perlu repot menyusun menu diet setiap hari. Anda hanya perlu satu menu saja untuk satu minggu ini, demi mendapat penurunan angka timbangan yang signifikan. Studi terbaru mengungkapkan keterkaitan konsumsi makanan yang monoton dengan penurunan berat badan. Seperti dilansir Health News Daily, jenis makanan yang sama akan memberikan efek bosan, sehingga dengan sendirinya kita akan memangkas porsinya dari hari ke hari. "Ini sangat menarik bagi para penderita obesitas. Makan jenis makanan yang sama akan mengurangi asupan kalori dengan cepat," papar Shelley McGuire, seorang profesor nutrisi di Washington State University dan juru bicara American Society for Nutrition. Dalam penelitian yang melibatkan 32 wanita, dihidangkan semangkuk makaroni keju setiap kali mereka selesai mengerjakan tugas. Semua responden menyelesaikan lima sesi selama studi ini. Namun, setengah dari mereka hanya berpartisipasi dalam satu sesi setiap hari selama seminggu, sementara separuh lainnya berpartisipasi sekali seminggu selama lima minggu. Mereka yang mengkonsumsi makaroni selama satu minggu penuh menunjukkan penurunan kalori lebih cepat dibandingkan dengan responden yang hanya mengkonsumsi macaroni satu minggu sekali. Para peneliti menyimpulkan bahwa mengurangi variasi dalam pilihan menu makanan bisa menjadi strategi penting bagi orang-orang yang mencoba menurunkan berat badan. (umi)


Last edited by gitahafas on Tue Aug 28, 2012 11:35 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: L a n g s i n g   Sat Jun 16, 2012 5:22 pm

3 JURUS LANGSING LEBIH CEPAT
Pipiet Tri Noorastuti Senin, 3 September 2012, 13:28 WIB
VIVAlife - Frustasi dengan beragam metode pelangsingan tubuh yang tak kunjung membuahkan hasil? Jangan keburu menyerah. Coba cara mudah yang mendukung penurunan berat badan dengan sejumlah trik berikut.

• Minum Sebelum Makan
Studi Virginia Tech di Blacksburg, Amerika Serikat, mengungkap bahwa konsumsi air putih menjelang makan merupakan cara terbik untuk meredam nafsu makan, sekaligus membatasi asupan kalori. Studi yang dipimpin Brenda Davy membuktikan bahwa konsumsi dua gelas air putih sebelum makan secara rutin efektif membantu penurunan berat badan. Pelaku diet yang minum air putih sebelum makan, tiga kali sehari selama 12 minggu, berat badannya turun lima kilogram lebih banyak dibandingkan mereka yang tak meningkatkan asupan air sebelum makan. Davy mengatakan bahwa air merupakan elemen tepat untuk mengisi sebagian volume lambung karena bersifat zero calorie. Mereka yang mengonsumsi air putih sebelum makan cenderung sudah merasa setengah kenyang saat berhadapan dengan hidangan di meja. Dalam kondisi ini, mereka umumnya akan menyantap makanan lebih sedikit. Yang artinya, mereka mengasup kalori lebih sedikit.

• Perhatikan pilihan piring
Studi Cornell University, New York, menemukan bahwa seseorang cenderung mengambil porsi makan yang besar ketika sajian yang mereka santap memiliki warna sama dengan perangkat makannya. Warna makanan yang sama atau mirip dengan warna piring membuat seseorang cenderung mengambil porsi 20 persen lebih banyak dibandingkan mereka yang menyantap makanan di piring dengan warna lebih kontras. Menurut peneliti, warna piring yang kontras dengan warna makanan menjadi semacam peringatan yang menegaskan takaran porsi sebenarnya. Sedangkan warna piring yang hampir sama membuat porsi tersamar sehingga mereka cenderung tak sadar menyantap lebih banyak. Ini berkaitan dengan studi terdahulu yang menunjukkan bahwa porsi makan juga dipengaruhi ukuran perangkat makan. Ilusi optik membuat mereka cenderung mengambil porsi lebih banyak ketika memiliki piring lebih besar.

• Rahasiakan Diet
Penelitian Universitas New York menunjukkan bahwa melakukan diet tanpa memberi tahu orang sekitar menunjukkan hasil lebih efektif, dibandingkan ketika banyak orang mengetahui upaya pelangsingan tubuh tersebut. Profesor psikologi Dr Peter Gollwitzer, yang memimpin penelitian, menjelaskan, mereka yang membahas diet dengan orang sekitar biasanya akan banjir dukungan lewat komentar-komentar positif seperti, "Sudah mulai terlihat langsing", "Terlihat lebih segar", atau "Terlihat lebih cantik." Menurut Gollwitzer, komentar manis yang niatnya mendukung itu tanpa disadari justru akan melemahkan komitmen diet. "Yang tadinya bisa menjalani diet ketat, tiba-tiba merasa sudah berhasil, dan ujung-ujungnya mulai longgar membatasi makan," ujarnya kepada CNN. Tara Harwood, seorang ahli diet di Klinik Cleveland, sependapat dengan Gollwitzer. Ia menyarankan mereka yang tengah menjalani diet untuk tidak sembarangan mengumbar cerita. "Pilih orang-orang tertentu yang bisa mengingatkan Anda ketika komitmen diet mulai luntur," ujarnya.


Last edited by gitahafas on Thu Sep 06, 2012 11:01 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
 
L a n g s i n g
View previous topic View next topic Back to top 
Page 4 of 51Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 27 ... 51  Next

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: