Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 IpTek

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 13 ... 23, 24, 25  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Mon Jan 30, 2012 7:44 pm

INI DIA PENYEBAB BANJIR DI INDONESIA
Republika – Kam, 26 Jan 2012
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Pakar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dikenal sebagai penemu teknologi lubang resapan biopori Ir Kamir R Brata, MSc mengharapkan masyarakat untuk tidak lagi menyalahkan iklim sebagai penyebab banjir. "Penyebab banjir adalah karena kita tidak memanfaatkan air bersih yang dikirim, baik itu dari air hujan maupun dari hulu sungai, namun kita menggelontorkannya begitu saja ke laut," katanya melalui Humas IPB di Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/1). Ia menyatakan bahwa selama ini tidak sedikit yang berpandangan bahwa iklim yang tidak bersahabat atau yang sudah tidak teratur lagi sebagai faktor yang mengakibatkan banjir. Padahal, kata dia, bukan itu pokok permasalahannya, tetapi karena faktor tidak bisa memanfaatkan air dimaksud. "Seharusnya air yang datang itu dimanfaatkan dengan disimpan ke dalam tanah, dan tidak dibuang begitu saja," katanya. Dikemukakannya bahwa memang dahulu kala air dapat masuk begitu saja karena lapisan tanah paling atas belum tertutupi oleh beton atau lapisan keras lainnya. "Untuk membantu agar air itu meresap ke dalam tanah, maka air yang tidak bisa masuk sendiri itu agar dibantu masuk, salah satunya dengan membuat lubang resapan biopori," katanya. Ia menjelaskan, lubang resapan biopori adalah salah satu cara dalam meresapkan air ke dalam tanah yang dibantu oleh organisme di dalamnya. Menurut dia, setiap orang dalam keadaan tanah apapun pasti bisa membuat lubang resapan biopori. Caranya dengan membuat lubang diameter 10 cm, dengan kedalaman sekitar satu meter. "Dengan bor biopori setiap orang bisa membuatnya," katanya. Menurut dia, intinya dalam teknologi ini adalah memanfaatkan mahluk Tuhan di dalam tanah, yang tidak hanya mikro organisme, namun ada cacing tanah, semut dan sebagainya. "Hanya dengan menghidupi mereka, maka kita akan terbantu dalam meresapkan air ke dalam tanah," demikian Kamir R Brata.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Mon Jan 30, 2012 7:46 pm

PUNCAK BADAI MATAHARI JUNI 2013
Kamis, 26 Januari 2012 | 10:15
Badai matahari berupa radiasi partikel dan gelombang elektromagnet serta pancaran plasma mencapai bumi hanya dalam hitungan jam. Bahaya badai kosmis mengancam operasi satelit navigasi, pemasokan energi, dan sistem eletronika serta penerbangan. Lembaga Meteorologi dan Kelautan AS-NOAA melaporkan, pada Minggu (22/1) mengamati terjadinya letusan terkuat sejak 2005 di permukaan matahari. Letusan itu mula-mula memancarkan radiasi elektromagnetik, diikuti radiasi proton, dan terakhir pancaran plasma koronal. Badai kosmis diperkirakan akan melanda bumi selama beberapa hari dan menimbulkan dampak berbeda-beda. Radiasi kosmis dari letusan kuat di permukaan matahari itu, memiliki kecepatan berbeda-beda. Mulai radiasi proton berkecepatan sampai 150 juta kilometer per jam, hingga pancaran materi berupa plasma yang lebih lambat. Jarak matahari ke bumi diketahui sekitar 150 juta kilometer. Artinya hanya dalam waktu satu jam, badai radiasi elektromagnetik dan proton sudah mencapai bumi. Dampak radiasi ini dapat mengganggu satelit navigasi GPS serta satelit komunikasi di orbitnya sekitar 20.000 kilometer di atas bumi. Akibatnya, fungsi dan akurasi peralatan navigasi serta radio yang dikendalikan satelit juga bisa terganggu. Mengenai dampak gangguan radiasi badai matahari, Dr Klaus Börger dari Dinas Geo-informasi Angkatan Bersenjata Jerman, Bundeswehr mengatakan, “Konkretnya itu adalah elektron dan proton. Saat ini awan materi semacam itu bergerak dari matahari menuju bumi. Itu mungkin memicu gangguan, tapi kita tidak dapat meramalkannya, tergantung apakah pancarannya melanda bumi, atau hanya menyerempet dan berakibat ringan.”

Memicu Blackout
Selain mengancam operasional satelit navigasi dan komunikasi, badai matahari pada kondisi ekstrem, juga dapat memicu gangguan pada sistem pemasokan listrik di bumi. Terutama pancaran materi koronal berupa plasma dari matahari yang berkecepatan sekitar 6 juta kilometer per jam, yang dapat mengganggu pemasokan listrik. Akibatnya dapat terjadi blackout atau padamnya listrik pada kawasan luas. Misalnya saja pada tahun 2003, badai matahari cukup kuat menyebabkan gangguan pada jejaring listrik di selatan Swedia. Kota Malmö gelap gulita selama beberapa jam karena padamnya aliran listrik. Hal serupa dalam skala lebih besar terjadi 1989 di Provinsi Quebec Kanada. Badai matahari amat kuat melumpuhkan sistem pasokan listrik dan memicu kekacauan besar. Sistem pengatur lalu lintas, peralatan elektrik di bandar udara serta pasokan pemanas ruangan mati. Sekitar enam juta orang terputus pasokan listriknya selama beberapa jam.

Penyebabnya adalah gangguan deformasi pada medan magnet bumi, akibat terpaan materi bermuatan yang memicu lompatan arus listrik di instalasi pembagi. Klaus Börger menjelaskan lebih lanjut bahwa “Kita menghadapi aliran listrik. Ini biasanya membangkitkan medan magnet sendiri. Jika medan magnet ini bertemu medan magnet dan arus listrik di bumi, terjadi reaksi timbal balik. Perusahaan pemasok listrik menegaskan, gangguan akibat medan magnet ekstrem, yang menyebabkan lumpuh atau dimatikannya jaringan.“ Badai kosmis berupa plasma koronal juga memicu fenomena menakjubkan, berupa pancaran cahaya di langit kawasan kutub utara, yang disebut aurora borealis. Jika letusan di permukaan matahari cukup kuat, pendar cahaya menakjubkan itu bahkan dapat terlihat di sejumlah kawasan di bagian lebih selatan kutub utara Aktivitas matahari ini dipicu oleh intensitas reaksi fusi nuklir di intinya. Setiap detiknya, jutaan ton hidrogen diubah menjadi helium.

Reaksi nuklir inilah yang memicu bercak-bercak di matahari, yang kemudian dapat menjadi letusan dahsyat yang memicu badai geomagnetis. Para astronom menyimpulkan, siklus aktivitas matahari berlangsung dalam periode 11 tahunan. Setelah fase tenang hingga 2009 lalu, matahari kini mulai memasuki lagi fase aktif. NASA meramalkan, mulai tahun 2012 ini. aktivitasnya akan terus meningkat, dan mencapai puncaknya bulan Juni 2013. Namun diperkirakan fase maksimum ini tidak akan sehebat puncak aktivitas matahari yang terjadi tahun 1957, yang merupakan puncak terkuat di abad 20. Siklus aktivitas matahari periode ini, diramalkan hanya mencapai skala kuat. NASA menetapkan dua skala lagi di atas kuat, yakni sangat kuat dan ekstrem. [DW/Ant/L-8]
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Sun Feb 05, 2012 5:16 pm

KANKER PROSTAT DITEMUKAN PADA MUMI KUNO
Oleh Yahoo! News Minggu, 5 Februari 2012
Penemuan kanker prostat di mumi Mesir berusia 2.200 tahun menunjukkan, faktor genetika mungkin berperan lebih besar dalam perkembangan penyakit ini ketimbang faktor lingkungan, kata peneliti. Kelompok tim peneliti internasional mengidentifikasi kanker pada mumi Ptolemic, yang disimpan di Museum Arkeologi Nasional Lisbon, menggunakan teknik computerised tomography (CT) scan. Mumi yang dikenal sebagai M1 itu berukuran sekitar 65 cm dan merupakan mumi pria dewasa yang hidup antara 285-30SM, dan berusia 51-60 tahun ketika ia meninggal, seperti yang dilansir oleh uk.health.lifestyle.yahoo. Gambar CT mengungkap adanya lingkaran kecil, bundar, luka mendalam pada tulang yang kebanyakan ditemukan pada panggul, tulang belakang dan di dekat tungkai. Ini semua merupakan indikasi dari kanker prostat. "Luka pada tulang dianggap sangat mungkin merupakan bagian dari kanker prostat metastatik," tulis para peneliti dalam Jurnal Internasional Paleopathology. Ini merupakan kasus kanker prostat tertua di Mesir dan merupakan kasus tertua kedua di dunia, kata para peneliti. Gaya hidup dan lingkungan sering disebut sebagai faktor penentu dalam perkembangan berbagai jenis kanker. Namun, Profesor Salima Ikram dari Universitas Amerika di Kairo mengatakan: "Kami mulai melihat penyebab kanker yang utama bukanlah faktor lingkungan, namun lebih banyak genetis. "Kondisi di zaman kuno sangat berbeda; tidak ada polutan atau makanan yang direkayasa. Ini membuat kami yakin bahwa penyakit ini tak selalu dikaitkan dengan faktor industri." Prof Ikram mengatakan, lebih banyak orang meninggal karena kanker saat ini karena mereka memiliki rentang hidup lebih lama. "Harapan hidup masyarakat Mesir kuno berkisar 30 sampai 40 tahun, ini berarti bahwa mereka yang menderita penyakit tersebut barangkali karena alasan lain dari perkembangannya.” Ia menambahkan: "Temuan semacam ini membawa kita satu langkah lebih dekat untuk menemukan penyebab kanker, dan, pada akhirnya, mencari obat dari penyakit yang telah lama mengepung manusia." Deteksi awal kanker prostat di dunia berasal dari kerangka berusia 2.700 tahun milik seorang raja Scythian di Rusia, para ilmuwan menduga bahwa kanker cukup lazim di masa lalu, meskipun kasus yang tercatat cukup langka.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Wed Mar 07, 2012 12:04 pm

AGAR RUMAH TERHINDAR DARI SAMBARAN PETIR
Rabu, 07 Maret 2012 10:03 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Sambaran petir sangat berbahaya. Jika mengenai manusia bisa merenggut nyawa. Bangunan tersambar petir mengalami kerusakan, retak-retak, gosong akibat terbakar. Cahaya yang menghasilkan listrik kekuatan tinggi ini dapat merusak barang-barang elektronik di dalam rumah. Namun, untuk melindungi rumah dari sambaran petir hanya bisa dilakukan dengan memasang penangkal petir. Fungsi penangkal petir ebagai jalan bagi petir menuju ke permukaan bumi tanpa merusak benda-benda yang dilewatinya. `Sistem kerja' petir hanya menjangkau benda-benda tertinggi. Jadi, rumah-rumah bertingkat, apalagi sekitarnya tidak ada bangunan lebih tinggi lagi, sebaiknya memasang penangkal petir. Petir akan menyambar si penangkal petir. Tapi, bila rumah Anda tidak bertingkat, berada di tengah lapang luas wajib juga memasang penangkal petir. Pasalnya, rumah Andalah yang akan menjadi sasaran petir.

Namun, jika di sekitar rumah Anda banyak gedung bertingkat, tidak masalah tidak memasang penangkal petir. Gedung bertingkat itu dianggap sebagai pelindung. Tapi, jangan berlega hati dulu. Pentalan petir bisa datang tak terarah. Walaupun dekat bangunan lebih tinggi, bisa saja imbas pentalannya menyambar ke sekitarnya. Bisa juga pohon yang tersambar petir, pentalannya terkena rumah di sekitarnya. Saat ini ada dua macam penangkal petir, yaitu yang eksternal, dipasang di luar rumah, dan penangkal petir internal, dipasang di dalam rumah. Bentuk fisik petir eksternal runcing. Penangkal dari bahan tembaga ini diletakkan di ujung-ujung bagian tertinggi rumah atau bangunan. Cara kerja penangkal petir eskternal, menangkap petir, dan menyalurkan ke tanah sehingga rumah terhindar dari kerusakan.

Bentuk ujung penangkal eksternal itu sengaja dibuat runcing. Sebab, muatan listrik mempunyai sifat mudah berkumpul dan lepas pada ujung logam yang runcing. Dengan demikian memperlancar proses tarik-menarik dengan muatan listrik yang ada di awan. Sementara itu, untuk menangkal petir tidak langsung yang bisa merusak barang-barang elektronik di rumah adalah dengan memasang penangkal petir internal (arrester). Penangkal petir ini dipasang pada perangkat panel barang elektronik. Untuk kelas rumahan perangkat seperti ini cukup dipasang pada panel listrik atau tiap barang elektronik. Namun, tak selalu dua penangkal petir ini menjadi kewajiban. Bila di sekitar rumah Anda ada bangunan lebih tinggi penangkal eksternal bisa `menumpang' dari bangunan tersebut. Artinya, Anda tak perlu memasang di atas rumah. Tapi, penangkal internal tetap dibutuhkan. Biasanya, penangkal petir internal dipasang pada barang-barang elektronik yang dianggap penting, banyak gunanya, bagi keluarga. Umumnya rumah tangga memasang pada televisi dan komputer. Kendati begitu, ada alternatif lain yang bisa dilakukan agar barang elektronik aman selama hujan dan petir sambar-menyambar, yaitu matikan listrik, cabut saluran antena televisi, dan kabel telepon.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Thu Mar 08, 2012 12:27 pm

PILIH PILIH RANGKA ATAP RUMAH, BAJA RINGAN ATAU KAYU?
Kamis, 08 Maret 2012 10:04 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Pelindung utama sebuah bangunan adalah atap. Bayangkan jika Anda memiliki rumah yang megah, mahal, dengan furniture yang elegan, namun jika hujan datang harus disibukkan oleh atap rumah yang bocor. Bayangkan pula kalau tiba-tiba rangka atap rumah Anda tiba-tiba keropos dimakan rayap. Capek, melelahkan dan tentunya kemewahan rumah tak ada harganya lagi. Karena itu, penting memilih rangka atap yang tahan rayap, tahan bocor, dan tahan lama. Menurut para arsitek, sebaiknya mendahulukan atap yang bagus dibanding memplester tembok atau memasang keramik di lantai. Ini karena percuma saja mempunyai rumah dengan dinding dan perabotan yang bagus jika atapnya buruk. Saat ini ada beberapa jenis rangka atap yang ada di pasaran. Seperti, rangka kayu sebagai tempat bersandarnya genteng tanah liat maupun beton. Pemasangannya tak sulit. Cukup mengaitkan genteng ke reng, lalu sisi bagian lain ditindih genteng lainnya seperti anyaman.

Ada pula rangka atap baja ringan, yang akhir-akhir ini mulai booming di pasaran. Rangka baja ringan bermutu tinggi dan memiliki sifat ringan dan tipis. Baja ini dikenal dengan cold form steel atau dibentuk setelah dingin. Meskipun tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan tarik yang tinggi sekitar 550 MPa. Berbeda dengan baja biasa sekitar 300 MPa. Kekuatan tarik dan tegangan ini untuk mengkompensasi bentuknya yang tipis. Ketebalan baja ringan yang beredar sekarang ini berkisar dari 0,4 mm-1mm. Kualitasnya yang tinggi membuat harganya juga tinggi. Baja dijual per kg dan harganya mahal. Orang yang menggunakan baja ringan dianggap merupakan orang yang mengerti investasi. Karena, jika dihitung secara finansial, penggunaan rangka baja ringan akan menguntungkan pemilik bangunan.

Baja ringan memiliki sejumlah kelebihan dibanding rangka kayu. Yakni, nilai muai dan susutnya sangat kecil, tidak cepat berubah meskipun terkena panas dan dingin. Berbeda dengan kayu yang gampang lapuk jika terkena panas dan dingin. Dengan baja ringan, pemilik bangunan tidak perlu memikirkan biaya perawatan pada tahun-tahun berikutnya. Selain itu, bobot rangka baja sangat ringan dibanding kayu. Itu berarti beban yang harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah, sehingga strukturnya lebih irit. Baja ringan juga bersifat non-combustible atau tidak membesarkan api. Artinya, jika terjadi kebakaran, baja ringan tidak membesarkan api. Berbeda dengan kayu yang membuat api menjadi besar. Keunggulan baja ringan yang paling bisa terlihat adalah tidak dimakan rayap, berbeda dengan kayu yang setiap saat terancam rayap. Pemasangan rangka baja ringan pun lebih cepat dan praktis, karena dilengkapi pengunci khusus. Disamping itu, ukurannya yang fantastis, lebar 40,6 mm dan panjang sesuai pesanan, mempercepat proses pengerjaan. Juga memperkecil kemungkinan bocor atau rembes.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Sun Mar 11, 2012 9:39 am

"THE GREEN THING"

Seorang nenek saat antri utk membayar di suatu toko, ditegur kasir utk membawa tas belanja sendiri krn kantong plastik tidak baik utk lingkungan. Sang nenek minta maaf lalu menjelaskan : " jaman dulu kita blm mengenal the green thing Sang kasir menjawab, "itulah masalah kita saat ini. Generasi ibu kurang peduli utk menyelamatkan lingkungan demi generasi yad".

Kasir tsb memang benar ...generasi kita tidak mengenal the green thing.

Jaman dulu kita mengembalikkan botol susu, botol soda ke toko. Lalu toko mengirimkan kembali ke pabrik utk dicuci dan disterilkan dan diisi kembali, spy botol dpt digunakan berulang-ulang Jadi sebenarnya botol di daur ulang. Tp blm ada the green thing.....

Dulu toko-toko menggunakan kantong dari kertas..yg dpt digunakan kembali utk macam2 kebutuhan rumah tangga dan selain utk membungkus sampah, ada kegunaan lain yg sangat lekat dlm kenangan - tas kertas digunakan sebagai sampul buku pelajaran, Menyampul buku ini utk memastikan bhw buku milik sekolah tdk dirusak dgn dicoret-coret oleh kita. Dgn demikian buku2 kita dpt menulis pada sampulnya, tapi sayang sekali dulu kita blm mengenal the green thing.

Dulu, kita menggunakan tangga krn blm ada elevator atau eskalator di toko atau kantor.
Dulu kita jalan kaki dan tidak menggunkan mesin bertenaga 300 kuda utk jarak kurang dari 1km.
Tapi kasir tsb memang benar! Kita blm mengenal the green thing

Dulu kita mencuci popok bayi krn blm ada popok sekali pakai. Dulu kita mengeringkan dgn menggantung dgn tali jemuran di luar, tdk menggunakan mesin yg butuh listrik sampai dgn 220 volt....dulu hanya angin dan matahari yg mengeringkan baju2 kita. Anak-anak memakai baju lungsuran dari kakak2 mrk, tdk selalu baju baru. Tp lagi2, kasir tsb benar - dulu kita tdk mengenal the green thing.

Dulu kita hanya punya 1 pesawat TV, tidak ada TV di setiap ruangan. Dan layarnya sebesar saputangan (inget gak), tidak selebar negara bagian montana Di dapur, kita mengaduk dan menyiapkan makanan dgn tangan, krn kita tdk punya alat listrik utk membantu kita. Dulu utk membungkus barang pecah belah, kita menggunakan koran bekas..bukan styrofoam atau lembaran bantalan dari plastik. Dulu kita tidka menggunakan bensin utk menyalakan mesin utk memotong rumput dihalaman kita.

Kita menggunakan alat pemotong rumput tenaga manusia. Kita berolah raga dgn kerja, jadi tidak butuh pergi ke gym utk lari diatas treadmill yg menggunakan listrik,

Tapi lagi2 kasir itu benar: dulu kita blm mengenal the green thing.

Dulu kita minum dari pancuran bila kita haus, dan tdk menggunakan gelas atau botol plastik setiap saat kita haus. Dulu kita mengisi ulang pulpen dengan tinta, tidak membeli bolpen baru dan cukup mengganti pisau cukur bukan membuang alatnya bila pisaunya sudah tumpul.

Tapi, dulu kita belum mengenal the green thing.

Dulu kita menggunakan mobil umum atau bis dan anak2 naik sepeda atau berjalan kaki ke sekolah, bukan menjadi ibu mereka sebagai taxi 24 jam. Dulu kita hanya memiliki satu outlet listrik disetiap ruangan, bukan satu balok outlet utk menyalakan selusin peralatan. Dan dulu kita tidak membutuhkan gadget yg computerized utk menerima sinyal dari satelit yg berjarak 2000 mil di ruang angkasa utk mencari resto hamburger yg terdekat. Akan tetapi alangkah sedihnya apabila generasi kini menuduh bagaimana kami, para orang2 yg sudah tua ini sangat boros, krn tdk mengenal the green thing dulu kala?

Mohon diteruskan ke semua orang2 tua egois lainnya yg membutuhkan bagaimana caranya utk ngobrol dgn anak muda yg "sok tau"! Kita sebenarnya gak suka menjadi "tua" jadi ga terlalu sulit utk membuat kita BeTe!!!
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Sun Mar 11, 2012 9:44 am

BEGINILAH DAMPAK PERUBAHAN IKLIM PADA KESEHATAN
Adelia Ratnadita - detikHealth
Jakarta, Dengan segala ulah manusia, dapat menyebabkan terjadinya perubahan iklim secara global. Perubahan iklim tidak hanya buruk bagi bumi, namun juga dapat berefek buruk bagi kesehatan. Kira-kira bagaimana proses perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan? Berikut adalah 5 cara perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan seperti dikutip dari MyHealthNewsDaily, Kamis (8/3/2012) antara lain:.

1. Penyebaran penyakit
Peningkatan panas dan curah hujan di daerah tertentu yang disebabkan oleh perubahan iklim, dapat membantu proses penyebaran penyakit. Beberapa vektor penyakit, seperti serangga, dapat membawa dan mengirimkan agen penyebab penyakit, terutama dipengaruhi oleh cuaca dan suhu lebih panas. Karena vektor adalah hewan berdarah dingin, maka bergantung pada lingkungan sekitar untuk mengontrol panas internal. Sehingga peningkatan suhu akan berpotensi mendukung kehidupan serangga, dan dapat memungkinkan penyebaran penyakit tertentu, seperti malaria. Curah hujan juga diduga bermanfaat bagi kehidupan serangga, dan beberapa penelitian telah menghubungkan peningkatan curah hujan dapat menyebabkan wabah penyakit, khususnya penyakit yang ditularkan melalui air.

2. Degradasi tanah di daerah kering
Penggunaan tanah yang tidak benar ditambah dengan variasi iklim dapat menyebabkan peningkatan degradasi tanah di daerah kering. Sebuah studi pada tahun 2010 menemukan bahwa, 38 persen dari dunia terdiri dari daerah kering karena risiko penggurunan. Setelah terdegradasi, tanah menjadi tidak produktif. Hal ini dapat membatasi lahan yang dapat digunakan untuk pertanian untuk memberi makan penduduk negara berkembang. Penggurunan global juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri berbahaya di laut. Debu gurun memasok zat besi ke laut, yang banyak dibutuhkan organisme laut untuk hidup.

3. Bencana alam ekstrem
Pemanasan global dapat membawa peningkatan bencana ekstrem, termasuk gelombang panas, banjir dan badai besar, yang dapat menyebabkan banyak korban jiwa. Panas dan kekeringan adalah satu di antara bencana alam paling mematikan. Gelombang panas mungkin akan semakin parah. .

4. Lebih banyak alergi
Studi menunjukkan banyak alergi yang sedang berkembang di negara maju, termasuk Amerika Serikat. Alergi tersebut dapat disebabkan, karena meningkatnya kadar karbon dioksida dan suhu pemanasan. Sebuah studi pada tahun 2005 menemukan bahwa, tanaman sedang berbunga di awal tahun, dan produksi serbuk sari total meningkat. Sebuah studi di Italia menemukan bahwa, tidak hanya menyebabkan peningkatan serbuk sari, tetapi sensitivitas populasi terhadap serbuk sari juga meningkat. Sementara genetika memainkan peran besar dalam semua jenis alergi, musim serbuk sari yang lebih lama dan lebih intens dapat memperburuk gejala alergi.

5. Membawa efek buruk untuk jantung
Pemanasan global kemungkinan akan membawa peningkatan gelombang panas. Peningkatan gelombang panas juga dapat disertai kerusakan ozon dan kabut asap. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa, tingkat polusi yang tinggi terkait dengan peningkatan penerimaan rumah sakit untuk masalah jantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, suhu tinggi pada bulan-bulan musim panas di sebuah kota di Amerika Serikat berhubungan dengan penurunan variabilitas denyut jantung, atau bagaimana reguler waktu antara detak jantung yang bertindak sebagai ukuran seberapa baik jantung bekerja. Menurut American Heart Association, variabilitas yang rendah pada denyut jantung dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian. Suhu udara dan ozon mungkin buruk bagi jantung karena mempengaruhi cara fungsi sistem saraf otomatis. Sistem saraf otomatis adalah bagian dari sistem saraf pusat yang membantu tubuh beradaptasi dengan lingkungannya. Sistem tersebut termasuk pengaturan fungsi tubuh, termasuk aktivitas listrik jantung dan aliran udara ke paru-paru. "Suhu yang lebih tinggi juga dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap racun," kata para peneliti.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Wed Mar 28, 2012 3:44 pm

TRANSPLANTASI, DARI MASA KE MASA
Kamis, 22 Maret 2012 05:47 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,Kemajuan teknologi kedokteran, utamanya transplantasi, bukanlah ilmu yang diperoleh dari hasil merenung semalaman. Sebaliknya, ia merupakan hasil penelitian dan kerja keras selama bertahun-tahun. Menurut satu legenda, transplantasi telah dikembangkan selama berabad-abad, bahkan sejak 200 tahun sebelum Masehi. Kala itu, sepasang anak manusia bernama Pien Csiao dan Hua To berjanji akan mentransplantasikan jantung mereka. Tentu saja, Anda sah-sah saja bila tak mempercayai hal itu. Namanya juga legenda. Yang pasti kalangan kedokteran modern lebih suka menyebut abad ke-18 sebagai tonggak awal perkembangan transplantasi. Kala itu, para ahli mulai bereksperimen dengan obyek binatang maupun manusia. Pada awalnya, sejumlah percobaan transplantasi tak membuahkan hasil memuaskan. Tapi pada paruh pertama abad ke-20, percobaan-percobaan mengenai teknik transplantasi terus diasah dan dipertajam. Alhasil, pada tahun 1954, operasi transplantasi organ pertama di dunia dilakukan di Amerika. Saat itu, Dr Joseph Murray berhasil mentransplantasi ginjal lewat operasi yang berlangsung di Boston, Massachusetts.

Lalu, pada pertengahan dekade 60-an, untuk pertama kali dilakukan transplantasi liver dan pankreas. Operasi transplantasi ini membuktikan kemampuan para dokter masa itu untuk menyelamatkan nyawa dengan cara menghilangkan organ tubuh yang terkena penyakit atau tak berfungsi dengan organ lain yang sehat. Setelah sukses dengan transplantasi ginjal, liver dan pankreas, para ahli kemudian berjuang keras untuk tujuan yang lebih besar: transplantasi jantung. Dan akhirnya, Dr Christian Barnard, ahli bedah dari Afrika Selatan berhasil menorehkan prestasinya dengan tinta emas tatkala pada Desember 1967 berhasil mentransplantasi jantung dari seseorang ke orang lainnya. Sejak itu, 'status' transplantasi berubah dari suatu operasi eksperimental menjadi suatu prosedur yang diakui manfaatnya untuk menyembuhkan penyakit jantung tingkat lanjut. Tak puas sampai di sini, para ahli kedokteran kemudian bekerja keras lagi untuk menyempurnakan teknik transplantasi dan mengembangkan obat-obat baru. Sejak itu, kisah sukses tentang operasi transplantasi organ-organ penting, makin sering terdengar.

Meski teknologi kedokteran dalam hal transplantasi makin maju, toh masih saja ada kendala yang kerap dihadapi pasien. Dalam hal ini, ada dua kendala utama dalam transplantasi yaitu: penerimaan dan ketersediaan. Artinya, suatu organ kadang kala tidak bisa dengan mudah diambil dari dari dalam tubuh seseorang lalu dicangkokkan pada tubuh orang lain.

Memang, perlu ada kesamaan genetik antara penerima dan pemberi organ untuk mencegah reaksi penolakan. Itu mengapa, organ dari anggota keluarga memiliki peluang lebih besar untuk diterima (oleh si penerima organ). Namun reaksi penolakan bisa diredam menyusul ditemukannya obat-obat penekan sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan inilah yang membuat transplantasi semakin menjanjikan dan memungkinkan para penerima organ bisa menikmati hidup lebih lama. Lalu bagaimana dengan kendala yang kedua: ketersediaan? Seringkali, kendala ini juga sangat memusingkan. Kendala ini terjadi lantaran permintaan akan organ jauh melebihi jumlah organ yang didonorkan. Inilah yang kemudian memicu munculnya perdagangan organ tubuh secara gelap. Muncul pula ide agar jual beli organ tubuh ini dilegalkan. Tentu saja, semua ini menimbulkan perdebatan.

Terlepas dari perdebatan ini, para ahli terus berupaya untuk menyempurnakan teknik-teknik transplantasi tersebut. Saat ini misalnya, para neurolog bereksperimen untuk mentransplantasi otak. Sementara para ahli kanker di Manchester, Inggris melakukan transplantasi testis yang pertama di dunia. Meski demikian, diantara kemajuan ini, muncul pula pertanyaan-pertanyaan yang berkait dengan soal etika. Misalnya saja, ada kalangan yang mencemaskan implikasi lantaran seseorang 'mengenakan' tangan dan sidik jari orang lain? Lalu bagaimana pula dengan seseorang yang menjalani transplantasi otak? Bukankah otak merupakan pusat identitas manusia?
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Tue May 22, 2012 1:17 pm

KETIKA TULANG DAN GIGI BICARA
Asep Candra | Selasa, 22 Mei 2012 | 07:54 WIB
Kompas.com - Sesaat sesudah nyawa terpisah dari raga, proses pembusukan jasad dimulai. Seiring hilangnya daya tahan tubuh, bakteri pembusukan yang selama manusia hidup berada dalam keadaan diam di tubuh langsung aktif berkembang biak. Protein tubuh yang dirusak menghasilkan gas dan cairan pembusukan. ”Hanya dalam 2-3 hari, pembusukan membuat jasad manusia sulit dikenali. Wajah membengkak dan kulit terkelupas,” kata dosen Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Lucas Wibisana Widiatmaka, Rabu (16/5), di Jakarta. Jasad yang terpapar udara terbuka akan menjadi kerangka dalam 8 bulan. Jika jasad dikubur, kerangka komplet terbentuk dalam 1-2 tahun. Penghancuran tulang perlu waktu lebih dari 12 tahun. Selain tulang, bagian tubuh yang juga tahan terhadap perubahan lingkungan adalah gigi. Sebagian besar bahan penyusun gigi adalah material anorganik dan kandungan airnya paling sedikit. Ini menjadikan gigi sebagai bagian terkeras dan paling sulit rusak. Akibat bencana, kecelakaan, atapun tindak kriminal, jasad sering kali ditemukan hanya tinggal tulang belulang dan gigi. Walau demikian, berbagai informasi tentang jasad pemilik tulang dan gigi masih dapat diungkap.

Tulang belulang
Tengkorak merupakan bagian dari rangka manusia yang paling informatif. Namun, sering kali bagian ini tidak ditemukan dalam keadaan utuh. Para ahli masih dapat menganalisis dari bagian tulang lain asalkan ditemukan dalam keadaan utuh, bukan remah. Menurut Etty Indriati, Guru Besar Antropologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, kepala dan perut adalah bagian tubuh yang paling mudah rusak saat terjadi bencana. Kepala hanya disangga tujuh ruas tulang leher sehingga mudah terlepas. Adapun isi perut mudah terburai karena tidak dilindungi tulang. ”Saat tubuh tercerai berai dan wajah sulit dikenali, identifikasi dapat dilakukan dengan pendekatan forensik antropologi,” katanya. Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan tulang itu adalah tulang manusia, bukan binatang. Tulang manusia dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ukuran, dan densitasnya dibandingkan tulang hewan. Salah satu ciri yang membedakan adalah saluran spongiosa (zat dalam tulang mirip spons) pada binatang lebih kecil dibandingkan manusia. Informasi yang bisa diperoleh dari tulang adalah jenis kelamin, perkiraan umur, tinggi badan, dan prediksi waktu kematian. Secara umum, ukuran rangka tulang pria lebih besar dan memiliki area lebih luas untuk pelekatan otot dibandingkan perempuan. Dari tengkorak, dagu pria cenderung berbentuk lebih petak dan dahinya landai. Pada perempuan, dagunya lebih lancip dan dahinya lebih lurus. Yang paling sering dijadikan penentu jenis kelamin adalah tulang panggul. Sudut kemaluan pada tulang panggul perempuan lebih besar dibandingkan pria. Tinggi badan dapat diketahui di antaranya dari panjang tulang lengan atas, tulang paha, dan tulang lengan bawah. Pengukuran tinggi badan penting dilakukan saat bagian tubuh yang ditemukan sudah terpotong atau tersisa dalam bentuk tulang. Terlebih lagi, tubuh manusia ketika sudah mati biasanya bertambah sekitar 2,5 sentimeter. Anatomi tulang tengkorak juga dapat menceritakan ras asal seseorang. Mereka yang berasal dari ras kulit putih (Kaukasoid) memiliki wajah yang menyempit dengan hidung agak meninggi dan dagu menonjol. Ras Kaukasoid tersebar di Eropa, Timur Tengah, dan bangsa-bangsa yang induknya dari Eropa. Ras kulit hitam (Negroid) yang tersebar di Afrika, India bagian barat, dan Amerika memiliki hidung lebar dan lekukan pada bibir atas yang terlihat jelas. Ras kulit kuning (Mongoloid) bertulang pipi menonjol dan tekstur gigi khas. Kelompok ini tersebar di Asia Timur dan bangsa Indian di Amerika. ”Dunia yang makin mengglobal membuat banyak terjadi perkawinan antarras. Biasanya, ras induk seseorang hasil perkawinan antarras tetap terlihat. Hanya butuh pemeriksaan lebih teliti,” kata Wibisana.

Gigi geligi
Sebagai jaringan paling keras dan resisten terhadap pembusukan, gigi dapat digunakan sebagai alat untuk mengenali individu dengan ketepatan tinggi. Terlebih lagi, bentuk gigi bersifat sangat individual sehingga ketepatannya mirip sidik jari. Identifikasi terhadap gigi geligi dapat digunakan untuk menentukan usia korban, jenis kelamin, dan ras. Metode ini digunakan sejak Sebelum Masehi. Gigi digunakan sebagai penentu umur berdasarkan proses pertumbuhannya. Perkembangan gigi secara reguler terjadi hingga usia 15 tahun. Antara usia 15 tahun dan 22 tahun dapat dilihat dari perkembangan geraham bungsu yang pertumbuhannya bervariasi. ”Ketika permukaan kunyah gigi geligi sudah aus dan enamelnya (email) menipis hingga menyembulkan lapisan tulang gigi, korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun,” kata Etty. Jenis kelamin dapat dilihat dari gigi taring dari rahang bawah. Jarak diameter arah depan ke belakang gigi taring rahang bawah pada perempuan kurang dari 6,7 milimeter, sedangkan pada pria lebih dari 7 milimeter. Gigi juga dapat menunjukkan ras seseorang. Hal yang menunjukkan perbedaan ras terletak pada ukuran gigi dan morfologi tulang pada langit-langit mulut. ”Gigi seri ras Mongoloid kalau dilihat dari tulang langit- langit mulut berbentuk mirip sekop,” ujar Etty menambahkan.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: IpTek   Tue Oct 09, 2012 9:40 am

SEJAK KAPAN MANUSIA PURBA MAKAN DAGING?
SELASA, 09 OKTOBER 2012 | 09:08 WIB
TEMPO.CO, Colorado - Sebuah potongan tengkorak ditemukan di Tanzania. Potongan itu menunjukkan bahwa nenek moyang manusia telah memakan daging setidaknya 1,5 juta tahun lalu. Antropolog telah menggali dan menemukan 2 inci tengkorak manusia itu di Olduvai George, Tanzania Utara. Charles Musiba, profesor antropologi di Universitas Colorado, Amerika Serikat yang membantu penemuan itu mengatakan memakan daging adalah pemenuhan protein yang berkontribusi terhadap pertumbuhan otak. "Apa yang kami temukan memperlihatkan bahwa 1,5 juta tahun yang lalu manusia tidak memakan daging secara oportunis. Mereka aktif berburu dan mengkonsumsi daging," katanya. Tengkorak yang ditemukan adalah milik seorang anak berumur 2 tahun. Fragmen tulang menunjukkan tanda-tanda hyperostosis porotic, yaitu kekurangan gizi yang sering dikaitkan jika manusia tiba-tiba kekurangan protein ketika tidak diasupi daging. Fragmen tengkorak itu menunjukkan dugaan bahwa anak tersebut telah meninggal pada saat ia mulai makan makanan padat, tetapi tak diasupi oleh daging. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLos ONE menunjukkan bahwa nenek moyang kita ternyata makan daging secara teratur, jauh lebih awal dari yang diyakini sebelumnya. Musiba mengatakan manusia purba yang diyakini hanya memakan tumbuh-tumbuhan telah memakan daging sebagai asupan protein untuk tumbuh dan mendorong mereka untuk berevolusi. Manusia adalah salah satu spesies yang masih hidup dengan ukuran otak yang besar untuk rasio ukuran tubuh. Sementara simpanse, kerabat dekat manusia, hanya memakan sedikit daging. Mereka hanya memiliki kapasitas otak yang jauh lebih sedikit daripada manusia.
Back to top Go down
 
IpTek
View previous topic View next topic Back to top 
Page 24 of 25Go to page : Previous  1 ... 13 ... 23, 24, 25  Next

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: OASE :: SERBA-SERBI-
Jump to: