Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 O l a h r a g a

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 5, 6, 7 ... 28 ... 50  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:44 am

INGIN KURUS? OLAHRAGA DULU SEBELUM SARAPAN
RABU, 31 OKTOBER 2012 | 16:19 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda suka berolahraga dan ingin menurunkan berat badan, lakukan olahraga sebelum Anda sarapan. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa olahraga sebelum makanan pertama dimasukkan ke dalam mulut ternyata lebih efektif dibandingkan sesudahnya. Olahraga sebelum sarapan tidak hanya membuat kita berkeringat saat perut kosong. Tapi juga membakar lebih banyak lemak dan mengurangi ukuran lingkar perut. Langkah ini juga memacu penurunan jumlah lemak dalam darah dengan jumlah yang lebih besar. Banyak orang belum tahu pasti saat terbaik untuk olahraga: saat perut kosong atau justru ketika perut penuh. Dr Jason Gill, yang melakukan penelitian ini di Glasgow University, mengatakan bahwa olahraga memang bagus untuk tubuh. Jika dilakukan sebelum sarapan, akan memperoleh ekstra manfaat karena hal tersebut membuat tubuh bergantung pada simpanan lemak untuk energi. "Bicara mengenai penurunan berat badan, mereka benar-benar mengatakan penghilangan lemak," ujar Dr Gill, seperti dikutip situs Daily Mail, 30 Oktober 2012. Dalam penelitiannya, Dr Gill mengamati tiga pria yang melakukan kunjungan ke laboratoriumnya di Institute of Cardiovascular and Medical Scenes. Tiga pria itu diberi sarapan. Pada kunjungan perdana, mereka tidak melakukan olahraga. Hari selanjutnya, mereka melakukan olahraga dengan berjalan cepat sebelum sarapan. Pada hari ketiga, mereka berjalan kaki setelah sarapan. Hasilnya, mereka yang berolahraga ternyata membakar lemak lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang hanya duduk-duduk. Sedangkan mereka yang melakukan olahraga sebelum sarapan menggunakan 33 persen lemak lebih banyak dibandingkan mereka yang olahraga setelah sarapan. Selain itu, hasil tes menunjukkan adanya penurunan yang lebih besar pada lemak dalam darah, yang meningkatkan risiko serangan jantung. Demikian diungkapkan laporan di British Journal of Nutrition. Menurut Dr Gill, tak hanya jalan cepat yang bisa dilakukan sebelum sarapan, tetapi banyak jenis olahraga lain. Tubuh punya cukup cadangan untuk 90 menit hingga dua jam olahraga. Meski demikian, mereka yang tidak bisa menahan diri untuk sarapan tak perlu berputus asa. "Jika Anda merasa bahwa Anda tidak bisa berolahraga sebelum mengkonsumsi sehelai roti, tidak apa-apa sarapan dulu. Anda akan tetap mendapatkan manfaat yang besar," ujar Dr Gill.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:16 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:44 am

NAFSU MAKAN MENINGKAT KARENA OLAHRAGA?
Penulis : Lusia Kus Anna | Kamis, 1 November 2012 | 11:16 WIB
KOMPAS.com — Setelah berjam-jam berolahraga, biasanya kita merasa sah untuk memberi hadiah pada diri sendiri berupa makanan. Selain karena kita adalah makhluk yang berorientasi pada hasil, membakar raturan kalori tentu membuat rasa lapar. Sebenarnya olahraga aerobik dengan intensitas sedang bisa menurunkan nafsu makan. Tetapi, jika terbiasa memberi hadiah diri sendiri untuk bebas makan apa saja setelah olahraga, kita cenderung akan mengulanginya lagi. Akibatnya, konsumsi kalori justru meningkat. "Olahraga sebenarnya menurunkan rasa lapar," kata Barry Braun, PhD, direktur laboratorium metabolisme energi dari Universitas Massachussets. Braum menjelaskan bahwa olahraga akan mengubah hormon rasa lapar, ghrelin, serta hormon rasa kenyang. Karena itu, sebaiknya kita melatih otak untuk tidak mengharapkan makanan setelah berolahraga. "Di berbagai penelitian diketahui ada komunikasi yang keliru antara rasa lapar dengan asupan makanan," kata Braum. Dengan kata lain, meski sebenarnya kita tak terlalu merasa lapar, tetapi kita tetap akan mencari makanan setelah olahraga. Selain itu, menurut Braun, kebanyakan orang salah menghitung jumlah kalori yang sudah berhasil mereka bakar. "Berlari sekitar 40 menit dengan kecepatan 9 menit per mil hanya membakar 450 kalori, kemudian setelah itu kita mampir di Starbuck dan memesan minuman Frappucino yang kalorinya hampir 500. Bagaimana bisa menurunkan berat badan?" katanya. Untuk menyiasati tingginya nafsu makan, sebaiknya Anda mulai membuat catatan asupan harian. Penelitian menunjukkan bahwa membuat jurnal makanan apa saja yang sudah kita asup bisa menurunkan nafsu makan. Selain itu, tetaplah berolahraga karena aktivitas fisik bukan hanya mendukung usaha diet, melainkan juga meningkatkan kebugaran, menurunkan stres, dan meningkatkan massa otot sehingga jumlah kalori dan lemak yang dibakar lebih banyak.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:17 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:47 am

HINDARI ASUPAN INI SETELAH BEROLAHRAGA
Mutia Nugraheni Senin, 5 November 2012, 17:27 WIB
VIVAlife - Setelah berjam-jam di pusat kebugaran atau berolahraga energi pun terkuras. Pergi mencari makanan dan minuman, pasti hal yang Anda lakukan untuk mengembalikan energi. Itu karena tubuh sangat membutuhkan asupan kaya nutrisi untuk mengembalikan energi. Namun, tak semua asupan baik dikonsumsi setelah berolahraga. Ada yang sebaiknya dihindari agar latihan yang Anda lakukan jadi efektif dan tubuh pun terasa fit. Apa saja makanan tersebut?

Sayuran mentah
Sayuran memang kaya akan serat dan vitamin yang sangat baik untuk tubuh. Tapi, mengkonsumsinya setelah berolahraga, seperti dikutip dari Health Me Up, bukanlah pilihan tepat. Itu karena sayuran mentah tak cukup mengembalikan energi setelah latihan yang intensif. Kecuali, Anda mengkonsumsi sayuran mentah bersamaan dengan asupan kaya protein seperti ikan, daging, atau telur rebus.

Minuman manis bersoda
Mengeluarkan banyak keringat dan haus, itu pasti Anda alami saat berolahraga. Setelah selesai, minuman dingin dan manis memang sangat menyegarkan. Sebaiknya, minuman manis apalagi bersoda Anda tak dikonsumsi setelah olahraga.

Alasannya, minuman tersebut kadar gulanya sangat tinggi. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, gula akan memperlambat metabolisme. Diet dan olahraga yang Anda lakukan sebelumnya, bisa jadi tak efektif.

Cemilan gurih
Keripik kentang dan keripik gurih lain memang makanan ringan menggoda. Tapi, kandungan garamnya berlebihan, yang bisa menurunkan kadar potasium dalam tubuh. Karena potasium adalah mineral penting untuk kerja sel, dengan mengkonsumsi makanan gurih maka sel tak bekerja efektif. Pemulihan tubuh setelah berolahraga pun tidak berlangsung cepat. (umi)


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:18 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:49 am

OLAHRAGA PLUS SARAPAN, KOMBINASI YANG PAS DI PAGI HARI
Vera Farah Bararah - detikHealth Kamis, 05/04/2012 07:31 WIB
Jakarta, Saat pagi hari biasanya orang sibuk mempersiapkan segala keperluannya untuk beraktivitas. Tapi jika ingin punya tubuh dan mental yang sehat sebaiknya jangan lupakan kombinasi sarapan dan olahraga. Para ahli menuturkan olahraga secara teratur dan mendapatkan sarapan adalah kombinasi yang cerdas untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta kesejahteraan yang lebih baik. Hal ini karena kombinasi sarapan dan olahraga di pagi hari bisa membuat seseorang lebih efektif menggunakan energi dalam beraktivitas dan mendapat zat gizi yang optimal, seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (5/4/2012). Seperti sudah diketahui sarapan bisa mempertahankan berat badan sehat dan membantu menurunkan berat badan. Selain itu sarapan bermanfaat mengurangi rasa lapar, mendorong pilihan makanan sehat dan memberikan lebih banyak energi untuk beraktivitas. Meskipun segala jenis makanan baik untuk sarapan dibanding tidak sama sekali, tapi semangkuk oatmeal adalah pilihan yang cerdas dibanding makanan yang terlalu manis. Sarapan sehat sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks, lemak shat dan protein. Sedangkan olahraga di pagi hari membantu meningkatkan tingkat energi sepanjang hari. Jika memiliki jam kerja panjang atau kegiatan melelahkan maka olahraga pagi adalah pilihan yang tepat. Mulailah dengan pemanasan singkat untuk merilekskan otot setelah tidur di malam hari, kemudian dilanjut dengan sesi kardio atau mengangkat beberapa beban. Untuk menjaga kesehatan, lakukan olahraga 30 menit selama 3-5 kali dalam seminggu. Untuk mandapatkan manfaat maksimal hal yang penting adalah mengatur waktu antara olahraga dan sarapan. Usahakan untuk memberikan waktu antara olahraga dan makan berat sarapan, sebaiknya konsumsi cemilan sehat sebelum olahraga.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:23 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:50 am

LEBIH DULU SARAPAN ATAU OLAHRAGA?
10 November 2012 15:00 WIB Media Indonesia
KETIKA Anda bingung untuk memilih sarapan atau olahraga terlebih dahulu, mungkin hasil penelitian yang satu ini bisa menjadi pilihan. Dalam penelitian yang dilakukan di Glasgow University, Inggris, menyebutkan bahwa olahraga sebelum sarapan bisa membantu seseorang dalam program penurunan berat badan. Para peneliti menyebutkan, bukan hanya membuat tubuh lebih cepat membakar kalori, namun berolahraga sebelum sarapan juga bisa menurunkan risiko menumpuknya lemak di pembuluh darah. Dr Jason Gill, salah stau tim dalam penelitian menyabut bahwa olahraga itu memang baik. Tetapi mungkin lebih baik jika dilakukan sebelum sarapan. “Pasalnya tubuh akan bergantung pada produksi energi dari lemak yang tersimpan di malam hari," lanjutnya. Sebelum menemukan kesimpulan tersebut, peneliti mengajak 10 responden pria untuk menguji efektivitas olahraga sebelum dilakukannya sarapan. Dalam penelitian, mereka meminta para responden untuk menikmati sarapan di hari pertama percobaan, tanpa melakukan olahraga. Di hari selanjutnya, responden diminta untuk berolahraga terlebih dahulu, setelah itu barulah mereka menyantap sarapan. Keesokan harinya, responden menyantap sarapan, baru diikuti dengan berolahraga. Dari hasil terlihat bahwa secara umum, diketahui para responden lebih banyak membakar kalori pada hari kedua. Bahkan hingga sebanyak 33 persen. Bagi Gill, mereka yang ingin mengurangi berat badan, mungkin cara ini bisa menjadi solusi. Namun, diperlukan sikap yang konsisten agar penurunan berat badan menjadi maksimal. (Dailymail/*/OL-06)


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:24 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:50 am

INGIN TUBUH BUGAR? PERBANYAK SARAPAN PROTEIN!
Oleh Anita K Wardhani | TRIBUNnews.com – 15 jam yang lalu
TRIBUNNEWS.COM - Sarapan sebelum beraktivitas terkadang diabaikan. Padahal, sarapan di pagi hari kontribusinya tidak sedikit terhadap kebugaran seseorang. Memang, tanpa sarapan pagipun seseorang masih tetap bisa bekerja, namun seberapa jauh ketahanan fisik seseorang bila dibandingkan dengan yang sarapan pagi. Penelitian yang dilakukan pada anak sekolah menunjukkan bahwa anak sekolah yang tidak sarapan pagi konsentrasi belajarnya rendah. Mengapa kebiasaan sarapan pagi itu penting? Karena lambung telah ditinggalkan oleh makanan selama 10-12 jam, sehingga bila lambung terisi kembali maka kadar gula darah akan meningkat kembali dan keadaan ini berpengaruh terhadap produktivitas kerja seseorang. Gula dalam darah merupakan sumber energi untuk bekerja yang diperoleh dari proses metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Dengan sarapan pagi, maka sumber energi dapat segera didapat sehingga kadar gula darah normal kembali. Kadar gula darah normal adalah 80 - 120 mg%. Selain itu, jenis makanan yang dimakan pada waktu sarapan pagi sangat menentukan kestabilan gula darah. Sarapan pagi yang hanya terdiri dari karbohidrat saja seperti kue, roti, gula serta minuman maka akan menaikkan kadar gula dengan cepat, lalu turun dibawah normal setelah kurang lebih dua jam. "Sarapan di pagi hari yang banyak mengandung protein dapat mempertahankan kadar gula dalam darah pada tingkat normal, dari pagi sampai sore hari," kata Supriyono, SKM, M.Kes, Pengamat masalah gizi masyarakat. Dalam tulisannya di grup facebook Protein adalah zat pembangun yang merupakan komponen penting dalam siklus kehidupan manusia. Selain sebagai zat pembangun, protein diperlukan untuk mengganti dan memelihara sel tubuh yangrusak, proses reproduksi, mencerna makanan serta kelangsungan proses metabolisme dalam tubuh. Protein dibutuhkan adalah 12% dari total kalori sehari. Sumber protein adalah kacang-kacangan, telur, teri, ikan segar, ikan asin, daging, udang, susu, keju dan sebagainya. Widyaiswara di Bapelkes Batam ini mengatakan oleh karena itu, untuk meningkatkan atau mempertahankan produktivitas kerja tidak berarti harus makan sebanyak-banyaknya, tetapi kualitas makanan amat menentukan. "Biasakan sarapan secara teratur, serta tidak lupa memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi maka akan tercapai status kesehatan yang prima, yang pada akhirnya dapat meningkatkan atau mempertahankan produktivitas kerja," kata Supriyono.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:48 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:51 am

OLAHRAGA 45 MENIT DAPAT MENEKAN NAFSU MAKAN
RABU, 07 NOVEMBER 2012 | 18:47 WIB
TEMPO.CO - Benarkah olahraga meningkatkan nafsu makan? Menurut Brigha dari Young University olahraga selama 45 menit pada pagi hari justru akan menekan nafsu makan. Brigha melakukan penelitian terhadap 35 perempuan yang setiap pagi selalu rutin melakukan latihan treadmill selama 45 menit. Peneliti ini mengukur gelombang otak mereka ketika dihadapkan pada gambar makanan usai gerak-badan itu. Dia mengulangi percobaan ini hingga dua hari kemudian. Hanya saja pada hari terakhir pengukuran tidak dilakukan setelah olahraga. Hasilnya, pada saat perempuan-perempuan itu melakukan olahraga pagi, syaraf subyektif mereka kurang memberikan respon terhadap gambar makanan. Namun pada saat tidak melakukan olahraga, syaraf subjektif mereka menunjukkan respon lebih aktif terhadap gambar makanan. Hasil yang sama diperoleh dari perempuan yang mengalami obesitas. Penelitian ini telah membantah asumsi bahwa berolahraga meningkatkan nafsu makan. Tetapi memang masih menjadi pertanyaan: berapa lamakah seseorang bertahan dari rasa lapar setelah olahraga pagi? Penelitian sebelumnya menyebutkan, melakukan olahraga aerobik secara intens, seperti jogging dapat menekan nafsu makan hingga tiga jam. Menurut penelitian tersebut, ketika Anda melakukan kadar jogging produksi hormon yang mengatur rasa lapar di perut Anda berkurang.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 9:52 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:51 am

OLAHRAGA TURUNKAN SELERA MAKAN
KAMIS, 27 SEPTEMBER 2012 | 10:43 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Olahraga bisa menurunkan motivasi seseorang untuk makan. Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa 45 menit berjalan kaki cepat menurunkan respon otak terhadap makanan pada hari itu. Penelitian ini mengabaikan berat tubuh seseorang. “Studi ini menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya mempengaruhi energi yang dikeluarkan tetapi juga bisa mempengaruhi selera makan seseorang,” ujar Profesor James LeCheminant dari Brigham Young University (BYU) dalam siaran pers yang dikutip oleh Health Day pada 25 September 2012. Dalam melakukan penelitian tersebut, riset dipimpin oleh Bliss Hanlon, alumni pascasarjana dari BYU, mengukur aktivitas otak dari 18 wanita berberat badan normal dan 17 wanita yang kelebihan berat badan, ketika mereka melihat 120 gambar makanan. Para wanita itu juga diberi 120 gambar bunga yang digunakan sebagai pengontrol atau pembanding. Hasil penelitian ini dipublikasikan online pada jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise edisi Oktober. Pengukuran otak dilakukan dua kali. Pertama, satu jam setelah para wanita berjalan cepat di treadmill selama 45 menit. Lalu seminggu kemudian para peneliti mengukur aktivitas otak mereka lagi pada pagi hari tanpa berolahraga terlebih dulu. Pada dua hari pengukuran otak itu, ilmuwan mencatat juga asupan makanan yang dikonsumsi dan aktivitas fisik para wanita tersebut. Hasilnya, para wanita kurang tertarik pada makanan setelah mereka berolahraga. Ilmuwan juga mencatat bahwa wanita tidak makan banyak pada hari mereka melakukan olahraga, sebagai pengganti energi yang dibakar saat berolahraga. “Kami ingin melihat apakah obesitas dipengaruhi oleh motivasi makanan, tetapi ternyata tidak,” ujar LeCheminant. “Namun jelas bahwa olahraga mempunyai peran dalam merespon gambar makanan yang ditunjukkan.” Para ilmuwan mengatakan diperlukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui seberapa lama penurunan motivasi terhadap makanan bisa bertahan setelah berolahraga, khususnya pada mereka yang terbiasa melakukan olahraga dalam jangka panjang.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 10:00 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:54 am

PILIHAN MAKANAN TEPAT USAI OLAHRAGA
Rabu, 24 Oktober 2012 12:45 WIB
SAAT olahraga pastinya akan membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat. Dan rasa lapar akan semakin meningkat. Bagi Anda yang bingung memilih makanan yang tepat setelah berolahraga, Jivesh Shetty, seorang ahli kebugaran di BCUBE (Advanced sports nutrition), memberikan beberapa tips tepat untuk beberapa resep sederhana paska berolahraga. Seperti yang dikutip dari Healthmeup, berikut ini:

1. Anda bisa mencampurkan yoghurt probiotik rendah lemak dengan stroberi segar.
Stroberi diperkaya dengan antioksidan yang melawan penuaan akibat olahraga di bawa terik matahari. Sedangkan yoghurt akan menyuplai protein dan asam amino yang disebutkan mampu memperbaiki otot setelah berolahraga. Selain itu, karbohidrat dalam yoghurt juga akan menggantikan energi simpanan di otot yang hilang setelah berolahraga.

2. Anda bisa membuat resep susu yang ditambahkan dengan madu dan kayu manis.
Diketahui, susu akan memberikan manfaat bagi kesehatan tulang yang aktif saat berolahraga, campuran dengan madu akan memberikan energi tambahan karena rasa manis alaminya.

3. Resep lainnya adalah setangkup roti gandum dengan olesan selai kacang.
Selai kacang nampaknya memang sangat berjodoh dengan roti gandum. Roti gandum akan menyuplai energi dan serat, sedangkan kacang memberikan manfaat karena diperkaya dengan protein.

4. Pilihan lainnya jatuh pada kue kenari.
Kue ini merupakan campuran sehat dari kandungan karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Kue kenari akan membantu mengisi kembali energi yang hilang saat latihan dengan lebih cepat.

Nah, demikianlah beberapa resep yang cocok Anda nikmati selepas olahraga. Persiapkan makanan tersebut beberapa waktu sebelum berolahraga. Agar badan bugar dan energi-pun kembali secara cepat. (Healthmeup, Health/*/OL-06)


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 10:00 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Jun 14, 2012 8:55 am

HOBI OLAHRAGA TAPI INGIN DIET JUGA?
Selasa, 12 Juni 2012, 12:04 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Ada kabar baik untuk Anda yang hobi olahraga. Tak perlu lagi harus melakukan diet khusus atau mengonsumsi suplemen khusus agar mencapai performa terbaik saat berolahraga. Cukup dengan mengonsumsi makanan yang tepat dengan jumlah yang sesuai, maka kegiatan olahraga pun bisa berjalan lancar serta kondisi tubuh tetap oke. Berikut penjelasan mengenai beberapa pengetahuan dasar tentang konsumsi makanan ketika berolah raga. Atlet biasanya mempunyai kebutuhan nutrisi yang unik. Ini lantaran mereka berkegiatan dengan porsi yang lebih besar dibanding lainnya. Maka itu, otomatis perlu kalori lebih untuk memenuhi kebutuhan tenaga saat berolahraga dan juga kebutuhan pertumbuhan. Porsinya tergantung pada seberapa aktif kegiatan mereka. Tapi menurut para dokter kesehatan, atlet remaja setidaknya membutuhkan 2.000 sampai 5.000 kalori setiap harinya buat memenuhi kebutuhan energi mereka. Lalu apa yang terjadi jika atlet remaja tidak cukup makan? Ya pastinya tubuh mereka nggak bisa mencapai performa puncak, atau bukannya otot menjadi kuat, tapi sebaliknya justru kondisi tubuh turun. Wajar kalau akhirnya dengan aktivitas yang seabreg, tentu membutuhkan tambahan pasokan energi. Nah ada kalanya, melakukan diet menjadi hal yang tidak baik bila dilakukan berlebihan. Karena itulah bila ada yang menyarankan berdiet padahal aktivitas kita cukup tinggi, ada baiknya bicarakan dulu dengan dokter atau minta pendapat ahli diet. Jika mereka setuju, sebaiknya minta bantuan buat menyusun rencana agar Anda bisa menjalankan diet dengan asupan nutrisi yang seimbang. Dengan begitu, kita tetap bisa mempertahankan penampilan saat berolahraga sekaligus menurunkan berat badan. Lantas apa aja yang perlu dikonsumsi? Karbohiodrat adalah sumber penting buat menambah energi, dan salah satu jenis makanan yang dibutuhkan. Vitamin, mineral, protein dan lemak juga nggak kalah penting untuk menjaga kondisi tetap di puncak. Selain itu, kalsium bakal membantu membangun tulang yang kuat. Agar dapat memperoleh jumlah asupan zat besi yang tepat, silakan mengonsumsi daging merah yang mengandung sedikit lemak, sayur-sayuran hijau dan juga sereal yang dilengkapi dengan zat besi fortifikasi. Kalsium yang bisa melindungi tulang, biasanya ditemukan pada makanan-makanan diet seperti susu rendah lemak, yogurt dan keju.


Last edited by gitahafas on Mon Nov 12, 2012 10:03 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
 
O l a h r a g a
View previous topic View next topic Back to top 
Page 6 of 50Go to page : Previous  1 ... 5, 6, 7 ... 28 ... 50  Next

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: