Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 O l a h r a g a

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 25 ... 47, 48, 49, 50  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Sun Nov 03, 2013 4:15 pm

DAMPAK BILA OLAHRAGA BERLEBIHAN
Qalbinur Nawawi - Okezone - MINGGU, 3 NOVEMBER 2013 13:45 wib
BANYAK orang yang menginginkan tubuh ideal terperangkap pada overtraining, padahal kondisi itu bisa memengaruhi kondisi tubuh. Benarkah? Ya, melakukan latihan berlebihan untuk mendapat otot abs atau menurunkan berat badan hanya akan membuat kelelahan kronis dan hilangnya otot. Untuk mendapat tubuh ideal tak ada yang instan. Para atlet terbaik, model dan selebriti yang mungkin Anda idolakan itu, sudah membantu tubuh mereka dalam waktu yang relatif lama. Karena itu, jangan jatuh dalam perangkap overtraining. Tak sebatas membuat hilangnya otot dan kelelahan kronis, ada efek negatif lain yang menghadang bila Anda melakukan olahraga secara berlebihan. Berikut, ulasannya seperti dilansir Healthmeup.

- Menyebabkan hilangnya otot

- Memperlambat pembakaran lemak

- Membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit

- Membuat Anda lebih mudah marah dan murung

- Membuat Anda lemah, dan mengurangi stamina Anda (ind)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Tue Nov 05, 2013 8:54 am

OLAHRAGA INI BAKAL JADI TREN 2014
Minggu, 03 November 2013, 10:46 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Survei yang digelar The American College of Sports Medicine ini melibatkan lebih dari 3,800 fitness profesional yang bekerja di berbagai bidang. Mereka diminta untuk memilih 20 jenis latihan berbeda yang paling banyak dilakukan dan bakal menjadi tren di 2014. High-intensity interval training menjadi latihan yang paling banyak digemari dan berada di urutan pertama. “HIIT adalah latihan yang menguji kemampuan tubuh hingga ke batas maksimal dalam waktu yang singkat, dan diikuti dengan interval waktu,” kata Walt Thompson, seorang profesor kinesiologi dari Georgia State University di Atlanta, seperti dilansir situs duniafitnes. Latihan ini banyak dilakukan terutama bagi mereka yang bermasalah dengan berat badan. Sebuah studi dilakukan oleh University of New South Wales di Sidney Austalia untuk membuktikan efektifitas latihan HIIT dalam membakar lemak tubuh. Para peneliti membagi partisipan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk melakukan HIIT selama 20 menit 3 kali seminggu, sedangkan kelompok kedua diminta melakukan latihan kardio biasa 30-40 menit 3 kali seminggu. Hasilnya, kelompok yang melakukan HIIT berhasil menurunkan lemak 3 kali lebih banyak dan berhasil menghemat waktu latihan hingga 43 persen dari kelompok yang melakukan kardio biasa. Meski demikian tidak semua orang aman berlatih HIIT. Thompson menambahkan bahwa orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya memilih jenis olahraga yang lebih aman. “Latihan ini dapat memicu cedera orthopedi atau gangguan kardiovaskular. Terutama bagi orang-orang yang belum terbiasa dengan latihan ini,” tambah Thompson seperti dikutip USAtoday.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Thu Nov 07, 2013 6:22 am

PENTINGNYA SARAPAN SEBELUM OLAHRAGA
Dwi Indah Nurcahyani - Okezone - RABU, 6 NOVEMBER 2013 11:47 wib
SARAPAN merupakan makanan kunci untuk sumber energi Anda. Karenanya, sebelum olahraga pun Anda diwajibkan untuk melakukan sarapan beberapa saat sebelumnya. Meski ada diet yang menyarankan bahwa kita jangan sarapan dulu baru olahraga namun hal itu tidaklah disarankan berdasarkan anjuran medis. "Makanan paling penting adalah sarapan. Kita tahu kan kalau mau memertahankan berat badan, menurunkan berat badan itu kalori in, kalori out. Justru yang dianjurkan saya dan teman-teman atau pasien-pasien kita yang berhasil ialah mereka yang makannya tak keep breakfast, atau tak keep makan malam,"tutur dr Andi Kurniawan, Sp.KO saat ditemui di Pasific Place, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Lebih lanjut dituturkan dr Andi bahwa justru yang dianuurkan ialah makan tiga kali sehari dan di tengah-tengahnya ada kudapan atau snack. "Snack itu membuat makan tak berlebihan. Jadi, makanlah sebelum lapar. Itu tip untuk menjaga dan memertahankan berat badan, serta menurunkan berat badan. Karena dari situ kita makan sewajarnya. Selain itu, yang paling bermanfaat dari banyak penelitian dan di praktek saya ialah perbanyak makan sayur dan buah. Dianjurkan makan lima macam buah dan sayur. Dengan banyak serat maka karbohidrat dan lemak berkurang sehingga kalorinya juga tak terlalu banyak dan ditambah lagi dengan latihan,"tutupnya. (ind)


Last edited by gitahafas on Fri Nov 08, 2013 6:52 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Fri Nov 08, 2013 6:51 am

OLAHRAGA, JANGAN SEKEDAR NIAT TURUNKAN BERAT BADAN
Dwi Indah Nurcahyani - Okezone - JUM'AT, 8 NOVEMBER 2013 05:07 wib
RUTIN melakukan olahraga sebaiknya diniatkan lebih dari sekadar untuk menyusutkan berat badan. Olahraga sesungguhnya menjadi aktivitas yang membuat tubuh sehat dan bugar. Sayangnya, tak sedikit orang yang melakukan olahraga dilatari niat untuk menurunkan berat badan ketimbang mencapai kebugaran. Tentu niat ini perlu diluruskan agal goal besar tercapai. Guna menyukseskan keinginan tersebut, kekuatan niat serta lingkungan yang mendukung perlu dipersiapkan. dr Andi Kurniawan Sp.KO memberikan tip terkait hal tersebut. "Kalau kita mau stay motivated, punya goal dengan melakukan olahraga, yakni mencapai kebugaran. Goal-nya jangan menurunkan berat badan. Kalau mau menurunkan berat badan 8 kg, misalnya, nanti stres sendiri. Apalagi kalau di gym, sebelum exercise dan sesudah exercise nimbang dan itu akan buat orang frustasi sendiri dan akhinya tidak lanjut," tuturnya ketika ditemui di Pasific Place, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Untuk itu, saran dr Andi, sebaiknya Anda menanamkan goal positif sejak awal. "Goal-nya saya hari ini mau 150 exercise. Kalau 150 exercise itu achievement, di weekend saya akan pergi ke sini. Kedua ialah cari teman, partner yang kita sampaikan komitmen goal ke temen itu supaya saling mendukung. Ketiga, track your activity. Apa yang kita lakukan dicatat. Entah melalui BB, ponsel, atau jam tangan," tutupnya. (ind)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Fri Nov 22, 2013 11:14 am

5 KESALAHAN UMUM SAAT "TREADMILL"
Penulis : Unoviana Kartika | Kamis, 21 November 2013 | 15:45 WIB
KOMPAS.com - Berjalan atau berlari di treadmill kerap menjadi pilihan di kala cuaca tak memungkinkan untuk berolahraga di luar ruangan. Tampaknya menggunakan treadmill bukanlah perkara sulit, tinggal menekan beberapa tombol dan Anda pun bisa langsung menggerakan tubuh di atasnya. Hanya saja, meski terkesan mudah, beberapa kesalahan saat menggunakan treadmill bisa berakibat terhambatnya progres olahraga Anda. Bahkan kesalahan-kesalahan itu juga bisa berujung pada cedera. Karena itu, kenalilah beberapa kesalahan umum penggunaan treadmill berikut untuk menghindarinya.

1. Tidak pemanasan
Menurut Tina Haupert, praktisi fitnes dan kontributor The Boston Globe, orang seringkali meninggalkan pemanasan sebelum menggunakan treadmill. Padahal, kata dia, pemanasan sangat penting untuk mempersiapkan tubuh untuk membuat olahraga menjadi efisien. "Saat tidak melakukan pemanasan lebih dulu, tubuh belum siap untuk melakukan gerakan-gerakan olahraga yang berat sehingga kesulitan untuk mencapai kecepatan yang ditargetkan. Itulah mengapa tanpa pemanasan, efisiensi olahraga sulit untuk dicapai," jelas Haupert.

2. Sambil membaca majalah
Bagi sebagian orang yang memiliki jadwal waktu padat, multitasking saat beraktivitas kerap kali dilakukan. Apalagi berolahraga di atas treadmill biasanya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, maka tak heran ada yang melakukannya sambil membaca majalah. Sayangnya, menurut Haupert, saat dilakukan saat membaca majalah, olahraga di treadmill tidak akan berjalan seefisien ketika hanya fokus pada gerakan. "Daripada membaca majalah sambil berlari di treadmill dengan hasil yang tidak optimal, lebih baik fokus dulu untuk berolahraga kemudian baru membaca majalah," cetusnya.

3. Terlalu banyak berpegangan
Berjalan atau berlari sambil berpegangan pada besi treadmill mungkin tetap akan menghasilkan keringat, namun itu akan memperlambat kecepatan Anda. Haupert menjelaskan, kebanyakan orang tidak akan mencapai intensitas optimalnya saat berpegangan pada besi treadmill.

4. Tidak memvariasikan kecepatan
Haupert mengatakan, menggunakan treadmill dalam kecepatan yang konstan sepanjang waktu berolahraga tidak akan memberikan hasil yang optimal. Selain itu, tidak menvariasikan kecepatan akan membuat Anda lebih mudah bosan.

5. Lompat saat turun dari treadmill yang sedang bergerak
Sekedar turun dari treadmill untuk minum sering membuat orang tidak mematikan alat itu terlebih dulu. Padahal jika tidak dimatikan (atau setidaknya diperlambat) terlebih dulu, lompat dari treadmill bisa meningkatkan kemungkinan cedera. "Meski sistem koordinasi tubuh Anda baik, tetap ada kesempatan pergelangan kaki Anda untuk cedera karena pendaratan yang salah," tandas Haupert.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:45 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Sun Dec 01, 2013 4:56 pm

TERLALU BANYAK OLAHRAGA BURUK BAGI KESEHATAN
SABTU, 30 NOVEMBER 2013 | 03:59 WIB
TEMPO.CO, New York - Terlalu banyak olahraga ternyata bisa berdampak buruk. Menurut sebuah hasil penelitian, olahraga lebih dari 14 jam per minggu bisa berdampak buruk pada kesehatan. Selama ini, olahraga diketahui mempunyai dampak positif pada kesehatan mental dan fisik. Namun, para ilmuwan menemukan bahwa manfaat tersebut akan menurun setelah melewati batas yang disarankan. Ilmuwan dari University of Lausanne di Swiss bertanya kepada lebih dari 1.200 orang berusia 16 hingga 20 tahun mengenai kebiasaan berolahraga mereka antara Februari 2009 hingga Januari 2010. Berolahraga hingga maksimum 14 jam per minggu, dua kali dari waktu yang direkomendasikan untuk remaja dengan level olahraga yang lebih tinggi ternyata ada kaitannya dengan level stres dan kecemasan yang lebih rendah, meningkatkan rasa percaya diri dan kekuatan otak. Seperti dikutip situs Health Day edisi 20 November 2013, manfaat tersebut akan menurun sekitar lima persen pada remaja yang melakukan olahraga dalam waktu yang lebih banyak per minggu. Hal ini, kata para ilmuwan, menunjukkan bahwa olahraga yang berlebihan bisa berbahaya, bukan menguntungkan. Penyebabnya bisa dikarenakan adanya peradangan yang disebabkan oleh olahraga yang berlebihan yang berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental yang lebih rendah dalam penelitian sebelumnya. Para ilmuwan menganalisis kesehatan remaja menggunakan sistem skor yang dikembangkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengukur kesehatan fisik dan mental secara bersamaan. Alat ukur ini menggunakan indikator angka 0-25 dengan angka di bawah 13 sebagai kurang sehat. Rata-rata hasil penelitian menunjukkan skor 17. Para remaja kemudian dikelompokkan menurut jumlah olahraga yang mereka mainkan dalam seminggu. Sebanyak 35 persen dikategorikan sebagai rendah (kurang dari 3,5 jam per minggu), lalu 41,5 persen adalah rata-rata (3,6 jam-10,5 jam), kemudian 18,5 persen adalah tinggi (10,6 hingga 17,5 jam) dan lima persen sangat tinggi (lebih dari 17,5 jam). Hasil riset ini dipublikasikan di Archives of Disease in Childhood journal dan menunjukkan bahwa mereka yang berada di level rendah dan sangat tinggi ternyata lebih cenderung mempunyai skor 13 dalam skala kesehatan. Tetapi, partisipan di grup tinggi mempunyai performa yang lebih baik dengan 50 persennya mempunyai peluang untuk mendapatkan skor di bawah 13 dibandingkan rata-rata kelompok. "Kami menemukan bahwa olahraga merupakan faktor protektif dan menjadi faktor risiko independen untuk kesehatan yang buruk ketika dilakukan lebih dari yang disarankan," ujar para peneliti. Hasil ini, sambung dia, menggarisbawahi pentingnya para dokter mengawasi remaja untuk menindaklanjuti level olahraga mereka dan mengetahui kesehatan mereka.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:48 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Fri Dec 06, 2013 6:51 am

MANFAAT SEHAT AEROBIK
Qalbinur Nawawi - Okezone KAMIS, 5 DESEMBER 2013 15:59 wib
BILA Anda bisa membiasakan diri untuk berolahraga aerobik, banyak manfaat kesehatan yang dirasakan. Benarkah?  
Ya, olahraga aerobik memang memiliki banyak manfaat dan salah satu yang banyak dirasakan masyarakat ialah menurunkan berat badan. Selain itu, olahraga aerobik juga bisa meningkatkan stamina tubuh yang baik untuk menyelesaikan tugas harian Anda. Tak sebatas itu, masih ada lagi manfaat dari olahraga aerobik. Tidak percaya? Berikut ulasan lengkapnya, seperti dilansir Healthmeup.

Berat badan
Olahraga aerobik sangat penting menurunkan berat badan karena membantu membakar lemak dan meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, latihan aerobik juga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Meningkatkan stamina dan kebugaran
Olahraga aerobik mampu meningkatkan kapasitas jantung seseorang, sehingga memungkinkan darah terkirim ke otot-otot tubuh dan lainnya. Alhasil, Anda bisa memiliki tubuh yang lebih bugar dan mampu menghirup oksigen lebih banyak. Bila aerobik dilakukan secara teratur, hal itu bisa membantu meningkatkan tingkat stamina Anda.

Menurunkan risiko masalah kesehatan lainnya
Satu jam berolahraga aerobik bisa menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, stres, kanker payudara, stres, kanker usus besar, dan tekanan darah tinggi. Di samping itu, berolahraga aerobik bisa meningkatkan "kolesterol baik" dan menurunkan "kolesterol jahat dalam tubuh. Rutin olahraga aerobik juga dapat memerpanjang rentang umur Anda.

Kesehatan tulang dan otot
Sebuah aktivitas aerobik seperti jalan cepat menurunkan risiko seseorang terkena osteoporosis. Selain itu, juga meningkatkan aliran darah ke otot-otot tubuh hingga sakit punggung kronis bisa menurun.


Last edited by gitahafas on Sun Apr 06, 2014 5:47 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Sat Dec 07, 2013 5:52 am

TAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK OLAHRAGA
Maya Sofia Jum'at, 6 Desember 2013, 12:00 WIB
VIVAlife - Tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Hal ini dibuktikan oleh sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine. Menurut penelitian tersebut, orang lanjut usia yang sebelumnya tidak aktif, masih bisa memetik manfaat kesehatan dari berolahraga. "Aktivitas fisik yang teratur di usia tua sangat penting agar seseorang tetap sehat. Namun, melakukan aktivitas fisik di usia tua juga sangat bermanfaat," ucap peneliti dari University College London, Mark Hamer, seperti dilansir kantor berita Reuters. Dalam penelitian ini, Hamer dan koleganya menganalisis informasi dari 3.454 orang lansia sehat yang terlibat dalam studi English Longitudinal Study of Ageing. Partisipan melaporkan seberapa sering mereka berolahraga dalam rentang waktu 2002-2003. Setelah itu peneliti memantau mereka melalui survei kesehatan secara teratur selama delapan tahun. Hasilnya, sebanyak 19 persen partisipan dianggap menua dengan sehat. Artinya mereka tidak mengalami atau mengembangkan penyakit kronis, tidak depresi berat, serta tidak mengalami penurunan mental dan fisik selama masa penelitian. Partisipan yang berolahraga setidaknya satu kali setiap pekan di awal studi dan tetap aktif adalah mereka yang lebih mungkin menua dengan sehat. Meski demikian, mereka yang mulai olahraga selama periode penelitian juga memperoleh manfaat kesehatan. Lansia yang tetap aktif selama delapan tahun, tujuh kali menua lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak aktif. Sementara mereka yang aktif setelah studi dimulai, tiga kali menua lebih sehat dibanding mereka yang tidak aktif. Hasil ini muncul setelah peneliti menggunakan faktor-faktor lainnya yang bisa mempengaruhi studi, seperti jenis kelamin, pendapatan, status pernikahan, dan aktivitas merokok para partisipan. "Aktivitas fisik akan membantu orang tua untuk tetap sehat," kata Hamer. Meski demikian, penelitian tidak dapat membuktikan bahwa berolahraga bisa menghindarkan para partisipan dari penyakit yang diderita. Hasil penelitian hanya berkolerasi dengan penuaan sehat.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Sat Dec 07, 2013 5:56 am

BUAT YANG BARU HOBI LARI
Ajeng Annastasia Kinanti - detikHealth Jumat, 06/12/2013 11:31 WIB
Jakarta, Saat berlari, orang seringkali terlalu bersemangat sehingga bukannya sehat tapi justru jadi cedera. Nah, apa sebenarnya yang perlu diperhatikan oleh para pelari pemula? "Yang pertama adalah ada niat. Asal ada niat, aktivitas lari bisa dijalankan. Tak perlu lama memikirkan harus punya baju atau sepatu. Lari itu kan fun," ujar Reza Puspo, selaku Founder Indo Runners kepada detikHealth, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Atlet Century Park, Jl Pintu Satu Gelora, Jakarta, dan ditulis pada Jumat (6/12/2013). Reza juga menyarankan untuk Anda mencari teman. Mengapa? Sulit untuk 'mempertahankan' niat berlari tanpa ada teman. Teman yang juga memiliki niat sama bisa menjadi pengingat jika sewaktu-waktu Anda enggan berlari karena malas. "Saya selalu sarankan juga dalam 7 hari sisihkan 2-3 hari, paling tidak masing-masing 30 menit, untuk berlari. Jangan merasa lari itu seperti lomba, lomba lari itu hanya untuk atlet," papar Reza. Untuk pemula, tahap awal lari yang bisa dilakukan dengan cara bergantian 15 menit berjalan dan dilanjutkan dengan 15 menit berlari. "Kenali juga trek berlarinya, bahaya kalau tiba-tiba lari tanpa kenal trek, bisa celaka," lanjutnya. Selain itu, usahakan juga untuk berlari dengan arah yang berlawanan dengan arus kendaraan. Sebab, banyak kejadian para pelari tertabrak dari belakang oleh sepeda atau motor. "Jika minggu pertama sudah bisa berjalan dan berlari 15 menit bergantian, minggu berikutnya bisa ditingkatkan jadi 20 menit, 30 menit dan 45 menit. Nanti lama-lama bisa jadi tantangan untuk diri sendiri. Kalau sudah biasa, nanti pasti badan jadi 'nagih' kalau enggak lari," tutur Reza. Untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan, pastikan juga memastikan kondisi tubuh sedang sehat dan Anda memang cocok dengan olahraga lari. Sebaiknya cek dan konsultasi ke dokter untuk memastikannya. Namun yang paling penting bagi Reza adalah kenali tubuh sendiri terlebih dahulu. "Lari itu memang ada risikonya juga, makanya yang paling penting kenali dulu tubuhnya sendiri, baru bisa enjoy. Keep it steady saja. Sekali lari itu tidak langsung terlihat memang manfaat sehatnya, minimal sebulan dahulu," pungkas Reza.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: O l a h r a g a   Sun Oct 26, 2014 10:24 am

MENGAPA SETELAH OLAHRAGA TUBUH MERASA LEMAS?
Jumat, 24 Oktober 2014 | 18:00 WIB
KOMPAS.com - Meski kita memiliki seabrek kegiatan, namun olahraga seharusnya jangan ditinggalkan. Untuk mendapatkan tubuh yang bugar dan terhindar dari penyakit, lakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari. Namun, terkadang setelah berolahraga kita kerap merasa ngantuk dan lemas. Apa yang salah? Setelah berolahraga sejatinya kita akan merasa lebih bersemangat, badan juga terasa lebih segar karena keringat yang keluar. Jika kita justru merasa ngantuk dan kelelahan, menurut dr.Leane, Sp.GK, hal tersebut biasanya disebabkan karena tubuh kekurangan cairan. "Ketika kita olahraga sirkulasi tubuh menjadi bagus dan oksigen yang masuk juga banyak. Tapi kalau kita kurang cairan atau dehidrasi, metabolisme jadi terlambat, sehingga kita menjadi lemah," katanya di Jakarta (23/10/14). Ia mengatakan, kebutuhan cairan tubuh sebaiknya jangan disepelekan. Mengonsumsi air, menurut Leane, seharusnya dilakukan sebelum, saat, dan setelah olahraga. "Dehidrasi akan membuat koordinasi tubuh dan juga konsentrasi berkurang. Akibatnya mudah terjadi cedera, termasuk kram otot," kata dokter spesialis gizi yang banyak menangani para atlet ini. Meski begitu, ia menyarankan agar air yang diasup tidak sekaligus banyak. "Minumlah air sedikit-sedikit. Misalnya sebelum olahraga minum 150 ml. Kalau terlalu banyak malah akan membebani tubuh," katanya.
Back to top Go down
 
O l a h r a g a
View previous topic View next topic Back to top 
Page 48 of 50Go to page : Previous  1 ... 25 ... 47, 48, 49, 50  Next

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: