Image
 
HomeHome  PortalPortal  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  RegisterRegister  Log inLog in  
Share | 
 

 Dr. Risal Satiaputra Djohan

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Ali Alkatiri
Administrator
Administrator
avatar

Number of posts : 1088
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-08-27

PostSubject: Dr. Risal Satiaputra Djohan   Fri Jun 12, 2009 12:01 pm

Dokter Indonesia dan Operasi Cangkok Wajah Pertama di Amerika


Dr. Risal Satiaputra Djohan

Sebuah berita di kompas.com sekilas biasa-biasa saja, tak ada kaitannya dengan keindonesiaan kita. Tapi, begitu mencermati berita itu, ada semacam rasa bangga membacanya karena ternyata berita baik tentang keberhasilan operasi face off atau cangkok wajah pertama di Amerika itu melibatkan seorang dokter ahli bedah plastik berdarah Indonesia.

Connie Culp, yang lima tahun lalu mengalami cacat wajah akibat sebuah letusan senjata api menghancurkan wajahnya, akhirnya mendapatkan wajah baru dari seorang wanita yang telah meninggal dunia (lihat gambar).



Wajah Connie Culp sebelum dan paskaoperasi (sumber: KOMPAS)

Menurut KOMPAS, suami Connie, Thomas, menembaknya pada 2004. Sang suami kemudian dipenjara tujuh tahun. Tembakan itu membuat hidung, pipi, dan rahang Connie hancur. Matanya juga tersisa satu. Ratusan serpihan peluru dan tulang tertanam di wajahnya. Dia memerlukan tabung di tenggorokan agar bisa bernapas. Dua bulan setelah insiden, seorang pakar bedah plastik di Cleveland Clinic, Dr. Risal Djohan, memeriksa luka wanita malang itu. “Dia memberitahuku bahwa dia tidak yakin apakah bisa menolongku, tetapi dia akan mencoba,” kata Connie. Ia pun menjalani 30 kali operasi untuk memperbaiki wajahnya. Connie memberanikan diri tampil di depan umum dengan wajah barunya, Selasa (5/5). Hasilnya, lumayan! Wajah Connie terlihat “indah” dibandingkan wajah sebelumnya yang mengerikan, membuat anak-anak ketakutan.

***

Perhatikan nama dokter yang mengoperasi Conny!! Ya, Dr. Risal Djohan. Nama lengkap dokter kelahiran Jakarta, yang bermukim di Cleveland itu, adalah Dr. Risal Satiaputra Djohan. Dari nama dia, jelas Risal adalah orang Indonesia. Dokter lulusan Finch University of Health Sciences – Chicago Medical School/Saint Joseph Medical Center) yang kemudian berpraktek di Catholic Health Partners-Columbus Hospital ini juga merupakan ahli bedah di klinik bedah plastik di Cleveland.

Menurut data Cleveland Surgery Clinic, Risal merupakan dokter spesial di tiga bidang, yakni: reconstructive microvascular surgery, breast surgery, dan aesthetic surgery.




Dr. Risal Djohan (paling kiri-berbaju putih) dalam operasi face off wajah Connie (sumber: daylife.com). Dari kiri ke kanan:Dr. Risal Djohan, Dr. Daniel Alam, Dr. Francis Papay and Dr. Maria Siemiono.



Dr. Risal Djohan (tutup kepala merah) ketika melakukan operasi cangkok wajah Connie, yang memakan waktu 22 jam.

***

Membaca berita ini, saya pun teringat atmosfer pertandingan bulutangkis All England, atau Thomas Cup, juga pertandingan tim sepakbola Indonesia di ajang Piala Asia tahun lalu, yang sempat menaikkan moril nasionalisme dan keindonesiaan kita. Juga, ketika Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) meraih predikat juara umum. Dan, juga atmosfer psikologis ketika saya membaca berita tentang Johny Setiawan, astronom Indonesia yang menemukan sebuah planet termuda. Ya…semacam ada ekstasi kebangsaan yang membuat adrenalin nasionalisme bergemuruh karena ikut merasa bangga.

Memang, Dr. Risal mungkin tak lagi berkewarganegaraan Indonesia (ini baru dugaan), tapi yang jelas ia berdarah Indonesia. Nama ia pun sangat Indonesia. Ah, ternyata orang Indonesia pun bisa mencetak prestasi spektakuler.

Setidaknya, berita ini angin segar di antara carut marut berita pilu, berita jahat, berita curang, berita persekongkolan, dan sebagainya yang akhir-akhir ini mencekoki alam motivasi kita.
Back to top Go down
http://www.ilunifk83.com
ino

avatar

Number of posts : 140
Age : 61
Registration date : 2008-09-29

PostSubject: Re: Dr. Risal Satiaputra Djohan   Sun Jun 14, 2009 2:48 pm

Salut untuk beliau yang telah mengangkat derajat bangsa Indonesia di mata dunia.
Back to top Go down
Poer
Moderator
Moderator
avatar

Number of posts : 90
Age : 59
Registration date : 2008-08-28

PostSubject: Re: Dr. Risal Satiaputra Djohan   Mon Jun 15, 2009 1:37 pm

Hebat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Back to top Go down
ferry611

avatar

Number of posts : 188
Age : 61
Location : jakarta
Registration date : 2008-09-08

PostSubject: Re: Dr. Risal Satiaputra Djohan   Wed Jun 17, 2009 11:42 pm

keliatannya sih dia orang amerika....coba di cek di goggle Li.....memastikan apa warga negaranya....
Tapi cukup membanggakan.....
Back to top Go down
http://ferryal.blogspot.com
Ali Alkatiri
Administrator
Administrator
avatar

Number of posts : 1088
Age : 59
Location : Jakarta
Registration date : 2008-08-27

PostSubject: Re: Dr. Risal Satiaputra Djohan   Thu Jun 18, 2009 10:54 am

Risal Satiaputra Djohan, Dokter Indonesia di Tim Operasi Face-Off Pertama Amerika
Sebelum Connie, Pernah Tangani Pasien Ingin seperti Angelina Jolie

Setelah upaya puluhan tahun, akhirnya operasi perbaikan wajah (face-off) pertama di AS sukses dilakukan di Cleveland Clinic, Ohio, pekan lalu. Nama Indonesia ikut harum dalam momen bersejarah itu. Dari 20 dokter yang terlibat, terdapat dokter asal Sulawesi Utara.

Meski baru saja terlibat dalam peristiwa medis bersejarah di negara yang memimpin perkembangan ilmu kedokteran, Risal Satiaputra Djohan (43) terkesan sangat bersahaja. Beberapa kali wartawan koran ini menghubungi untuk wawancara, bapak dua anak itu melayani dengan ramah. Risal dengan akrab melayani pertanyaan yang diajukan. Bahkan kadang dia menjawab dengan merendah.

Soal prestasi monumentalnya terlibat dalam tim yang melakukan operasi face-off pertama di Amerika Serikat itu misalnya. Dia menolak kesuksesan operasi itu karena perannya. “Ah, enggak. Itu kan pekerjaan tim. Tidak hanya saya yang mengoperasi si Connie (Connie Culp, pasien face-off, red),” ujar Risal dalam bahasa Indonesia yang jelas.

Operasi terhadap Connie memang menjadi perhatian besar di Amerika. Connie adalah pasien yang mengalami kerusakan wajah hebat akibat ditembak suaminya dari jarak dekat lima tahun silam. Dia berhasil ditransplantasi dengan muka perempuan yang telah meninggal. Operasi itu dilakukan lima bulan lalu di Klinik Cleveland, Ohio. Pada Selasa (5/5) pekan lalu, Connie untuk kali pertama muncul di depan publik setelah sekian lama identitasnya dirahasiakan.

Dipimpin dr Maria Siemionow, tim dokter yang di dalamnya termasuk Risal, melakukan operasi selama 22 jam. Tim dokter mengganti 80 persen bagian wajah Connie dengan tulang, otot, saraf, kulit, dan pembuluh darah pendonor. Dia baru keluar rumah sakit pada 5 Februari lalu, tapi tetap berkonsultasi dengan dokter.

Bagaimana Risal bisa bergabung dalam tim dokter bedah terbaik di AS? Risal memang mengawali sekolahnya di SD dan SMP Ora et Labora, Kebayoran Baru. Lulus dari situ, lelaki kelahiran Jakarta itu melanjutkan ke SMA Pangudi Luhur di Jakarta. Setelah itu, baru dia merantau ke Amerika pada 1986.

Di negeri rantau yang jauh dari orangtua dan saudara, Risal berjuang habis-habisan. Dia mengerahkan seluruh upaya untuk menjadi yang terbaik di dunia kedokteran AS. Pada tahun pertama, Risal menempuh studi di Santa Fee Community College dan langsung melanjutkan ke University of South Florida pada Medical Technology Program pada 1989.

Ijazah dari dua universitas kedokteran bergengsi di AS itu tak membuat pria kelahitan Jakarta, 15 Oktober 1965, tersebut cepat puas. Tamat dari University of South Florida, Risal terus memburu ilmu dengan mengambil spesialisasi Reconstructive Microsurgery Fellow dan Plastic and Reconstructive Surgery Resident di University of Chicago Hospitals pada 2000 hingga 2002. Nah, setelah lulus dari dua kelas spesialisasi itulah, Risal baru berpraktik di Cleveland Clinic.

Kini sudah enam tahun Risal bekerja di klinik tersebut. Sudah banyak operasi bedah plastik yang dia tangani. “Lupa ada berapa. Yang jelas banyak sekali. Belum lagi riset. Pokoknya enggak terhitung,” katanya.

Selain melakukan operasi bedah untuk korban kecelakaan seperti Connie, Risal sering menerima pasien untuk bedah kosmetik. Mereka biasanya orang-orang yang ingin mengubah bentuk wajah dan tubuhnya agar terlihat lebih menarik. Pernah Risal mendapat pasien yang ingin wajahnya mirip bintang Hollywood, Angelina Jolie. Suami Bradd Pitt yang memang dikenal superseksi itu ingin ditiru bentuk bibir dan rahangnya. “Kalau kami bisa, ya akan kami layani. Kalau tidak bisa, kami tolak dengan baik-baik,” katanya.

Karena reputasinya terjaga, karier Risal di Cleveland Clinic terus menanjak. Dari dokter spesialis biasa, kini dia dipercaya menjadi kepala pendidikan untuk Plastic Surgery dan kepala bidang Microsurgery and Breast Reconstruction (untuk penderita kanker payudara). Tak hanya itu, jam terbang serta kualitas hasil kerja Risal akhirnya juga menarik perhatian dr Maria Siemionow. Atasan Risal itu tak ragu sedikit pun ketika mengajaknya bergabung dalam tim dokter terbaik untuk melakukan operasi paling rumit di Amerika.

Setelah sukses memulihkan wajah Connie yang sebelumnya hancur hampir 80 persen, lulusan terbaik ke-20 dari The Chicago Medical School itu mengakui mendapat banyak respons, baik dari sesama kolega dokter di Amerika maupun rekan-rekan lamanya di tanah air. “Kakak saya yang tinggal di Jakarta juga memberitahu. Katanya nama saya terkenal dan banyak dimuat koran di Indonesia,” ujarnya sambil tertawa kecil. Tak hanya mengontak, kakak Risal juga memindai berita yang dimuat di Jawa Pos (induk Jambi Independent) dan mengirimkannya ke Risal melalui e-mail.

Berita kesuksesan operasi itu pun membuat teman SD, SMP, dan SMA Risal yang tak pernah mendengar kabar lelaki berdarah Sulawesi Utara itu jadi tahu. Mereka turut bangga akan prestasi teman masa kecilnya itu. “Mereka kirim e-mail dan mengaku ikut bangga, saya kaget,” kata peraih gelar magna cum laude dari lulusan University of South Florida jurusan program sarjana Science in Biology itu.

Dengan semua prestasi itu, adakah niat Risal untuk kembali ke Indonesia? Ketika wartawan koran ini menanyakan itu, Risal tertawa kecil. “Sepertinya belum ada pikiran ke sana,” ujarnya. Risal merasa waktu enam tahun di Cleveland Clinic belum apa-apa. Dia ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman di negeri pimpinan Barack Obama itu. Lagi pula, kata dia, kalaupun harus kembali ke Indonesia, dia juga bingung akan melakukan apa. “Mau melakukan apa di Indonesia kan belum jelas. Jadi, lebih baik di sini saja. Sudah jelas peran dan posisi saya,” katanya.

Selain itu, kata Risal, untuk pindah ke Indonesia, dirinya juga harus mempertimbangkan pendidikan anak-anaknya. Mereka masih duduk di bangku sekolah. “Kalau mereka sudah lepas dari sekolah, mungkin bisa berpikir ke arah sana. Sekarang tidak dululah,” ujarnya.

Membina rumah tangga dengan Linda Djohan, mahasiswi satu kampus asal Jakarta, Risal dianugerahi Michelle Djohan dan Melissa Djohan. Michelle kini duduk di SMA kelas 1 dan Melissa di SMP kelas 2. “Meskipun besar di AS, saya mendidik mereka dengan adat Timur,” ujar Risal.

Di rumah, Risal dan Linda juga mengajari anak-anaknya untuk berbahasa Indonesia dengan baik. Begitu pula norma-norma Timur yang dia anut. Apalagi mertua Risal (orangtua Linda) juga tinggal satu atap dengannya di Devonshire Oval, Westlake, Ohio. “Mertua juga ikut membantu mendidik anak-anak,” katanya.
Back to top Go down
http://www.ilunifk83.com
 
Dr. Risal Satiaputra Djohan
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Iluni-FK'83 :: KESEHATAN dan ILMU KEDOKTERAN :: TOKOH-TOKOH KEDOKTERAN-
Jump to: