Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Numpang Lewat

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 27 ... 51  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Tue May 11, 2010 12:46 pm

CERMAT MEMILIH PERGURUAN TINGGI
Kamis, 17 Juni 2010 | 17:27 WIB Oleh Benni Setiawan
Kompas.cpm - Musim pendaftaran mahasiswa baru telah tiba. Calon mahasiswa baru terlihat sibuk menyiapkan segala sesuatunya. Di tengah hiruk-pikuk pendaftaran, ada baiknya calon mahasiswa baru cermat dalam memilih perguruan tinggi. Mengapa hal ini penting? Pasalnya, sebagaimana banyak diberitakan, banyak yang termakan tipu daya perguruan tinggi (PT). Mereka rela membayar puluhan juta rupiah demi selembar ijazah. Namun, apa yang mereka dapatkan? Ternyata ijazah tersebut palsu.

Maraknya ijazah illegal dan palsu mengindikasikan bahwa masyarakat masih bermental feodal. Masyarakat mudah terbuai gelar, pangkat, dan kedudukan. Masyarakat memandang bahwa kesejahteraan dapat terjamin dengan memegang ijazah S-1 dan S-2. Ironisnya, lembaga mulia seperti lembaga pendidikan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sistem ini. Masyarakat yang memegang gelar kesarjanaan bangga menyandingkan gelar-gelar di depan ataupun di belakang namanya. Bahkan kadang namanya yang pendek tertutup gelar kesarjanaan yang panjang.

Pertanyaan yang muncul kemudian, mengapa PT sebagai institusi resmi yang boleh mengeluarkan gelar kesarjanaan terjebak dalam sikap pragmatis seperti ini? Mengobral ijazah Peranan PT sebagai lembaga mulia di masyarakat tampaknya sudah mulai bergeser. Kini di masyarakat ada adagium bahwa memperoleh ijazah dan gelar sangat mudah. Hanya dengan kuliah beberapa bulan saja ijazah sudah dapat dibawa pulang. Tentu mereka harus membayar biaya administrasi yang telah ditentukan atau dijanjikan di awal perkuliahan. Saya sempat kaget ketika seorang pejabat di daerah saya dengan bangga mengatakan tidak perlu susah payah untuk menumpuk gelar S-2. Lihat saja anggota DPR/DPRD itu, dalam satu tahun telah berhasil meraih gelar MSi atau MH. Apa yang dikatakan pejabat tersebut bukan omong kosong.

Beberapa pejabat dan anggota DPR/DPRD, tanpa harus bersusah payah membuat makalah dan menulis tesis, dalam satu tahun memperoleh gelar master, bahkan tanpa ijazah S-1. Seseorang dapat dengan mudah mendapatkan ijazah S-2. Ketika saya desak di mana kampusnya, sang pejabat enggan memberitahukannya. Fakta tersebut semakin menegaskan bahwa ada PT yang sengaja didirikan untuk mengobral ijazah kepada pegawai, pejabat, atau anggota DPR/DPRD. Adanya PT seperti ini tentu didorong animo masyarakat untuk mendapatkan gelar.

Dengan memperoleh ijazah S-1, misalnya, seseorang dengan mudah naik pangkat ke golongan III/a. Pegawai struktural tidak perlu menunggu waktu tiga sampai empat tahun, sementara pegawai fungsional dua hingga tiga tahun untuk naik pangkat. Kenaikan pangkat tentu akan menambah pundi-pundi uangnya. Tanpa harus bekerja keras mereka mendapatkan gaji berlimpah. Maka, tidak aneh jika kita banyak menemui pegawai di kantor-kantor layanan masyarakat yang hanya datang, presensi, duduk, bermain game, dan ngobrol di kantor. Tidak ada pekerjaan lain selain hal tersebut.

Kemudahan mendapatkan ijazah ini juga didukung semakin banyaknya PT yang berubah status atau membuka program magister. Hampir semua PT kini telah mempunyai program S-2 walaupun tidak ada guru besar (profesor) atau tenaga pengajar yang mumpuni (doktor, S-3). Dengan satu guru besar yang dipinjam dari kampus lain, sebuah PT sudah dapat membuka program magister.

Datang langsung
Maka dari itu, cermatlah dalam memilih PT. Sebelum mendaftar, cari informasi selengkap mungkin mengenai profil PT, seberapa banyak guru besar dan staf pengajarnya, akreditasinya, dan seterusnya. Jangan mudah percaya dengan brosur atau selebaran. Sekiranya memungkinkan, calon mahasiswa perlu datang langsung melihat kondisi kampus yang akan dituju. Hal ini penting mengingat kini banyak PT asli tetapi palsu (aspal). PT dikelola dengan manajemen duit. Artinya, siapa yang siap membayar jutaan rupiah akan mudah mendapatkan gelar kesarjanaan yang diinginkan.

Guna mencegah masyarakat berperilaku pragmatis seperti ini, pemerintah, terutama Kementerian Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, perlu mendata ulang PT yang sehat dan tidak. Lebih dari itu, pemerintah perlu menindak PT nakal. PT nakal hanya akan semakin memperkeruh iklan PT Indonesia.
PT nakal juga akan menurunkan martabat kampus sebagai lembaga tertinggi dalam strata sosial masyarakat Indonesia. Jika banyak peserta didik yang kurang memenuhi nilai standar ujian nasional 5,5 saja diharuskan mengulang, mengapa banyak PT yang mengobral ijazah, bahkan palsu (ilegal), dibiarkan hidup dan berkembang pesat?

Keberanian pemerintah tersebut perlu didukung elemen masyarakat. Sudah saatnya masyarakat berpikir bahwa kuliah bukan hanya masa mencari ijazah. Kuliah merupakan ajang "adu intelektual". Di kampus mahasiswa berproses menjadi manusia muda menuju taraf insani, mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara. Hal itu ditegaskan dalam Pasal 1 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Pada akhirnya, memilih PT yang mempunyai integritas, visi, dan misi yang jelas merupakan pilihan bijak. Pasalnya, PT bukan hanya tempat mencari ijazah dan gelar, melainkan tempat berproses dan menuntut ilmu.

BENNI SETIAWAN Pemerhati Pendidikan


Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 6:35 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Tue May 11, 2010 12:49 pm

PT WAJIB UMUMKAN AKREDITASI
Sunday, 27 June 2010 - Seputar Indonesia
JAKARTA (SI) – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh meminta seluruh perguruan tinggi (PT) untuk memublikasikan status akreditasinya kepada masyarakat secara jujur. Menurut Mendiknas, hal itu penting agar masyarakat, terutama calon mahasiswa baru, bisa menentukan pilihan sebelum mendaftarkan diri ke perguruan tinggi. “Perguruan tinggi harus fair. Jika belum (belum terakreditasi), bilang saja belum. Jangan membohongi masyarakat dalam mencari pendidikan yang berkualitas,” tegas Nuh di Jakarta kemarin. Mendiknas menjelaskan, status akreditasi ini sangat penting. Sebab, Undang-Undang (UU) 20/ 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), Pasal 62 (I), menggariskan setiap satuan pendidikan harus memiliki izin dari pemerintah.

Kemudian, dalam Pasal 62 (2), Pasal 86, dan 87 Peraturan Pemerintah (PP) No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan ditegaskan bahwa akreditasi harus dilakukan pada satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program suatu satuan pendidikan melalui penilaian yang saksama sehingga memenuhi baku mutu yang telah menjadi standar minimal. Karena itu, Mendiknas meminta agar masyarakat berhatihati memilih program studi di perguruan tinggi yang belum terakreditasi. Menurut dia, ada beberapa tips yang bisa dilakukan calon mahasiswa sebelum mendaftar ke perguruan tinggi. Pertama, melihat apakah program studi di perguruan tinggi yang dituju sudah terakreditasi atau belum.

Sebab, ungkap Nuh, dari status tersebut dapat diketahui apakah program studi yang dituju di perguruan tinggi tersebut berkualitas atau tidak. “Kedua, jangan tergiur dengan iklan dan promosi tentang perguruan tinggi yang belum tentu sesuai dengan kenyataannya.Carilah informasi sebanyak-banyaknya,” tandasnya. Lebih lanjut Mendiknas menyatakan, perguruan tinggi yang belum memperoleh akreditasi sebaiknya segera mengajukan.Dia pun berjanji tidak akan mempersulit proses akreditasi perguruan tinggi. Namun, Nuh juga meminta agar perguruan tinggi tetap menjamin bahwa persyaratan harus terpenuhi seperti kelengkapan fasilitas dan jumlah dosen.

“Begitu dipenuhi persyaratannya, langsung diverifikasi dan otomatis akan terakreditasi,” tegas mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu. Berdasarkan data yang ada, hingga akhir 2009, dari 15.000 program studi di seluruh perguruan tinggi di Indonesia, baru separuhnya yang sudah terakreditasi. Sebagian besar program studi yang belum terakreditasi tersebut ada di perguruan tinggi swasta.Hanya sebagian kecil program studi di perguruan tinggi negeri yang belum terakreditasi,yakni kurang dari 5%. Umumnya, yang belum terakreditasi pada perguruan tinggi negeri itu adalah program studi baru.

Ketua Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI) Thomas Suyatno mengaku masih banyak perguruan tinggi yang belum terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).Hal ini terjadi karena sebagian besar perguruan tinggi, terutama swasta, tidak sanggup memenuhi beberapa persyaratan yang ada. “Ada standar yang harus dipenuhi dan belum semua kampus sanggup,” jelasnya.Thomas mengungkapkan, ada tujuh standar yang wajib dipenuhi perguruan tinggi untuk mendapatkan status akreditasi.

Di antaranya, penilaian tentang proses belajar-mengajar, kepemimpinan, penelitian, dan kemahasiswaan. Selain itu, menurut Thomas, banyak juga perguruan tinggi swasta yang menurun akreditasinya. Mayoritas penurunan terjadi karena ada masalah internal seperti buruknya manajemen dan ketidaksepahaman antara dosen, dekan, kepala jurusan dengan pihak yayasan. Ketegangan di lingkup internal kampus tersebut, jelasnya,menyebabkan kualitas pengajaran berkurang.“ Seperti dosen yang tidak sepenuhnya berkonsentrasi memberikan pelajaran kepada mahasiswa serta kurangnya jumlah penelitian yang berpengaruh pada penilaian akreditasi kampus,”paparnya.

Thomas mengatakan, jika calon mahasiswa ingin mencari tahu apakah program studi di perguruan tinggi yang diincar sudah terakreditasi atau belum, hal itu bisa dengan membuka situs www.ban-pt.depdiknas.go.id. “Di situ tinggal diklik perguruan tinggi yang dimaksud,nanti akan terlihat status akreditasinya,” ungkap Pengawas Yayasan Atma Jaya dan dosen pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.Anggota Komisi X DPR Tubagus Dedi Suwendi Gumelar juga meminta agar calon mahasiswa berhati-hati dalam memilih perguruan tinggi. (neneng zubaidah)




Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 6:36 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Tue May 11, 2010 12:51 pm

MEMBIDIK JURUSAN FAVORIT
Saturday, 29 May 2010
GELARmaster asisten dokter menjadi pilihan favorit bagi mahasiswa di Amerika Serikat yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar.Di tengah tingginya angka pengangguran di AS, permintaan akan profesi ini begitu besar. Perguruan tinggi di Amerika Serikat (AS) tahun ini diperkirakan akan meluluskan 1,6 juta sarjana strata dua (S-2). Dengan jumlah tenaga yang siap kerja bertambah tentu akan terjadi persaingan dalam merebut peluang kerja.Apalagi saat ini jumlah pengangguran di AS mencapai 9,9%.

Kendati begitu, minat siswa yang akan masuk perguruan tinggi tidak surut.Umumnya, minat para siswa yang ingin meneruskan ke jenjang lebih tinggi disebabkan agar mereka punya kemampuan yang lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan dunia kerja di masa mendatang. Karena itu, kebanyakan siswa di AS menganggap kuliah tidak sekadar mencari ilmu, tetapi juga bagaimana mampu mendapatkan peluang kerja dari bidang keilmuan yang mereka tekuni dalam kuliah. Menurut studi yang dilakukan majalah Forbes, studi asisten dokter menempati peringkat pertama yang menjanjikan karier di masa depan.Profesi ini umumnya akan bekerja sebagai perawat anestesi,perawat klinik spesialis, hingga direktur keperawatan. Gaji rata-rata yang ditawarkan pada sejumlah profesi di atas sebesar USD98.900 per tahun.

Ke depan diperkirakan akan ada pertumbuhan permintaan sebesar 39% terhadap profesi ini. Pertumbuhan tersebut juga diakumulasikan dengan kebutuhan akan penggantian tenaga kerja baru yang permintaannya mencapai 57%. Seperti disebutkan Forbes, salah satu orang yang beruntung mendapatkan pekerjaan sesuai bidang yang dipelajari semasa kuliah adalah Shane Tysinger yang saat ini bekerja di klinik Eden NC yang fokus pada pengobatan keluarga. Tysinger memiliki minat yang kuat pada bidang kedokteran. Sebelum bekerja di tempat yang sekarang,Tysinger sebelumnya mengajar di Sekolah Menengah Atas Davidson County,New York. Di sekolah itu dia juga mengajar perawatan kesehatan. Dia juga pernah memegang beberapa pekerjaan asisten medis sebelum menjadi guru.

Di sekolah dia selalu menjadi responden pertama untuk semua jenis darurat medis. Tetapi, Tysinger tidak puas hanya menjadi guru.Untuk itu,dia memilih program master asisten dokter selama dua tahun di Duke University pada 2006. Pilihan Tysinger rupanya tidak salah. Ketika lulus pada 2008 saat dunia sedang menghadapi resesi keuangan, tawaran menjadi asisten dokter justru tidak surut. Ditelisik dari penghasilan,profesi Tysinger saat ini lebih tinggi tiga kali lipat dari profesi guru yang sebelumnya dia geluti. ”Saya telah menemukan karier, dan saya akan terus menekuninya,” kata Tysinger seperti dikutip Forbes. Karena itu, di AS saat ini banyak yang mengikuti jejak Tysinger, kuliah strata dua (S-2) di jurusan asisten dokter. Saat ini dunia kesehatan Negeri Paman Sam membutuhkan banyak asisten dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Karena itu, tidak heran jika pekerjaan ini memberikan prospek yang bagus dan menawarkan gaji yang besar. Wajar jika majalah Forbes menempatkan program asisten dokter menjadi jurusan favorit dalam penyaluran kerja.Pemeringkatan yang dilakukan Forbes dilakukan berdasarkan peluang terbaik, tawaran gaji pada dekade berikutnya. Jurusan favorit lainnya adalah ilmu komputer. Jurusan ini diperkirakan akan mengalami peningkatan permintaan sebesar 27% dengan gaji yang ditawarkan ratarata USD111.000 per tahun. Di peringkat ketiga ada jurusan teknik sipil yang akan mengalami pertumbuhan sebesar 24% dan gaji ratarata sebesar USD 98.700 per tahun. Peringkat keempat adalah lulusan jurusan matematika.Para lulusan ini dijanjikan akan mendapatkan pertumbuhan permintaan sebesar 22% dengan gaji ratarata sebesar USD96.900 per tahun.

Di peringkat berikutnya ada jurusan fisika yang peluang kerjanya diperkirakan akan meningkat 16% dengan gaji rata-rata USD110.000 per tahun. Selain merilis sejumlah jurusan terbaik,Forbesjuga mengumumkan lima jurusan terbawah dari 30 jurusan yang disurvei. Peringkat terakhir ada jurusan keagamaan yang diperkirakan hanya mendapatkan gaji rata-rata sebesar USD54.200 per tahun dengan peningkatan permintaan sebesar 13%. Satu tingkat di atasnya adalah jurusan bahasa Inggris yang menawarkan gaji rata-rata USD61.700 per tahun dan pertumbuhan lowongan untuk jurusan ini hanya 9%.

Jurusan pendidikan berada di atas jurusan bahasa Inggris dan hanya mendapatkan permintaan sebesar 14% dengan gaji USD59.600 per tahun. Kemudian, jurusan konseling berada di urutan berikutnya (peringkat ke-27) yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan permintaan sebesar 17% dengan gaji rata-rata USD53.500 per tahun. Di peringkat ke-26 ada jurusan seni rupa yang hanya mengalami pertumbuhan permintaan sebesar 12% dengan gaji ratarataUSD63.900 per tahun. Pemeringkatan yang dikeluarkan Forbes ini tentu akan menjadi salah satu pertimbangan bagi sejumlah kalangan di AS untuk menentukan jurusan yang akan mereka pilih saat kuliah sehingga ketika menamatkan pendidikan,mereka tidak kesulitan dalam melangkah mencari pekerjaan di tengah persaingan yang ketat.

Perpaduan antara peluang dan gaji yang ditawarkan memang selalu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan jurusan. Apalagi di AS seseorang bisa melihat perbandingan gaji yang diterima berdasarkan profesi. Informasi ini disediakan situs payscale. Berdasarkan situs ini, ada 30 gelar master teratas yang menjadi tujuan para sarjana untuk melanjutkan pendidikan. Gaji terbesar didapatkan pekerja di bidang sarjana teknik elektro yaitu sebesar USD121.000 per tahun. Sedangkan terendah adalah bidang konseling yaitu hanya USD53.500 per tahun. Survei ini didasarkan atas gaji pekerja yang berusia 43 tahun atau memiliki pengalaman kerja selama 15 tahun. Fenomena mencari jurusan yang sesuai peluang kerja bukan hanya terjadi di AS melainkan juga di semua negara, termasuk Indonesia.

Tidak heran jika profesi yang banyak dicari dalam dunia kerja berbanding lurus dengan jumlah minat pada pendidikan yang berpeluang mengisi pekerjaan yang ditawarkan. (abdul malik/islahuddin)

Sumber: Seputar Indonesia Minggu 30 Mei 2010



Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 7:21 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Wed May 12, 2010 6:19 am

DEMI KOLAM LEBIH BESAR
Saturday, 29 May 2010
PENDIDIKANstrata dua (S-2) bisa mendongkrak tingkat penghasilan.Apalagi kalau mendapat momentum yang tepat,pendidikan yang lebih tinggi sangat berpeluang bagi seseorang mendapatkan pekerjaan lebih baik. Ingin mendapatkan kenaikan gaji atau kenaikan pangkat? Sekolah ke jenjang yang lebih tinggi bisa menjadi strategi.Dalam beberapa kasus, gelas master cukup ampuh untuk mendapatkan pekerjaan baru yang membutuhkan kemampuan manajerial. Namun, tidak jarang seseorang bergelar master justru sulit mendapatkan pekerjaan. Sebab, banyak perusahaan yang masih memberlakukan standar penggajian untuk lulusan strata satu (S-1) dan dianggap masih usia produktif.

Pelamar dengan kualifikasi lulusan S-2 justru dianggap telah melewati usia produktif. Bagi sebagian orang mungkin tampak pragmatis. Membahas peningkatan gelar pendidikan yang dinilai paralel dengan peningkatan penghasilan, bagi sebagian orang masih dianggap tabu.Sebab menuntut ilmu dianggap sebagai kewajiban, bukan sebagai upaya mencari kekayaan.Anehnya asumsi tersebut terkadang jadi pembenaran terhadap gagalnya sistem pendidikan di negeri ini dalam menyiapkan tenaga kerja terdidik siap kerja. Apa pun argumentasinya, di luar negeri sudah lazim informasi tentang standar gaji sangat terbuka bagi lulusan S-1 maupun S-2. Beragam hasil survei dipublikasikan untuk berbagai jenis sektor pekerjaan.

Laporan-laporan itu menjadi sumber referensi bagi masyarakat untuk memilih pekerjaan yang diminati.Forbes (19/5) melansir gelar master terbaik dari sisi penghasilan atau gaji yang akan didapatkan.Pemeringkatan program master yang didasarkan pada data Payscale dan Bureau of Labor Statistics tersebut menempatkan bidang studi asisten dokter (physician assistant studies) sebagai program dengan gaji terbaik di Amerika Serikat (AS) di mana per tahunnya sekitar USD98.900. Sebaliknya, bidang studi dengan gaji terburuk adalah lulusan bidang keagamaan dengan penghasilan per tahun USD54.200.

Mahasiswi program master bidang studi teknik sipil Purdue University di West Lafayette, Indiana, AS, Kari Klaboe-Nasi yakin kuliah yang dia jalani saat ini merupakan upaya untuk persiapan proyek yang lebih besar.Ibarat seekor ikan yang sudah tumbuh besar, tentu butuh kolam besar untuk berenang. Dalam meniti karier pun demikian. Seseorang yang sudah memenuhi kualifikasi manajerial memadai layak mendapatkan jabatan sebagai pemimpin. ”Saya harap tentu saja untuk mendapatkan pekerjaan terbaik. Namun saya sadar betul bagaimana sulitnya pekerjaan itu nantinya,” ujar Kari.

Sebagai seorang mahasiswi bidang teknik sipil, Klaboe-Nasi mempelajari ilmu kegempaan yang diyakininya akan menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan impian.Pada saat berusia 18 tahun Klaboe-Nasi memasuki bangku kuliah S-1 di Michigan Technological University. Keputusan Klaboe- Nasi mengambil jurusan teknik sipil diakuinya bukanlah bentuk strategi yang benar-benar disadari untuk bisa memperbaiki karier. ”Ketika memilih bidang studi ini saya tidak berpikir tentang bagaimana prospek pekerjaannya di pasar dunia kerja, atau seberapa besar gaji saya nantinya ketika lulus dan bekerja.Ini murni karena ketertarikan saya di bidang teknik,” paparnya.

Kenyataannya,pilihan Klaboe- Nasi tidak salah. Dalam laporan Forbes,bidang pekerjaan teknik sipil berada di peringkat ketiga dalam program master dengan gaji tertinggi. Lulusan bidang studi bisa memperoleh gaji USD98.700 per tahun dan diprediksi pertumbuhan pasar kerja untuk lulusan ini sekitar 24% pada 2010. Bagaimanapun Klaboe-Nasi memiliki banyak sumber karier menarik di kampusnya. Selain telah mendapatkan keterampilan cara membuat daftar riwayat hidup yang menarik, dia pun memiliki keterampilan wawancara, serta banyak acara seminar yang diikuti Klaboe-Nasi. Karena itu, Klaboe- Nasi memperoleh gambaran yang jelas tentang beberapa perusahaan yang prospektif sebagai tempat bekerja setelah kelulusannya nanti. ”Saya juga bisa menggunakan jaringan alumni dan organisasi profesional,karena saya terlibat di sana,”ungkapnya.

Penilaian sedikit berbeda disampaikan worldwidelearn.com, salah satu situs internet yang menyediakan jasa informasi tentang database perguruan tinggi, pelatihan, pendidikan untuk profesional, dan lainnya. Dalam salah satu laman diungkapkan,program master bidang pendidikan bisnis, kesehatan, dan pendidikan diprediksi akan memimpin dibandingkan bidang studi lain. Meski demikian, apa pun spesialisasinya lulusan master paling sukses adalah yang memiliki karier spesifik ketika memasuki bursa kerja. Bisa jadi, jalur pendidikan yang dipilih adalah sesuai dengan pekerjaan yang pernah digeluti, bahkan untuk bidang karier yang sama sekali baru. Artinya, mempertimbangkan peluang karier terhadap investasi untuk pendidikan master yang akan dijalani sangat direkomendasikan.

Dalam sektor bisnis dan keuangan, tidak bisa dibantah paling sukses adalah master business administration (MBA). Bidang studi ini tidak hanya mengajarkan keterampilan tinggi yang bermanfaat bagi pasar kerja yang sangat kompetitif saat ini, tapi juga memberikan kepercayaan diri untuk bisa bekerja di perusahaan besar.Lebih penting lagi, menyandang gelar MBA bisa memberikan modal kepercayaan diri untuk melamar pekerjaan posisi tinggi.Karena itu, penyandang gelar MBA sangat berpeluang mendapatkan jabatan di posisi puncak selevel manajer hingga direktur. Beberapa contoh program MBA secara online pun bisa memberikan manfaat. Khususnya sejak kebanyakan kandidat MBA mulai dituntut untuk menyesuaikan jadwal kuliahnya sendiri di antara waktu pekerjaan mereka.

Pendidikan MBA termasuk di dalamnya belajar tentang marketing, manajemen, keuangan, atau bisnis internasional dan lainnya. Rata-rata gaji lulusan MBA dalam beberapa posisi kerja di AS pada 2008 untuk posisi manajer sebesar USD118.160 per tahun, manajer penjualan USD110.390 per tahun,dan manajer keuangan USD110.640. Jauh di bawah lulusan program MBA adalah program master di bidang psikologi.Rata-rata penghasilan lulusan master bidang psikogi di antaranya untuk konselor sekolah sebesar USD53.540 per tahun,konselor kesehatan mental USD40.270, dan pekerja sosial USD48.180 per tahun. Peluang kerja untuk para konselor diprediksi tumbuh 21%, bahkan bisa lebih cepat dibanding rata-rata hingga tahun 2016.

Program master di bidang kerja- kerja sosial,yang menjadi standar baru bagi pekerja sosial, diprediksikan pasar kerjanya akan tumbuh 22% hingga 2016. Untuk lulusan program master bidang keuangan dan auditor, penghasilannya sekitar USD65.840 per tahun, analis keuangan USD68.140, bidang ekonomi USD90.830, dan penasihat keuangan pribadi USD92.970. Lalu, lulusan master bidang pendidikan di antaranya untuk administrator pendidikan USD92.920,guru USD56.120.

Dengan gambaran penghasilan dan prospek kerja tersebut, masyarakat jadi semakin leluasa memilih dan memilah bidang studi dan karier yang akan dipilih. (abdul malik/islahuddin)
Sumber: Seputar Indonesia Minggu 30 Mei 2010



Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 6:38 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Wed May 12, 2010 7:05 pm

SEKOLAH BISNIS MENJANJIKAN GAJI TINGGI
Saturday, 29 May 2010
MENJADI seorang manajer perusahaan merupakan impian banyak orang. Berbagai cara dilakukan agar bisa mendapatkan posisi tersebut, termasuk memilih jurusan dan sekolah bisnis terkemuka di dunia. Nah, melihat banyaknya peminat di bidang ini, sejumlah perguruan tinggi internasional kini menyediakan pendidikan bisnis jarak jauh. Salah satu perguruan tinggi yang banyak menjadi tujuan mahasiswa bisnis adalah University of Phoenix, Amerika Serikat (AS). Perguruan tinggi ini bisa menampung hingga ribuan mahasiswa program master bisnis. Oleh sebagian mahasiswa reguler, mengambil kuliah jarak jauh terkadang dipandang sebelah mata. Tetapi, peminatnya tetap saja tidak sedikit. Di India misalnya jumlah mahasiswa program management business administration(MBA) jarak jauh mencapai angka jutaan mahasiswa.

Menurut laporan Economist (24/02),ada dua macam studi MBA. Pertama, program bersifat demokratis dan terbuka tanpa mempertimbangkan lokasi wilayah, dan pengalaman kerja sebelumnya. Kedua,program yang agak tertutup dan lebih ketat. Mahasiswa program jarak jauh biasanya jarang memiliki perubahan karier signifikan dibanding reguler karena kebanyakan hanya ingin bisa mengembangkan perusahaan milik sendiri atau tempat dia bekerja selama ini. Salah satu contoh perguruan tinggi yang menawarkan pendidikan jarak jauh adalah Instituto de Empresa (IE) Business School di Spanyol. Lembaga ini sudah menjalankan program jarak jauh selama 10 tahun dengan target segmen kalangan eksekutif yang berpengalaman kerja sekitar tujuh tahun atau karyawan yang sudah memiliki jabatan manajerial di perusahaan.

Menurut Direktur Program MBA IE Business School Gamaliel Martinez, pembelajaran MBA jarak jauh di lembaganya dilakukan dengan cara mengadakan pertemuan dengan mahasiswa selama dua minggu pertama di Madrid. Kemudian selanjutnya dilakukan secara online selama enam bulan. Kemudian kelompok mahasiswa tersebut kembali mengadakan pertemuan selama dua minggu di Shanghai, China di tengah berjalannya program.Untuk enam bulan berikutnya, pola pembelajaran terpisah dengan sistem online.Di akhir pembelajaran, semua mahasiswa kembali berkumpul di Madrid untuk menyelesaikan perkuliahan. Perbedaan yang mencolok antara kelas jarak jauh dan yang reguler adalah pertemuan tatap muka di kelas.

Untuk menyiasati pertemuan, IE Business School menghindari interaksi secara real time karena lembaga ini memiliki mahasiswa dari 20 negara yang tentunya mempunyai perbedaan waktu yang signifikan. Mahasiswa biasanya memasuki forum diskusi pada waktu terbaik yang bisa dilakukan. Diskusi yang dilakukan secara online terbukti bisa lebih hidup dan lebih dalam.Hal ini karena para mahasiswa mempunyai waktu lebih longgar untuk berpikir dan memilih waktu yang paling memungkinkan. Banyaknya orang memburu jurusan MBA salah satunya karena imej bahwa seorang chief executive officer (CEO) perusahaan harus lulusan jurusan ini. Tetapi, persepsi ini tidak seluruhnya benar.

Menurut penelitian yang dilakukan Harvard Business Review (HBR) yang dipublikasikan Januari lalu, dari 50 CEO terbaik dunia, sebagian besar tidak bergelar MBA. Untuk berhasil yang terpenting adalah niat dan kesungguhan untuk menjalankannya. Riset ini menemukan bahwa peringkat 10 besar dari 50 CEO berkinerja terbaik dunia hanya empat orang yang memiliki latar belakang pendidikan MBA yakni John T Chamber CEO perusahaan teknologi informasi Amerika Serikat (AS) Cysco Systems yang telah menjabat sejak 1995 hingga sekarang.Chamber menempati posisi keempat dalam peringkat 50 besar CEO terbaik di dunia.

Lalu ada John C Martin yang memimpin perusahaan kesehatan AS Gilead Sciences sejak 1996 hingga sekarang.Sementara Steve Jobs, CEO perusahaan Apple yang dinobatkan sebagai CEO terbaik tahun ini, justru tidak memiliki latar belakang MBA. (abdul malik/islahuddin)

Sumber: Seputar Indonesia Minggu 30 Mei 2010


Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 7:53 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Tue May 18, 2010 5:36 am

PLAGIARISME
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ( 2008 ), Plagiarism atau dalam bahasa Indonesia disebut Plagiarisme didefinisikan sebagai penjiplakan yang melanggar hak cipta. Dalam UU No 19/2002 tentang Hak Cipta, definisi Hak Cipta yakni adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak, untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan pembatasan menurut peraturan perundang undangan yang berlaku.

Pencipta adalah seorang atau beberapa orang melahirkan suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, ketrampilan atau keahlian yang dituangkan kedalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni atau sastra.

Ciptaan yang dilindungi ada banyak, yakni buku, program komputer, pamflet, perwajahan ( lay out ) karya tulis yang diterbitkan dan semua hasil karya tulis yang lain, skripsi, thesis, disertasi, artikel ilmiah, penelitian.
Ciptaan yang dilindungi termasuk pula ceramah, kuliah, pidato, alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Dalam buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah karangan Felicia Utorodewo, dkk disebutkan yang termasuk Plagiarisme adalah:
1. Mengakui tulisan, gagasan, temuan, karya kelompok sebagai pemikiran, kepunyaan atau hasil karya sendiri.
2. Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan berbeda tanpa menyebut asal usulnya.
3. Meringkas dan memparafrasekan ( mengutip tak langsung ) tanpa menyebut sumbernya.
4. Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.

Hal yang bukan tergolong Plagiarisme adalah:
1. Menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
2. Menuliskan kembali ( dengan mengubah kalimat atau parafrase ) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
3. Mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.

Direktur Kerjasama dan Pengambangan DitJen HAKI Departemen Hukum dan HAM Ansori Sinungan menyebutkan pendaftaran HAKI sifatnya pilihan atau tidak wajib. Sebab jika sesorang telah menghasilkan karya intelektual orisinil, otomatis sudah dilindungi hak ciptanya. Bagi yang memplagiat akan dikenai sanksi pidana. Pendaftaran HAKI hanya diperlukan untuk kepentingan pengacara yang membela klien dalam kasus pelanggaran HAKI.
Dalam Pasal 72 ayat ( 1 ) diatur, pelanggar hak cipta dipidana penjara maksimal 7 tahun dan atau denda maksimal Rp 5 miliar.

Sumber: Seputar Indonesia Rabu, 24 Februari 2010




Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 7:43 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Tue May 18, 2010 6:01 am

STRES KARENA SALAH PRIORITAS
Jumat, 14 Mei 2010 | 08:42 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam literatur Psikologi mengenai konsep diri, dinyatakan bahwa banyaknya peran yang diemban oleh seseorang akan menghasilkan konsep diri yang positif. Namun, cukup sehatkah bila kita harus menjalani berbagai peran dalam waktu yang sama? Orang yang hanya memiliki sedikit peran dalam hidupnya, misalnya hanya menjadi istri/suami/anak dalam keluarga dan kurang memiliki peran lain di luar keluarga, memiliki konsep diri yang lebih negatif daripada mereka yang memiliki berbagai peran dalam masyarakat. Tampaknya setiap peran yang diemban oleh seseorang (di dalam keluarga, di tempat kerja, di lingkungan rumah, di berbagai organisasi) memberikan kejelasan mengenai siapa dirinya dan memberikan perasaan bermakna.

Dari berbagai peran yang ada, umumnya peran di dalam keluarga dan peran pekerjaan merupakan hal yang dianggap sangat penting dalam hidup seseorang. Bila terjadi kegagalan dalam dua peran ini, seseorang akan merasa sangat kehilangan dan merasa dirinya telah gagal. Meski demikian, banyak orang yang tidak cukup puas dengan hanya memiliki peran di dalam keluarga dan di dalam pekerjaan. Itulah sebabnya berbagai orgnisasi terus bermunculan, memberi kesempatan bagi banyak orang untuk melakukan berbagai kegiatan atas dasar hobi atau minat. Dalam hal ini norma masyarakat dan agama ikut mendorong agar setiap orang memiliki peran sosial dalam kelompok agamanya dan dalam masyarakat. Dengan menjadi anggota sebuah kelompok atau organisasi, berarti seseorang telah menambahkan peran baru dalam hidupnya.

Memiliki Banyak Peran
Dalam hal pekerjaan, orang masa kini sering kali juga tidak cukup puas dengan satu pekerjaan. Mereka yang telah berhasil menjadi praktisi bisnis tertarik untuk menjadi pengajar pada lembaga pendidikan bisnis; yang menjadi pengajar tertarik terjun berbisnis atau pengembangan proyek pendidikan lainnya; yang telah menjadi pegawai pemerintah terjun pula ke bisnis, pendidikan, dsb.

Pendek kata, di kota-kota besar terdapat kecenderungan orang menerjuni berbagai peran sekaligus. Sementara tiap-tiap peran selalu memuat suatu tuntutan peran. Karena itu, semakin banyak peran yang diemban seseorang bukan saja memberikan efek konsep diri yang positif, melainkan juga berisiko menimbulkan konflik peran dan beban kerja yang berat. Bagaimanapun, beban kerja yang berat dan konflik peran sangat potensial menimbulkan stres pada orang yang mengalaminya. Itulah sebabnya diperlukan pengelolaan agar stres yang muncul tidak berkembang menjadi keadaan yang membahayakan (distress): menurunkan kemampuan mental, menghambat kinerja, mengganggu kesehatan fisik.

Stres merupakan salah satu risiko kehidupan modern yang semakin kompleks, yang mendorong orang untuk terus “berlari” menjalani berbagai peran sekaligus, dengan beban kerja yang berat. Namun, ada yang perlu dicatat sebagai sesuatu yang sangat merugikan kualitas kita sebagai manusia, yakni kemampuan konsentrasi.
Di satu sisi lemahnya konsentrasi dapat muncul akibat stres, di sisi lain konsentrasi juga terjadi sebagai akibat langsung adanya berbagai peran sekaligus, dengan adanya beban kerja yang berat. Dalam keadaan menjalani berbagai peran dengan tuntutan tugas yang berbeda-beda dalam waktu bersamaan, tidak memungkinkan seseorang untuk dapat benar-benar fokus pada satu hal. Tanpa konsentrasi tinggi, kita tidak akan mampu untuk menghasilkan pemecahan masalah yang memuaskan.

Problem Konsentrasi
Betapa pentingnya konsentrasi, kita dapat melihatnya dari kebiasaan orang-orang genius dalam mengembangkan kreativitas dan memecahkan masalah. Salah satu di antaranya Leonardo da Vinci. Salah satu karya da Vinci yang terkenal adalah lukisan Monalisa. Namun, kita tahu bahwa selain di bidang seni rupa, ia juga menghasilkan berbagai penemuan di berbagai bidang: botani, kedokteran, arsitektur kota, dan kemiliteran. Bagaimana mungkin satu orang menghasilkan berbagai penemuan penting yang sangat berharga bagi peradapan? Salah satu kebiasaan penting yang mendasari kemampuannya yang luar biasa itu adalah kebiasaan da Vinci memberikan perhatian sepenuh-penuhnya terhadap apa saja yang diindranya, yang berarti konsentrasi. Dalam sebuah permenungannya da Vinci menyampaikan komentar: “Rata-rata orang itu melihat tanpa memperhatikan, mendengar tanpa benar-benar menaruh perhatian, menyentuh tanpa perasaan, makan tanpa cita rasa, bergerak tanpa kesadaran jasmani, menghirup tanpa kesadaran bebauana atau wewangian, dan berbicara tanpa berpikir.”

Inayat Khan, tokoh sufi yang menulis buku Dimensi Spiritual Psikologi, menyatakan, “Dengan kesibukan yang kita alami, dengan seribu hal dalam sehari, kita biasanya tidak dapat berkonsentrasi dengan baik.” Padahal, dengan konsentrasi seseorang dapat lebih tajam dalam intuisi. Pada bagian lain Inayat Khan menjelaskan, “Orang dengan berbagai tanggung jawab besar dan banyak kepentingan dalam hidup, tidak dapat mempertahankan satu pikiran tunggal, yang sesungguhnya merupakan suatu kekuatan besar.” Pikiran tunggal adalah terserapnya seluruh keberadaan seseorang dalam suatu pemikiran, percakapan, atau tindakan tunggal. Bila kita selalu melatih diri dengan pikiran tunggal, kita akan lebih mampu untuk berkonsentrasi. Pikiran tunggal dikembangkan melalui latihan menetapkan pemikiran pada suatu subjek sampai pemikiran tentang hal itu selesai. Sementara kita berpikir tentang subjek tersebut, jangan sampai kita berpikir tentang subjek yang lain. Hal yang sama ini juga diterapkan dalam berbicara dan bertindak.

Hati-Hati Menyusun Prioritas
Pikiran tunggal merupakan hal yang sangat penting untuk mengembangkan konsentrasi. Untuk menyokong kebiasaan kita melakukan pikiran tunggal, ada hal yang perlu dilakukan, yakni menyusun prioritas. Hal ini sepertinya sudah biasa kita lakukan, yakni bila dihadapkan pada beberapa hal untuk diselesaikan, kita cenderung memilih satu atau dua hal untuk diselesaikan terlebih dahulu, dan menunda penyelesaian hal yang lain. Biasanya kita memilih untuk terlebih dahulu menyelesaikan hal-hal yang mendesak (urgent) dan penting, berikutnya hal-hal yang penting tetapi tidak mendesak, disusul dengan hal-hal yang tidak penting tetapi mendesak, dan terakhir hal-hal yang tidak mendesak dan tidak penting.

Bila digambarkan urutannya sbb:
Prioritas I: PENTING dan MENDESAK
Prioritas II: PENTING namun TIDAK MENDESAK
Prioritas III: TIDAK PENTING namun MENDESAK
Prioritas IV: TIDAK PENTING dan TIDAK MENDESAK

Urutan tersebut sekilas tampaknya tidak mengandung masalah. Namun, seseorang yang telah menjalani hidupnya dengan berbagai peran secara sangat efektif ternyata memilih urutan yang berbeda.

Sebagai contoh, sebutlah namanya Ida, ia seorang istri dan ibu dua anak, bekerja sebagai konsultan perusahaan yang banyak berhubungan dengan orang asing, menempuh pendidikan doktor dalam waktu tiga tahun di bidang yang sangat diminati, meski jauh dari keahliannya sebelumnya. Ia menjalani program doktor dengan mondar-mandir Surabaya-Yogyakarta, tetap bekerja, dan masih sempat melakukan aktivitas sosial seperti menangani korban lumpur Lapindo di Sidoarjo. Ia menyayangkan kecenderungan banyak orang untuk selalu menomorsatukan urusan penting dan mendesak seperti urutan di atas.

Mengapa?
Satu hal yang menjadi risiko memprioritaskan hal penting dan mendesak adalah kita cenderung mengalami stres. Pilihan untuk mendahulukan hal yang mendesak, membuat kita terus-menerus menciptakan situasi yang terdesak dalam diri sendiri.
Keadaan ini selanjutnya membuat kita kurang mampu berpikir secara rileks (tenang) dalam bekerja. Padahal, bekerja dengan rileks merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam penyelesaian tugas. Sebaliknya bila kita bekerja dengan perasaan terdesak, cenderung menghasilkan kelelahan secara fisik dan mental serta stres. Lalu, bagaimana sebaiknya?

Urutan prioritas yang disarankan adalah menukar tempat antara prioritas I dan II. Artinya yang didahulukan adalah hal-hal yang penting, tetapi tidak mendesak. Hal ini berarti kita bekerja bukan untuk mengatasi persoalan-persoalan, melainkan mengantisipasi supaya tidak terjadi persoalan di masa yang akan datang.
Selain lebih bermakna antisipatif, mendahulukan hal-hal yang tidak mendesak tidak membuat kita merasa selalu terdesak, sehingga kita tetap memiliki energi untuk pekerjaan-pekerjaan lain, termasuk pekerjaan yang penting dan mendesak. Itulah sebabnya, kita perlu bijaksana menyusun prioritas. @

M.M Nilam Widyarini M.Si
Kandidat Doktor Psikologi


Last edited by gitahafas on Sat Jul 31, 2010 7:54 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Thu May 20, 2010 5:39 am

TETAP MENYENANGKAN DITENGAH KESIBUKAN
Wednesday, 04 August 2010 Seputar Indonesia
PERNAHKAHAnda merasa bahwa Anda hidup seperti robot? Bangun dengan alarm di pagi hari, sarapan pagi,bersiap-siap menuju kantor,terjebak macet,sampai menyiapkan berbagai dokumen penting sebelum rapat. Aktivitas monoton dan semuanya berlangsung terus-menerus sepanjang waktu hingga Anda menemukan diri kelelahan di malam hari. Pertanyaannya sekarang, bisakah kesibukan tersebut menjadi hal yang tidak meresahkan? Bisakah kesibukan dihilangkan? Rasanya tidak mungkin, tapi ternyata bisa juga dilakukan. Berikut cara yang bisa dilakukan untuk menyingkirkan keresahan dari kesibukan, sepertidikutipdari womensmedia.com.

1. Lepas beberapa komitmen
Salah satu cara untuk bisa mendapatkan waktu luang ialah dengan melepaskan beberapa komitmen atau janji terhadap sesuatu. Pasalnya,banyak orang yang melakukan komitmen yang terlalu banyak atau berlebihan. Cobalah buat daftar komitmen atau janji yang telah dibuat dan hilangkan yang tidak masuk prioritas.
Walau dulu telah mengucapkan komitmen, belum tentu Anda harus melaksanakannya seumur hidup. Seseorang tidak bisa meninggalkan komitmennya karena tak ingin mengecewakan orang lain. Kenyataannya, saat Anda meninggalkan komitmen tersebut, orangorang yang Anda tinggalkan akan tetap bertahan dan berjalan tanpa Anda. Segala kekhawatiran yang Anda risaukan sesungguhnya hanya ada di kepala Anda. Memang sulit untuk meninggalkan hal atau pekerjaan yang Anda sukai. Bagaimanapun juga, tak mungkin Anda melakukan semuanya. Ini ibarat Anda datang ke restoran yang Anda sukai, memesan semua menu yang ada dan ingin menghabiskan semuanya seorang diri. Intinya, untuk mendapatkan kepuasan yang maksimal, Anda harus mau membuat komitmen seminimal mungkin.

2. Belajar berkata “tidak”
Pada sebagian orang, berkata “tidak” sulit untuk dilakukan. Entah dengan alasan menyenangkan orang lain atau takut membuat mereka kecewa,berkata “ya”menjadi semacam jawaban yang otomatis keluar saat dimintai pertolongan. Jika penyesalan keluar saat berkata “ya”, maka sudah saatnya bagi siapa pun untuk belajar berkata tidak. Saat ada seseorang meminta tolong dan Anda yakin betul bahwa Anda tak punya waktu untuk memenuhi permintaannya, maka lakukan penolakan langsung.

3. Minta bantuan
Terkadang setiap orang membutuhkan bantuan orang lain untuk membantu menyelesaikan pekerjaan kantor.Begitu juga dengan urusan di rumah maupun dalam pertemanan. Jadi, jika Anda membutuhkan bantuan rekan kerja untuk menyelesaikan pekerjaan,membutuhkan bantuan pasangan untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah, seperti memasak dan menjaga anak-anak, atau membutuhkan bantuan sahabat untuk mengantarkan Anda ke suatu tempat, katakan saja kepada mereka.

4. Buat rencana
Saat kita sampai di tempat kerja, hal pertama yang dilakukan pasti membuka komputer atau membuat minuman. Namun, cobalah untuk melakukan hal lain selain dua hal tersebut, yaitu duduk dua menit di meja dan membuat rencana singkat tentang hal-hal yang ingin dikerjakan hari itu. Anda bisa membuat catatan singkat yang bisa menjawab tiga pertanyaan ini. Apa prioritas Anda hari ini? Jika Anda hanya mampu menyelesaikan satu pekerjaan dalam sehari, pekerjaan mana yang akan membuat Anda merasa sangat puas? Apakah ada pekerjaan yang membuat pikiran Anda menjadi resah? Dari tiga jawaban tersebut, pilih yang manakah yang akan Anda kerjakan.Kemudian kerjakan pekerjaan tersebut dalam waktu satu setengah jam sebelum Anda mengizinkan diri Anda sendiri untuk membuka email.

5. Jauhi email dan situs yang tak berhubungan dengan pekerjaan
Terlalu lama mengurus email dan membuka situs yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan bisa menjadi penyebab kesibukan sekaligus pertanda manajemen waktu yang buruk. Biasanya seseorang akan memeriksa email saat tak tahu pekerjaan yang selanjutnya harus dikerjakan atau saat pekerjaan berikutnya terasa sulit untuk dikerjakan. Cobalah Anda hitung berapa kali Anda membuka emailsaat Anda tak tahu harus melakukan apa, maka Anda akan takjub dengan hasilnya.
Para ahli manajemen kerap mengibaratkan kebiasaan mengintip email dan situs sebagai saat komputer menghabiskan banyak energi untuk mengerjakan dua hal yang berbeda. Saat Anda membuka dan menutup program software yang berbeda, maka komputer akan membutuhkan beberapa waktu untuk mengerjakannya.
Begitu juga dengan otak Anda saat harus mengerjakan dua hal yang berbeda di saat yang bersamaan. Energi Anda akan habis karenanya dan waktu Anda akan banyak terbuang. Cara terbaik agar tak terdistraksi gangguan email dan situs, cobalah untuk tidak membuka sama sekali kedua program tersebut. (herita endriana)


Last edited by gitahafas on Wed Aug 11, 2010 11:30 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Sat May 22, 2010 7:44 am

3 KEBIASAAN BERBEDA DARI SENIN SAMPAI JUM'AT YANG BIKIN SEHAT
Rabu, 04/08/2010 17:00 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Memiliki pola hidup yang sehat memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tapi dengan melakukan 3 hal kecil sehari-hari, dapat memberikan efek yang jangka panjang untuk kesehatan seseorang. Dikutip dari MSNHealth, Rabu (4/8/2010) ada 3 hal kecil kebiasaan yang bisa mengubah kesehatan seseorang, yaitu:

Hari Senin
Ini adalah kesempatan bagi setiap orang untuk memulai minggu dengan komitmen, fokus dan energi. Tiga hal kecil yang bisa dilakukan di hari senin adalah:
1. Mulailah mengatur asupan konsumsi teh dan kopinya setiap hari. Mengonsumsi kafein secara berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Usahakan untuk mengonsumsi 1-2 cangkir teh atau kopi untuk membantu mempertajam saraf dan juga energi tubuh.

2. Mengonsumsi air yang cukup. Hal ini seringkali didengar oleh masyarakat tapi hanya sedikit yang melakukannya. Mulailah untuk lebih sering mengisi gelas minum di kantor untuk mendapatkan asupan air yang cukup, karena bisa bermanfaat untuk kulit dan juga meningkatkan energi.

3. Mulailah memperbanyak jalan saat pulang kerja. Seseorang yang bekerja di kantor cenderung menghabiskan banyak waktu untuk duduk sehingga aktivitas fisiknya kurang. Karenanya usahakan untuk memperbanyak jalan ketika pulang kerja.

Hari Selasa
Jika hari Senin berjalan dengan sukses, maka hari Selasa sebaiknya digunakan untuk mempertahankannya dan menambahkan beberapa hal kecil lainnya, yaitu:
1. Menjaga kesehatan mulut. Menjaga kesehatan mulut akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan kosmetik. Karena bakteri yang berada di dalam mulut dapat memasuki aliran darah sehingga menyebabkan peradangan dan masalah lainnya di dalam tubuh.

2. Mengonsumsi makanan yang bergizi. Mengonsumsi makanan yang seimbang dan kaya akan serta seperti buah dan sayur memang bermanfaat bagi tubuh. Tapi ada beberapa jenis makanan yang bisa memberikan manfaat lebih banyak, seperti ikan salmon, sarden dan mackerel yang kaya akan omega 3, blueberry, blackberry dan delima kaya akan antioksidan, kacang kenari bisa menurunkan kolesterol dan makanan serat membantu proses pencernaan.

3. Pergi bersama teman-teman. Melewati minggu yang sibuk bisa membuat seseorang menjadi stres, karenanya menjaga pertemanan yang kuat adalah salah satu komponen kunci dari kesehatan mental dan fisik. Karena itu luangkan waktu untuk pergi bersama dengan teman-teman.

Hari Rabu
Hari di tengah-tengah minggu ini adalah waktu yang baik untuk menurunkan stres dan berkumpul kembali.
1. Sempatkan waktu untuk tidur sejenak. Usahakan untuk mendapatkan waktu agar bisa tidur sejenak terutama saat makan siang, karena bisa mengembalikan energi seseorang dan sebagai proses peremajaan. Selain itu orang yang kurang tidur dapat menurunkan produktivitas seseorang.

2. Mengurangi stres. Berada di tengah-tengah minggu yang sibuk dapat membuat tingkat stres seseorang memuncak, hal ini dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh yang membuat rentan terhadap penyakit. Karenanya usahakan untuk mempelajari teknik bernapas, bermeditasi, bersantai dan melepaskan rasa cemas dan stres. Salah satu cara yang mudah adalah berendam di kolam air hangat.

3. Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Menjalani pemeriksaan rutin ke dokter atau dokter gigi bisa menjadi salah satu cara untuk mengusir penyakit serius yang ada di tubuh.

Hari Kamis
Hari yang pas untuk memperpanjang kebiasaan sehat dan meningkatkan koneksi antara pikiran dan tubuh.
1. Memberikan latihan atau senam untuk otak. Jika otak tidak dilatih secara berkesinambungan, maka bisa mempengaruhi kemampuan memorinya. Karena itu tak ada salahnya untuk memberikan latihan bagi otak bisa melalui senam otak (brain gym) atau melakukan permainan sudoku, catur dan teka teki silang.

2. Tidak meninggalkan sarapan. Mengonsumsi sarapan yang benar dapat meningkatkan energi dan konsentrasi sepanjang hari. Tapi jika seseorang tidak sarapan dengan benar, bisa menimbulkan kelelahan, mudah marah dan lamban dalam berpikir.

3. Jangan lupa untuk tertawa. Beberapa studi telah menemukan bahwa tertawa adalah salah satu obat terbaik, karena dapat bermanfaat memberikan efek positif terhadap sistem dan kadar hormon di dalam tubuh serta menurunkan kadar stres seseorang.

Hari Jumat
Bisa jadi hari Jumat adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang, tapi beberapa perubahan kecil tetaplah menjadi hal yang penting.
1. Berolahraga. Melakukan beberapa aktivitas fisik seperti ke pusat kebugaran, bermain sepak bola atau berjalan santai sangat baik untuk tubuh, seperti menjaga berat badan yang sehat, meningkatkan kesehatan tulang dan juga mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Pergi berbelanja bahan makanan. Jika seseorang membeli bahan makanan sendiri, maka ia bisa mengawasi kadar kesehatannya dan tahu bagaimana makanan tersebut diproses. Selain itu cara ini juga bisa mendekatkan seseorang dengan orang-orang disekitarnya seperti keluarga atau teman melalui masak bersama.

3. Memberikan umpan balik untuk diri sendiri. Setelah beberapa hari melewati waktu yang menyibukkan, maka sudah seharusnya tubuh juga mendapatkan umpan balik yang positif. Umpan balik ini bisa menjadi motivator yang kuat dan mendorong seseorang untuk melakukan suatu hal lebih baik lagi.

Akhir pekan
Gunakanlah akhir pekan untuk berkumpul dengan orang-orang tersayang dan memperkuat perilaku sehat yang sudah dijalani selama 5 hari.
1. Mencari udara segar dengan pergi keluar rumah. Mendapatkan aktivitas di luar ruangan bisa memberikan manfaat karena dapat menghirup udara segar dan menikmati pemandangan alam. Selain itu mendapatkan sinar matahari bisa membantu memberikan asupan vitamin D bagi tubuh.

2. Menetapkan target tujuan seminggu ke depan. Karena orang yang menuliskan tujuan atau target yang harus dicapai dalam seminggu ke depan, maka lebih memungkinkan untuk dilakukan. Selain itu memiliki perencanaan akan membantu seseorang lebih fokus terhadap satu titik akhir.

3. Meluangkan waktu bersama orang yang dicintai. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mendapatkan dukungan dari keluarga dan orang-orang yang dicintai bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental seseorang.


Last edited by gitahafas on Wed Aug 11, 2010 11:32 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Numpang Lewat   Thu May 27, 2010 1:34 pm

ORANG AMBISIUS PALING SERING KENA PENYAKIT JANTUNG
Rabu, 04/08/2010 17:30 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Punya sifat ambisius memang menguntungkan dalam segi karier dan ekonomi. Tapi tidak dari segi kesehatan, karena orang dengan sifat ini lebih rentan terkena penyakit jantung dan pembuluh darah alias stroke. Berdasarkan penelitian Friedman dan Rosenman, ada dua tipe sifat yang dimiliki manusia, yaitu tipe A dan tipe B. Tipe A merupakan orang-orang yang memiliki sifat ambisius, kompetitif, tidak sabaran, agresif, terburu-buru dan mudah marah. Sedangkan orang tipe B memiliki sifat mudah bergaul dan lebih santai. "Orang yang punya sifat tipe A, salah satunya orang yang ambisius dan kompetitif, umumnya tidak pernah mau kalah sehingga mereka akan lebih mudah frustasi dan cenderung mudah mengalami stres," ujar dr Santoso Karo Karo, MD, MPH, SpJp, Ketua Yayasan PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), dalam acara konferensi pers Jakarta Red Run 10 K, di Kantor Yayasan Jantung Indonesia, Jakarta, Rabu (4/8/2010).

Nah, stres merupakan salah satu faktor memicu penyakit jantung. Pola hidup dan kerja yang penuh stres karena manajemen waktu yang buruk, juga bukan tidak mungkin meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah yang sering dirasakan sebagai nyeri dada atau angina pektoris. Pada saat orang mengalami stres, hipotalamus dalam otak akan memicu hormon stres, baik yang adrenalin maupun non-adrenalin, yang kemudian akan memicu peningkatan denyut jantung, peningkatan tekanan darah yang mengakibatkan cedera pada dinding arteri dan pembentukan bekuan dalam pembuluh darah, serta aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah arteri).

"Orang bahkan bisa tiba-tiba meninggal karena penyakit jantung, karena pecahnya pembuluh darah yang dipicu oleh stres. Ini disebut dengan penyakit jantung akut," tutur dokter yang juga anggota Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia. dr Santoso juga menjelaskan pada beberapa penelitian terakhir, ditemukan adanya hubungan antara stres dan perubahan dalam kadar kolesterol total, yang secara nyata menunjukkan peningkatan pesat dalam kadar lemak darah yang mengganggu mekanisme kliring lemak tubuh. "Meski stres bukan merupakan faktor utama penyabab penyakit jantung, tapi stres paling banyak dialami orang, terutama orang dengan sifat tipe A," tambah dr Santoso yang telah pensiun sebagai spesialis jantung di RS Harapan Kita.

Untuk mengatasi hal itu, orang yang memiliki sifat tipe A seharusnya mampu menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. Karena kemungkinan mengalami stres akan semakin meningkat bila orang tersebut memiliki faktor risiko utama penyakit jantung, yaitu perokok, kolesterol dan diabetes. "Kami melihat bahwa rutinitas sehari-hari atau kesibukan kantor bisa mengaburkan kesadaran ini. Sehingga satu-satunya cara adalah kemampuan mengelola waktu dengan baik sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa menimbulkan stres berlebih, disamping tentu hidup sehat," tutur dr Dewi Andang Joesoef, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia.

Tak lupa dr Santoso memberikan beberapa tips untuk menghindari stres, yaitu sebagai berikut:
1. Selalu berdoa, berserah kepada Tuhan
2. Jangan ngoyo
3. Mau memaafkan
4. Jangan terburu-buru
5. Harus punya hobi


Last edited by gitahafas on Wed Aug 11, 2010 11:33 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
 
Numpang Lewat
View previous topic View next topic Back to top 
Page 4 of 51Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 27 ... 51  Next
 Similar topics
-
» Menjawab Fitnah:Apakah Nabi Muhammad bersenggama dengan sepupunya (Umi Hani)?
» Seorang Dosen Guru Besar Tafsir al-quran masuk Kristen
» numpang tanya

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: OASE :: SERBA-SERBI-
Jump to: