Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Kesehatan Mata

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 28 ... 51  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Fri Apr 23, 2010 12:54 pm

CEDERA MATA
Struktur wajah dan mata sangat sesuai untuk melindungi mata dari cedera.
Bola mata terdapat di dalam sebuah rongga yang dikelilingi oleh bubungan bertulang yang kuat.
Kelopak mata bisa segera menutup untuk membentuk penghalang bagi benda asing dan mata bisa mengatasi benturan yang ringan tanpa mengalami kerusakan.

Meskipun demikian, mata dan struktur di sekitarnya bisa mengalami kerusakan akibat cedera, kadang sangat berat sampai terjadi kebutaan atau mata harus diangkat.
Cedera mata harus diperiksa untuk menentukan pengobatan dan menilai fungsi penglihatan.

LUKA TUMPUL
Suatu benturan tumpul bisa mendorong mata ke belakang sehingga kemungkinan merusak struktur pada permukaan (kelopak mata, konjungtiva, sklera, kornea dan lensa) dan struktur mata bagian belakang (retina dan persarafan).
Benturan tumpul juga bisa menyebabkan patah tulang di sekeliling mata.

Dalam 24 jam pertama setelah terjadinya cedera, darah yang merembes ke dalam kulit di sekitar mata biasanya menyebabkan memar (kontusio), biasanya disebut mata hitam.
Jika suatu pembuluh darah di permukaan mata pecah, maka permukaan mata akan menjadi merah. Perdarahan ini biasanya bersifat ringan.

Kerusakan pada mata bagian dalam seringkali lebih serius dibandingkan kerusakan pada permukaan mata.
Perdarahan di dalam bilik anterior (hifema traumatik) merupakan masalah yang serius dan harus segera ditangani oleh dokter spesialis mata.
Perdarahan berulang dan peningkatan tekanan di dalam mata bisa menyebabkan kornea menjadi merah sehingga penglihatan menjadi berkurang dan meningkatkan resiko terjadinya glaukoma.

Darah bisa merembes ke dalam mata, iris bisa mengalami robekan atau lensa bisa mengalami pergeseran.
Perdarahan bisa terjadi di dalam retina, sehingga retina terlepas dari jaringan di bawahnya. Pada awalnya, lepasnya retina menyebabkan timbulnya gambaran kilatan cahaya atau bentuk tidak beraturan yang melayang-layang serta menyebabkan pandangan kabur, kemudian penglihatan bisa menurun secara tajam.
Pada cedera yang hebat, bola mata bisa mengalami robekan.

Kompres dingin bisa membantu mengurangi pembengkakan dan menghilangkan nyeri pada mata hitam.
Pada hari kedua, kompres hangat bisa membantu tubuh dalam menyerap darah yang telah terkumpul.

Jika kulit di sekitar mata atau kulit pada kelopak mata mengalami robekan, bisa dilakukan penjahitan.
Cedera yang mengenai saluran air mata harus diatasi dengan pembedahan mata.

Jika terjadi robekan pada mata, diberikan obat pereda nyeri, obat untuk menjaga agar pupil tetap melebar dan obat untuk mencegah infeksi.
Biasanya digunakan perisai logam untuk melindungi mata dari cedera lebih lanjut.
Kerusakan yang serius bisa menyebabkan penurunan fungsi penglihatan meskipun telah dilakukan pembedahan.

Penderita yang mengalami perdarahan di dalam mata akibat trauma harus menjalani tirah baring.
Diberikan obat untuk mengurangi peningkatan tekanan di dalam mata (misalnya asetazolamid).
Untuk mengurangi perdarahan kadang diberikan asam aminokaproat.
Obat-obat yang mengandung aspirin harus dihindari karena bisa menyebabkan meingkatnya perdarahan di dalam mata.

BENDA ASING
Cedera mata yang paling sering mengenai sklera, kornea dan konjungtiva disebabkan oleh benda asing.
Meskipun kebanyakan bersifat ringan, tetapi beberapa cedera bisa berakibat serius (misalnya luka tembus pada kornea atau infeksi akibat sayatan maupun cakaran pada kornea).

Penyebab tersering dari cedera pada permukaan mata adalah lensa kontak.
Lensa yang tidak terpasang dengan benar, lensa yang terpasang terlalu lama, lensa yang tidak dilepas ketika tidur, lensa yang tidak dibersihkan dan melepaskan lensa dengan sekuat tenaga bisa menimbulkan goresan pada permukaan mata.

Penyebab cedera permukaan mata lainnya adalah pecahan kaca, partikel yang terbawa angin dan ranting pohon.
Pegawai yang di tempat kerjanya cenderung banyak memiliki pecahan-pecahan kecil yang berterbangan di udara, sebaiknya menggunakan kacamata pelindung.

Setiap cedera pada permukaan mata biasanya menyebabkan nyeri dan menimbulkan perasaan ada sesuatu di mata.
Gejala lainnya adalah kepekaan terhadap cahaya, mata merah, perdarahan dari pembuluh darah pada permukaan mata atau pembengkakan mata dan kelopak mata.
Penglihatan bisa menjadi kabur.

Benda asing di mata harus dikeluarkan.
Agar benda asing terlihat lebih jelas dan untuk melihat adanya goresan pada permukaan mata, bisa diberikan obat tetes mata khusus yang mengandung zat warna fluoresensi. Kemudian diberikan tetes mata yang mengandung obat bius untuk mematikan rasa di permukaan mata. Dengan menggunakan alat penerangan khusus, benda tersebut bisa dibuang oleh dokter.
Benda asing seringkali bisa diambil dengan menggunakan kapas steril yang lembab atau kadang dengan mengguyur mata dengan air yang steril.

Jika benda asing menyebabkan goresan kecil pada permukaan kornea, diberikan salep antibiotik selama beberapa hari.
Goresan yang lebih besar memerlukan pengobatan tambahan. Pupil diusahakan tetap melebar dengan pemberian obat, lalu dimasukkan antibiotik dan mata ditutup dengan plester.
Sel-sel pada permukaan mata berregenerasi dengan cepat. Meskipun goresannya besar, penyembuhan akan berlangsung selama 1-3 hari.

Jika benda asing telah menembus ke lapisan mata yang lebih dalam, segera hubungi dokter spesialis mata.


LUKA BAKAR
Jika terkena panas atau bahan kimia yang kuat, kelopak mata akan segera menutup sebagai reaksi refleks untuk melindungi mata dari luka bakar.
Karena itu hanya kelopak mata yang mungkin mengalami luka bakar, meskipun panas yang hebat juga bisa menyebabkan luka bakar pada mata.
Beratnya cedera, hebatnya nyeri dan gambaran kelopak mata tergantung kepada dalamnya luka bakar.

Luka bakar karena bahan kimia bisa terjadi jika suatu bahan iritatif masuk ke dalam mata.
Bahan iritatif ringanpun bisa menyebabkan nyeri dan kerusakan pada mata.
Karena nyerinya hebat maka penderita cenderung menutup kelopak matanya sehingga bahan kimia berada lebih lama di dalam mata.

Untuk mengobati luka bakar pada kelopak mata, daerah yang terkena dicuci dengan larutan steril dan diolesi dengan salep antibiotik atau kasa yang mengandung jeli petroleum. Setelah itu luka dibungkus dengan verban steril.

Luka bakar karena bahan kimia pada mata segera diatasi dengan mengucurkan air pada mata yang terkena supaya bahan kimia segera terbuang dengan bantuan aliran air.
Setelah itu diberikan obat tetes mata yang mengandung obat bius dan obat untuk melebarkan pupil. Antibiotik diberikan dalam bentuk salep. Bisa juga diberikan obat pereda nyeri per-oral (melalui mulut).

Luka bakar yang hebat harus ditangani oleh spesialis mata guna mempertahankan fungsi penglihatan dan mencegah komplikasi (kerusakan iris, perforasi mata dan kelainan bentuk kelopak mata).
Meskipun telah dilakukan pengobatan terbaik, luka bakar hebat pada kornea bisa menyebabkan pembentukan jaringan paru, perforasi mata dan kebutaan.

SumberL Medicastore
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Sun Apr 25, 2010 8:23 am

TIPS MENGATASI MATA LEBAM
Rabu, 19/05/2010 17:00 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Mata lebam biasanya terjadi jika bagian mata terpukul atau terbentur benda tumpul. Hal ini tentu saja berbahaya dan bisa mengganggu penampilan. Ikuti tips berikut untuk membantu mengatasi mata lebam. Mata lebam terjadi jika jaringan disekitar mata mengalami cedera. Biasanya membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk membuat lebam ini hilang dan darah terserap kembali ke dalam tubuh. Mata lebam diawali dengan kelopak mata dan daerah sekitarnya yang menjadi hitam kebiruan, lalu berkembang menjadi ungu. Jika mendekati sembuh, warnanya akan berubah menjadi kekuningan. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya mata lebam, seperti pukulan di hidung atau sekitar mata karena cairan akan berkumpul di jaringan longgar dari kelopak mata, beberapa prosedur bedah wajah atau jenis tertentu dari cedera kepala yang disebut dengan basilar skull fracture.

Seperti dikutip dari eHow, Rabu (19/5/2010) ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk menghilangkan mata lebam, yaitu:
1. Menempelkan kantung es yang dibungkus dengan kain tipis ke daerah sekitar mata yang lebam tanpa memberikan banyak tekanan. Hal ini berguna untuk mengurangi pembengkakan dan menghentikan pendarahan internal. Jika mata sangat lebam, tempatkan kantung es di atas mata atau daerah sekitar dahi. Jangan menempatkan es terlalu lama di posisi yang sama, lebih baik menggunakan interval waktu 10 menit lalu mengulanginya lagi.

2. Usahakan menempel kantung es tidak dalam posisi tidur, tapi naikkan posisi kepala dengan menggunakan bantal untuk mengurangi bengkak.

3. Bisa juga menggunakan tanaman peterseli, karena memiliki sifat anestesi dan anti peradangan. Menggiling beberapa peterseli cincang yang dicampur dengan batu es, lalu tuang ke dalam palstik dan letakkan di lemari es hingga membeku. Setelah menjadi es, ambil beberapa bagian dan bungkus dengan kain lalu tempelkan di daerah sekitar lebam sebagai kompres dingin. Tapi ingat untuk tidak terlalu lama meninggalkan kompres.

4. Jangan terlalu kuat mengeluarkan udara melalui hidung, karena bisa menyebabkan pembuluh darah kapiler mengalami pendarahan lagi. Hal ini akan membuat proses penyembuhan lebih lama dan lebam akan semakin besar.

5. Jika mengalami nyeri akibat pendarahan atau pembengkakan jaringan di sekitar mata, maka jangan sesekali menggunakan aspirin untuk menghilangkannya. Karena aspirin memiliki sifat antikoagulan yang dapat mencegah pembekuan darah, sehingga lebam bisa bertambah besar dan sembuh lebih lama. Cobalah untuk mengonsumsi parasetamol atau acetaminophen.

6. Melindungi daerah sekitar lebam dari risiko cedera lainnya, karena itu hindari aktivitas fisik atau olahraga yang berisiko kontak dengan mata sehingga memicu terjadinya cedera kembali.
(ver/ir)


Last edited by gitahafas on Sat Jul 10, 2010 5:20 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Sun Apr 25, 2010 11:36 am

PENANGANAN PERDARAHAN PADA MATA
Kamis, 20 Mei 2010 | 15:57 WIB
Kompas.com - Trauma langsung pada mata bisa diikuti terjadinya perdarahan di bagian dalam mata (hifema). Trauma ini dapat disebabkan benda tumpul akibat terpukul atau karena benda tajam yang menembus lapisan dinding mata. Bila perdarahan karena trauma, biasanya darah akan terserap total dalam beberapa hari.

Kambuhnya perdarahan pada mata dapat menurunkan penglihatan dan merusak kornea. Langkah yang harus dilakukan adalah:
- Tinggikan posisi kepala dan buatlah penderita tidur dengan mata yang sehat di bagian bawah.
- Kompres dingin bisa membantu mengurangi pembengkakan dan menghilangkan nyeri pada mata hitam.
- Pada hari kedua, kompres hangat bisa membantu tubuh dalam menyerap darah yang terkumpul.
- Segera bawa ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Dokter umumnya akan menyarankan anak menjalani rawat inap, khususnya bila perdarahan berulang kali. Jika kulit di sekitar mata atau kulit pada kelopak mata mengalami robekan, bisa dilakukan penjahitan. Cedera yang mengenai saluran air mata harus diatasi dengan pembedahan mata. Jika terjadi robekan pada mata, diberikan obat pereda nyeri, obat untuk menjaga agar pupil tetap melebar dan obat untuk mencegah infeksi.
- Biasanya digunakan perisai logam untuk melindungi mata dari cedera lebih lanjut.
- Kerusakan yang serius bisa menyebabkan penurunan fungsi penglihatan meskipun telah dilakukan pembedahan.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:30 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Wed Apr 28, 2010 11:36 am

LASER POINTER JUGA BISA MERUSAK RETINA MATA
Vera Farah Bararah - detikHealth - Rabu, 16/06/2010 10:30 WIB
Liverpool, Laser pointer seringkali digunakan untuk membantu seseorang saat mempresentasikan sesuatu. Tapi sebaiknya laser ini tidak diarahkan ke mata, karena bisa menyebabkan kerusakan retina. Hal ini dikemukakan oleh dokter dari Royal Liverpool Hospital dan Manchester Eye Hospital. Kondisi ini didasari setelah petugas medis melakukan operasi terhadap seorang remaja yang matanya terkena sinar laser hingga menyebabkan luka bakar dan kerusakan retina. Pemeriksaan yang dilakukan terhadap remaja tersebut menunjukkan adanya scotomas atau bintik-bintik hitam di dalam penglihatannya. Meskipun remaja tersebut masih bisa memiliki penglihatan yang normal, tapi ia berisiko terkena masalah dikemudian hari dalam kehidupannya sebagai akibat dari kerusakan retina. "Cedera seperti ini biasanya disebabkan jika seseorang menggosok matanya secara persisten setelah matanya terkena sinar laser," ujar juru bicara dari Health Protection Agency, seperti dikutip dari BBC, Rabu (16/6/2010). Para ahli telah menyadari bahwa kerusakan retina ini bisa menyebabkan penglihatan yang abnormal akibat dari kekuatan tinggi sinar laser pointer. Jika disalah gunakan dengan menyinari mata seseorang meskipun dalam hitungan beberapa detik saja, sudah bisa menyebabkan kerusakan pada retina. "Laser pointer itu seperti menipu. Sekilas alat ini tampak aman, tapi ternyata bisa sangat berbahaya karena memiliki berkas cahaya yang kuat sehingga intensitasnya pun tinggi," ujar Barbara McLaughlan, manajer kampanye dari Royal National Institute of Blind People. Studi penelitian mengenai hal ini telah dipublikasikan dalam British Medical Journal. Karenanya jangan sekali-kali menyoroti sinar laser ke arah mata meskipun tertulis bahwa laser tersebut memiliki daya hanya miliwatt saja. Hal ini karena laser memiliki sifat cahaya yang fokus, monokromatis serta koheren (searah dan saling menguatkan).


Last edited by gitahafas on Sat Oct 20, 2012 8:40 am; edited 6 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Wed Apr 28, 2010 7:23 pm

SINAR LASER MERUSAK RETINA MATA
Penulis : Lusia Kus Anna | Sabtu, 21 Juli 2012 | 11:08 WIB
KOMPAS.com Tembakan sinar laser yang mengarah pada kokpit pesawat JetBlue di New York menyebabkan mata pilot mengalami kebutaan. Padahal, saat itu pesawat diterbangkan pada ketinggian 5.000 kaki. Insiden penembakan laser pada kokpit pesawat yang akan mendarat atau terbang memang sering terjadi di Eropa dan Amerika. Di Inggris pada tahun 2010 dilaporkan ada 1.494 kasus. Peranti sinar laser yang memancarkan sinar hijau memang dijual bebas di Eropa dan Amerika. Sinar laser yang berintensitas tinggi tersebut jika mengenai mata akan merusak retina. Selain itu, energi panas dari laser juga bisa membakar mata. "Kerusakan terjadi jika sinar laser itu terlalu kuat atau terlalu lama, serta memanaskan bagian retina yang mengandung pigmen atau warna mata," kata Dr Neil Bressler, dokter mata dari Johns Hopkins University School of Medicine. Pigmen mata menyerap cahaya seperti halnya pakaian berwarna gelap. Dan, seperti halnya pakaian gelap memancarkan cahaya, pigmen mata juga memancarkan panas. Panas tersebut akan membakar mata dan menyebabkan kerusakan permanen pada mata. Jika tembakan sinar lasernya singkat, mungkin kerusakannya tidak akan permanen. Meski begitu, efeknya adalah timbulnya titik-titik yang menghalangi penglihatan. "Mekanismenya hampir sama seperti saat kita menatap cahaya terang untuk waktu lama. Beberapa saat kemudian kita akan melihat titik cahaya. Itu terjadi karena retina perlu beberapa waktu untuk kembali bisa melihat," kata Bressler. Bahaya terbesar dari paparan sinar laser pada mata adalah kebutaan permanen yang memerlukan penggantian retina untuk bisa kembali melihat. Meski begitu, tipe kerusakan retina seperti itu agak jarang. Cahaya dari laser bisa mengirimkan panas dari jarak yang cukup jauh. Kerusakan yang ditimbulkannya pada mata memang tergantung pada kekuatan laser, jarak tembakan, serta lamanya paparan.


Last edited by gitahafas on Sat Oct 20, 2012 8:39 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 29, 2010 10:05 am

RETINOBLASTOMA
Kompas.com
DEFINISI
Retinoblastoma adalah kanker yang dimulai dari retina lapisan sensitif di dalam mata. Retinoblastoma umumnya terdapat pada anak-anak. Retina terdiri dari jaringan syaraf yang merespon cahaya masuk ke mata. Kemudian retina mengirimkan sinyal melalui syaraf optik ke otak, dimana sinyal diinterpretasikan sebagai gambar.

GEJALA
Tanda terjadinya retinoblastoma antara lain :
Warna putih di pusat lingkaran mata (pupil) ketika sinar memantul di mata, seperti ketika terkena flash kamera.
Arah pandangan mata terlihat berbeda satu sama lain (juling)
Mata kemerahan
Mata bengkak

Penyebab & Faktor Risiko
Faktor risiko
Retinablastoma terjadi ketika terjadi mutasi genetik pada sel syaraf retina yang menyebabkannya terus tumbuh dan melipatgandakan diri ketika sel normal seharusnya mati. Akumulasi sel ini kemudian membentuk tumor. Retinoblastoma dapat menyerang ke dalam mata dan jaringan di sekitarnya. Retinoblastoma juga dapat menyebar ke area lain di dalam tubuh, seperti otak dan tulang belakang. Pada umumnya tidak jelas apa yang menyebabkan terjadinya retinoblastoma. Tetapi adalah hal yang mungkin jika ini merupakan kondisi bawaan. Mutasi gen yang meningkatkan risiko retinoblastoma dan kanker lain dapat menurun dari orang tua ke anak.

Pencegahan
Secara umum tidak diketahui apa yang menyebabkan retinoblastoma. Karena itu tidak ada cara untuk mencegahnya.
Pada keluarga yang memiliki retinoblastoma, periksakan anak anda apakah juga mengalami retinoblastoma pada tahap awal. Retinablastoma apabila dapat diketahui sejak dini, makan akan mungkin untuk disembuhkan.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 28, 2010 11:31 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 29, 2010 10:11 am

EYE MELANOMA
Kompas.com
DEFINISI
Melanoma terjadi pada sel yang memproduksi melanin pigmen yang memberi warna pada kulit. Mata anda juga memiliki sel yang memproduksi melanin dan dapat menjadi melanoma. Melanoma yang terletak di mata diistilahkan dengan kanker mata primer. Melanoma meskipun langka terjadi adalah kanker mata yang paling umum terjadi pada orang dewasa. Jika melanoma dimulai di bagian tubuh lain seperti paru-paru atau payudara dan kemudian menyebar ke mata, disebut kanker mata sekunder.

GEJALA
Anda mungkin tidak akan mengalami gejala apapun ketika mengalami melanoma. Akan tetapi pada kasus yang lain dapat mengalami tanda dan gejala antara lain :
Timbulnya titik gelap pada iris mata
Sensasi silau pada mata
Penglihatan kabur pada salah satu mata
Hilangnya kemampuan penglihatan di bagian sisi (peripheral)
Timbul sensasi berlekuk pada penglihatan

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab
Penyebab pasti melanoma tidak diketahui. Ilmuan meyakini bahwa DNA memainkan peran yang menyebabkan sel menjadi kanker. Mutasi DNA dapat menyebabkan sel tidak berfungsi secara normal, dan dapat menimbulkan kanker. Terkadang mutasi ini menurun dalam keluarga, tetapi hal ini juga dapat hilang dengan sendirinya.
Meskipun para ilmuan menemukan hubungan antara kanker dan perubahan genetik tertentu, mereka belum menemukan alasan tepat mengapa perubahan ini terjadi.

Melanoma paling banyak terjadi pada uvea. Uvea adalah lapisan pada mata yang berada di antara lapisan sklera dan retina dan terdiri dari iris, badan siliar dan koroid. Uvea mengandung banyak pembuluh darah yang berperan dalam memberikan nutrisi ke mata. Melanoma dapat terjadi di bagian depan uvea (iris dan sklera) atau di bagian belakang uvea (koroid).

Faktor risiko
Beberapa faktor risiko melanoma primer antara lain :
Warna mata. Orang dengan mata berwarna biru memiliki risiko besar mengalami melanoma pada mata.

Sifat genetik. Kondisi langka yang disebut dysplastic nevus syndrome, yang menyebabkan tahi lalat yang tidak normal juga dapat meningkatkan risiko mengalami melanoma pada kulit dan mata. Sebagai tambahan, orang dengan pigmentasi kulit yang tidak normal pada kelopak mata dan meningkatnya pigmentasi pada uvea juga memiliki peningkatan risiko terjadi melanoma.

Sinar matahari. Terkena sinar ultraviolet menjadi penyebab melanoma pada kulit, dan juga menjadi faktor risiko melanoma pada mata meskipun belum terbukti.

Pencegahan
Meskipun tidak ada hubungan langsung antara terkena sinar matahari dan melanoma pada mata, keterkaitan antara keduanya telah ditemukan. Karena itu, beberapa dokter merekomendasikan penggunakan kacamata anti sinar UV sebagai tindakan pencegahan yang memungkinkan.


Last edited by gitahafas on Sat Aug 28, 2010 11:32 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 29, 2010 7:34 pm

TAHI LALAT DI BOLA MATA, JINAK TAPI BISA BERUBAH JADI GANAS
Rabu, 17/03/2010 16:30 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Tahi lalat biasanya sering dijumpai di kulit wajah, tangan, kaki atau bagian tubuh lainnya. Tapi ada beberapa orang yang memiliki tahi lalat di dalam bola mata. Bahayakah tahi lalat di dalam mata ini? Tahi lalat merupakan suatu tanda yang dibawa sejak lahir karena adanya faktor bawaan ataupun tumbuh karena adanya faktor luar. Tahi lalat biasanya berwarna hitam atau cokelat yang terjadi karena penumpukan pigmen pada kulit. Pada beberapa orang, tahi lalat tumbuh di dalam matanya. Tahi lalat di mata ini biasanya berupa bintik hitam di sekitar bola mata dan merupakan faktor bawaan. "Tahi lalat ini sebenarnya jinak dan tidak berbahaya, hanya saja terkadang memang bisa berubah menjadi ganas," kata Dr Virna Dwi Oktariana, SpM, dokter spesialis mata dari RS Cipto Mangunkusumo saat dihubungi detikHealth, Rabu (17/3/2010). Menurutnya, tahi lalat di mata bisa saja menjadi ganas karena adanya faktor keturunan dan faktor pemicu seperti konsumsi makanan karsinogenik (penyedap rasa atau MSG), terkena radiasi ultraviolet dan infeksi virus.

Tahi lalat di mata umumnya tidak mengganggu penglihatan, selama tidak tumbuh di jalur penglihatan seperti kornea dan bagian iris mata. Tahi lalat yang sudah ganas bisa menyebabkan tumor atau kanker, seperti melanoma. Tapi menurut Dr Virna, jinak atau ganas tahi lalat di mata, terkadang tidak menimbulkan keluhan apa-apa oleh si penderita. Tapi ada juga yang merasakan keluhan seperti tahi lalat membesar, berubah warna, dan terasa gatal. Tahi lalat di mata bisa diangkat dengan jalan operasi, tergantung letak tumbuhnya. Bila tahi lalat yang tumbuh hanya di selaput bening, maka sangat mudah untuk dilakukan operasi. Tetapi bila tumbuh pada jalur penglihatan, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter mata, karena tahi lalat yang tumbuh di jalur penglihatan bisa menyebabkan kebutaan. Dr Virna menyarankan, bila tahi lalat di mata sudah cukup mengganggu, sebaiknya di lakukan uji patologi anatomi, agar diketahui seberapa ganasnya tahi lalat yang tumbuh di mata tersebut. Dan untuk itu perlu dikonsultasikan dengan dokter mata.


Last edited by gitahafas on Sun Feb 03, 2013 8:42 am; edited 5 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu May 06, 2010 8:35 pm

BILA UKURAN PUPIL TIDAK SAMA
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jarang sekali orang memperhatikan ukuran pupil mata. Pupil adalah lingkaran hitam terkecil di bola mata yang normalnya kedua ukurannya sama. Tapi bila ukuran pupil tidak sama itu artinya ada yang tidak beres dengan mata. Ketika cahaya masuk malalui pupil, akan diteruskan melalui lensa mata, yang memusatkan bayangan ke retina. Bila bayangan diterima oleh retina, artinya kita dapat melihat suatu benda.

Seperti dilansir mayoclinic, ukuran pupil dikendalikan oleh otot. Bila kondisi lingkungan gelap dan memerlukan banyak cahaya, pupil akan membesar. Sebaliknya, bila cahaya bertambah terang, pupil akan mengecil. Pada beberapa orang yang mengalami gangguan mata, ukuran kedua pupil bisa berbeda. Satu mata berukuran pupil normal, dan mata yang lain pupil lebih besar atau kecil. Hal ini biasanya sering terjadi pada anak-anak.

Gejala pupil yang tidak seimbang atau dalam kamus kedokteran disebut Anisocoria ini bervariasi dari bentuk ringan hingga parah. Anisocoria ringan tidak mengancam dan dapat disembuhkan dengab pengobatan yang benar. Orang yang mengalami ketidakseimbangan pupil, tidak bisa menahan pandangan untuk jangka waktu yang lama. Mereka juga memiliki rasa takut terhadap cahaya, atau yang disebut dengan photophobia.

Jika pupil tidak seimbang biasanya tekanan dan rasa sakit juga dirasakan di sekitar mata, disertai dengan ketegangan mata yang parah. Ketidaknyamanan juga dirasakan pada bagian tubuh lain, seperti sakit kepala, migrain dan rasa terbakar di bagian belakang leher juga telinga.
Pupil yang tidak seimbang bisa karena bawaan sejak lahir (hereditary) atau disebabkan oleh faktor-faktor luar lain termasuk gangguan kesehatan.

Seperti dilansir dari Buzzle, Kamis (29/4/2010), berikut adalah faktor yang menyebabkan ukuran pupil mata tidak seimbang, yaitu:
1. Tetes mata
Beberapa tetes mata, obat alergi dan obat tetes anti gatal dapat menyebabkan pupil membesar. Ini adalah penyebab kecil dan efeknya hanya berlangsung selama beberapa jam, dan tergolong Anisocoria ringan.

2. Tanaman
Beberapa varietas tanaman dapat menyebabkan pelebaran pupil jika mengalami kontak langsung dengan mata. Tanaman seperti bunga terompet (Angel Trumpet), Deadly Nightshade, melati kuning (Yellow Jessamine) bila bersentuhan dengan mata akan memperbesar pupil.

3. Cedera kepala
Cedera kepala yang merusak saraf yang menghubungkan otak dan mata, sering menyebabkan ukuran pupil abnormal dan menyebabkan kedua pupil berukuran berbeda. Jika ketidakseimbangan pupil disebabkan oleh cedera kepala, segera lakukan pemeriksaan medis karena hal ini bukanlah hal yang enteng.

4. Sindrom Horner
Sindrom Horner adalah jenis kelainan dimana saraf kelopak mata tetap terbuka yang disebabkan karena kerusakan saraf oculosympathetic (serat saraf simpatetik yang mengendalikan wajah, mata, kelopak mata ). Pupil akan terlihat sangat kecil dan tidak tanggap terhadap cahaya.

Hal ini juga dapat disebabkan oleh kerusakan saraf simpatetik yang berjalan menyusuri arteri karotid dan menghubungkan bagian belakang otak. Gejala ini dapat menandakan hal serius seperti tumor atau penyakit jantung.

5. Kerusakan saraf kranial
Saraf kranial ketiga atau saraf oculomotor mengontrol gerakan mata dan otot yang menyebabkan pembukaan dan penutupan mata. Kerusakan saraf ini menyebabkan ukuran pupil tidak sama, penglihatan ganda serta kelopak mata terkulai.

Diabetes dapat merusak saraf ini dan menyebabkan pupil tidak seimbang. Obat-obatan, virus, kafein, dan zat kimia tertentu dapat pula menyebabkan kerusakan saraf kranila ketiga.

6. Pupil Adie
Alasan tertentu di balik pupil Adie tidak diketahui. Kadang-kadang pupil yang tidak seimbang dan dapat kembali ke bentuk normal tanpa pengobatan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa infeksi virus yang merusak serat saraf yang mengendalikan otot-otot mata yang menyebabkan kesulitan dalam memfokuskan benda.

7. Penyebab lain
Pupil yang tidak seimbang dapat disebabkan oleh bakteri meningitis , ensefalitis (peradangan akut otak yang disebabkan oleh infeksi virus), tumor otak atau tumor dada. Dapat juga karena efek obat-obat terlarang tertentu seperti kokain dan mariyuana.

Pupil mata tidak seimbang dapat didiagnosis dengan Neuro Imaging atau Magnetic Resonance Imaging (MRI). Penggunaan kacamata matahari juga bisa melindungi mata. Antibiotik dapat diberikan jika penyebabnya bakteri meningitis. Sedangkan kortison dan penghilang rasa sakit digunakan untuk mengobati pembengkakan dan mengurangi rasa sakit. Obat anti kanker atau antikonvulsan juga dapat ditentukan tergantung pada tingkat kondisi keparahan. Obat antikonvulsan dapat mengendalikan kejang dan gangguan otak yang juga berhubungan dengan anisocoria.(mer/ir)

Sumber: Detik Health


Last edited by gitahafas on Sat Aug 28, 2010 11:33 am; edited 4 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 58
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu May 06, 2010 9:12 pm

WET MACULAR DEGENERATION
Kompas.com
DEFINISI
Wet macular degeneration terjadi ketika pembuluh darah yang baru tumbuh secara tidak normal, kemudian bocor membanjiri di bawah macula. Macula adalah area dimana sel yang sensitif terhadap cahaya terbungkus dengan rapat di bagian tengah retina. Banyak kasus wet macular degeneration merupakan kelanjutan dari dry macular degeneration. Pendeteksian dan penanganan secara dini dapat mengurangi akibat yang disebabkannya.

GEJALA
Gejala wet macular degeneration antara lain :

Penglihatan mengalami distorsi. Sebagai contoh benda lurus terlihat seperti bergelombang atau membengkok.
Pusat penglihatan mengalami penurunan kualitas
Berkurangnya intensitas atau kejelasan terhadap warna
Bayangan kabur atau titik buta pada penglihatan
Penglihatan memburuk dengan cepat
Melihat halusinasi. Sebagai contoh terbentuk pola yang tidak biasa, objek tertentu, hewan atau bahkan wajah. Hal ini dikarenakan kesalahan komunikasi diantara macula dan otak.

Penglihatan anda mungkin akan memburuk hanya pada satu mata pada tahun-tahun pertama. Akan tetapi penyakit ini dapat berefek pada kedua mata di kemudian hari.

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab
Wet macular degeneration terjadi ketika pembuluh darah baru tumbuh secara tidak normal dari koroid di bawah dan di dalam macular pada retina. Pembuluh darah yang tidak normal ini bocor dan membanjiri dengan darah. Darah di antara koroid dan macula mempengaruhi fungsi retina dan menyebabkan penglihatan anda menjadi kabur. Sebagai tambahannya adalah penglihatan terlihat seperti bergelombang dan adanya titik buta pada penglihatan anda. Jika anda mengalami kondisi ini pada salah satu mata maka anda dapat mengalaminya pada kedua mata di kemudian hari.

Seperti halnya dry macular degeneration, wet macular degeneration disebabkan oleh penurunan fungsi sistem pembuangan pada mata. Sel yang sensitif terhadap cahaya pada retina mati dan berkumpul serta mempengaruhi suplai nutrisi ke retina. Akan tetapi apa yang memicu pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal tersebut belum terjelaskan.

Retinal pigment epithelial detachment
Bentuk lain dari wet macular degeneration adalah retinal pigment epithelial detachment yang terjadi ketika cairan yang bocort dari koroid dan berkupul di antara lapisan sel bagian dalam. Tidak ada pertumbuhan pembuluh sel yang tidak normal saat terjadi RPE terpengaruhi. Tetapi cairan di bawah RPE menyebabkannya terlihat seperti benjolan di bawah macula.

Faktor risiko
Wet macular degeneration memiliki faktor risiko antara lain:
Berusia antara 60 tahun ke atas
Sejarah keluarga dengan macular degeneration
Wanita lebih cenderung mengalami kondisi ini dikarenakan usia wanita cenderung lebih panjang daripada laki-laki
Merokok
Obesitas
Iris mata berwarna
Terkena sinar matahari termasuk sinar ultra violet
Kurang nutrisi untuk mata
Mengalami kondisi penyakit cardiovascular

Pencegahan
Anda dapat menghindari macular degeneration dengan:
Makan makanan yang mengandung antioksidan
Berhenti merokok
Kontrol kondisi anda jika memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit cardiovascular lain
Sering melatih mata anda dengan menggerakkannya (olahraga mata)
Rutin memeriksakan mata anda


Last edited by gitahafas on Thu Jan 20, 2011 2:45 pm; edited 5 times in total
Back to top Go down
 
Kesehatan Mata
View previous topic View next topic Back to top 
Page 5 of 51Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 28 ... 51  Next
 Similar topics
-
» Ilusi Mata - Melatih konsentrasi
» skenario bom bali di mata eggy sujana
» Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan
» Di Mata Indonesia, Palestina Lebih Penting daripada Papua
» Snouck Hurgronje, Mata-Mata Belanda di Masa Perang Aceh

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: