Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Asal Tahu Saja

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 26 ... 48, 49, 50, 51  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Sun Mar 10, 2013 7:30 pm

BEROBAT KE LUAR NEGERI TETAP TREN
Kamis, 7 Maret 2013 | 08:57 WIB
Jakarta, Kompas - Jumlah warga Indonesia yang berobat ke luar negeri terus bertambah. Keunggulan teknologi, kemampuan medik, dan keramahan layanan masih menjadi alasan pendorong. Setiap tahun, triliunan rupiah devisa negara mengalir ke negara-negara tetangga. ”Pemerintah tak bisa menyalahkan rakyat yang ingin berobat ke luar negeri. Di Indonesia, pasien belum dianggap sebagai mitra pengobatan, melainkan masih sebatas obyek,” kata Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany, Rabu (6/3), di Jakarta. Meski sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta gencar mengembangkan layanan kelas VIP (very important person) dan super-VIP, kata Hasbullah, persepsi pasien Indonesia atas buruknya layanan rumah sakit tidak berubah. Modernisasi hanya terjadi pada penyediaan ruang dan peralatan medik, tetapi profesionalitas dan kemampuan tenaga medik dan pendukungnya belum tertata baik. Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Henky Hermantoro, dalam Medical Excellence Japan Seminar: Indonesia-Japan Medical Collaboration, Sabtu (23/2), menyebut, ada 600.000 warga Indonesia berobat ke luar negeri pada 2012. Biaya yang mereka keluarkan mencapai 1,4 miliar dollar Amerika Serikat atau setara Rp 13,5 triliun. Jumlah ini menunjukkan peningkatan berarti dibandingkan dengan tahun 2006. Saat itu, ada 315.000 orang berobat ke luar negeri dengan total pembelanjaan mencapai 500 juta dollar AS (setara Rp 4,8 triliun dengan nilai tukar saat ini).

Singapura dan Malaysia masih menjadi tujuan utama turis kesehatan Indonesia. Sejumlah negara lain kini mulai melirik calon pasien dari Indonesia, seperti Thailand, China, India, atau Jepang. Manajer Senior Pengembangan Perusahaan, Pusat Mata Nasional Singapura (Singapore National Eye Centre/SNEC) Tricia Tan dalam Media Visit to SNEC, Singapura, Selasa (26/2), mengatakan, tiap tahun ada 18.000 pasien mancanegara dan 275.000 pasien Singapura yang berobat ke SNEC. Pasien asing berasal dari sejumlah negara, termasuk Indonesia. Selain berobat atas inisiatif sendiri, sebagian pasien dirujuk dokter di Indonesia. Sementara itu, pasien Indonesia yang berobat di sejumlah rumah sakit anggota kelompok Parkway Health, Singapura, tahun 2010 mencapai 60 persen dari total pasien asing. Jumlah pasien asing di grup rumah sakit swasta ini 30 persen dari jumlah total pasien yang dilayani (Kompas, 15 November 2010). Menurut Henky, alasan penduduk Indonesia berobat ke luar negeri antara lain mencari teknologi pengobatan yang lebih canggih, mencari layanan kedokteran lebih unggul, serta mendapat layanan keperawatan lebih baik. Ada pula yang berobat ke luar negeri karena lebih murah. Pengobatan di beberapa rumah sakit Malaysia, khususnya untuk operasi-operasi besar, diakui banyak pihak lebih murah dibandingkan dengan Indonesia. Selain itu, sistem kerja penuh waktu dokter di rumah sakit Malaysia membuat pasien merasa aman saat berobat. Di Indonesia, untuk mendapat penghasilan cukup, banyak dokter berpraktik di banyak rumah sakit.

Mahal
Mahalnya pengobatan di Indonesia dinilai Hasbullah disebabkan oleh belum adanya sistem pengaturan tarif. Akibatnya, sejumlah rumah sakit menetapkan harga layanan berdasar harga layanan di rumah sakit lain. ”Pengenaan aneka pajak terhadap alat-alat kedokteran dan obat-obatan juga membuat layanan medik di Indonesia mahal,” katanya. Hasbullah menambahkan, pelayanan pasien kelas kaya di Indonesia akan baik jika pelayanan untuk pasien miskin juga baik. Biaya layanan pasien miskin harus ditanggung negara, bukan disubsidi pasien kaya. Sistem subsidi silang dari pasien kaya kepada pasien miskin yang diterapkan sejumlah rumah sakit akan mengurangi kualitas layanan yang diterima pasien. Sistem yang menjamin kualitas layanan seluruh rakyat termasuk gaji dokter Indonesia kini sedang ditata seiring rencana pelaksanaan sistem Jaminan Kesehatan Nasional mulai 2014. ”Tapi pemerintah harus konsisten untuk menanggung biaya pasien miskin secara memadai,” kata Hasbullah. (MZW)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Wed Mar 13, 2013 8:36 am

SEHAT DAN BUGAR BERKAT TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK
Penulis : R. Adhi Kusumaputra | Selasa, 12 Maret 2013 | 19:19 WIB
SERPONG, KOMPAS.com – Ody G (60) setahun terakhir mengalami stroke. Ketika kondisi kesehatannya drop, Ody dibawa ke salah satu rumah sakit di Tangerang. Namun oleh dokter di sana, Ody disarankan ke Rumah Sakit Bethsaida, Gading Serpong, Tangerang. Ody kemudian menjalani terapi oksigen hiperbalik (hyperbaric oxygen therapy/HBOT).Sampai hari Senin (11/3/2013), Ody sudah 19 kali menjalani terapi oksigen hiperbarik. Menurut Welly, perawat RS Bethsaida, kondisi Ody sudah jauh membaik dibandingkan saat ia datang pertama kali bulan Februari. “Pertama kali datang, Pak Ody harus berbaring. Setelah 9 kali menjalani terapi ini, Pak Ody sudah bisa duduk dan sudah mulai bisa berbicara meski belum lancar. Dari wajahnya yang kelihatan segar setelah ikut terapi ini, kondisi kesehatan Pak Ody makin membaik,” jelas Welly. Hal yang sama dialami Dolfi Supit (43). Mantan atlet polo air yang pernah membela nama Indonesia dalam SEA Games 1987 ini sudah tujuh kali menjalani terapi oksigen hiperbarik. “Setelah ikut terapi ketiga, saya merasa badan saya sangat bugar. Saya sampai bilang pada dokter, saya belum pernah merasakan kebugaran dan kebahagiaan seperti sekarang,” ungkap Dolfi, yang saat ini menjadi pengusaha. Elizabeth Sindoro, pemilik RS Bethsaida menuturkan, ia menyediakan peralatan HBOT ke rumah sakit yang baru diresmikan 12 Desember 2012 karena ia tahu persis manfaatnya bagi pasien. Sebelumnya Elizabeth rutin menjalani terapi oksigen ini di RSAL Mintohardjo Jakarta, namun setelah RS Bethsaida miliknya menyediakan peralatan lebih modern, ia selalu menjalani terapi ini. Hasilnya memang luar biasa. Wajah Elizabeth Sindoro masih kelihatan segar dan tubuhnya tetap bugar meski usianya sudah kepala 5. Rambutnya juga tetap hitam, tidak tampak uban satu pun. Perempuan pengusaha ini selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya, selain melalui terapi oksigen hiperbarik, juga melalui makanan sehat. "Saya sehat dan bugar tanpa harus makan obat berbahan kimia, berkat terapi ini," kata Liza. Di Tangerang, RS Bethsaida satu-satunya rumah sakit yang memiliki peralatan terapi oksigen hiperbarik. Setelah ikut terapi ketiga, saya merasa badan saya sangat bugar. Saya sampai bilang pada dokter, saya belum pernah merasakan kebugaran dan kebahagiaan seperti sekarang. Direktur RS Bethsaida dr Bina Ratna menjelaskan, terapi hiperbarik belum banyak dikenal orang Indonesia. Pemanfaatan HBOT di Indonesia pertama kali dilakukan oleh Lakesla, bekerja sama dengan RS Angkatan Laut Dr. Ramelan, Surabaya tahun 1960. Hingga saat ini fasilitas tersebut masih merupakan yang paling besar di Indonesia. Di Jakarta, ada dua rumah sakit yang menyediakan fasilitas terapi oksigen hiperbarik, namun sejauh ini baru RS Bethsaida Gading Serpong Tangerang yang memiliki peralatan yang lengkap dan modern.

Apakah terapi oksigen hiperbarik itu?
Dasar terapi hiperbarik sedikit banyak mengandung prinsip fisika. Teori Toricelli ini yang mendasari terapi HBOT,dimana digunakan untuk menentukan tekanan udara 1 atm adalah 760 mmHg. Kandungan komposisi unsur-unsur udara yang terkandung di alam ini mengandung Nitrogen (N2) 78 persen dan Oksigen (O2) 21 persen.

Terapi HBOT menggunakan unsur media nafas Oksigen (O2) murni atau 100 persen. Terapi HBOT ini juga berdasarkan teori fisika dasar dari hukum-hukum Dalton, Boyle, Charles dan Henry. Terapi oksigen hiperbarik adalah terapi medis di bidang kedokteran, yang memiliki dasar keilmuan kedokteran (Evident Base Medicine) dan telah terbukti secara klinis dengan cara menghirup oksigen murni didalam suatu ruangan bertekanan tinggi. Prinsip yang dianut secara fisiologis adalah bahwa tidak adanya O2 pada tingkat seluler akan menyebabkan gangguan kehidupan pada semua organisme. Oksigen yang berada di sekeliling tubuh manusia masuk ke dalam tubuh melalui cara pertukaran gas. Fase-fase respirasi dari pertukaran gas terdiri dari fase ventilasi, transportasi, utilisasi dan difusi. Dengan kondisi tekanan oksigen yang tinggi, diharapkan matriks seluler yang menopang kehidupan suatu organisme mendapatkan kondisi yang optimal. Terapi oksigen hiperbarik (HBOT) adalah terapi medis dimana pasien dalam suatu ruangan menghirup oksigen 100 persen pada tekanan tinggi (hyperbaric chamber). Kondisi lingkungan dalam HBOT bertekanan udara yang lebih besar dibandingkan dengan tekanan di dalam jaringan tubuh (1 ATA). Keadaan ini dapat dialami oleh seseorang pada waktu menyelam atau di dalam ruang udara yang bertekanan tinggi (RUBT) baik yang dirancang baik untuk kasus penyelaman maupun pengobatan penyakit klinis.

Efek terapi
Efek yang didapatkan dari terapi HBOT ada dua yang pertama efek mekanik dan kedua efek fisiologis. Efek fisiologis dapat dijelaskan melalui mekanisme oksigen yang terlarut plasma. Pengangkutan oksigen ke jaringan meningkat seiring dengan peningkatan oksigen terlarut dalam plasma. Efek mekanik meningkatnya tekanan lingkungan atau ambient yang memberikan manfaat penurunan volume gelembung gas atau udara seperti pada terapi penderita dekompresi akibat kecelakaan kerja penyelaman dan gas emboli yang terjadi pada beberapa tindakan medis rumah sakit. Efek peningkatan tekanan parsial oksigen dalam darah dan jaringan yang memberikan manfaat terapeutik: bakteriostatik pada infeksi kuman anaerob, detoksikasi pada keracunan karbon monoksida, sianida dan hidrogensulfida, reoksigenasi pada kasus iskemia akut, crush injury, compartment syndrome maupun kasus iskemia kronis, luka yang tidak sembuh, nekrosis radiasi, skin graft preparation dan luka bakar.

Larangan dalam terapi oksigen hiperbarik
Dokter Bina Ratna menjelaskan, kelainan paru tertentu, infeksi saluran napas atas dan beberapa kondisi medis tertentu akan menyebabkan pasien kesulitan menyesuaikan diri di dalam ruangan hiperbarik. Sebelum melakukan terapi harus melakukan konsultasi dahulu dengan dokter ahli hiperbarik. Adakah efek samping terapi oksigen hiperbarik? Efek samping yang biasa terjadi adalah ketidakmampuan pasien menyesuaikan tekanan dalam ruangan hiperbarik dan intoksikasi oksigen. Untuk mengatasi masalah tersebut pasien akan selalu didampingi perawat khusus hiperbarik terlatih yang akan mengajarkan cara menyesuaikan diri terhadap tekanan dan cara bernafas yang benar.

Singkirkan benda logam
Dokter Bina Ratna menjelaskan, seluruh pasien diharuskan untuk menjalani penilaian pra-pengobatan sebelum HBOT. Sebuah formulir penilaian harus diisi dan ditandatangani oleh dokter dan diserahkan setelah pendaftaran. Singkirkan benda logam dan tidak membawa benda listrik atau barang terlarang lainnya.Pasien harus makan setidaknya 2 jam sebelum pengobatan.Setelah pasien memasuki ruangan silahkan mencoba untuk memposisikan diri dan merasa nyaman. Selama fase pengobatan HBOT, Anda akan mengalami perasaan "penuh" di telinga, mirip seperti saat akan naik pesawat yang diakibatkan karena perubahan ketinggian. Sensasi seperti ini akan terjadi lima sampai sepuluh menit atau saat tekanan baru mencapai 0-5 meter ini terjadi karena masa transisi saat terjadi perubahan tekanan atmosfer. Anda diminta untuk menyamakan tekanan pada telinga .Seorang perawat hiperbarik dan teknisi terlatih serta bersertifikat akan hadir bersama anda baik didalam ruangan hiperbarik dan diluar ruangan hiperbarik, anda akan diawasi terus menerus selama pengobatan HBOT berlangsung dibawah koordinasi dokter ahli hiperbarik yang siap untuk dimintakan bantuan, infomasi setiap saat untuk melatih dan membantu pasien. Setiap sesi terapi akan berlangsung dari 60-90 menit. Selama sesi terapi, pasien dapat menonton televisi, mendengarkan musik dari sistem hiburan in-house, membaca atau hanya tidur. Mohon diperhatikan bahwa perawat hiperbarik dan teknisi akan menyaring dan membatasi barang-barang yang akan dibawa dalam ruangan. Proses persiapan pasien dan pelaksanaan terapi hbot di RS Bethsaida dilaksanakan oleh tenaga tenaga medis profesional terlatih dan dibawah kontrol dan pengawasan dokter ahli hiperbarik berpngalaman, serta menggunakan peralatan yang memiliki standar keamanan tinggi bagi manusia dan memiliki sertifikasi internasional

Persiapan sebelum terapi oksigen hiperbarik
Merokok, alkohol dan konsumsi kafein kronis akan mengurangi jumlah oksigen yang dapat diangkut oleh sistem peredaran darah.
Sangat direkomendasikan bahwa seluruh pasien HBOT dapat menahan diri dari merokok selama perawatan. Jika penghentian merokok tidak mungkin, sekurang kurangnya jangka waktu dua jam sebelum dan dua jam setelah perawatan harus bebas tembakau. Pasien setidaknya makanan ringan dua jam sebelum perawatan. Dan silakan mendiskusikan obat obatan yang Anda konsumsi rutin dengan dokter ahli hiperbarik di rumah sakit. Nah, apakah Anda ingin mencoba terapi oksigen hiperbarik untuk kesehatan dan kebugaran?
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Fri Mar 15, 2013 9:50 pm

MANUSIA BISA HIDUP TANPA 6 ORGAN INI
Penulis : Lusia Kus Anna | Jumat, 15 Maret 2013 | 10:38 WIB
Kompas.com - Meski agak jarang menemukan seseorang yang hidup dengan satu paru, namun Paus Fransiskus yang baru terpilih adalah sedikit dari orang yang langka tersebut. Paus berusia 76 tahun itu menjalani operasi pengangkatan paru karena parunya terinfeksi saat ia masih remaja. Pada masa itu, infeksi paru seperti radang paru atau tuberkulosis bisa berakhir dengan pengangkatan paru karena antibiotik belum seefektif saat ini. Menurut Dr.Len Horovitz, pakar paru dari Lenox Hill Hospital di New York, AS, pada masa sekarang pun jika terjadi komplikasi radang paru dan batuk rejan yang sulit ditangani dokter terpaksa harus membuang paru yang terinfeksi. Demikian juga halnya dengan kanker paru. Jika satu paru diangkat, paru yang masih tersisa akan mengambil alih tugas tersebut. Karena itu hidup dengan satu paru tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Kendati kita harus berusaha untuk menjaga organ tubuh selengkap mungkin, namun ternyata kita tetap bisa hidup meski tanpa organ-organ berikut ini:

- Ginjal
Manusia memiliki dua ginjal meski sebenarnya kita tetap bisa bertahan hidup hanya dengan satu ginjal. Ada orang-orang yang terlahir hanya dengan satu ginjal, atau satu ginjal terpaksa diambil untuk didonorkan atau diangkat setelah terjadinya cedera. Secara umum, seseorang bisa hidup dengan normal hanya dengan satu ginjal. Bahkan secara teknis sebenarnya kita bisa hidup tanpa ginjal, tetapi harus melakukan cuci darah secara rutin.

- Limpa
Fungsi limpa adalah menyaring darah dan membantu tubuh melawan infeksi. Akan tetapi organ ini tidak esensial untuk bertahan hidup. Limpa bisa diangkat, misalnya jika terjadi kerusakan. Namun orang yang hidup tanpa limpa cenderung mudah tertular penyakit.

- Organ reproduksi
Ada beberapa penyebab mengapa wanita terpaksa menjalani histerektomi atau pengangkatan rahim, antara lain kanker, tumor dalam rahim, nyeri pelvis kronik, dan sebagainya. Sekitar 1 dari 3 wanita di AS menjalani prosedur histerektomi di usia 60 tahun. Sementara kaum pria juga bisa menjalani pengangkatan testis jika terkena kanker testis.

- Lambung
Lambung terkadang diangkat sebagian atau seluruhnya sebagai bagian dari terapi kanker lambung. Prosedur ini dikenal sebagai gastrektomi. Dalam prosedur ini, usus kecil disambungkan dengan esofagus. Seseorang yang menjalani gastrektomi total akan mendapatkan nutrisi lewat pembuluh darah selama beberapa minggu pasca operasi. Setelah itu mereka sudah bisa makan berbagai makanan meski dalam porsi kecil.

- Usus besar
Penyakit kanker usus atau penyakit Chrohns juga akan membuat penderitanya menjalani pengangkatan kolon atau usus besar. Kita bisa hidup tanpa kolon tetapi harus memakai kantong di bagian perut untuk menampung hasil buangan. Tetapi kini dokter juga bisa melakukan operasi untuk membuat semacam kantong di usus halus sebagai pengganti usus yang dibuang.

- Usus buntu
Panjang usus buntu, yang bentuknya mirip cacing dan menempel pada bagian awal usus besar ini adalah sekitar 8,5 cm. Tidak jelas apa fungsi usus buntu, kemungkinan besar usus ini berperan sebagai imunitas usus besar. Usus ini sering diangkat jika mengalami peradangan atau pembengkakan.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Sat Mar 16, 2013 5:11 pm

BERPELUKAN BISA TURUNKAN TEKANAN DARAH DAN TINGKATKAN DAYA INGAT
Putro Agus Harnowo - detikHealth Senin, 21/01/2013 18:31 WIB
Jakarta, Buat orang yang sudah akrab, berpelukan merupakan wujud ekspresi kasih sayang dan keakraban. Tak hanya kekasih saja yang sering berpelukan, sahabat, keluarga dan kerabat pun melakukannya. Ternyata aktivitas ini memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan. Sebuah penelitian menemukan bahwa berpelukan bisa menurunkan tekanan darah, mengurangi stres, dan kecemasan, bahkan meningkatkan daya ingat. Efek positif dari berpelukan dari orang yang kita kenal dengan baik disebabkan oleh oksitosin atau hormon cinta. Oksitosin diproduksi di kelenjar hipofisis dan diketahui dapat meningkatkan kedekatan antara orang tua, anak-anak dan pasangan. Penelitian sebelumnya menegaskan bahwa kadar oksitosin ditemukan cukup tinggi pada pasangan yang sedang menjalin hubungan. "Efek positifnya hanya terjadi jika orang saling mempercayai, ada rasa saling terhubung dan sinyal yang dikirim sesuai. Jika orangnya tidak mengenal satu sama lain atau pelukannya tidak diinginkan kedua belah pihak, efeknya hilang," kata peneliti, Jurgen Sandkuhler seperti dilansir Medical Daily, Senin (21/1/2013). Sandkuhler yang merupakan pakar neurofisiologi di Pusat Penelitian Otak Universitas Kedokteran Wina menjelaskan bahwa kepercayaan merupakan hal yang paling penting dalam pelukan, tidak peduli berapa lama atau seberapa sering pelukannya. Apabila sudah ada kepercayaan, kenaikan kadar oksitosin dapat terjadi lewat perilaku yang sepele sekalipun. Namun apabila orang yang memberi pelukan tidak dikenal atau pelukan dilakukan karena terpaksa alias tidak diinginkan, maka hormon oksitosin tidak akan dilepaskan. Malahan pelukan yang tidak diinginkan dapat membuat stres karena manusia cenderung membuat jarak pada orang tak dikenal. Pelukan yang tak diinginkan justru akan meningkatkan kadar hormon kortisol. Fungsinya berkebalikan dengan hormon oksitosin. Secara alami, oksitosin dihasilkan selama proses melahirkan dan menyusui untuk meningkatkan ikatan antara ibu dengan bayinya. "Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang ibunya diberi oksitosin tambahan ternyata ikut mengalami kenaikan pada kadar hormonnya sendiri. Hal ini semata-mata terjadi sebagai akibat dari perilaku ibu," kata Sandkuhler. Jadi tunggu apa lagi? Jika merasa sedih dan galau, segera peluk ibu, kakak, teman atau kekasih sendiri. Tapi buat yang jomblo jangan coba-coba memeluk gebetan dengan alasan ini, salah-salah malah bisa runyam akibatnya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Tue Mar 19, 2013 5:49 pm

MANFAAT HEBAT PIJATAN TUBUH
Niken Anggun Nurani - Okezone MINGGU, 17 MARET 2013 10:43 wib
SIAPA yang tidak menyukai pijatan lembut pada tubuh setelah lelah melakukan berbagai kegiatan? Pijatan bukan sekadar pelepas stres dan dapat membuat tubuh Anda lebih nyaman. Pijat juga ternyata bermanfaat bagi kesehatan Anda. Sampai sekarang Anda mungkin berpikir bahwa pijat hanya memiliki satu tujuan akhir, yaitu membuat Anda merasa dimanjakan dan santai. Ternyata, ada manfaat luar biasa dari pijatan yang biasa Anda lakukan, salah satunya membantu sirkulasi darah Anda. Berikut manfaat pijat, seperti dilansir Magforwoman.

Meningkatkan sirkulasi darah
Seperti yang diungkapkan sebelumnya, pijat dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu jantung memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh. Hal ini pada gilirannya menyebabkan lebih banyak oksigen dan nutrisi penting yang dipompa ke organ-organ vital dan jaringan lain.

Ini mengatur tekanan darah
Pijat juga membantu dalam mengurangi hipertensi. Saat Anda dipijat tubuh akan dirangsang agar mendapat reseptor tekanan di bagian otak yang mengatur tekanan darah.

Mengurangi stres
Untuk menghilangkan stres, pijat merupakan pilihan terbaik. Kortisol, hormon stres, yang menurun setelah sesi pijat menurut laporan ilmiah.
Meningkatkan imunitas Kadar hormon stres (kortisol) menurun ketika Anda pergi untuk pijat. Kortisol ini bisa membunuh sel-sel yang penting untuk kekebalan tubuh. Dengan demikian, pijat memberikan manfaat dua arah dengan mengurangi stres Anda dan menyebabkan peningkatan sel darah putih yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Sat Mar 23, 2013 1:20 pm

INI AKIBATNYA JIKA SERING MARAH MARAH
Sabtu, 23 Maret 2013, 12:46 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Coba kita amati bagaimana seseorang yang setiap hari mencoba untuk berbahagia dan tidak larut dalam kesedihan. Perasaan bahagia tersebut akan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan fisik dan psikis orang yang bersangkutan. Dan sebaliknya, orang yang cenderung stres dan sering meluapkan amarah dengan menyalahkan orang lain, maka ia lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan. Banyak ahli medis yang menyatakan jika luapan emosi atau amarah berlebihan dapat mengakibatkan masalah kesehatan serius, terutama pada orang yang mengalami penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Ini terjadi karena luapan emosi dan amarah dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Pada kasus yang lebih parah, bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah hingga kematian mendadak. Nah, agar Anda lebih berhati-hati saat meluapkan amarah, berikut ini beberapa penyakit yang berpeluang terjadi jika Anda tidak pandai-pandai mengendalikan amarah seperti dilansir situs duniafitnes.com:

Stres Berkepanjangan
Stres adalah efek samping yang terjadi akibat amarah yang meledak-ledak. Biasanya stres akan muncul ketika amarah sudah mereda, dan ini bisa menjadi stres yang berkepanjangan. Saat marah, tubuh memproduksi hormon kortisol, hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal yang dapat meningkatkan tekanan darah dan gula darah. Tentu hal ini tidak baik bagi penderita tekanan darah tinggi dan diabetes.

Tekanan Darah Tinggi
Saat marah, tekanan darah dalam tubuh akan meningkat seiring dengan meningkatnya detak jantung. Jika terjadi dalam waktu yang lama, tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak (stroke).

Serangan Jantung
Sebuah studi ilmiah di Swedia menunjukkan bahwa luapan emosi saat marah dapat meningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Marah juga berpotensi memperlemah sistem kekebalan tubuh sehingga mereka yang memiliki sifat temperamen cenderung mudah sakit.
Para ahli menyatakan, saat marah datang detak jantung akan meningkat menjadi 180 detak jantung/menit, sehingga membutuhkan lebih banyak oksigen dan membuat napas menjadi sesak. Inilah yang dapat memperburuk kondisi jantung.

Gangguan Pernapasan
Orang-orang yang menderita asma juga patut waspada saat meluapkan amarahnya. Pasalnya, penderita asma akan semakin sulit untuk bernapas saat sedang marah, mengingat peningkatan detak jantung membutuhkan oksigen yang lebih banyak dan membuat napas menjadi tersengal-sengal.

Sakit Kepala
Peningkatan tekanan darah dan detak jantung saat marah juga dapat membuat pembuluh darah di kepala semakin berdenyut cepat. Inilah yang dapat memicu sakit kepala dan memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Sulit Tidur
Stres, sakit kepala, dan kondisi psikis yang belum stabil akan membuat Anda sulit untuk beristirahat. Bahkan untuk tidur beberapa menit saja, tubuh Anda tidak mau diajak kompromi. Jika ini yang terjadi, maka daya tahan tubuh Anda akan menurun dan lebih rentan terkena berbagai penyakit.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Tue Mar 26, 2013 9:06 pm

8 KEUNTUNGAN TERAPI PIJAT
Laporan: Nana FebrinaSelasa, 26 Maret 2013 | 16:51 WIBMI/Susanto/ipTERKAIT
Metrotvnews.com: Dalam beberapa kondisi, pijat bisa menjadi cara yang ampuh untuk mengembalikan tubuh yang sehat dan bugar. Salah satunya untuk mengusir pegal-pegal. Pijat juga memiliki beberapa macam manfaat bagi kesehatan. seperti yang dikutip dari Allwomenstalk, berikut adalah di antaranya.

1. Pijat mempengaruhi jaringan tubuh untuk memperluas kapiler dan kapiler cadangan, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan aliran darah ke jaringan dan organ, meningkatkan proses reduksi oksidasi, memfasilitasi jantung dan berkontribusi terhadap redistribusi darah dalam tubuh.

2. Pijat juga memberikan sedikit peningkatan jumlah trombosit, leukosit, eritrosit dan hemoglobin tanpa mengganggu keseimbangan asam-basa.

3. Jika dilakukan secara tepat, pijat dapat memengaruhi sistem saraf perifer, meningkatkan rangsangan dan konduksi impuls saraf, melemahkan dan menghentikan rasa sakit dengan mempercepat proses pemulihan saraf yang cedera.

4. Pijat mempercepat aliran getah bening yang meningkatkan gizi jaringan, mengurangi stasis pada sendi serta organ dan jaringan lain.

5. Pijat memiliki efek fisiologis yang beragam terhadap kulit dan fungsinya, seperti membersihkan saluran keringat, kelenjar sebaceous, meningkatkan fungsi sekresi, ekskresi dan pernapasan kulit.

6. Pijat bisa membuat otot menjadi fleksibel, meningkatkan fungsi kontraktil yang mempercepat keluarnya metabolit yang merupakan hasil dari metabolisme.

7. Pijat membantu mengeluarkan cairan yang terdapat di dalam otot-otot dan memulihkan keadaan normalnya.

8. Pijat membantu memperbaiki sirkulasi dan menurunkan tekanan darah.
Karena sirkulasinya membaik, maka pada gilirannya organ-organ yang ada di dalam tubuh akan berfungsi dan bekerja lebih baik. (Allwomenstalk)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Sat Mar 30, 2013 9:29 pm

ALAT DETEKSI KUMAN LEBIH CEPAT
Sabtu, 30 Maret 2013 | 08:23 WIB
Jakarta, Kompas - Selama ini, pemeriksaan jenis kuman penyebab infeksi sekaligus uji kepekaan kuman terhadap antibiotik perlu waktu 3-4 hari. Dengan alat pemeriksaan mikrobiologi medik terbaru, deteksi kuman dapat dilakukan kurang dari dua hari, termasuk pengambilan sampel dan persiapan. Guru Besar Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran UI Amin Soebandrio, di Jakarta, Kamis (28/3), mengatakan, lamanya pemeriksaan kuman menghambat penanganan pasien, memperpanjang waktu perawatan di rumah sakit, meningkatkan biaya perawatan, bahkan bisa mengancam nyawa pasien. Infeksi bakteri, jamur, atau virus bisa mematikan jika berada di tahap sepsis (keracunan dalam darah). Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan perawatan intensif dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Frans J Pangalila, mengatakan, setiap tahun lebih dari 6 juta orang di dunia tewas akibat sepsis. ”Laporan Global Sepsis Alliance menyebutkan, setiap 2-3 menit terdapat satu orang yang meninggal akibat sepsis. Data Asia Ventilation Forum sekitar 3 bulan lalu menyebut, tingkat kematian akibat sepsis mencapai lebih dari 80 persen,” ujarnya.

Menurut Pangalila, sepsis bisa terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat jenis karena diberikan oleh tenaga kesehatan tanpa uji laboratorium untuk menentukan jenis kuman. Sepsis juga bisa dipicu penggunaan antibiotik dengan dosis tidak pas atau tidak dihabiskan. Amin yang juga Staf Ahli Menteri Riset dan Teknologi Bidang Kesehatan dan Obat mengatakan, kini ada Vitek 2 Compact yang dapat mengidentifikasi jenis kuman dan uji kepekaannya terhadap antibiotik dalam 4 jam. Adapun Vitek Mass Spectrophotometry mampu mendeteksi jenis kuman dalam 2 menit. Meski sangat cepat, dihitung dengan waktu pengambilan sampel, baik darah, urine, maupun tinja, dibutuhkan waktu total kurang dari 2 hari. Kuman dari sampel harus dibiakkan dalam media hingga membentuk koloni untuk diidentifikasi. ”Kedua peralatan sebaiknya digunakan secara simultan,” katanya. Deteksi kepekaan antibiotik penting dilakukan di Indonesia mengingat tingginya tingkat resistensi antibiotik. Selain dipicu penggunaan antibiotik secara serampangan, resistensi antibiotik juga bisa dipicu oleh paparan aneka zat kimia di alam. Untuk menghindari resistensi antibiotik, Amin mengingatkan masyarakat dan tenaga kesehatan agar tak mudah mengonsumsi dan memberikan antibiotik. Sejumlah kuman penyebab infeksi bisa mati sendiri dalam beberapa hari tanpa perlu mengonsumsi obat. Kalaupun memberi antibiotik, harus melalui uji laboratorium agar sesuai jenis kuman dan takarannya pas. (MZW)
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Mon Apr 01, 2013 4:58 pm

MEMILIH MINUMAN KEMASAN YANG AMAN
Senin, 1 April 2013 | 11:59 WIB
KOMPAS.com - Perkembangan teknologi memang menyodorkan kita beragam kemudahan. Namun, faktor kepraktisan yang diberikan minuman kemasan membuat kita “kecanduan” hingga tidak begitu memerhatikan keamanan serta higienitasnya. Kemasan minuman baru bisa dianggap aman dan layak dikonsumsi kalau tidak terkontaminasi oleh bakteri patogen atau bahaya kimia berbahaya, seperti monomer (zat aditif phthalate yang bisa mencemari kemasan berbahan plastik). Tidak main-main, kedua bahan tersebut mampu memicu kanker, mual, diare, keracunan, TBC, dan kolera, jelas Dr Yadi Haryadi, ahli pangan dari Institut Pertanian Bogor. Agar tetap aman, berikut tip untuk memilih dan menggunakan minuman dalam kemasan:

1. Pilihlah produk minuman yang tidak memiliki banyak gelembung kecil udara di dalam kemasannya. Karena gelembung udara bisa menjadi indikator bahwa kemasan minuman tersebut terbuat dari bahan yang murah dan tidak berkualitas baik.

2. Untuk minuman dari kotak karton, seperti susu, teh, atau jus buah, pastikan mereka dibungkus dengan menggunakan kemasan tetrapak. Mengapa? Karena kemasan tetrapak telah mengalami proses pensterilan yang terpisah antara bahan dan kemasan, sehingga dapat menekan risiko pencemaran oleh zat tertentu. Selain itu, produk dengan kemasan tentrapak mampu bertahan selama 8-12 bulan setelah tanggal produksi, meski tanpa disimpan di dalam lemari pendingin sekalipun.

3. Hindari meletakkan minuman kemasan (terutama untuk kemasan dari plastik) kita di tempat yang bisa terpapar sinar matahari atau panas dalam waktu yang lama. Sebab peningkatan suhu dapat membuat monomer lebih cepat melakukan pencemaran pada minuman dan mengganggu fungsi estrogen kita.

4. Pastikan bentuk kemasan minuman yang kita beli tidak penyok. Sebab bentuk yang tidak sempurna bisa mengartikan produk tersebut sering terpaparan panas dalam waktu yang lama.

5. Kalau bisa, pilihlah produk dengan kemasan yang terbuat dari botol gelas berkualitas tinggi.

6. Terakhir, selalu perhatikan tanggal kadaluarsa produk terlebih dahulu sebelum membelinya.
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Asal Tahu Saja   Wed May 01, 2013 4:50 pm

RISIKO KEMATIAN ORANG DEWASA LAKI LAKI DI INDONESIA MENINGKAT 5%
Rabu, 01 Mei 2013 | 08:39 WIBbbc.co.uk/bbTERKAIT
Metrotvnews.com, Jakarta: Tingkat kematian orang dewasa laki-laki usia 35-39 di Indonesia ditengarai meningkat 5%. Kesimpulan itu didapat berdasarkan riset yang dilakuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan. Penelitian itu dilakukan dengan membandingkan tingkat kematian karena beban penyakit pada 1990 dengan 2010. "Peningkatan penyakit tidak menular berdampak pada membesarnya tingkat kematian di kalangan laki-laki dewasa," ujar Peneliti Utama Balitbangkes Soewarta Kosen pada seminar Hasil Studi Beban Penyakit, Trauma dan Faktor Risiko di Indonesia tahun 2010: Tingkat dan Kecenderungan di Jakarta, Selasa (30/4). Perilaku hidup masyarakat yang kian jauh dari hidup sehat seperti, merokok, stres, dan kurang olah raga menjadikan sejumlah penyakit degeneratif naik levelnya sebagai penyebab utama kematian. Menurutnya, dari penelitian Balitbangkes itu bisa ditarik hipotesa bahwa di Indonesia dalam dua dasawarsa terakhir telah terjadi perubahan tren penyebab kematian prematur terbanyak. Dia memberi contoh pada 1990 penyebab kematian teratas di dalam negeri masih didominasi penyakit menular. Saat itu, penyebab kematian teratas adalah infeksi saluran pernapasan, tuberkulosis dan diare. Namun, pada 2010, posisi teratas penyebab kematian diambil alih oleh penyakit stroke. Menurut Soewarta, melonjaknya kematian akibat stroke diakibatkan dari kombinasi semakin tingginya kasus penyakit hipertensi, kegemukan serta konsumsi rokok, dan garam yang semakin banyak di kalangan publik kita. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk melahap sayur dan buah yang penting bagi kesehatan tubuh juga rendah. Selain penyakit degeneratif, kematian akibat kecelakaan juga cenderung naik grafiknya. Kini, kecelakaan menjadi penyebab kematian nomor tiga di negara kita. Sepeda motor, lanjut dia, menjadi yang paling banyak terjadi kecelakaan. "Di jalur busway saja setiap bulan rata-rata ada 300 kecelakaan yang menyebabkan 60 kematian," sebut dia. Satu-satunya penyakit menular yang menyebabkan kematian yang tinggi adalah tuberkulosis (Tb). Kendati prevalensi (rata-rata per 1.000) kasus Tb terus menurun, Tb tetap berada di urutan kedua penyebab kematian di Indonesia. Kalau tingkat kematian laki-laki dewasa cenderung naik, sebaliknya tingkat kematian anak laki-laki di Indonesia usia 1-4 tahun justru menurun hingga 71%. Penurunan tingkat kematian pada anak-anak ini disebabkan oleh semakin meningkatnya persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan kesadaran akan pentingnya asupan gizi dan air susu ibu (ASI) di kalangan publik meningkat. (Cornelius Eko Susanto)
Back to top Go down
 
Asal Tahu Saja
View previous topic View next topic Back to top 
Page 49 of 51Go to page : Previous  1 ... 26 ... 48, 49, 50, 51  Next
 Similar topics
-
» Asal Kata Allah,arti dan makna
» Kisah Dr OZ dan Asal Mula Yahudi
» cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?
» Apakah TUHAN tahu hari kiamat?
» asal usul syiah

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: OASE :: SERBA-SERBI-
Jump to: