Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Kesehatan Kulit

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3 ... 25 ... 48  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Sun Apr 18, 2010 5:16 pm

NEKROLISIS EPIDERMAL TOKSIKA
Nekrolisis Epidermal Toksika adalah sautu penyakit kulit yang bisa berakibat fatal, dimana lapisan kulit paling atas mengelupas lembar demi lembar.

PENYEBAB
Sepertiga kasus nekrolisis epidermal toksika disebabkan oleh suatu reaksi terhadap suatu obat.
# Obat yang paling sering menyebabkan penyakit ini adalah: Penisilin
# Antibiotik yang mengandung sulfa
# Barbiturat
# Antikonvulsi (anti-kejang)
# Obat anti peradangan non-steroid
# Allopurinol.

Sepertiga kasus lainnya terjadi bersamaan dengan penyakit serius lainnya sehingga mempersulit diagnosis.
Sepertiga sisa kasus penyebabnya tidak diketahui. Keadaan ini jarang terjadi pada anak-anak.

GEJALA
Penyakit ini berawal sebagai daerah kemerahan yang menimbulkan nyeri dan segera menyebar.
Bisa terbentuk lepuhan atau lapisan kulit paling atas mengelupas tanpa pembentukan lepuhan. Sentuhan atau tekanan yang ringan bisa menyebabkan pengelupasan kulit yang luas. Hal ini menyebabkan daerah tersebut tampak seperti terkena luka bakar. Penderita merasa tidak enak badan, menggigil dan demam.
Dalam waktu 3 hari bisa terjadi pengelupasan kulit yang luas dan keadaan ini seringkali menyebar ke selaput lendir mata, mulut dan alat kelamin.
Pengelupasan kulit bisa berakibat fatal. Sejumlah besar cairan dan garam menguap. Penderita menjadi peka terhadap infeksi.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Penderita dirawat di rumah sakit dan segera menghentikan pemakaian obat yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala tersebut.
Penderita diisolasi dan dibungkus dengan perban pelindung.
Diberikan cairan dan garam melalui infus.
Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.

Pemberian corticosteroid masih bersifat kontroversial. Beberapa ahli berpendapat sangat menguntungkan jika corticosteroid diberikan; sedangkan ahli lainnya berpendapat sebaiknya tidak diberikan corticosteroid.
Corticosteroid menyebabkan penekanan sistem kekebalan sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi yang serius.
Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit



Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:11 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Mon Apr 19, 2010 2:22 pm

LIKEN PLANUS
Liken Planus merupakan penyakit gatal yang kambuhan, dimulai sebagai ruam dari benjolan kecil yang menyebar, yang kemudian menyatu membentuk plak yang bersisik dan kasar (bercak menonjol). Sekitar 50% penderita liken planus juga memiliki luka terbuka di mulutnya.

PENYEBAB
Penyebab yang pasti tidak diketahui, tetapi tampaknya berhubungan dengan reaksi alergi atau reaksi kekebalan.
Penyakit ini timbul setelah pemaparan alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi) yang kuat, seperti obat-obatan, zat warna dan zat kimia lainnya.
Gejala-gejalanya meningkat pada saat penderita mengalami stres emosional, kemungkinan karena adanya perubahan sistem kekebalan selama terjadinya stres.
Liken planus biasanya terjadi pada usia separuh baya, jarang menyerang anak-anak.
Serangan pertama bisa berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan, membaik lalu kambuh kembali selama bertahn-tahun.

# Obat atau zat kimia yang berhubungan dengan terjadinya liken planus adalah: Senyawa emas (yang digunakan untuk mengobati artritis)
# Antibiotik
# Arsen
# Yodium
# Obat malaria (klorokin, kuinakrin, kuinidin)
# Antimon
# Fenotiazin
# Diuretik (klorotiazid).

GEJALA
Episode pertama bisa dimulai secara bertahap atau secara mendadak dan menetap selama beberapa minggu atau beberapa bulan.
Biasanya menghilang dengan sendirinya, tetapi bercak-bercak seringkali kambuh lagi dan bisa berulang selama beberapa tahun.
Ruam hampir selalu menyebabkan gatal, kadang sangat berat.

Benjolan biasanya berwarna ungu dan memiliki pinggiran yang bersiku-siku.
Jika sinar dari samping diarahkan kepada benjolan ini, akan timbul kemilau yang khas.
Jika digaruk atau terjadi cedera kulit yang ringan, bisa timbul benjolan yang baru.
Setelah ruam membaik, kadang meninggalkan pewarnaan gelap di kulit.

Biasanya ruam menyebar secara simetris, paling sering di mulut, batang tubuh, pergelangan tangan sebelah dalam, tungkai, ujung penis dan vagina. Wajah jarang terkena. Ruam di tungkai, biasanya lebar dan bersisik.
Ruam kadang menyebabkan bercak kebotakan di kulit kepala. Luka terbuka di mulut biasanya berwarna putih kebiruan dan membentuk garis.
Luka ini sering timbul sebelum munculnya ruam kulit. Biasanya tidak menimbulkan nyeri, kecuali bila lukanya sangat dalam.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan pola dari kekambuhan penyakit ini.
Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit.

PENGOBATAN
Obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab liken planus harus dihindari.
Antihistamin (misalnya diphenhydramine, hydroxizin atau chlorpheniramine) bisa diberikan untuk mengatasi gatal-gatal.
Corticosteroid bisa disuntikkan kedalam benjolan, dioleskan ke kulit atau diberikan per-oral (melalui mulut), kadang disertai obat lain seperti tretinoin.
Untuk luka mulut yang terasa nyeri bisa diberikan obat kumur yang mengandung lidocain, digunakan sebelum makan.
Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit



Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:12 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Tue Apr 20, 2010 8:18 pm

KERATOSIS SEBOROIK
Keratosis Seboroik ( KS ) adalah suatu kelainan pertumbuhan sel sel epidermis ( kulit ) yang berlebihan sehingga timbul bintil bintil kecil yang menonjol. Kelainan ini bersifat jinak, biasanya terdapat didaerah wajah, leher atau daerah kulit yang sering terpapar sinar matahari. Sering ditemukan pada pria dan wanita mulai usia pertengahan atau lebih tua, terutama mereka dengan aktivitas diluar ruangan yang tinggi atau banyak terpapar sinar matahari. KS dapat juga ditemukan di seluruh bagian tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. KS memiliki berbagai tingkatan warna atau pigmentasi, sehingga dapat ditemukan KS yang berwarna coklat muda sampai kehitaman.

Penyebab terjadinya KS tidak diketahui dengan pasti, namun banyak yang berpendapat erat hubungannya dengan paparan sinar matahari yang berlebihan serta faktor keturunan. Walaupun KS merupakan kelainan jinak, tetapi beberapa kelainan kulit yang lebih serius dapat menyerupai KS. Karena itu sebaiknya waspada, apalagi bila bintik bintik yang menonjol itu tumbuh dan menjadi lebih mudah berdarah, membesar dengan cepat atau permukaannya tidak rata.

KS dapat dengan mudah dihilangkan dengan menggunakan electrocauter, laser CO2 atau tindakan bedah. Metode terapi mana yang akan dipakai tergantung pada besar kecilnya KS, lokasi serta kenyamanan pasien. Pada tindakan electrocauter dan Laser CO2, sebelumnya pasien akan diberi krim penghilang rasa sakit pada lokasi yang diinginkan. Setelah 30-45 menit, dilakukan tindakan electrocauter atau laser CO2, dengan 'membakar atau menembak' KS yang diinginkan. Setelah tindakan akan terdapat sedikit luka dibagian kulit yang terkena dan pasien akan diberikan salep antibiotik yang harus dipakai sampai luka sembuh ( biasanya sekitar 3-6 hari ).
Perawatan luka yang baik akan mempercepat penyembuhan dan meminimalisasi efek samping berupa bercak kehitaman yang lambat laun akan menghilang dengan sendirinya.

Kelainan ini dapat hilang secara permanen, namun mengingat faktor keturunan dan paparan sinar matahari yang akan memperberat, KS dapat muncul kembali di lokasi lain. Dengan perawatan kulit yang baik serta pemakaian tabir surya secara intensif, timbulnya KS dapat diminimalisasi.

Sumber: Info Serpong Edisi 16 / II / Desember 2006
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:11 am

GRANULOMA ANNULER
Granuloma Annuler adalah suatu penyakit kulit menahun yang ditandai dengan adanya benjolan kecil yang kenyal (nodul), yang membentuk cincin dengan bagian tengah yang normal atau agak cekung. Granuloma annuler paling sering menyerang anak-anak dan dewasa muda.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.
Pada sekelompok kecil penderita, sekumpulan nodul granuloma annuler timbul jika kulit terpapar sinar matahari.

GEJALA
Nodul pada granuloma annuler tampak berwarna kekuningan atau sewarna dengan kulit di sekitarnya; bisa ditemukan 1 atau beberapa cincin.
Biasanya tidak menimbulkan nyeri atau gatal.
Paling sering ditemukan di kaki, tungkai, tangan atau jari tangan.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan biopsi.

PENGOBATAN
Biasanya granuloma menghilang dengan sendirinya tanpa perlu diberikan pengobatan khusus.
Untuk mempercepat hilangnya nodul, bisa diberikan corticosteroid dalam bentuk krim atau disuntikkan langsung ke dalam nodul.
Medicastore > Kategori Penyakit > Penyakit kulit


Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:14 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:14 am

PROSES PENUAAN KULIT
Penuaan kulit dapat terjadi karena perubahan yang hanya disebabkan bertambahnya usia, disebut penuaan intrinsik / penuaan kronologis dan dapat juga terjadi akibat kerusakan oleh pajanan sinar matahari secara kronik yang menyebabkan penuaan dini ( photoaging ). Pada umumnya kedua proses tersebut terjadi bersamaan.
Perubahan pada kulit akan tampak sebagai kulit kering, kasar dan berkerut serta kendur, dapat timbul berbagai tumor jinak ( keratosis seboroik, cherry angioma ).

Kelainan kulit yang sering terjadi akibat penuaan adalah:
1. Xerosis
Xerosis adalah kulit kering dan kasar yang terjadi hampir pada semua lansia. Kulit menjadi kering dan bersisik, tampak menyerupai porselen retak, terutama pada tungkai.
Sering mandi menjadikan kulit semakin kering. Xerosis sering disertai rasa gatal, garukan dapat menyebabkan terjadinya peradangan. Xerosis sebaiknya dicegah dengan emolien.

2. Pruritus
Pruritus adalah rasa gatal dan merupakan keluhan yang paling sering terjadi pada lansia. Pada sebagian besar kasus hanya disebabkan oleh Xerosis.
Dapat kambuh bila kelembaban udara rendah, sering mandi dan mengoleskan bahaniritan pada kulit. Pada 10-50% kasus, pruritus dapat disebabkan oleh berbagai penyakit antara lain: DM, gagal ginjal, penyakit thyroid, kanker dan reaksi allergi obat. Pada sebagian besar kasus pruritus cukup diobati dengan pemakaian emolien yang sering.

3. Keratosis Seboroik
Keratosis Seboroik adalah tumor kulit jinak yang sangat sering terjadi pada lansia, mulai timbul pada dekade keempat dan kelima, jumlahnya meningkat dengan bertambahnya umur, tidak dipengaruhi pajanan sinar matahari. Keratosis seboroik tampak sebagai bercak yang meninggi, warna coklat kemerahan sampai hitam, berbatas tegas, permukaan kasar, multipel, ukuran bervariasi. Banyak terdapat di leher, dada dan punggung, wajah, kulit kepala, lengan dan tungkai.

Sumber: Bunga Rampai Masalah Kesehatan Iluni FK 1983
.


Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 10:09 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:16 am

KALIGATA
Kaligata (urtikaria) adalah suatu reaksi alergi yang ditandai oleh bilur-bilur berwarna merah dengan berbagai ukuran di permukaan kulit.

PENYEBAB
Kaligata merupakan reaksi anafilaktik yang terbatas pada kulit dan jaringan di bawahnya.
# Alergen yang seringkali menyebabkan kaligata adalah: Obat-obatan
# Makanan (terutama telur, kerang-kerangan, ikan, kacang-kacangan, susu)
# Serbuk sari
# Serbuk binatang (terutama kucing)
# Gigitan serangga
# Air, cahaya matahai, panas, dingin
# Stres emosional.

GEJALA
Gejalanya bisa berupa:
- gatal-gatal
- pembengkakan diatas permukaan kulit yang berwarna kemerahan dengan batas pinggir yang jelas (timbul secara tiba-tiba, memudar bila disentuh, jika digaruk akan timbul bilur-bilur yang baru)
- bilur-bilur membesar lalu menyebar atau bergabung satu sama lain membentuk bilur yang lebih besar
- bentuknya berubah-ubah, hilang-timbul dalam beberapa menit atau jam.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.
Kadang dilakukan tes kulit untuk alergi.

PENGOBATAN
Jika sifatnya ringan, tidak diperlukan pengobatan khusus karena bisa menghilang dengan sendirinya.
Jika sampai terjadi penyumbatan tenggorokan dan kesulitan bernafas, maka segera dilakukan tindakan darurat.
Untuk mengurangi peradangan, gatal-gatal dan pembengkakan, diberikan antihistamin, epinephrine, terbutalin, simetidin, kortikosteroid atau obat penenang.

PENCEGAHAN
Hindari kontak dengan alergen penyebab kaligata.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Thu Jul 15, 2010 9:44 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:24 am

GATAL GATAL
Sumber: Medicastore
Gatal-gatal (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan.
Penggarukan terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit.
Penggarukan juga bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal, sehingga terjadi suatu lingkaran setan.
Penggarukan dan penggosokan jangka panjang bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penebalan kulit.

PENYEBAB
Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik.
Penyakit kulit yang bisa menyebabkan gatal-gatal hebat adalah:
#Infestasi parasit (skabies, pedikulosis)
# Gigitan serangga
# Kaligata
# Dermatitis atopik
# Dermatitis kontak
# Dermatitis alergika.

Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal.
Kulit kering, terutama pada usia lanjut, juga menyebabkan gatal-gatal hebat yang meluas.
Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah:

# Penyakit hati (terutama sakit kuning)
# Gagal ginjal
# Limfoma
# Leukemia
# Penyakit darah lainnya.

Kadang penderita penyakit tiroid, diabetes atau kanker juga mengalami gatal-gatal.
Gatal-gatal juga sering terjadi pada akhir masa kehamilan. Biasanya hal ini bukan merupakan suatu kelainan, tetapi bisa berasal dari gangguan hati yang ringan. Berbagai obat-obatan dapat menyebabkan gatal, yaitu barbiturat, aspirin dan obat lainnya yang menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu.

PENGOBATAN
Penting untuk mengetahui penyebab dari gatal-gatal, karena jika penyebabnya diketahui maka bisa dilakukan tindakan untuk mengobati penyebabnya tersebut. Jika kulit meradang, bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna. Pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal. Bisa juga diberikan senyawa yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus dan kalamin. Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil. Antihistamin per-oral (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk. Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 5:18 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:28 am

KENALI GEJALA ALERGI DETERJEN
Rabu, 14/09/2011 07:44 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Deterjen biasa digunakan saat mencuci baju untuk membantu membersihkan kotoran. Tapi kandungan tertentu dari deterjen kadang bisa menimbulkan alergi. Apa saja gejala dari alergi deterjen? Alergi terhadap deterjen bisa terjadi secara tiba-tiba setelah penggunaan yang intens. Gejala yang timbul akibat kontak langsung antara kulit dengan deterjen atau dari residu sabun yang tertinggal di pakaian atau bahan lainnya. Terkadang agak sulit mendiagnosis alergi ini, karena pasien bisa menderita reaksi alergi terhadap banyak bahan dalam produk pembersih seperti kontak dengan parfum, sabun atau komponen pembersih lainnya. American Academy of Dermatology mengungkapkan kandungan yang bisa menyebabkan iritasi adalah wewangian, pewarna dan pengawet. Bahan yang berpotensi menyebabkan alergi lainnya termasuk amonia, sulingan minyak bumi, polimer dan surfaktan sintetik. Gejala dari alergi deterjen yang biasa muncul adalah kulit gatal setelah kontak dengan deterjen, atau mengalami gatal pada bagian tubuh yang kontak langsung dengan pakaian, seperti dikutip dari Livestrong, Rabu (14/9/2011).

Jika alergi yang muncul parah maka akan timbul respons inflamasi dengan mengirimkan histamin ke dalam aliran darah, sehingga timbul reaksi alergi seperti bengkak, mengembangkan rasa panas, kemerahan dan muncul ruam. Peradangan bisa menyebar hingga ke daerah lain, tapi biasanya sulit bagi pasien untuk menentukan kapan dirinya terkena alergi karena residu deterjen yang menempel di pakaian sehingga banyak yang tidak menyadari. Peneliti dari University of Maryland Medical Center melaporkan beberapa bahan bisa bereaksi dengan residu deterjen yang tertinggal di pakaian dan menimbulkan alergi ketika kontak langsung dengan kulit dan terkena sinar matahari.Gejala lain yang bisa timbul akibat iritasi dengan deterjen ini adalah kulit terasa kering dan pecah-pecah, rasa gatal yang bisa menimbulkan lecet dan kulit seperti melepuh, serta bisa menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengetahuinya cobalah hentikan penggunaan deterjen selama beberapa waktu, jika gejala yang timbul berkurang maka kemungkinan akibat deterjen yang digunakan. Jika gejala semakin parah maka konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebabnya.


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 5:18 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:42 am

MORGELLONS
Kamis, 17/06/2010 09:45 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Pittsburgh, Penyakit Morgellons telah menarik perhatian sejak tahun 2002 karena mulai banyak orang yang mengeluhkan gatal-gatal tanpa diketahui pasti penyebabnya. Hingga kini penyakit tersebut belum bisa dipahami, dan masih menjadi penyakit kulit yang misterius. Pada tahun 2002 seorang ibu dari Pittsburgh bernama Maria Leitao meluncurkan sebuah website yang menunjukkan luka di kulit dan struktur seperti filament atau serat di kulit anak laki-lakinya yang berusia 2 tahun. Sejak itu hampir 14.000 keluarga melaporkan kasus yang sama, kondisi ini disebut dengan penyakit Morgellons. "Penyakit ini adalah suatu kondisi kulit yang tidak memiliki definisi medis tertentu yang bisa diterima. Nama tersebut juga tidak diberikan oleh dokter, melainkan oleh kelompok advokasi tertentu," ujar Prof Michael Cappello, seorang pediatric dan spesialis penyakit menular di Yale University School of Medicine di New Haven, Connecticut, seperti dikutip dari Scientificamerican, Kamis (17/6/2010).

Prof Cappello menuturkan pasien biasanya akan mengeluhkan adanya sensasi rasa gatal dan ingin terus menerus menggaruk. Pasien ini biasanya memiliki keyakinan bahwa ada sesuatu di bawah kulitnya, yaitu suatu agen yang bisa menginfeksi seperti cacing parasit. Hal inilah yang membuat seseorang menggaruk terus karena berusaha ingin mengeluarkannya. Pasien akan mengatakan bahwa dirinya harus menggaruk terus menerus untuk mengeluarkan parasit tersebut dari dalam kulitnya.

Pasien seringkali menggambarkan sesuatu yang hidup di bawah kulitnya sebagai serat kecil. Jika dilihat dengan mikroskop diyakini berwarna putih, biru, merah atau hitam. Selain itu ada juga yang menyakininya sebagai butiran seperti pasir yang berwarna hitam atau putih di dalam kulitnya. "Berdasarkan pengalaman pribadi saya, saya tidak pernah menemukan bukti adanya parasit yang bisa menginfeksi bagian bawah kulit. Sampel yang terlihat dimikroskop sama seperti kulit orang normal lainnya," ungkapnya. Karena tidak ditemukannya bukti ada agen infeksi, maka gejala yang konsisten timbul kemungkinan akibat kondisi kejiwaannya. Untuk itu pasien ini belum bisa diperlakukan sebagai penyakit parasit. Tapi ada kemungkinan untuk mempertimbangkan diagnosis parasitosis delusi (suatu kondisi yang mana pasien secara keliru telah percaya bahwa dirinya sudah terinfeksi parasit).


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 5:19 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Kulit   Thu Apr 22, 2010 9:46 am

BIANG KERINGAT
Biang Keringat adalah suatu ruam kulit yang menyebabkan gatal-gatal.
Paling sering ditemukan pada anak-anak, tetapi bisa menyerang usia berapapun.
Bagian tubuh yang sering membentuk biang keringat adalah batang tubuh dan paha.

PENYEBAB
Penyebab biang keringat adalah penyumbatan pada pori-pori yang berasal dari kelenjar keringat.
Pada saat cuaca panas tubuh mengeluarkan keringat, tetapi karena adanya penyumbatan maka keringat tertahan di dalam kulit dan menyebabkan terbentuknya benjolan kecil berwarna merah.

GEJALA
Jika saluran kelenjar keringat tersumbat, maka keringat yang tertahan menyebabkan terjadinya peradangan, yang selanjutnya akan menimbulkan iritasi dan gatal-gatal.
Biang keringat biasanya tampak sebagai lepuhan yang sangat kecil atau benjolan kemerahan yang sangat kecil di kulit.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Masalah yang timbul akibat biang keringat dapat diatasi dengan mengurangi pembentukan keringat.
Usahakan agar kulit tetap kering dan dingin, dan yang terpenting adalah menghindari keadaan yang dapat meningkatkan pembentukan keringat.
Bisa juga digunakan lotion yang mengandung corticosteroid atau kadang ditambahkan sedikit mentol.

PENCEGAHAN
Untuk membantu melindungi diri sendiri atau anak Anda dari biang keringat:
1. Pada musim panas, gunakan pakaian dalam lembut, ringan, pakaian katun. Dan hindari berpakaian terlalu hangat di musim dingin - anak-anak harus memakai jumlah yang sama pakaian yang dipakai orang dewasa untuk tetap nyaman.
2. Hindari pakaian ketat yang dapat mengiritasi kulit.
3. Ketika panas, tinggal di tempat teduh atau ber-AC atau tempatkan kipas pada jarak yang aman dengan sirkulasi udara lembut.
4. Jaga area tidur Anda sejuk dan memiliki ventilasi yang baik.
5. Mandi dengan air dingin dengan sabun yang tidak membuat kering yang tidak mengandung wewangian atau pewarna.
6. Hindari penggunaan krim atau minyak - mereka tidak mencegah biang keringat dan dapat menghalangi pori-pori.

Sumber: Medicastore


Last edited by gitahafas on Tue Dec 18, 2012 5:20 pm; edited 9 times in total
Back to top Go down
 
Kesehatan Kulit
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 48Go to page : Previous  1, 2, 3 ... 25 ... 48  Next
 Similar topics
-
» Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan
» kulit hitam masuk neraka ???
» kulit hitam, siapa takut
» Hikmah Diharamkannya Menikahi Saudara Sesusuan
» Mari Berpikir: Kisah Kulit Berganti di Neraka

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: