Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Kesehatan Mata

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4 ... 27 ... 51  Next
AuthorMessage
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Tue Mar 16, 2010 12:08 pm

PENYEBAB MATA JULING
Selasa, 13/10/2009 11:23 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Pernah melihat seseorang yang posisi bola matanya tidak normal saat diajak berbicara atau melakuan sesuatu gerakan yang tidak disadari oleh pemilik mata tersebut. Gerakan bola mata itu disebut dengan mata juling. Apa penyebabnya, dan apakah bisa disembuhkan?Mata juling merupakan salah satu bentuk kelainan mata yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan Strabismus atau squint. Kelainan mata ini biasanya merupakan salah satu penyakit yang diwariskan (turunan), tapi sampai saat ini penyebab pastinya belum dapat diketahui. Kelainan mata ini adalah suatu keadaan dimana mata mengalami penyimpangan yang tidak normal dari letak satu mata terhadap mata yang lainnya, sehingga garis penglihatan menjadi tidak sejajar dan pada waktu yang bersamaan kedua mata tersebut tidak tertuju pada benda yang sama.

Mata juling bisa terjadi karena faktor bawaan (congenital) sejak bayi lahir atau selama 6 bulan sampai usia 2,5 tahun pertama. Tidak semua orang yang menderita mata juling langsung terlihat, ada yang tersembunyi (phoria) dan baru akan terlihat saat orang tersebut lelah atau sakit. Tapi ada juga yang memang sudah terlihat (tropia) meskipun orang tersebut dalam keadaan baik-baik saja, seperti dikutip dari Healthcare, Selasa (13/10/2009). Untuk penderita tropia, ada empat macam penyimpangan mata yaitu, esotropia (mata menyimpang ke dalam), exotropia (mata menyimpang ke luar), hyperropia (mata menyimpang ke atas) dan hypotropia ( mata menyimpang ke bawah).

Saat ini masih menjadi kontroversi mengenai mata malas (ambliopia) sebagai penyebab atau merupakan efek samping dari mata juling. Orang yang mengalami mata juling dan mata malas dikarakteristikkan oleh hilangnya penglihatan sentral dari satu mata yang biasanya mengarah ke estropia. Namun biasanya mata juling disebabkan oleh tarikan yang tidak sama pada satu atau beberapa otot yang berfungsi mengerakkan mata (strabismus non-paralitik) yang biasanya disebabkan oleh adanya kelainan pada otak. Tapi ada juga yang terjadi akibat tidak berfungsinya satu atau beberapa otot penggerak mata (strabismus paralitik) yang biasanya disebabkan oleh adanya kerusakan saraf.

Perawatan atau pengobatan yang biasa dilakukan untuk penderita mata juling biasanya tergantung dari tipe mata juling tersebut. Untuk yang mengalami mata juling dan mata malas sekaligus biasanya dimulai dengan terapi dan penggunaan kacamata. Atau dengan melakukan tindakan operasi untuk memperbaiki mata atau pembedahan untuk memperbaiki otot penggerak mata. Sebaiknya jangan menganggap remeh kelainan mata ini, karena jika tidak diobati bisa menyebabkan kelainan mata yang permanen. Selain itu nantinya membutuhkan waktu pengobatan yang jauh lebih lama.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:11 am; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Mon Mar 22, 2010 9:52 pm

BUTA WARNA
Buta warna merujuk pada ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Buta warna yang dalam istilah kedokteran dikenal sebagai Dyschromatopsia mengacu pada kemampuan untuk melihat beberapa warna. Sedangkan Achromatopsia, yang jarang terjadi, mengacu pada ketidakmampuan mata untuk melihat warna sama sekali. Sebagian besar buta warna adalah sebuah cacat genetik yang muncul ketika seseorang lahir.�

Tanda dan Gejala
Seseorang yang mengalami Achromatopsia tidak dapat membedakan warna. Beberapa orang dengan Achromatopsia hanya bisa melihat abu-abu. Seseorang dengan kondisi ini biasanya memiliki jarak pandang yang pendek, sensitif pada cahaya, dan gerakan mata cepat.

Jenis lain dari buta warna adalah Dyschromatopsia yang lebih umum terjadi. Individu dengan kondisi ini biasanya memiliki penglihatan yang sangat baik. Penderita biasanya tidak dapat membedakan antara warna merah dan hijau. Dalam kasus yang jarang terjadi, orang tidak dapat membedakan antara nuansa biru dan kuning. Banyak orang dengan kondisi tidak menyadari bahwa mereka buta warna.

Pengobatan
Tidak ada pengobatan khusus untuk buta warna. Peralatan dan teknik adaptif dapat digunakan untuk memberikan isyarat kepada orang yang buta warna. Mengenakan kacamata lensa gelap kadang-kadang dapat membantu penderita Achromatopsia.
Sumber: Detik Health


Last edited by gitahafas on Wed Aug 25, 2010 8:26 pm; edited 3 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Wed Apr 14, 2010 12:45 pm

KENALI GEJALA BUTA WARNA PADA ANAK
Jumat, 16/07/2010 13:00 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Buta warna merupakan salah satu gangguan yang diturunkan dari gen orangtua ke anak. Tapi seringkali orangtua tidak menyadari gangguan yang terjadi pada anaknya. Gejala apa saja yang dialami si kecil jika memiliki gangguan buta warna? Kondisi buta warna terjadi ketika ada masalah dengan sensor pigmen warna yang terdapat di dalam sel-sel saraf tertentu di mata, sel-sel ini disebut dengan cones. Sel ini terdapat di dalam retina yang merupakan lapisan jaringan yang peka terhadap cahaya dan berada di balik inner eye.

Seperti dikutip dari nlm.nih.gov, Jumat (16/7/2010) jika hanya kehilangan satu pigmen, maka ada kemungkianan si kecil hanya sulit membedakan antara warna merah dan hijau. Kondisi ini merupakan jenis buta warna yang paling umum ditemukan. Sementara itu ada juga yang sulit membedakan antara warna biru dan kuning.

Pada umumnya anak sudah bisa membedakan warna pada usia 18 bulan, tapi sebagian besar anak mulai bisa membedakan antara satu warna dan lainnya dengan lebih baik saat berusia 36 bulan.

Sebagian besar orangtua akan menaruh kecurigaan pada anaknya saat sulit mengajarkan tentang warna-warna dasar padanya, dan 99 persen orang yang buta warna mengalami kelemahan pada warna merah atau hijau. Hal ini akan membuat seseorang sulit membedakan berbagai warna yang mengandung merah atau hijau. Misalnya kelemahan warna merah akan sulit membedakan warna violet, ungu dan biru.

Beberapa gejala yang muncul dari tiap orang bervariasi, tanda-tandanya bisa berupa:
1. Memiliki kesulitan atau masalah saat melihat warna dan kecerahan dari warna, walaupun sebenarnya warna tersebut biasa saja.
2. Ketidakmampuan membedakan antara beberapa warna yang mirip.
3. Kesulitan untuk mengingat suatu warna.

Namun tidak semua anak yang mengalami kesulitan membedakan warna adalah buta warna. Sebaiknya orangtua mulai melakukan tes dengan menggunakan serangkaian kartu dengan titik-titik warna dan bentuk yang tersembunyi. Dalam hal ini orangtua bisa mengetahui seberapa cepat si kecil dapat mengenali warna.

Untuk memeriksa buta warna kelemahan merah, maka mintalah anak untuk memilih krayon berwarna merah dari urutan krayon berwarna oranye, kuning dan juga hijau. Sedangkan untuk memeriksa buta warna kelemahan hijau, maka mintalah anak untuk memilih krayon berwarna hijau dari urutan krayon berwarna putih, coklat dan abu-abu. Jika anak mengalami kesulitan membedakan warna tersebut, periksalah lebih lanjut ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD dalam konsultasi detikHealth menuturkan buta warna parsial (biasanya buta warna pada spektrum merah dan hijau) adalah kelainan genetik yang terkait dengan salah satu kromosom sex, yaitu kromosom X. Kerusakan pada 2 gen bertanggung jawab pada buta warna parsial ini, yaitu OPN1LW (yang mengkode pigmen merah) dan OPN1MW (yang mengkode pigmen hijau). (ver/ir)


Last edited by gitahafas on Wed Aug 25, 2010 8:27 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Wed Apr 14, 2010 9:00 pm

HARAPAN BARU PENDERITA BUTA WARNA
KILAS - Edisi November 2009 (Vol.9 No.4) Farmacia
Ada harapan baru bagi para penderita buta warna khusus warna merah-hijau. Sebuah penelitian baru menunjukkan kemungkinan sebuah dunia baru bagi mereka yang selama ini hanya dapat mengenali warna tertentu. Penelitian ini dilakukan oleh Jay Neitz, seorang professor di University of Washington, bersama dengan rekan-rekannya. Mereka melakukan terapi gen pada monyet-monyet yang menderita buta warna merah-hijau. Terapi ini tidak menyebabkan efek sakit. Caraya, meraka menyuntikkan sebuah gen yang hilang ke dalam mata monyet yang memiliki buta warna merah-hijau. Gen tersebut diambil dari sebuah virus yang telah dilemahkan sehingga tidak lagi menimbulkan penyakit.

Para peneliti kemudian menguji monyet dengan mengukur respon mereka terhadap warna. Sekitar 20 minggu setelah pengobatan, monyet-monyet, yang masih hidup dan menyelesaikan studi dengan baik, tidak lagi mengalami buta warna dan bisa membedakan antara merah dan hijau.

Temuan ini kemudian dipublikasikan dalam Nature edisi online, 16 September 2009. Namun meski sukses terhadap monyet, para peneliti masih perlu untuk memastikan prosedur ini agar aman bagi manusia. "Bahkan meski 99 persen aman, itu belumlah cukup karena yang terlibat adalah mata, tapi inilah tantangan terbesarnya sekarang, yakni mentransformasi teknologi ini agar dapat digunakan pada manusia dengan sangat aman."

Buta warna dapat menjadi sangat tidak menyenangkan, membuat seseorang salah mengenali warna atau tidak dapat membaca grafik dan tabel. Lebih parah lagi kalau seseorang bahkan sulit membedakan warna merah dari hijau pada lampu lalu lintas. Lebih-lebih lagi dibidang pekerjaan. Dia tidak akan bisa menjadi polisi, pemadam kebakaran, sopir bus atau pilot. Bahkan, seorang mahasiswa kedokteran seringkali kecewa mendapati dirinya tidak dapat menjadi dokter mata.

Selama ini, sekitar satu dari 12 pria dan satu dari 230 wanita memiliki beberapa bentuk warisan buta warna. Mereka mengalami kesulitan membedakan antara beberapa warna karena reseptor di mata mereka kurang mampu merasakan perbedaan penuh antara warna-warna. Dua persen laki-laki memiliki bentuk yang paling parah mengenai buta warna ini.

Tidak ada pengobatan untuk buta warna, walaupun orang-orang dapat memakai kacamata khusus atau lensa kontak untuk membedakan secara lebih baik antara warna-warna. Tentunya temuan ini dapat menjadi harapan baru bagi merek


Last edited by gitahafas on Wed Aug 25, 2010 8:28 pm; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 22, 2010 4:30 pm

SINDROMA MATA KERING ( DRY EYE SYNDROME )
Agar mata terasa nyaman dan penglihatan baik, permukaan mata harus jernih dan lembab.
Tugas lapisan air mata adalah selalu membasahi permukaan mata agar tidak terjadi sindroma mata kering.
Kelembaban permukaan mata merupakan keseimbangan antara produksi dan pengeluaran air mata melalui sisttem drainase, yaitu melalui duktus nasolacrimalis, serta penguapan.
Apabila keseimbangan ini terganggu, mata akan terasa kering, timbul suatu dry spot pada permukaan cornea sehingga menimbulkan rasa iritasi, perih, diikuti reflex mengedip dan mata berair.
Apabila keadaan ini dibiarkan berlarut larut dalam waktu yang lama akan terjadi kerusakan sel epitel kornea dan konjunctiva, bahkan dapat terjadi infeksi, tukak ( ulcus ) cornea yang dapat mengakibatkan kebutaan.

Pemakaian komputer dan AC yang terus menerus menyebabkan hampir semua orang pernah mengalami gejala ini.
Kebanyakan dari mereka menganggapnya sebagai hal biasa dan tidak perlu di obati, mereka tidak menyadari bahwa mereka terkena Sindroma Mata Kering bahkan sampai bertahun tahun.
Sangat banyak faktor penyebab Sindroma Mata Kering , diantaranya kuantitas dan kwalitas air mata yang kurang baik, neuroanatomic control, serta integritas sel induk pada cornea ( stem cell ), namun selain faktor2 tersebut ada juga:
1. Usia lanjut
Hampir dialami oleh semua penderita usia lanjut.

2.Faktor hormonal
Lebih sering dialami oleh wanita yang hamil, menyusui, memakai kontrasepsi, menopause.
Pria pada saat andropause.

3. Penyakit
Penyakit yang sering dihubungkan dengan Sindroma Mata Kering adalah penyakit DM, kelainan tiroid, asma, lupus, Syndroma Steven Johnson, artritis rematik.

4. Obat obatan
Beberapa jenis obat dapat menurunkan produksi airmata seperti antidepresan, dekongestan, antihistamin, anti hipertensi, kontrasepsi oral, diuretic, obat obat tukak lambung, tranquilizers, beta blockers, anti muscarinic dan obat anestesi umum.

5. Pemakai Lensa Kontak
Terutama soft lens yang mengandung kadar air tinggi.

6. Faktor Lingkungan
Udara panas dan kering, polusi udara, asap, angin, berada di ruang AC terus menerus.

7. Lupa Mengedip
Mata yang menatap terus menerus seperti waktu membaca, menjahit, melihat TV, menatap monitor komputer dan layar ponsel.

8. Pasien operasi refraktif
Seperti pasien PRK dan Lasik akan mengalami Sindroma Mata Kering untuk sementara waktu.

Prinsip Pengobatan
Tergantung pada faktor yang mendasarinya dan tergantung kondisi dry eye tersebut:
1. Dry eye ringan
Cukup dengan tetes air mata buatan, lubricant pada malam hari, kompres hangat dan massage kelopak mata jika disertai radang tepi kelopak mata.

2. Dry eye berat
Misalnya pada pasca Syndroma Steven Johnson, trauma kimia atau luka bakar, dapat dipertimbangkan memakai bandage contact lens, autologus serum, terapi hormonal dan cyclosporin tetes mata, oclusi punctum, bahkan tindakan operasi bila terjadi komplikasi kornea.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:17 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 22, 2010 4:36 pm

TERAPI DENGAN AIRMATA BUATAN
GERAI - Edisi Mei 2008 (Vol.7 No.10) - Farmacia
Air mata yang mengalir alami dari mata memiliki komposisi yang lengkap, dengan kandungan air, elektrolit, dan molekul-molekul kecil seperti karbohidrat dan lemak, protein, dan beberapa yang memiliki fungsi enzim. Protein penting dalam air mata adalah lisozim, yang memiliki aksi antibakteri, laktoferrin, sekresi antibodi IgA, dab protein yang mengikat lemak. Produksi air mata normal akan berkurang karena pertambahan usia. Oleh karen aitu sindroma mata kering merupakan salah satu penyakit mata yang sering dijumpai pada pasien lanjut usia.

Lapisan air mata itu terdiri dari tiga lapis. Yang pertama pertama lapisan mukus yang melapisi langsung kornea, dan membentuk pondasi agar lapisan air mata melekat pada mata. Lapisan kedua yang berada di bagian tengah ialah lapisan akuos, yang berfungsi menyuplai oksigen dan zat-zat penting lainnya yang berguna untuk nutrisi kornea. Selain itu, lapisan akuos juga berfungsi untuk melembabkan mata. Lapisan akuos 98% terdiri dari air, dan komposisi lainnya ialah garam, protein dan senyawa lainnya. Sedangkan lapisan yang terluar atau ketiga ialah lapisan lemak, yaitu berupa lapisan berminyak yang berfungsi untuk mencegah penguapan.

Saat memasuki proses penuaan, produksi lemak tubuh semakin berkurang. Misalnya, pada saat usia 65 tahun, produksi lemak tubuh berkurang 60% dibandingkan usia 18 tahun. Hal ini sering terjadi pada wanita, yang memang bertendensi untuk memiliki kulit yang lebih kering daripada pria. Kekurangan lemak ini, mempengaruhi lapisan air mata terutama jenis lapisan lemak (lapisan terluar dari lapisan air mata). Tanpa lapisan lemak ini, maka lapisan air mata lebih cepat menguap sehingga meninggalkan area yang kering pada kornea.

Untuk mengatasi sindroma mata kering, sering digunakan air mata buatan (artificial tears). Perlu disadari, sindroma mata kering adalah kondisi penyakit yang kronis, yang tidak dapat disembuhkan tapi dapat di atasi gejala-gejalanya. Penggunaan air mata buatan memang masih terbatas. Bagaimanapun air mata buatan tidak bisa menggantikan komposisi air mata yang amat kompleks. Keberadaan tiga lapisan air mata berperan penting dalam produksi air mata.

Air mata buatan bekerja dengan menambah air mata namun aksi ini hanya bisa berjalan saat ada kontak dengan permukaan mata. Misalnya tetes mata sederhana hanya akan melakukan kontak dengan permukaan mata selama beberapa menit saja. Oleh karen aitu agar efektif maka diperlukan komponen viskositas dalam formula air mata buatan. Misalnya hidrogel, yang berfungsi meningkatkan viskositas air mata buatan sehingga bisa bertahan lebih lama dipermukaan mata. Bebrapa jenis hidrogel yangbiasa digunakan pada air mata buatan di antaranya : Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC), Carboxy Methylcellulose (CMC), Polyvinyl Alcohol (PVA), Carbopol, polyvinyl pyrrolidone, polyethylene glycol, dextran, hyaluronic acid, atau polyacrylic acid.

Selain meringankan gejala mata kering, terapi dengan air mata juga berpengaruh pada stimulasi sel-sel epitel kornea. Studi oleh Choy dkk yang dimuat dalam jurnal Cornea, Desember 2006 lalu adalah studi yang dilakukan untuk menguji efek beberapa jenis air mata buatan terhadap abrasi dan kematian sel epitel kornea akibat sindroma mat akering berat. Hasil akhir yang dinilai adalah perubahan fluorescein staining grade kornea dan jumlah sel-sel mati di permukaan kornea. Studi ini menyimpulkan bahwa air mata buatan yang mengandung sodium hyaluronate atau hydroxypropyl methylcellulose sebagai agen lubrikasi bisa meningkatkan proteksi terhadap kornea.

Penelitian lain oleh Kazuomi dkk meneliti efikasi transpalntasi membran amniotik pada luka kornea dalam. Luka ini diobati dengan transpalntasi membran amniotic, yakni membran amniotik ditanamkan Sebagai material untuk mengisi lapisan stromal. Setelah operasi, mereka diterapi dengan air mata buatan, antibioti, kortikosteroid, dan tets mata sodium hyaluronate. Dan prosedur ini cukup efektif.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:18 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 22, 2010 4:38 pm

7 KEAJAIBAN AIR MATA
Nurul Ulfah - detikHealth = Jumat, 21/08/2009 12:05 WIB
Jakarta, Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?

Dikutip dari Beliefnet, Jumat (21/8/2009), ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.
1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.

Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak. Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis sesekali.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:20 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 22, 2010 4:46 pm

ISYARAT DARI AIRMATA
Sabtu, 27/02/2010 06:27 WIB Irna Gustia - detikHealth
Jakarta, Bagi banyak orang air mata adalah pertanda emosi yang kuat tapi bisa juga sebagai pelumas agar mata tak kering. Air mata memberikan isyarat apakah kondisinya baik atau pertanda suatu penyakit. Air mata adalah kelenjar yang diproduksi oleh proses lakrimasi untuk membersikan mata. Airmata mengandung Lyzosime yang dapat membunuh berbagai macam mikroba.

Cairan lyzosime ini dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit. Seperti dilansir dari body sign, Sabtu (27/2/2010), para ilmuwan baru-baru ini menemukan air mata emosional sebenarnya mengandung lebih banyak protein dan hormon-hormon tertentu yang berkaitan dengan emosi dari pada air mata yang umumnya membasahi mata.

Air mata terbuat dari tiga lapisan yakni, lapisan lendir yang lengket dan membantu melindungi kornea. Lapisan berair yang melembabkan dan memelihara mata. Lapisan berminyak yang membantu memperlambat epavorasinya. Pada sebagian orang, air mata tidak tersedia dalam jumlah yang cukup untuk menjaga agar mata tetap lembab dan nyaman.

Jika air mata tidak cukup, akan memberikan isyarat seperti mata panas, nyeri, berlendir, dan mudah teriritasi. Mata yang berair terus menandakan defisiensi vitamin B2 (riboflavin). Vitamin B2 penting bagi kesehatan mata dan kulit. Mata berair juga bisa menjadi tanda adanya rosacea kondisi yang menyebabkan mata dan kulit berubah merah. Mata berair juga menandakan kondisi-kondisi yang lebih serius semacam pembuluh air mata yang terhalang, polip hidung atau penyakit graves (mata menonjol).

Pada beberapa kasus ekstrim, bahkan seseorang sama sekali tidak mengeluarkan air mata karena tidak boleh menangis yang disebut Reflex Anoxic Seizure.
Reflex Anoxic Seizure biasanya terjadi karena terhambatnya pasokan darah ke otak. Jika si penderita sampai menangis bisa menyebabkan jantung berhenti berdetak atau secara dramatis melambat.

Seperti dikutip Beliefnet, air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Air mata membantu penglihatan, membunuh bakteri, meningkatkan mood, mengeluarkan racun, mengurangi stres, melegakan perasaan. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:17 am; edited 2 times in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 22, 2010 4:49 pm

MATA YANG TERUS BERAIR
Senin, 29/03/2010 16:00 WIB Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Mata berair bukanlah masalah yang serius, namun jika terus menerus terjadi tentunya akan membuat seseorang menjadi jengkel dan dapat menghambat aktivitasnya. Kenapa mata terus berair? Peran utama dari air mata adalah menjaga kelembaban mata serta membersihkan mata dari segala benda asing yang masuk ke dalam mata. Kondisi mata yang berair bisa menyerang siapa saja termasuk bayi yang masih kecil dan dapat terjadi pada salah satu mata saja atau keduanya. Masalah mata berair lebih sering berkembang jika seseorang terkena sindrom mata kering. Karena jika mata kering, maka secara refleks mata akan menghasilkan lebih banyak air mata. Selain itu mata berair juga bisa disebabkan oleh adanya masalah pada sistem aliran air mata.

Seperti dikutip dari Everydayhealth, Senin (29/3/2010) secara normal air mata akan mengalir di bawah kelopak mata dan turun melewati bagian hidung. Tapi jika sistem aliran ini terhambat oleh sesuatu, akan menyebabkan air mata menumpuk sehingga mata terus berair. Namun mata berair juga bisa disebabkan adanya masalah di kelopak mata akibat infeksi oleh debu, asap, bahan kimia atau alergen lain. Gejala yang menyertai kondisi mata berair termasuk penglihatan yang kabur, iritasi pada kelopak mata, seperti ada benjolan di sudut mata, kemerahan di mata dan terkadang disertai dengan rasa gatal.

Jika kondisi ini berlangsung selama beberapa hari dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya. Pemeriksaan yang dilakukan adalah menganalisa sampel air mata untuk mengetahui ada infeksi atau tidak, tes schirmer untuk mengukur produksi air mata serta tes untuk mengetahui ada hambatan di aliran air mata atau tidak.

Perawatan yang diberikan untuk kondisi mata berair tergantung dari penyebabnya. Jika penyebab mata berair akibat sindrom mata kering, maka bisa diatasi dengan obat tetes mata saja. Sedangkan jika akibat infeksi diberikan perawatan berupa obat tetes mata dan antibiotik. Namun jika penyebabnya adalah gangguan pada sistem aliran air mata, maka perawatan yang diberikan adalah melakukan pembedahan untuk membuka sumbatan yang ada. Prosedur ini biasanya menggunakan anestesi lokal dan hanya membutuhkan waktu selama 20-30 menit.


Last edited by gitahafas on Thu Aug 26, 2010 5:16 am; edited 1 time in total
Back to top Go down
gitahafas
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 23047
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-09-30

PostSubject: Re: Kesehatan Mata   Thu Apr 22, 2010 4:57 pm

MATA TERASA PEDAS SAAT BANGUN TIDUR?
Rahma Lillahi Sativa - detikHealth Rabu, 26/09/2012 07:10 WIB
Jakarta, Bangun pagi seharusnya menjadi rutinitas yang menyegarkan tubuh dan pikiran. Tapi bagi sebagian orang terkadang matanya terasa seperti terbakar ketika dibuka saat bangun pagi. "Saya juga merasa seperti ada pasir di dalam kelopak mata saya tapi saya tak mengalaminya setiap hari," ungkap Shelley Hunter, seorang pekerja shift malam yang tinggal di Danville, Calif. "Ketika alarm berbunyi pukul 6.30 pagi, mata saya tiba-tiba terasa nyeri. Jika saya kembali tidur, nyerinya akan berkurang. Terkadang saya mencoba tiduran di kasur selama beberapa menit agar nyerinya tak semakin parah tapi saya sendiri jarang bisa melakukannya karena harus mengurus suami, anak dan pekerjaan rumah tangga lainnya," tambahnya.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan Hunter?
Menurut dua pakar medis, pada dasarnya yang dialami Hunter adalah kekeringan mata. Tapi mengapa kurang tidur bisa membuat mata mengering? Apa kaitan diantara keduanya? Ada dua teori yang dianggap mampu menjelaskan fenomena tersebut. Pertama, hal ini bisa disebabkan oleh kelenjar lakrimal (kelenjar air mata) yang berfungsi untuk membasahi permukaan mata agar tetap lembab, berkilau dan sehat. "Kelenjar ini juga terhubung ke otak lewat semacam sirkuit neurologis," ujar Dr. Sheri Rowen, dokter bedah mata dan direktur pusat operasi kosmetik dan mata dari Mercy Medical Center, Baltimore. "Cara kerja kelenjar ini ada kaitannya dengan cukup tidaknya jumlah jam tidur seseorang. Mungkin kelenjar air mata berhenti mengeluarkan air mata jika Anda kurang tidur," terang Rowen seperti dilansir dari nbcnews, Rabu (26/9/2012). "Kondisi ini juga melibatkan sirkuit yang sama: sinyal bahwa Anda membutuhkan jam tidur lebih banyak. Ketika kelenjar memberikan sinyal itu maka mata 'terpaksa' beristirahat. Pasalnya penderita biasanya takkan tahan dengan sensasi terbakar dan menyengat di matanya sehingga mereka pun memilih tidur lagi. Penderita juga tak bisa mengatasi gangguan itu selain dengan tidur," tambah Rowen. Penyebab kedua adalah otot mata yang pedih dan kelelahan membuat mata terasa panas di pagi hari, kata Meir Schneider, pendiri School for Self-Healing, sebuah lembaga non-profit yang berbasis di San Fransisco. "Penggunaan mata secara berlebihan akan membuat mata menegang dan membuat orang jadi tak berkedip sesering biasanya, terutama jika mereka sering terfokus pada layar komputer seperti. Padahal berkedip membuat mata mampu membasahi dirinya sendiri secara alami," jelas Schneider. Dengan kata lain, mengurangi kedipan mata di malam hari berarti mata akan mengering ketika ditutup malam itu dan bisa jadi keduanya akan tetap kering ketika alarm berbunyi dan kelopak mata sudah waktunya terbuka di pagi hari.


Last edited by gitahafas on Sat Oct 20, 2012 1:14 pm; edited 4 times in total
Back to top Go down
 
Kesehatan Mata
View previous topic View next topic Back to top 
Page 3 of 51Go to page : Previous  1, 2, 3, 4 ... 27 ... 51  Next
 Similar topics
-
» Ilusi Mata - Melatih konsentrasi
» skenario bom bali di mata eggy sujana
» Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan
» Di Mata Indonesia, Palestina Lebih Penting daripada Papua
» Snouck Hurgronje, Mata-Mata Belanda di Masa Perang Aceh

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN-
Jump to: