Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Kesehatan Kulit

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1 ... 24 ... 45, 46, 47, 48  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Mar 19, 2013 8:34 am

HARUS PAKAI SUNBLOCK ATAU SUNSCREEN?
Penulis : Rahman Indra | Selasa, 25 Juni 2013 | 19:33 WIB
KOMPAS.com - Jika selama ini Anda menyiasati sinar matahari hanya dengan memakaisunscreen, sebaiknya ubah kebiasaan tersebut. Perlindungan total kulit ketika terkena paparan sinar matahari mestinya lebih dari sekadar pemakaian krim anti sinar UV. Selain itu, Anda bukan memerlukan sunscreen, melainkansunblock. Apa bedanya? Amy Chalmers, juru bicara USANA Health Sciences dan pendiri Natural Skin Solutions, membeberkan bahwa perlindungan total kulit mestilah meliputi banyak hal. Anda bukan sekadar mengoles krim tabir surya (sunscreen). Kulit yang sehat bukan hanya terlindungi dari luar, tetapi juga dari dalam. Setidaknya upaya maksimal itu bisa mengurangi resiko kulit rusak dan membuatnya terawat sampai kemudian hari. Meskipun sinar matahari yang tidak baik untuk kulit memang tidak dapat dihindari, tapi mengetahui cara untuk melindunginya adalah solusi yang terbaik. Empat langkah berikut patut Anda terapkan ketika harus melindungi kulit terkena sinar matahari secara langsung.

Sunblock vs sunscreen.
Sunscreen mengandung bahan kimia yang mampu menangkis sinar UV A dan UV B, tapi ada sebagian sinar matahari yang tetap terserap oleh tubuh. Bahan kimia yang terkandung dalam sunscreen juga masih berpotensi merusak lapisan teratas kulit. Sementara sunblock mengandung mineral, antioksidan, dan moisturizer. Keunggulan sunblockadalah kandungan zinc atau zat besi sebagai perlindungan kulit dari sinar matahari, dengan cara memblok sinar matahari ibarat cermin sehingga kulit terlindungi. Sederhananya, formulazinc sangat efektif untuk melindungi kulit.

Perlindungan dari dalam.
Konsumsi vitamin yang baik untuk kulit penting agar kulit benar-benar terjaga. Tidak hanya vitamin A dan D, tapi juga vitamin C dan E. Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari konsumsi buah dan sayuran. Cobalah variasikan konsumsi sayur dan buah dari berbagai warna. Ini menjadi vitamin yang baik untuk menjaga kulit dari dalam.

Langkah ketiga, tidak ada salahnya memakai topi sebagai pelindungan.
Selama ini mungkin Anda agak merasa janggal ketika mengenakan topi. Tetapi, memakai topi adalah salah satu cara paling mudah untuk menghalangi paparan sinar matahari ke kulit wajah dan kulit kepala.

Terakhir, berkonsultasilah dengan ahli kulit tentang cara agar kulit tetap terlindungi.
Kenali jenis kulit dan produk perawatan yang cocok. Karena, salah memakai produk menjadi salah satu penyebab kulit menjadi cepat rusak. Anda mau kulit tetap kencang, awet muda dan bebas keriput bukan? Maka ada baiknya Anda menerapkan empat langkah utama untuk perlindungan kulit ini.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:35 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Mar 21, 2013 1:58 pm

SUDAH PAKAI SUNBLOCK KOK MASIH GOSONG?
Penulis : Felicitas Harmandini | Senin, 10 Januari 2011 | 15:21 WIB
KOMPAS.com - Sebelum nyemplung ke kolam renang, Anda sudah mengoleskan sunblock. Cuaca pun rasanya mendung. Tetapi setelah acara berenang selesai, kok kulit tetap belang-belang ya? Inilah problem umum yang dihadapi kaum perempuan. Namun hanya karena Anda selalu mengalaminya, bukan berarti berenang lantas ditinggalkan. Anda hanya perlu memeriksa ulang cara Anda mengaplikasikan sunblock. Sudah benarkah caranya? Perlu Anda ketahui, segala aktivitas yang Anda lakukan di luar ruangan akan rentan terhadap pajanan sinar matahari, kelembaban udara, polusi, dan debu. Minimal, kalau Anda hanya akan terpapar matahari saat turun dari mobil dan berjalan ke dalam ruangan kantor, Anda tetap harus menggunakan krim tabir surya. Sebab, ruangan tertutup hanya akan menahan radiasi UVB, sedangkan UVA tetap akan masuk meskipun kita di dalam ruangan. Begitupun bila cuaca mendung, karena gelap itu hanya berasal dari awan, sedangkan sinar matahari tetap menembus. Bila Anda akan melakukan aktivitas yang cukup lama di luar ruangan, krim tabir surya ini wajib digunakan. Menurut Dr Srie Prihianti, SpKK, PhD, spesialis kulit dan kelamin dari Erha Clinic, Anda juga harus lebih cermat dalam memilih produk sunblock. Pilihlah krim dengan SPF yang tinggi, setidaknya SPF30. Untuk aktivitas mendaki gunung atau beraktivitas di tempat-tempat lain yang pajanan sinar mataharinya sangat kuat, pilih yang SPF50. Gunakan juga kacamata goggle untuk melindungi retina mata. Selain itu, perhatikan juga manfaat lain dari krim tabir surya yang akan Anda beli. "Apakah sunblock itu sifatnya sweat proof? Apakah ia memberikan proteksi selama 24 jam?" tukas Dr Srie, saat talkshow "Kulit Sehat dan Bebas Beraktivitas di Alam Terbuka", yang diadakan oleh majalah MORE Indonesia dan Yayasan Lupus Indonesia di fX Plaza, Jakarta, Sabtu (8/1/2011) lalu. Sunblock, kata Dr Srie, harus dipakai minimal 30 menit sebelum berenang. Sebab, krim ini harus menyerap dulu ke dalam kulit, baru bekerja. "Jadi, kita bukan mengoleskan sunblock di pinggir kolam renang, lalu langsung nyemplung di kolam," tuturnya. Kemudian, ini yang penting, sunblock harus dioleskan ulang setiap beberapa jam jika Anda berada di luar ruangan dalam waktu lama. SPF30, misalnya, harus diulang pengaplikasiannya setiap 1-2 jam, sedangkan SPF50 setiap 2-3 jam. Cobalah mengoleskan dengan jumlah yang cukup. "Masalahnya, orang itu sering merasa risih karena tabir surya itu terasa lengket, sehingga hanya menggunakan tipis-tipis saja," kata Srie. Anda tidak perlu mencuci muka ketika akan memulas ulang sunblock, meskipun kulit wajah sudah terasa ngeres karena tercampur debu. Bila memang ada air, cukup gunakan air bersih (tanpa sabun).


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:20 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Wed Apr 03, 2013 8:18 pm

PEREMPUAN INDONESIA MALAS PAKAI SUNBLOCK?
Penulis : K. Wahyu Utami | Rabu, 14 Agustus 2013 | 17:20 WIB
KOMPAS.com – Keremajaan kulit sebenarnya bisa didapatkan, tergantung dari bagaimana Anda merawat kulit wajah Anda. Penggunaan produk kosmetik mulai pelembab, serum, foundation, sampai sunblock, dirancang untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Namun ternyata, hampir setengah dari perempuan Indonesia tidak menggunakan sunblock saat akan keluar rumah. Menurut polling yang dilakukan oleh KompasFemale, perempuan Indonesia yang tidak memakai sunblock saat keluar rumah jumlahnya 42 persen. Masih lebih banyak dibandingkan yang terbiasa menggunakan sunblock (35 persen), dan yang kadang-kadang memakainya (23 persen). Padahal, penggunaan sunblock penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang merusak kulit maupun sistem tubuh. Apabila Anda tidak melindungi kulit, penuaan dini dan timbulnya flek-flek hitam pada kulit wajah akan cepat muncul. Sebagaimana yang pernah di bahas sebelumnya, indeks paparan sinar UV yang berlebihan pada kulit dapat mengindikasikan potensi kerusakan kulit. Skalanya 1-10, dan khusus di Indonesia indeks UV berkisar antara 8-9. Untuk kulit orang Asia, termasuk Indonesia, ada perhitungan mengenai waktu maksimal di bawah sinar matahari, termasuk kapan kulit mulai terbakar. Waktu maksimal di bawah sinar matahari untuk orang Asia adalah 400 menit/Indeks UV. Jika indeks UV orang Asia adalah delapan, maka kulit orang Asia mulai terbakar setelah 50 menit terpapar sinar matahari tanpa perlindungan tabir surya. Angka ini didapatkan dari 400 menit/8 (indeks UV). Itu sebabnya, penggunaan sunblock yang memiliki Sun Protection Factor (SPF) tinggi mampu melindungi kulit Anda. Dengan mengaplikasikan sunblock ber-SPF, waktu aman di bawah paparan sinar matahari bisa diperpanjang. Nah, masih ragukah Anda untuk menggunakan sunblock ketika akan keluar rumah? Jangan sia-siakan kecantikan kulit wajah Anda akibat ganasnya paparan sinar matahari.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:37 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Apr 09, 2013 8:48 pm

PAKAI DULU SUNBLOCK SEBELUM KE PANTAI
Qalbinur Nawawi - Okezone SABTU, 17 AGUSTUS 2013 01:18 wib
APAKAH Anda suka pergi ke pantai tak memakai krim sunblock? Bila iya, jangan pernah biasakan lagi dari sekarang. Pasalnya, kondisi itu bisa membuat Anda mengalami kanker melanoma. Hasil studi baru-baru ini dari Prosiding National Academy of Sciences menyarankan, Anda sebaiknya memakai krim tabir surya untuk menjaga kesehatan kulit dari radiasi sinar UV yang berbahaya. Dalam rekomendasi hasil penelitian, peneliti menerapkan obat yang disebut GSK205 kepada seekor tikus dan saat terkena paparan sinar UV —yang merupakan penyebab dari kanker kulit dan gangguan kesehatan lain— ditemukan tikus kurang mengalami kerusakan jaringan dan tak mengalami reaksi yang menyakitkan terkait sengatan matahari. "Satu hal alasan yang mungkin bisa menjawab alasan obat atau krim ampuh menjauhkan dari kanker kulit ialah krim itu memblokir proses perusakan jaringan kulit. Di mana pemblokiran proses itu ialah tahap awal yang penting pembentukan sel kanker kulit," kata Wolfgang Liedtke, MD, Ph.D, anggota tim penelitian tersebut, seperti dilansir Menshealth. Ditambahkannya, kendati obat tersebut masih berkerja pada tingkat hewan, tapi peneliti berharap lima tahun ke depan sudah bisa dikembangkan pada manusia. Di mana obat tersebut digunakan sebagai suplemen lotion untuk meringankan rasa sakit dan mungkin mengurangi kerusakan sel. Kondisi sekarang ini, bahaya kanker kulit sangat nyata. Pria berusia di bawah 40 itu memiliki risiko 55 persen lebih mungkin meninggal akibat melanoma ketimbang wanita pada usia yang sama, kata beberapa hasil studi. Sementara itu, untungnya kanker kulit dari paparan sinar UV bisa dicegah. Caranya, dengan menggunakan lotion tabir surya yang memiliki SPF 30, makan lebih banyak wortel yang banyak mengandung karotenoid sebagai penangkal radikal bebas, dan rutin memeriksakan diri ke dokter kulit untuk terhindari risiko yang tak diinginkan.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:38 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Apr 23, 2013 8:20 pm

S


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 1:58 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sat Apr 27, 2013 5:09 pm

CARA TEPAT MEMAKAI SUNBLOCK
Penulis : Lusia Kus Anna | Sabtu, 26 Juni 2010 | 09:02 WIB
Kompas.com - Gaya hidup kita turut mempengaruhi kesehatan kulit. Gaya hidup yang beresiko bagi kesehatan kulit antara lain stres, diet yang salah, kurang olahraga, merokok, perawatan kulit yang kurang tepat, serta berjemur di bawah matahari. Perawatan kulit yang tidak tepat bukan hanya berupa pemakaian produk yang salah, tapi juga prosedur yang salah. Misalnya saja penggunaan sunblock (tabir surya) untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Krim sunblock bukan cuma mencegah kulit terbakar tapi juga mencegah masuknya sinar ultraviolet matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Simak tips penggunaan sunblock yang tepat berikut ini:

- Gunakan krim yang cukup, jangan terlalu sedikit.
Pastikan seluruh bagian kulit yang terpapar matahari diolesi krim, termasuk telinga, belakang leher, bahkan bagian kepala jika Anda termasuk botak.

- Gunakan sunblock 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan dan ulangi tiap dua jam dan setelah berenang.

- Setelah kembali berada di ruangan tertutup, segera bersihkan krim tersebut agar debu dan kotoran tidak menempel lama di kulit.

- Periksa tanggal kadaluarsa produk sunblock Anda karena kandungan aktifnya makin lama makin tidak efektif lagi.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:21 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sat Apr 27, 2013 5:11 pm

B


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:40 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sat Apr 27, 2013 5:23 pm

BEDA SUNBLOCK DAN SUNSCREEN
Jumat, 18 Maret 2011 | 10:08 WIB
KOMPAS.com — Produk kecantikan atau kosmetik saat ini makin bervariasi dan makin modern. Namun, sering kali kita tidak tahu bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam kosmetika tersebut. Krim tabir surya, misalnya. Selama ini yang kita tahu tabir surya berfungsi melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Dengan penggunaan rutin, kulit bisa terbebas dari flek hitam dan terhindar dari penuaan dini. Tetapi, apakah sebenarnya kita benar-benar tahu kandungannya? Seiring dengan kemajuan teknologi, formula pada tabir surya pun makin beragam. Formula yang dinamai dengan berbagai istilah dan tercantum pada label kemasan itu mungkin membingungkan Anda dalam mengartikan dan memahaminya. Misalnya istilah sunscreen dan sunblock. Banyak yang mengira bahwa sunblock sama dengan sunscreen. Sebenarnya dua produk ini berbeda. Sunscreen, sesuai dengan namanya, berfungsi menyaring (screen, filter) sinar ultraviolet. Artinya, sunscreen menyerap sebagian radiasi ultraviolet dan mengurangi radiasi yang berbahaya untuk kulit. Oleh karenanya para ahli mengklasifikasikannya ke dalam chemical product (produk kimia). Sementara sunblock, sesuai dengan namanya, berfungsi memblok atau memantulkan sinar ultraviolet. Sunblock memiliki kandungan zinc oxide atau titanium dioxide yang berfungsi memantulkan radiasi UV. Perlindungan yang diberikan sunblock bersifat fisik dan hanya bisa menghalangi sinar UV-B.

UV-A dan UV-B
Sinar UV (ultraviolet), baik UV-A maupun UV-B, merupakan bagian radiasi cahaya yang bersumber dari matahari. Paparan radiasi UV-A maupun UV-B sama-sama bisa menyebabkan kulit menjadi lebih gelap dan sama-sama dapat merusak membran sel sehingga mengakibatkan kulit merah dan terbakar. Radiasi UV-A dan UV-B tidak hanya membuat sel-sel kulit rusak, tapi juga mengganggu mekanisme regenerasi sel. Selain itu, ultraviolet juga bisa meningkatkan produksi melanin, merusak kolagen kulit dan elastisitas kulit di dalam dermis (yang mengakibatkan kulit berkerut), dan mempertebal kulit. Sinar UV-A memiliki panjang gelombang 320-400 nanometer dan dapat menembus kulit lebih dalam dibanding UV-B. Inilah yang menyebabkan timbulnya penuaan, kerut, dan kanker kulit. Sementara sinar UV-B dengan panjang gelombang 390-420 nanometer bisa merangsang sel melanosit pada jaringan kulit untuk memproduksi warna pada melanin. Hasilnya? Sinar UV-B membuat kulit menjadi mudah terbakar. Jadi, meskipun langit tampak mendung, bukan berarti kita bisa bebas beraktivitas di luar ruangan tanpa memakai krim tabir surya. Untuk menanggulangi bahaya UV-A dan UV-B, dibutuhkan produk pelindung kulit yang mengandung formula UV-A dan UV-B protection (perlindungan terhadap sinar UV-A dan UV-B). Produk yang bekerja pada permukaan kulit tersebut mampu memantulkan ultraviolet atau menyaring cahaya berbahaya sebelum menembus kulit.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:22 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sat Apr 27, 2013 5:26 pm

WAJIB TAHU PERBEDAAN SUNBLOCK DAN SUNSCREEN
Senin, 10 Juni 2013, 17:18 WIB
VIVAlife - Sinar matahari memang baik untuk membantu produksi vitamin D dalam tubuh. Namun berlama-lama terpapar sinar matahari, justru dapat memunculkan masalah pada kulit. Mulai dari iritasi hingga yang paling parah, kanker kulit. Untuk itu saat keluar rumah, Anda harus melindungi kulit. Bisa menggunakan sunblock atau sunscreen. Keduanya sekilas memang tampak serupa, akan tetapi memiki perbedaan. Sunblock, seperti dikutip dari Fem Guide, mengandung bahan utama seperti titanium oksida dan seng oksida yang berfungsi untuk memantulkan sinar UVB dari matahari. Pembelokkan sinar ultraviolet ini untuk menghindari kulit agar tidak terbakar. Ini artinya, sunblock tidak memberi perlindungan terhadap sinar UVA. Sementara sunscreen berfungsi untuk melindungi kulit dengan melakukan penyerapan sinar ultraviolet (UVA dan UVB) sebelum terpapar lebih lama oleh sinar matahari. Sunscreen berfungsi menyaring sinar ultraviolet dan mengurangi paparan radiasi yang dapat menyebabkan kulit mengalami proses penuaan lebih cepat. Untuk memberikan perlindungan maksimal dari sengatan sinar matahari, Anda harus pintar-pintar memilih. Seringkali campuran tabir surya (sunblock dan sunscreen) akan menjadi pilihan terbaik. Tetapi kemungkinan akan dirasa tak nyaman, karena kulit akan terasa lebih berminyak dan tebal. (eh)


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:36 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Wed May 01, 2013 9:55 am

BEDA SUNBLOCK DAN SUNSCREEN
SENIN, 10 JUNI 2013 | 19:32 WIB
TEMPO.CO, - Jika Anda ingin mendapatkan perlindungan maksimal dari paparan sinar matahari, pilihan tepat untuk menutupi kulit adalah dengan menggunakan sunblock atau sunscreen. Dua lotion perlindungan kulit ini ternyata berbeda cara kerjanya dalam mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV.  Seperti dikutip situs Fem Guide, Sunblock mengandung bahan fisik atau anorganik yang bertindak sebagai dinding antara kulit dengan matahari. Bahan sunblock biasanya zinc oxide atau titanium dioxide. Kedua bahan ini tidak dapat diserap oleh kulit melainkan membentuk lapisan pelindung pada permukaan kulit yang dapat memantulkan sinar matahari sebelum mengenai kulit. Pada umumnya sunblock sangat efektif dalam memantulkan sinar UV A dan UV B. Sinar UV A dapat menyebabkan penuaan pada kulit dan UV B menyebabkan kulit terbakar. Sementara sunscreen berfungsi melindungi kulit dengan melakukan penyerapan sinar ultraviolet (UVA dan UVB) sebelum terpapar lebih lama oleh sinar matahari. Sunscreen berfungsi menyaring sinar ultraviolet dan mengurangi paparan radiasi yang dapat menyebabkan kulit mengalami proses penuaan lebih cepat. Menggunakan sunscreen dan sunblock secara bersamaan tidak dapat memberikan perlindungan lebih terhadap sinar UV. Dan mengaplikasikan beberapa sunscreen sekaligus juga tidak akan meningkatkan penyerapan sinar UV. Penyerapan sinar UV hanya sampai tingkat maximum dari kemampuan produk tersebut.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 17, 2013 2:39 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
 
Kesehatan Kulit
View previous topic View next topic Back to top 
Page 46 of 48Go to page : Previous  1 ... 24 ... 45, 46, 47, 48  Next
 Similar topics
-
» Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan
» kulit hitam masuk neraka ???
» kulit hitam, siapa takut
» Hikmah Diharamkannya Menikahi Saudara Sesusuan
» Mari Berpikir: Kisah Kulit Berganti di Neraka

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: