Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Limbah Medis

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Limbah Medis   Tue Mar 06, 2012 7:36 pm

KEMENKES TAK TEMUKAN LIMBAH MEDIS YANG DIBUANG SEMBARANGAN
Selasa, 06/03/2012 16:02 WIB Putro Agus Harnowo - detikHealth
Jakarta, Limbah medis dari 2 rumah sakit yakni RS Pasar Rebo dan RS Mitra Keluarga Depok dikabarkan beredar di masyarakat. Namun hasil inspeksi mendadak oleh Kementerian Kesehatan tidak menunjukkan adanya penyimpangan di kedua rumah sakit. Sejak diberitakan di salah satu media nasional Jumat silam, beredarnya limbah-limbah rumah sakit di masyarakat tak ayal menimbulkan keresahan di masyarakat. Dua rumah sakit yang diberitakan menjadi sumber limbah adalah RS Pasar Rebo dan RS Mitra Keluarga, Depok. "Kami segera melakukan pengecekan ke lapangan dan memeriksa seluruh kamar di rumah sakit, juga memeriksa pengelolaan limbahnya. Tapi tidak ditemukan adanya penyimpangan. Kami tidak tahu dari mana sumber pemberitaan media tersebut," kata Indra Kusuma, pengawas limbah dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemda Depok dalam inspeksi Kementerian Kesehatan RI di RS Mitra Bersama, Selasa (6/3/2012).

RS Mitra milik swasta ini telah bekerjasama dengan pihak ketiga yang bernama PT Wastex Internasional yang bermarkas di Cilegon untuk mengelola limbah medisnya. Hasil pemeriksaan manifest sendiri menunjukkan tidak ada kejanggalan. BLH melakukan pemeriksaan limbah rumah sakit tiap 6 bulan sekali. Sedangkan RS Mitra Keluarga melaporkan limbahnya ke BLH tiap 3 bulan sekali. Meskipun demikian, pemberitaan mengenai peralatan media ini tetap menjadi permasalahan serius. Pada tahun 2005 lalu, 3 rumah sakit di Depok terbukti telah lalai dalam pengolahan limbahnya dan menyebabkan kejadian serupa.

"Kami akan tetap menyelidiki mengenai penyalahgunaan limbah-limbah ini. Tapi dari hasil inspeksi sementara di lapangan, kami tidak menemukan adanya kejanggalan-kejanggalan. Instansi terkait akan kami kerahkan untuk mencari tahu asal-usul limbah rumah sakit tersebut," kata dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, Direktur Jendral Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Diduga, beredarnya limbah rumah sakit di masyarakat ini disebabkan adanya beberapa rumah sakit di Jakarta yang tidak memilki alat pengelolaan limbah sendiri. Akibatnya, kemungkinan penyalahgunaan limbah oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab masih terbuka.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Limbah Medis   Sun Mar 18, 2012 8:14 pm

LIMBAH RUMAH SAKIT JANGAN SAMPAI JATUH KE TANGAN MASYARAKAT
Jakarta, 6 Maret 2012
Beberapa waktu lalu, pemberitaan mengenai sampah medis yang ditemukan di pasaran sebagai mainan anak-anak, menjadi perhatian publik. Seperti diketahui bahwa seharusnya sampah medis seperti alat infus, alat suntik, dan sarung tangan harus dimusnahkan setelah digunakan, jangan sampai jatuh ke tangan masyarakat. Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih MPH, Dr.PH di sela-sela sambutannya saat membuka Konferensi Nasional I Promosi Kesehatan Rumah Sakit bertema New Challenges of Health Promoting Hospital in Indonesia di Bandung, Selasa malam (6/3/12). “Apabila rumah sakit belum memiliki alat penanganan medis sendiri, harus memiliki mekanisme kerjasama dengan rumah sakit yang lebih besar agar dapat ditangani. Ini harus diupayakan”, ujar Menkes. Pada kesempatan tersebut Menkes menegaskan, tiga hal yang harus diperhatikan oleh para penyelenggara pelayanan kesehatan, khususnya penyelenggara rumah sakit, bahwa sarana pelayanan kesehatan harus menjadi tempat yang aman bagi para pekerjanya, pasiennya, dan masyarakat di sekitarnya.

Tanggapan mengenai permasalahan tersebut juga diungkapkan oleh Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan (BUK), dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah rumah sakit di wilayah DKI Jakarta dan Depok, Jawa Barat, guna melakukan pengecekan secara langsung standar pembuangan dan pengolahan limbah yang dilakukan rumah sakit pada Selasa siang (6/3/12). “Secara garis besar, sistem pembuangan dan pengolahan limbah rumah sakit sudah berjalan, tetapi masih harus disempurnakan. Yang harus diperhatikan adalah jangan sampai sampah medis tercecer, apalagi dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, bahkan sampai berdampak pada penyakit-penyakit yang dapat membahayakan masyarakat”, jelas Dirjen BUK. Menurut Dirjen BUK, bila terdapat rumah sakit yang melanggar standar pembuangan limbah dan pengelolaannya, Kementerian akan menindak tegas pengelola rumah sakit tersebut. “Limbah RS berbeda dengan limbah rumah tangga. Sebab limbah RS yang tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan penyakit”, tandas Dirjen BUK.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC): 021-500567 dan 081281562620, atau alamat e-mail info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id.
Back to top Go down
 
Limbah Medis
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Go to page : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» Manfaat Sholat dan Wudhu secara ilmiah
» pernikahan antar saudara sepupu dari segi agama dan segi medis

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: PERATURAN dan PERIJINAN-
Jump to: